125Japstyle 🇮🇩's banner
125Japstyle 🇮🇩's profile picture

125Japstyle 🇮🇩

@125Japstyle10,144 subscribers

Viral Video 😁

Shorts

VIRAL: Diduga Ruangan Penampungan Korban TPPO di Kamboja. Waspada Modus Loker Luar Negeri!" 🚨 WASPADA MODUS PENIPUAN KERJA LUAR NEGERI! 🚨 ​Belakangan ini, jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan kondisi memprihatinkan di dalam sebuah ruangan. Ruangan tersebut diduga kuat menjadi tempat penampungan sejumlah orang yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja. ​Meskipun lokasi pasti dan identitas para korban di dalam video masih dalam tahap verifikasi, video ini menjadi alarm keras bagi kita semua. Kasus dugaan TPPO yang melibatkan warga negara asing di Kamboja bukanlah hal baru, dan polanya kerap berulang. ​⚠️ Jangan Tergiur Iming-Iming Gaji Tinggi! Para pelaku biasanya menjanjikan pekerjaan kantoran yang nyaman, proses instan, dan gaji fantastis tanpa syarat yang rumit. Nyatanya, banyak yang justru terjebak dalam sindikat penipuan daring (online scam) atau kerja paksa. ​Jika Anda atau kerabat berencana bekerja ke luar negeri (khususnya Kamboja), pastikan lakukan hal ini: ​Verifikasi Menyeluruh: Cek legalitas dan kredibilitas perusahaan perekrut. ​Jalur Resmi: Pastikan seluruh dokumen keberangkatan dan izin kerja sesuai prosedur resmi negara, bukan visa turis. ​Cek Melalui Instansi Terkait: Gunakan layanan resmi seperti BP2MI atau Kemnaker untuk memastikan validitas lowongan. ​Yuk, saling mengingatkan! Bagikan informasi ini ke orang-orang terdekatmu agar tidak ada lagi yang menjadi korban. ​Bagaimana pendapatmu tentang maraknya kasus ini? Tulis di kolom komentar 👇

VIRAL: Diduga Ruangan Penampungan Korban TPPO di Kamboja. Waspada Modus Loker Luar Negeri!" 🚨 WASPADA MODUS PENIPUAN KERJA LUAR NEGERI! 🚨 ​Belakangan ini, jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan kondisi memprihatinkan di dalam sebuah ruangan. Ruangan tersebut diduga kuat menjadi tempat penampungan sejumlah orang yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja. ​Meskipun lokasi pasti dan identitas para korban di dalam video masih dalam tahap verifikasi, video ini menjadi alarm keras bagi kita semua. Kasus dugaan TPPO yang melibatkan warga negara asing di Kamboja bukanlah hal baru, dan polanya kerap berulang. ​⚠️ Jangan Tergiur Iming-Iming Gaji Tinggi! Para pelaku biasanya menjanjikan pekerjaan kantoran yang nyaman, proses instan, dan gaji fantastis tanpa syarat yang rumit. Nyatanya, banyak yang justru terjebak dalam sindikat penipuan daring (online scam) atau kerja paksa. ​Jika Anda atau kerabat berencana bekerja ke luar negeri (khususnya Kamboja), pastikan lakukan hal ini: ​Verifikasi Menyeluruh: Cek legalitas dan kredibilitas perusahaan perekrut. ​Jalur Resmi: Pastikan seluruh dokumen keberangkatan dan izin kerja sesuai prosedur resmi negara, bukan visa turis. ​Cek Melalui Instansi Terkait: Gunakan layanan resmi seperti BP2MI atau Kemnaker untuk memastikan validitas lowongan. ​Yuk, saling mengingatkan! Bagikan informasi ini ke orang-orang terdekatmu agar tidak ada lagi yang menjadi korban. ​Bagaimana pendapatmu tentang maraknya kasus ini? Tulis di kolom komentar 👇

71,793 görüntüleme

Videos

Merinding Gw Ngeliatnya‼️😱 Seorang pencuri kepergok saat menjalankan aksinya jadi sorotan, lantaran melakukan penyanderaan terhadap nenek-nenek. Kini pelaku sudah ditangkap polisi. Aksi penyanderaan yang menegangkan terjadi di Jalan Kalapane, Kelurahan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Seorang pria bernama Nurmansyah Barus (33) diduga melakukan pencurian sekaligus menyandera seorang perempuan lanjut usia bernama Darmawati Hasibuan (65). Aksi tersebut sempat membuat panik warga sekitar. Peristiwa itu terekam oleh warga dan memperlihatkan pelaku menahan korban menggunakan sebilah parang sambil mengancam akan membunuh korban jika ada warga yang mendekat. Warga yang mendengar teriakan “maling” langsung berdatangan ke lokasi dan berupaya menenangkan situasi yang sempat memanas. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian Petugas Polsek Kotapinang merespons cepat laporan warga dan berhasil mengamankan pelaku setelah situasi berhasil dikendalikan. Korban berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat tanpa luka serius. Pelaku selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Kota Pinang untuk menjalani perawatan medis sebelum proses hukum dilanjutkan. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebila parang, pakaian korban, serta sebuah flashdisk berisi rekaman video kejadian. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pelaku akan menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
1:12

Sensitive content

This media may contain sensitive content.

125Japstyle's profile picture

Merinding Gw Ngeliatnya‼️😱 Seorang pencuri kepergok saat menjalankan aksinya jadi sorotan, lantaran melakukan penyanderaan terhadap nenek-nenek. Kini pelaku sudah ditangkap polisi. Aksi penyanderaan yang menegangkan terjadi di Jalan Kalapane, Kelurahan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Seorang pria bernama Nurmansyah Barus (33) diduga melakukan pencurian sekaligus menyandera seorang perempuan lanjut usia bernama Darmawati Hasibuan (65). Aksi tersebut sempat membuat panik warga sekitar. Peristiwa itu terekam oleh warga dan memperlihatkan pelaku menahan korban menggunakan sebilah parang sambil mengancam akan membunuh korban jika ada warga yang mendekat. Warga yang mendengar teriakan “maling” langsung berdatangan ke lokasi dan berupaya menenangkan situasi yang sempat memanas. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian Petugas Polsek Kotapinang merespons cepat laporan warga dan berhasil mengamankan pelaku setelah situasi berhasil dikendalikan. Korban berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat tanpa luka serius. Pelaku selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Kota Pinang untuk menjalani perawatan medis sebelum proses hukum dilanjutkan. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebila parang, pakaian korban, serta sebuah flashdisk berisi rekaman video kejadian. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pelaku akan menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

125Japstyle 🇮🇩

465,518 görüntüleme • 13 gün önce

125Japstyle's profile picture

[KASUS MAHASISWI UMM] Tragis! Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Parit, Pelakunya Ternyata Oknum Polisi (Kakak Ipar Sendiri) 💔💼 ​Sebuah tragedi memilukan menimpa Faradila Amalia (21), seorang mahasiswi semester 2 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Faradila ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam sebuah parit di wilayah Wonorejo, Pasuruan. ​Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya bekas cekikan dan lebam yang diduga akibat hantaman benda tumpul. ​Tidak butuh waktu lama bagi pihak kepolisian untuk mengamankan terduga pelaku. Mengejutkannya, pelaku utama adalah Bripka AS, yang merupakan seorang oknum anggota Polres Probolinggo sekaligus kakak ipar korban sendiri! Hubungan keduanya memang diketahui sudah lama tidak akur. ​Apa motif di balik aksi keji ini? Diduga kuat motif pembunuhan ini didasari oleh keinginan untuk menguasai harta. Ayah korban dikenal sebagai pengusaha sukses ("sultan") di daerahnya yang memiliki berbagai bisnis, mulai dari toko sembako, bahan bangunan, travel, hingga jual beli tanah. ​Selain Bripka AS, polisi juga mengamankan pelaku kedua berinisial S (45) yang diduga ikut terlibat karena tergiur rayuan pelaku utama. ​❌ Klarifikasi Hoaks: Pihak keluarga dengan tegas membantah rumor yang sempat beredar bahwa korban dalam kondisi hamil. ​Kini, selain harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di peradilan pidana, oknum polisi tersebut juga dipastikan akan menghadapi sidang kode etik Polri. Semoga korban mendapatkan keadilan seadil-adilnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. 🙏✨ ​Bagaimana tanggapan kalian mengenai kasus ini? Tulis di kolom komentar 👇

125Japstyle 🇮🇩

456,588 görüntüleme • 15 gün önce

125Japstyle's profile picture

Dugaan tindak asus*la yang menyeret mantan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Angkola Selatan (SMAN 1 Angsel) berinisial MTH terus menjadi sorotan publik di Kabupaten Tapanuli Selatan. Kasus yang mencuat ke ruang publik tersebut memicu perhatian luas masyarakat yang mendesak aparat penegak hukum untuk mengusutnya secara transparan dan profesional. Informasi yang beredar menyebutkan dugaan peristiwa tersebut terjadi pada tahun 2025 dan melibatkan seorang siswi yang saat itu masih berstatus pelajar aktif. Dugaan tindakan tersebut disebut terjadi di lingkungan sekolah dan kini menjadi perhatian berbagai pihak. Kasus ini semakin ramai diperbincangkan setelah beredarnya berbagai informasi dan dugaan bukti digital yang disebut-sebut berkaitan dengan peristiwa tersebut. Meski demikian, masyarakat berharap seluruh fakta dapat diungkap melalui proses penyelidikan yang objektif dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sejumlah warga menilai kasus yang menyangkut dunia pendidikan tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Mereka meminta seluruh pihak menghormati proses hukum sekaligus memastikan perlindungan terhadap korban apabila dugaan tersebut terbukti benar. "Jika dugaan ini benar terjadi, maka ini bukan hanya persoalan pelanggaran hukum, tetapi juga pengkhianatan terhadap amanah dunia pendidikan. Kami meminta aparat mengusut tuntas kasus ini dan memastikan perlindungan bagi korban," ujar seorang warga Tapanuli Selatan yang meminta identitasnya dirahasiakan, Kamis (11/6/26). Menurutnya, sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi peserta didik untuk belajar dan berkembang, sehingga setiap dugaan pelanggaran yang melibatkan lingkungan pendidikan harus ditangani secara serius. Masyarakat juga berharap tidak ada pihak yang mencoba menghambat proses penegakan hukum. Transparansi dalam penanganan perkara dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan maupun aparat penegak hukum.

125Japstyle 🇮🇩

80,141 görüntüleme • 3 gün önce

Seorang pria di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), hampir menjadi korban penipuan saat menggunakan layanan prostitusi melalui aplikasi MiChat. Hal itu terungkap setelah Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra sedang melakukan patroli rutin di depan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari pada Selasa (31/3/2026), sekitar pukul 01.30 Wita. Saat itu, petugas tak sengaja mendapati tiga pria mencurigakan, masing-masing berinisial KR (27), BS (26), dan DR (36) di sekitar Lorong Pelindung, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kendari. Saat digeledah, petugas kemudian mendapati dua dari tiga pria tersebut, yakni KR dan DR membawa senjata tajam berupa badik dan parang yang diselipkan di pakaian mereka. “Dari hasil pemeriksaan, ditemukan dua bilah senjata tajam yang dikuasai oleh dua orang pria,” ujar Komandan Tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita. Boy mengatakan, ketiga pria itu mengaku sedang menunggu seorang wanita yang berada di salah satu penginapan di lorong tersebut. Tim kemudian bergerak menuju lokasi yang dimaksud dan menemukan wanita berinisial RKP (18) di dalam kamar bersama seorang pria. Kepada polisi, ketiganya kemudian mengaku menawarkan RKP untuk membuka jasa prostitusi melalui aplikasi MiChat dengan tarif Rp1 juta. Ia lalu diminta mengambil uang tersebut tanpa memberi pelayanan ke pelanggan. Boy mengungkapkan aksi tersebut telah dilakukan berulang kali. Namun, RKP sama sekali tak pernah menikmati uang tersebut lantaran hasil penipuan diambil seluruhnya oleh ketiga pria itu. “Pengakuannya, uang dari hasil tersebut tidak dinikmati oleh yang bersangkutan, melainkan diambil oleh para pria tersebut,” tambahnya. Ketiga pria, RKP, serta salah seorang pelanggan yang diciduk saat itu kemudian diamankan ke Mapolresta Kendari guna menjalani penyelidikan lebih lanjut.
2:59

Sensitive content

This media may contain sensitive content.

125Japstyle's profile picture

Seorang pria di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), hampir menjadi korban penipuan saat menggunakan layanan prostitusi melalui aplikasi MiChat. Hal itu terungkap setelah Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra sedang melakukan patroli rutin di depan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari pada Selasa (31/3/2026), sekitar pukul 01.30 Wita. Saat itu, petugas tak sengaja mendapati tiga pria mencurigakan, masing-masing berinisial KR (27), BS (26), dan DR (36) di sekitar Lorong Pelindung, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kendari. Saat digeledah, petugas kemudian mendapati dua dari tiga pria tersebut, yakni KR dan DR membawa senjata tajam berupa badik dan parang yang diselipkan di pakaian mereka. “Dari hasil pemeriksaan, ditemukan dua bilah senjata tajam yang dikuasai oleh dua orang pria,” ujar Komandan Tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita. Boy mengatakan, ketiga pria itu mengaku sedang menunggu seorang wanita yang berada di salah satu penginapan di lorong tersebut. Tim kemudian bergerak menuju lokasi yang dimaksud dan menemukan wanita berinisial RKP (18) di dalam kamar bersama seorang pria. Kepada polisi, ketiganya kemudian mengaku menawarkan RKP untuk membuka jasa prostitusi melalui aplikasi MiChat dengan tarif Rp1 juta. Ia lalu diminta mengambil uang tersebut tanpa memberi pelayanan ke pelanggan. Boy mengungkapkan aksi tersebut telah dilakukan berulang kali. Namun, RKP sama sekali tak pernah menikmati uang tersebut lantaran hasil penipuan diambil seluruhnya oleh ketiga pria itu. “Pengakuannya, uang dari hasil tersebut tidak dinikmati oleh yang bersangkutan, melainkan diambil oleh para pria tersebut,” tambahnya. Ketiga pria, RKP, serta salah seorang pelanggan yang diciduk saat itu kemudian diamankan ke Mapolresta Kendari guna menjalani penyelidikan lebih lanjut.

125Japstyle 🇮🇩

182,522 görüntüleme • 16 gün önce

125Japstyle's profile picture

Kasus ini terjadi pada 16 April 2024 di sebuah cabang bank di wilayah Bangu, Rio de Janeiro, Brasil, dan langsung menjadi sorotan dunia karena kejadiannya sangat tidak masuk akal sekaligus m3ng*rikan. Seorang wanita bernama Erika de Souza Vieira Nunes datang ke bank dengan membawa seorang pria lanjut usia di kursi roda yang ia sebut sebagai pamannya, Paulo Roberto Braga. Tujuannya adalah untuk mencairkan pinjaman sekitar 17.000 real Brasil. Namun situasinya mulai terasa janggal ketika pegawai bank melihat pria tersebut sama sekali tidak merespons, tubuhnya lemas, dan wajahnya terlihat pucat tidak seperti orang hidup. Meski begitu, Erika tetap berusaha meyakinkan petugas bahwa pamannya masih hidup. Ia menopang tubuh pria tersebut, mengangkat kepalanya agar terlihat tegak, bahkan berbicara kepadanya seolah-olah ia masih sadar. Ia juga mencoba memegang tangan pria itu untuk menandatangani dokumen pinjaman, meskipun tidak ada reaksi sama sekali. Karena semakin curiga, pihak bank akhirnya memanggil petugas medis. Setelah diperiksa, terungkap fakta mengejutkan bahwa pria tersebut sudah meninggal dunia beberapa jam sebelum dibawa ke bank. Polisi pun langsung datang dan menangkap Erika di lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan awal, Erika diduga sengaja membawa jenazah pamannya untuk melakukan penipuan. Ia kini menghadapi tuduhan serius, termasuk percobaan penipuan dan pelecehan terhadap jenazah. Sementara itu, penyelidikan juga sempat mendalami hubungan keluarga mereka serta kondisi mental Erika, yang disebut-sebut memiliki riwayat gangguan psikologis. Kasus ini memicu reaksi luas karena dianggap tidak manusiawi dan sulit dipercaya, sekaligus menjadi pengingat betapa ekstremnya tindakan seseorang ketika didorong oleh kebutuhan atau keinginan akan uang.

125Japstyle 🇮🇩

320,515 görüntüleme • 1 ay önce

Di balik gemerlap kawasan wisata Pantai Kuta dan Seminyak, beredar fenomena yang kerap menjadi perbincangan, yakni keberadaan pria-pria lokal yang menjalin hubungan dengan wisatawan asing wanita demi keuntungan ekonomi. Fenomena ini pernah menjadi sorotan melalui film dokumenter Cowboys in Paradise, yang mengangkat kisah sejumlah pria lokal yang disebut menjadikan pantai-pantai Bali sebagai tempat mencari turis asing untuk diajak berkenalan hingga menjalin hubungan lebih dekat. Sasaran mereka disebut berasal dari berbagai negara, seperti Australia, Jepang, Eropa, dan beberapa negara Asia Timur. Dengan memanfaatkan kemampuan berkomunikasi, penampilan menarik, serta kedekatan yang terjalin selama masa liburan, sebagian dari mereka menawarkan diri sebagai teman jalan, pemandu wisata, hingga pendamping pribadi. Imbalan yang diterima tidak selalu berbentuk uang tunai. Beberapa di antaranya mendapatkan fasilitas seperti makan malam mewah, penginapan, hadiah barang berharga, hingga bantuan biaya hidup dari pasangan wisatawan yang mereka kenal selama berada di Bali. Tak sedikit pula yang berprofesi sebagai instruktur selancar atau pelaku usaha wisata lainnya. Kemampuan berinteraksi dengan wisatawan dan aktivitas yang dilakukan bersama disebut menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian turis asing wanita. Meski fenomena ini kerap menjadi bahan perbincangan dan kontroversi, praktik tersebut berlangsung secara terselubung dan sulit dipetakan secara pasti.
1:00

Sensitive content

This media may contain sensitive content.

125Japstyle's profile picture

Di balik gemerlap kawasan wisata Pantai Kuta dan Seminyak, beredar fenomena yang kerap menjadi perbincangan, yakni keberadaan pria-pria lokal yang menjalin hubungan dengan wisatawan asing wanita demi keuntungan ekonomi. Fenomena ini pernah menjadi sorotan melalui film dokumenter Cowboys in Paradise, yang mengangkat kisah sejumlah pria lokal yang disebut menjadikan pantai-pantai Bali sebagai tempat mencari turis asing untuk diajak berkenalan hingga menjalin hubungan lebih dekat. Sasaran mereka disebut berasal dari berbagai negara, seperti Australia, Jepang, Eropa, dan beberapa negara Asia Timur. Dengan memanfaatkan kemampuan berkomunikasi, penampilan menarik, serta kedekatan yang terjalin selama masa liburan, sebagian dari mereka menawarkan diri sebagai teman jalan, pemandu wisata, hingga pendamping pribadi. Imbalan yang diterima tidak selalu berbentuk uang tunai. Beberapa di antaranya mendapatkan fasilitas seperti makan malam mewah, penginapan, hadiah barang berharga, hingga bantuan biaya hidup dari pasangan wisatawan yang mereka kenal selama berada di Bali. Tak sedikit pula yang berprofesi sebagai instruktur selancar atau pelaku usaha wisata lainnya. Kemampuan berinteraksi dengan wisatawan dan aktivitas yang dilakukan bersama disebut menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian turis asing wanita. Meski fenomena ini kerap menjadi bahan perbincangan dan kontroversi, praktik tersebut berlangsung secara terselubung dan sulit dipetakan secara pasti.

125Japstyle 🇮🇩

87,446 görüntüleme • 17 gün önce