404Vids's banner
404Vids's profile picture

404Vids

@404vids4,500 subscribers

404: Productivity not found.

Shorts

Siapa sih yang ngedit beginian, gak ada akhlak 😭

Siapa sih yang ngedit beginian, gak ada akhlak 😭

63,343 次观看

SLEMAN, KOTA KECIL KEBANGGAAN💚

SLEMAN, KOTA KECIL KEBANGGAAN💚

26,645 次观看

Videos

404vids's profile picture

Awalnya, semua itu memang tentang Sumatera. Sebuah bentuk kepedulian dan doa untuk saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah. Namun ketika spanduk raksasa bertuliskan “THIS COUNTRY IS IN EMERGENCY” terbentang di tribun selatan Stadion Maguwoharjo, maknanya terasa lebih luas dari sekadar dukungan untuk satu daerah. Sore itu tribun memang tidak sepenuh biasanya. Hari kerja membuat banyak orang masih tertahan oleh pekerjaan, perjalanan pulang, dan berbagai kesibukan di luar stadion. Tapi justru di tengah tribun yang tidak terlalu ramai itu, pesannya terasa semakin jelas. Karena tanpa sadar, banyak orang merasa kalimat itu terlalu menggambarkan Indonesia hari ini. Negeri yang belakangan terasa makin berat dijalani. Kabar demi kabar datang tanpa benar-benar membawa tenang, sementara rakyat perlahan makin terbiasa hidup dalam keresahan. Lalu lagu itu dinyanyikan bersama. “Kulihat Ibu Pertiwi sedang bersusah hati Air matanya berlinang, mas intannya terkenang” Dan seketika, tribun terasa berubah. Bukan karena nyanyiannya pelan, tapi karena lirik itu terdengar terlalu dekat dengan kenyataan yang sedang dirasakan banyak orang hari ini. Mungkin itu sebabnya sore itu terasa berbeda. Karena untuk beberapa menit, tribun selatan Maguwoharjo tidak hanya bernyanyi untuk Sumatera, tapi juga seperti sedang menyuarakan keresahan yang selama ini dirasakan banyak orang. Di tribun, sepak bola sekali lagi bukan cuma soal pertandingan. Kadang, tribun menjadi tempat di mana suara rakyat terdengar paling jujur. Awalnya memang tentang Sumatera. Tapi semakin lagu itu dinyanyikan, semakin terasa bahwa yang sedang bersusah hati hari ini bukan cuma satu daerah. Melainkan satu negara. #PSS #BCSxPSS

404Vids

41,795 次观看 • 2 个月前

404vids's profile picture

Kalau suatu hari suara manusia bisa mengguncang stadion, maka Maguwoharjo sudah melakukannya malam itu. Saat semua tribun berdiri dan bernyanyi bersama, tidak ada lagi yang terdengar selain ribuan suara yang menyatu untuk PSS Sleman. Bukan satu tribun, bukan sekelompok orang, tapi satu stadion penuh yang menyanyikan lagu yang sama dengan rasa yang sama. “Seiring jejak langkahku, Mendukung Super Eljaku” Di momen itu, Maguwoharjo terasa lebih dari sekadar stadion. Ia hidup. Bernafas. Dan berdetak mengikuti nyanyian suporternya. Dari utara sampai selatan, dari timur sampai barat, semua saling membalas chant tanpa henti. Drum dipukul semakin cepat dan suara ribuan orang menggema seperti tidak ingin malam itu berakhir. “Jangan pernah kau ragu, Kamilah pendukungmu” Lirik itu sederhana, tapi terasa begitu besar ketika dinyanyikan bersama-sama. Karena dukungan di Sleman bukan cuma soal hadir saat menang. Tapi tentang tetap berdiri ketika keadaan sulit, tetap bernyanyi ketika tim sedang jatuh. Dan justru di saat-saat seperti itu, suara tribun terasa paling tulus. “Satukanlah tekadmu, Kobarkan semangatmu” Mungkin pemain di lapangan lelah. Mungkin musim tidak selalu berjalan indah. Tapi selama Maguwoharjo masih dipenuhi suara-suara yang percaya, Super Elja tidak akan pernah benar-benar sendiri. “Jadilah kau nomor satu, Itulah yang ku mau” Bukan sekadar tentang klasemen. Bukan cuma tentang hasil akhir. Tapi tentang melihat lambang candi di dada itu terus diperjuangkan oleh orang-orang yang benar-benar mencintainya. Karena bagi suporter PSS, sepak bola bukan cuma pertandingan. Ia adalah rumah, kebanggaan, dan alasan ribuan orang rela pulang dengan tenggorokan habis demi satu nama. “Ayo PSS Super Elang Jawa Jadilah juara Liga Indonesia!” #PSS #BCSxPSS #SLEMANIA

404Vids

34,054 次观看 • 2 个月前

404vids's profile picture

Ada yang spesial dari lagu tribun milik suporter PSS Sleman. Bukan cuma soal nada atau seberapa keras dinyanyikan, tapi tentang makna di tiap liriknya. “Setiap jejak yang kutinggalkan, menapaki harum kemenangan” Kalimat ini bukan cuma tentang kemenangan di papan skor. Tapi tentang perjalanan panjang yang dilalui bersama klub yang dicintai. Tentang ribuan langkah menuju stadion. Tentang perjalanan kandang ataupun tandang yang melelahkan. Tentang hujan di tribun, suara yang habis karena bernyanyi, dan rasa bangga yang selalu dibawa pulang, apa pun hasil akhirnya. Karena bagi suporter, setiap jejak yang ditinggalkan bersama PSS selalu punya cerita. “Super Elja, lihatlah, kami datang di sini. Menemani, berjanji, kamu takkan sendiri” Mungkin ini bagian yang paling menggambarkan arti loyalitas sebenarnya. Di saat banyak orang hanya datang ketika tim sedang menang, tribun Sleman justru dipenuhi mereka yang memilih bertahan saat keadaan sulit. Tetap hadir meski kecewa. Tetap bernyanyi meski lelah. Tetap berdiri walau klub sedang tidak baik-baik saja. Sebab mendukung klub bukan soal siapa yang paling sering merayakan kemenangan. Tapi siapa yang tetap tinggal ketika semuanya terasa berat. “Bersamamu, semangatku tak akan berhenti” Dan itulah yang membuat lagu ini terasa hidup ketika dinyanyikan ribuan orang bersama-sama. Karena itu bukan sekadar chant tribun. Itu janji. Janji kalau sebesar apa pun masalah yang datang, PSS tidak akan pernah berjalan sendiri selama masih ada suara-suara yang setia bernyanyi di tribun. “Dan pastikan kami s’lalu datang melihatmu menang” Sesederhana itu harapan seorang suporter. Datang ke stadion. Bernyanyi selama 90 menit. Mendukung tanpa henti. Lalu pulang dengan rasa bangga karena klub yang dicintainya berhasil menang. Karena sejatinya, sepak bola bukan cuma tentang pertandingan. Tapi tentang rasa memiliki yang membuat seseorang terus kembali, lagi dan lagi, untuk satu nama yang sama: Super Elja. #PSS #BCSxPSS

404Vids

32,753 次观看 • 2 个月前

404vids's profile picture

Ada alasan kenapa banyak orang tidak pernah benar-benar bisa meninggalkan tribun. Karena sebagian hidup mereka tertinggal di sana. “Sleman, kota kecil kebanggaan” Bagi banyak orang, itu bukan cuma lirik chant, tapi tentang rumah yang selalu berhasil membuat rindu. Tentang kota kecil yang membesarkan begitu banyak kenangan. Tentang perjalanan menuju stadion yang rasanya tidak pernah membosankan. Tentang ribuan suara yang selalu terdengar lebih tulus ketika dinyanyikan bersama-sama. “Di sudut kaki Merapi, kutanam harapan” Dan benar, di bawah kaki Merapi ini banyak harapan tumbuh bersama PSS. Harapan dari mereka yang sejak kecil hidup bersama suara tribun. Harapan dari orang-orang yang tetap datang walau timnya jatuh berkali-kali. Karena bagi mereka, mendukung PSS bukan soal hasil akhir. Tapi soal menjaga rasa memiliki yang sudah terlalu dalam untuk ditinggalkan. “Kutuliskan tawa, tangis, dan kenangan” Sebab di tribun ini, banyak hidup pernah singgah. Ada tawa setelah kemenangan yang tak terlupakan. Ada tangis saat keadaan tidak berjalan sesuai harapan. Ada kenangan tentang orang-orang yang dulu berdiri dan bernyanyi bersama, lalu hari ini hanya bisa dikenang. Dan mungkin itu alasan kenapa chant ini selalu terasa begitu emosional, karena setiap baitnya seperti menyimpan potongan hidup banyak orang. “Di gang dan di ujung jalan, kita rayakan” Karena PSS tidak hidup cuma di stadion. Ia hidup di jalanan kota ini. Di gang-gang kecil yang penuh cerita. Di obrolan larut malam selepas pertandingan. Di setiap orang yang diam-diam menjadikan Sleman sebagai bagian dari hidupnya. Dan mungkin itu alasan kenapa banyak orang tidak pernah benar-benar bisa meninggalkan Sleman, karena sebagian hatinya sudah tinggal di tribun itu. #PSS #BCSxPSS

404Vids

10,204 次观看 • 2 个月前

没有更多内容可加载