
Dokter Tifa
@DokterTifa • 212,176 subscribers
Tifauzia Tyassuma, MD Socio-behavioral Epidemiologist . Spiritual Neuroscientist . Public Intellectual . Guardian of Truth
Shorts
Videos
0:22
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Pertanyaan netizen: "Doktif, yang di perut pak JW itu alkes apa?" Kalau melihat dari tanda dan gejala yang sama-sama kita lihat, praktis sejak bulan April 2025 hingga sekarang, dan saya asses adalah Penyakit Autoimun Agresif, maka dugaan saya alat itu adalah CAPD. Ini adalah assessment dari seorang Dokter atas pertanyaan para netizen. Karena berulangkali saya sampaikan, saya mengkhawatirkan kesehatan pak JW, terlepas dari saat ini kita berseberangan, padahal bukan maksud saya untuk menjadi lawan beliau atau apa. Yang saya lakukan adalah menegakkan kebenaran soal ijazah, kalau dengan itu beliau tersinggung dan memusuhi saya ya kita lihat saja bagaimana kebenaran itu akan membela dirinya sendiri. Kembali soal penyakit. Penyakit Autoimun Agresif yang perjalanan penyakitnya kurang dari 6 bulan menuju terminal stage, dengan gejala perubahan kulit yang agresif, gatal luarbiasa, sarkopenia atau otor mengecil dengan cepat menimbulkan kelemahan dan kehilangan berat badan , kerusakan organ-organ agresif terutama ginjal dan sistem imun, antara lain Lupus Nephritis grade IV-V, Rapid Progressive Glomerulonephritis (RPGN), Scleroderma Renal Crisis, yang bisa merusak ginjal dalam hitungan minggu hingga bulan. Sebagai Dokter dan sesama manusia, saya khawatir terhadap kesehatan beliau. Ketika kondisi Autoimun sangat agresif, dan menyerang organ-organ dengan cepat terutama ginjal, maka CAPD sama sekali tidak mendukung. Justru yang hoax adalah, orang yang mengatakan ini hanya Alergi Kulit biasa yang menyerang akibat kunjungan ke Vatikan. Sekali lagi ini sakit berat, berat sekali. Lebih baik segera rawat intensif ke Rumah Sakit terbaik di dunia, mungkin di China, karena pak JW masih ada hubungan darah dengan China jadi bisa relate kalau butuh donor darah atau donor ginjal. Apakah negara masih memfasilitasi mantan Presiden untuk mendapatkan perawatan terbaik?
Dokter Tifa1,588,225 views • 1 year ago

Kenapa tidak ada satupun pernyataan dari Dokter Kepresidenan tentang sakitnya Hamba Allah ini ya? Pasti nyeri dan gatal sampai tak kuasa menahan diri untuk terus menggaruk-garuk badan. Yang kejam itu ya orang-orang dekatnya yang terus-terusan membiarkan dia muncul melayani para Termul yang berdatangan, padahal sudah pucat pasi dan badan tinggal tulang begitu. Padahal seperti yang berkali-kali saya sampaikan: beliau ini harus segera dibawa ke Pusat Terapi dan Rehabilitasi Autoimun di Amerika, Jerman, atau China. Jangan sampai terlambat.
Dokter Tifa688,472 views • 5 months ago

Joko Widodo yang pernah menjadi Mahasiswa fakultas kehutanan UGM tahun 1980, tidak mungkin menjawab pertanyaan sederhana wartawan dengan jawaban yang demikian ini. Jika ada sidang tentang Ijazah, maka video ini akan menjadi salah satu bukti komparatif yang akan saya gunakan yang menunjukkan konsistensi Fungsi Eksekutif Otak yang tidak punya memori tersier apapun tentang riwayat kuliah maupun dalam berpikir koheren. Apalagi Kerangka Konsep dan Proses Berpikir yang dibentuk selama kuliah, apalagi produk UGM, universitas besar dan ternama. Jawaban orang ini sama sekali tidak mencerminkan ketrampilan dalam membentuk conceptual framework yang secara khas dimiliki anak-anak UGM. Jawaban ini sama konsistennya ketika ditanya tentang pak Kasmudjo, tentang KKN, tentang jurusan selama kuliah. Konsisten dalam kebohongan.
Dokter Tifa148,162 views • 1 month ago

Joko Widodo lulus Fakultas Kedokteran, kata Warektor UGM Wening tanggal 15 April 2025 Joko Widodo lulus Fakultas Hukum, kata Jubir POLDA Metro Jaya, 17 April 2026 Tepat setahun yang lalu, kedua Pejabat ini sama-sama mengalami slip of the tongue alias keseleo lidah. Peristiwa keseleo itu harus dibaca sebagai tanda-tanda dari Yang Maha Kuasa.
Dokter Tifa133,228 views • 2 months ago

Lulusan SMP memimpin rapat, Peserta rapatnya lulusan S2, S3, bahkan double S2, double S3. Menghasilkan cara baru dalam memimpin rapat, yaitu bicara dengan teks. Menurut saya, lebih baik begitu, daripada dia mimpin rapat tapi ngomong begini: Tembak mati semua. Seret sampe mati. Mau syusyunya Syahrini. Syusyu kecil. Jendral pecatan. Anak homo. Biji satu. Nyabu seiman Wadoooh...ya sudah dibikinin teks aja lah.
Dokter Tifa933,909 views • 1 year ago

Sudah mau jadi Wapres loh, si fufufafa ini. Kenapa tidak ada satupun teman SD, SMP, SMA Juga teman kuliah di Singapore Atau teman kursus Insearch di Australia Yang nongol dengan bangga bilang: "Saya temennya fufufafa loh" Atau guru deh atau dosen deh. Kok ngga ada ya
Dokter Tifa1,011,370 views • 1 year ago

Kami akan bawa kasus Ijazah ini ke Internasional Melibatkan Para Peneliti Diaspora tiga Benua, Amerika, Eropa, dan Australia Dan Lembaga-Lembaga Forensik Internasional. Persoalan Ijazah ini adalah ancaman Marwah Ilmiah yang direndahkan menjadi kriminalisasi terhadap para Ilmuwan Jadi kami akan bekerjasama dalam ranah ilmiah untuk menemukan jawaban atas keganjilan, kejanggalan, connecting the gap sehingga sehingga metode ilmiah akan menjelaskan semua ihwal ijazah ini secara jujur dan benar. Bismillah. Perjuangan ini adalah untuk meletakkan fondasi Kejujuran, Kebenaran, dan Keadilan bagi Bangsa dan Negara ke depan. Simak dengan seksama penjelasan kami.
Dokter Tifa643,174 views • 1 year ago

Mengapa dalam keadaan sakit, wajah ancur, body ringkih, gesture tertatih, dia masih hobby tampil? Di panggung, foto-foto bersama termul, menerima tamu, pergi ke mana-mana (kecuali ke pengadilan)? Karena dia, menurut keyakinan saya, menjalankan strategi Playing Victim. Merasa jadi korban karena terus "dianiaya" oleh RRT. Dihina-hina dan direndah-rendahkan padahal sedang sakit. Jadi, pada dasarnya, dia memaksakan diri tampil di panggung PSI bukan untuk mendukung partai huhu, tetapi menggunakan panggung itu untuk tampil sebagai "si sakit yang terus disakiti". Perhatikan kata-katanya yang diulang-ulang dengan suara parau: "Saya masih sanggup" "Saya masih sanggup" "Saya masih sanggup* Tanpa dia sadari, ada letupan bawah sadar yang tak mampu dia kontrol, ada cuatan batin yang tak mampu dia sadari, dan keduanya terekam oleh publik. Sehingga, alih-alih bersimpati, publik justru banyak berkomentar sinis: "dalam keadaan sakit pun ambisinya masih menggelora tanpa batas, sudah pernah jadi pengusaha, walikota, gubernur, presiden, anaknya wakil presiden, mantunya gubernur, anak bungsu ketua partai" Yang luarbiasa menurut saya, demi ambisi yang tak ada batas, bahkan sakitpun jadi komoditas. Dunia baginya seakan tak pernah cukup, dan yang membatasi tampaknya hanya mati.
Dokter Tifa235,951 views • 4 months ago

Video ini sudah diverifikasi oleh mas Doktor KRMT Roy Suryo dengan ilmu telematika, dan dinyatakan video asli. Sebagai Penderita Kanker Usus Stadium 4, yang sedang melakukan pengobatan di Malaysia, saya melihat kesehatan Eggi Sudjana sangat prima. Malah jauh lebih sehat dibandingkan orang yang disowani tanggal 8 Januari 2026 lalu di Solo. Keren sekali mobilnya, bang Eggi. Semoga dengan ditemani mobil itu selama menjalani pengobatan di Malaysia, bang Eggi jadi tambah semangat berobat. Btw, pengobatan Kankernya dimana ya di Malaysia? Karena era digital saat ini mudah sekali di-tracking pasien dengan sakit tertentu dirawat di rumah sakit mana dengan dokter siapa dan dengan diagnosis apa. Beberapa kawan sedang tracking Bang Eggi Sudjana menjalani Terapi kankernya di Penang dimana, beberapa Pusat Kanker sudah dihubungi, seperti Mount Miriam Cancer Hospital (yang paling terkenal di Penang), atau Gleaneagles Hospital, Loh Guan Lye Center atau Pantai Hospital Penang. Kemanapun bang Eggi berobat, pastilah Dokter Kanker akan menyarankan kepada Penderita Kanker Stadium 4 untuk tidak menyetir mobil sendiri apalagi ini di negeri orang, apalagi kemarin di Bandara Soekarno-Hatta masih harus di kursi roda. Sehat-sehat ya bang Eggi, syakallahu, Semoga Allah SWT menjauhkan kita semua dari Para Pembohong dan Kaum Munafikun. Amiin Allahumma Amiin.
Dokter Tifa224,017 views • 5 months ago

Mulyono, larilah sekarang! Kebenaran kini memburumu Dan kau tak akan bisa lari kemanapun. Ketika kebenaran sudah bangkit. Membangkitkan akal sehat yang selama ini diam. Membangkitkan nurani yang selama ini sembunyi. Kebenaran kali ini benar-benar memburumu, sampai kau terpojok di tepi jurang, dan pilihanmu hanya dua: Kau mengaku semua perbuatanmu, dan marilah kita buat pertobatan nasional, biar rakyat memutuskan kau mau diapakan setelahnya. Atau kau pilih terjun ke jurang dan sebentar kemudian dilupakan orang. Mengapa kebenaran saat ini pasti menang? Karena kebenaran ini diusung energi lebih dari 800 nyawa KPPS, 6 nyawa mujahid KM 50, 135 lebih nyawa korban Kanjuruhan, nyawa ribuan rakyat kelaparan, sakit, dan menderita, kau buat 10 tahun terakhir ini. Aku beri kau pilihan ketiga: Saat ini kau terserang penyakit, yang memalukan karena penyakit itu menggerogoti kulitmu dan membuat makin buruk wajah dan penampilanmu, sangat menyakiti tubuhmu, dan penyakit ini mematikan karena menghancurkan organ-organmu satu demi satu. Kalau kau sedikit pintar, maka gunakan kesempatan ini, untuk berobat ke China, Jepang, atau mana saja. Penyakitmu memberimu kesempatan untuk lari dari tuntutan hukum atas kebohongan-kebohongan yang kau buat. Dan ini adalah peluang dari Allah. Ini adalah makar Allah. Larilah sekarang. Sekarang juga.
Dokter Tifa475,694 views • 1 year ago

Pak Prabowo Subianto yth Mohon dengarkan baik-baik omongan kurang ajar adik si fufufafa ini. Bukan bercanda ini namanya "Mendorong mas Gibran untuk mengkudeta Pak Prabowo di 2029" Sudah Kakak kurang ajarnya cuma bisa dilawan setan Adiknya dalam suasana kebatinan seluruh rakyat sekelam ini pun masih bisa sekurangajar ini, mempermainkan dan mempermalukan Bapak begini rupa di televisi. Artinya, Bapak sama sekali tak ada harganya di mata anak-anak bangsat ini. Sudah tak ada lagi kata-kata baik yang pantas dari dua anak bajingan ini. Sadar Pak. Hati-hati dengan makanan, minuman, dan orang-orang di sekitar Bapak. Kami, rakyat, sangat khawatir.
Dokter Tifa725,134 views • 1 year ago

Negaraku rusak berantakan amburadul hancur lebur. Gara-gara ORANG GILA satu ini! Aku hanya bisa minta sama Allah, ya Allah hukumlah orang ini sehina-hinanya di sisa dunianya dan hukumlah sehina-hinanya di akhirat kekal selamanya. Sudah tak terkira remuknya hati ini.
Dokter Tifa544,887 views • 1 year ago