𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾'s banner
𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾'s profile picture

𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾

@LiterasiRakyat • 62,377 subscribers

-🅽⛔ 🅳🅼-

Shorts

Kok ada ya orang yang muka tembok dan tidak tau malu melebih Badak..🤦‍♀️ SBY Jenderal, selesai 2 periode kembali jadi orang biasa, tidak “Gila Raja”, Megawati juga begitu, lengser tidak “Gila Ratu”, kalau orang waras pasti malu, kecuali orang kurap sarap 🤦‍♀️

Kok ada ya orang yang muka tembok dan tidak tau malu melebih Badak..🤦‍♀️ SBY Jenderal, selesai 2 periode kembali jadi orang biasa, tidak “Gila Raja”, Megawati juga begitu, lengser tidak “Gila Ratu”, kalau orang waras pasti malu, kecuali orang kurap sarap 🤦‍♀️

70,622 просмотров

Iran memutuskan utk meluncurkan rudal berbahaya yg dikenal sebagai “Rudal Besi” ke arah Tel Aviv, dan diperkirakan akan mengenai sasarannya dengan mudah dalam beberapa hari mendatang. Jika ini ditanyakan pada Grok, pasti akan disangkal keberadaan “Rudal Besi” ini, dan lucunya Grok akan meng-klaim sebagai pipa. Padahal belum pernah ada pipa yg bentuknya menyerupai Rudal dengan pendorong roket seperti itu. Penggunaan “Rudal Besi” utk pertama kalinya ini akan mengubah pandangan dunia tentang Iran. Jika ini mencapai Tel Aviv, kita tidak lagi hanya melihat konflik lokal, ini adalah pergeseran menuju perang global besar yg sangat mungkin menyeret Rusia dan China ketengah konflik USIS vs Iran, demi mengimbangi respon serta reaksi Amerika dan sekutunya.

Iran memutuskan utk meluncurkan rudal berbahaya yg dikenal sebagai “Rudal Besi” ke arah Tel Aviv, dan diperkirakan akan mengenai sasarannya dengan mudah dalam beberapa hari mendatang. Jika ini ditanyakan pada Grok, pasti akan disangkal keberadaan “Rudal Besi” ini, dan lucunya Grok akan meng-klaim sebagai pipa. Padahal belum pernah ada pipa yg bentuknya menyerupai Rudal dengan pendorong roket seperti itu. Penggunaan “Rudal Besi” utk pertama kalinya ini akan mengubah pandangan dunia tentang Iran. Jika ini mencapai Tel Aviv, kita tidak lagi hanya melihat konflik lokal, ini adalah pergeseran menuju perang global besar yg sangat mungkin menyeret Rusia dan China ketengah konflik USIS vs Iran, demi mengimbangi respon serta reaksi Amerika dan sekutunya.

71,316 просмотров

Menuduh gelar doktor Roy Suryo palsu hanya krn ia mempertanyakan keaslian ijazah si Jokowi dan si Gibran adalah cara paling pengecut dalam berdebat. Ketika tak mampu menjawab pertanyaan, justru orangnya yg diserang. Kalau memang ijazah si Gibran dan bapaknya itu sah, sederhana saja, buktikan. Kalau argumen Roy Suryo keliru, bantah secara ilmiah. Kalau ada kesalahan dalam analisisnya, tunjukkan di mana letak kesalahannya. Tetapi menyerang gelar akademiknya, lalu melempar tuduhan “doktor palsu”, tanpa bukti yg terang dan dapat diverifikasi, itu bukanlah bantahan. Itu hanya pengalihan isu sekaligus diniatkan sbg upaya merusak kredibilitas Roy Suryo. Ironisnya, semakin keras seseorang berusaha membungkam pertanyaan dng serangan personal, semakin kuat pula kesan bhw ia sedang menghindari pertanyaan yg sebenarnya. Kebenaran tdk takut diperiksa. Ijazah yg benar tidak perlu dilindungi dng fitnah. Dan gelar akademik seseorang tdk otomatis menjadi palsu hanya krn pemiliknya berani mempertanyakan sesuatu yg dianggap sensitif. Kalau punya bukti, buka dan perlihatkan. Kalau punya argumen, ajukan dan pertanggungjawabkan. Tetapi kalau yg tersedia hanya cercaan, insinuasi, dan pembunuhan karakter, publik berhak bertanya, Sebenarnya siapa monyet penipu yg takut pada pemeriksaan..?

Menuduh gelar doktor Roy Suryo palsu hanya krn ia mempertanyakan keaslian ijazah si Jokowi dan si Gibran adalah cara paling pengecut dalam berdebat. Ketika tak mampu menjawab pertanyaan, justru orangnya yg diserang. Kalau memang ijazah si Gibran dan bapaknya itu sah, sederhana saja, buktikan. Kalau argumen Roy Suryo keliru, bantah secara ilmiah. Kalau ada kesalahan dalam analisisnya, tunjukkan di mana letak kesalahannya. Tetapi menyerang gelar akademiknya, lalu melempar tuduhan “doktor palsu”, tanpa bukti yg terang dan dapat diverifikasi, itu bukanlah bantahan. Itu hanya pengalihan isu sekaligus diniatkan sbg upaya merusak kredibilitas Roy Suryo. Ironisnya, semakin keras seseorang berusaha membungkam pertanyaan dng serangan personal, semakin kuat pula kesan bhw ia sedang menghindari pertanyaan yg sebenarnya. Kebenaran tdk takut diperiksa. Ijazah yg benar tidak perlu dilindungi dng fitnah. Dan gelar akademik seseorang tdk otomatis menjadi palsu hanya krn pemiliknya berani mempertanyakan sesuatu yg dianggap sensitif. Kalau punya bukti, buka dan perlihatkan. Kalau punya argumen, ajukan dan pertanggungjawabkan. Tetapi kalau yg tersedia hanya cercaan, insinuasi, dan pembunuhan karakter, publik berhak bertanya, Sebenarnya siapa monyet penipu yg takut pada pemeriksaan..?

19,966 просмотров

Lembaga Survey yg selalu menyatakan elektabilitas Ganjar berada diatas Anies menjadi anomali dengan fakta yg terlihat dilapangan. Ini menegaskan bahwa Lembaga Survey hanya memproduksi Kebohongan demi kepentingan Kekuasaan, tak ada lagi etika, dan kredibilitas, apalagi idealisme.

Lembaga Survey yg selalu menyatakan elektabilitas Ganjar berada diatas Anies menjadi anomali dengan fakta yg terlihat dilapangan. Ini menegaskan bahwa Lembaga Survey hanya memproduksi Kebohongan demi kepentingan Kekuasaan, tak ada lagi etika, dan kredibilitas, apalagi idealisme.

118,418 просмотров

Publik memang tidak tau apa yg dilakukan orang didalam kamarnya sendiri. Dan tiap-tiap orang selalu berusaha mengatasi rasa cemas dan takut dng caranya masing-masing. Namun begitu berada di ruang publik, semuanya akan terlihat & dapat dinilai. Apakah prilaku ini wajar/sehat ?

Publik memang tidak tau apa yg dilakukan orang didalam kamarnya sendiri. Dan tiap-tiap orang selalu berusaha mengatasi rasa cemas dan takut dng caranya masing-masing. Namun begitu berada di ruang publik, semuanya akan terlihat & dapat dinilai. Apakah prilaku ini wajar/sehat ?

92,105 просмотров

Sudahkah mirip KAISAR NEGARA NUSANTARA …..? Silahkan koment pendapat kalian gaes…

Sudahkah mirip KAISAR NEGARA NUSANTARA …..? Silahkan koment pendapat kalian gaes…

62,987 просмотров

Setelah Bandung, Palembang, Surabaya, Madura, Jombang, Semarang, Makassar, dan daerah lainnya se-Indonesia kondisinya selalu seperti ini, Hanya kebodohan paling hakiki saja yang mempercayai hasil Survey selalu nomor 3

Setelah Bandung, Palembang, Surabaya, Madura, Jombang, Semarang, Makassar, dan daerah lainnya se-Indonesia kondisinya selalu seperti ini, Hanya kebodohan paling hakiki saja yang mempercayai hasil Survey selalu nomor 3

70,055 просмотров

Asal kalian tahu saja..!! Inggris menolak mentah-mentah undangan Trump untuk bergabung dalam Board of Peace, mereka tidak percaya Trump dan Netanyahu (Zionist Israel) dan tidak berkenan membayar 1 sen pun untuk berkontribusi disana. Bahkan Mahkamah Inggris menyatakan bahwa aktivitas dukungan masyarakat di Inggris terhadap Palestina dan mengutuk pendudukan Israel atas Palestina adalah kegiatan yang sah dan dilindungi oleh undang-undang Inggris. Seperti halnya Inggris, Belanda menolak bergabung BoP. Juru bicara Perdana Menteri Belanda, Dick Schoof menegaskan bahwa kabinet Belanda mengambil sikap untuk tidak bergabung karena masih banyak hal yang belum jelas terkait fungsi pasti dewan tersebut. Keengganan ini sangat sejalan dengan sikap mayoritas negara-negara Uni Eropa yang tidak mendukung Board of Peace. Australia juga menolak atas dasar kekhawatiran yang sama dengan negara-negara Eropa, yaitu bahwa Board of Peace dapat merusak tatanan hukum internasional dan melemahkan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Mereka menolak dan tak rela menyumbang 1 sen pun untuk BoP, padahal negara-negara tersebut tidak berpenduduk mayoritas muslim. Indonesia seperti halnya Arab Saudi menyatakan ikut bergabung, walaupun keduanya belum menyetorkan komitmen iuran 1 Milyar USD. Mumpung belum terlambat dan masih belum menyetor, sebaiknya Indonesia mengikuti sikap sebagian besar negara-negara Eropa yang menolak bergabung dalam BoP buatan Trump dan Netanyahu, apalagi sampai menyetorkan kontribusi 1 Milyar USD.

Asal kalian tahu saja..!! Inggris menolak mentah-mentah undangan Trump untuk bergabung dalam Board of Peace, mereka tidak percaya Trump dan Netanyahu (Zionist Israel) dan tidak berkenan membayar 1 sen pun untuk berkontribusi disana. Bahkan Mahkamah Inggris menyatakan bahwa aktivitas dukungan masyarakat di Inggris terhadap Palestina dan mengutuk pendudukan Israel atas Palestina adalah kegiatan yang sah dan dilindungi oleh undang-undang Inggris. Seperti halnya Inggris, Belanda menolak bergabung BoP. Juru bicara Perdana Menteri Belanda, Dick Schoof menegaskan bahwa kabinet Belanda mengambil sikap untuk tidak bergabung karena masih banyak hal yang belum jelas terkait fungsi pasti dewan tersebut. Keengganan ini sangat sejalan dengan sikap mayoritas negara-negara Uni Eropa yang tidak mendukung Board of Peace. Australia juga menolak atas dasar kekhawatiran yang sama dengan negara-negara Eropa, yaitu bahwa Board of Peace dapat merusak tatanan hukum internasional dan melemahkan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Mereka menolak dan tak rela menyumbang 1 sen pun untuk BoP, padahal negara-negara tersebut tidak berpenduduk mayoritas muslim. Indonesia seperti halnya Arab Saudi menyatakan ikut bergabung, walaupun keduanya belum menyetorkan komitmen iuran 1 Milyar USD. Mumpung belum terlambat dan masih belum menyetor, sebaiknya Indonesia mengikuti sikap sebagian besar negara-negara Eropa yang menolak bergabung dalam BoP buatan Trump dan Netanyahu, apalagi sampai menyetorkan kontribusi 1 Milyar USD.

19,224 просмотров

Saudara sebangsa setanah air, cukuplah sudah bangsa ini terjebak menjadi bahan tertawaan dunia hampir 10 tahun lamanya, apakah masih harus ditambah rasa malu itu menjadi 20 tahun lamanya..? Mari kembalikan derajat dan martabat bangsa Indonesia menjadi bangsa yg pantas dihormati.

Saudara sebangsa setanah air, cukuplah sudah bangsa ini terjebak menjadi bahan tertawaan dunia hampir 10 tahun lamanya, apakah masih harus ditambah rasa malu itu menjadi 20 tahun lamanya..? Mari kembalikan derajat dan martabat bangsa Indonesia menjadi bangsa yg pantas dihormati.

53,904 просмотров

Videos

ADAKAH YANG SEGILA DAN SEBEJAT INI…?
2:12

Sensitive content

This media may contain sensitive content.