Thena's banner
Thena's profile picture

Thena

@Miss_Thena6616,680 subscribers

#CA — ri apa ngab?

Shorts

Berikut versi yang lebih profesional dengan gaya berita media sosial: --- Seorang pedagang tahu asal Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Seso, tepatnya di sekitar RS PKU Muhammadiyah Blora, Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah Mitsubishi Light Truck bernomor polisi K 9031 IS yang dikemudikan AM (47), warga Kabupaten Rembang, dengan Suzuki Carry Pick Up berpelat S 8432 AE yang dikemudikan MS (39), warga Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, Bojonegoro. Di dalam mobil pikap tersebut juga terdapat seorang penumpang perempuan berinisial K (66). Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Blora, Ipda Bayu Destya, insiden tersebut mengakibatkan tiga orang menjadi korban, terdiri dari dua orang mengalami luka-luka dan satu orang meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan. Sementara itu, identitas korban meninggal dunia juga belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang.

Sensitive content

Berikut versi yang lebih profesional dengan gaya berita media sosial: --- Seorang pedagang tahu asal Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Seso, tepatnya di sekitar RS PKU Muhammadiyah Blora, Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah Mitsubishi Light Truck bernomor polisi K 9031 IS yang dikemudikan AM (47), warga Kabupaten Rembang, dengan Suzuki Carry Pick Up berpelat S 8432 AE yang dikemudikan MS (39), warga Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, Bojonegoro. Di dalam mobil pikap tersebut juga terdapat seorang penumpang perempuan berinisial K (66). Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Blora, Ipda Bayu Destya, insiden tersebut mengakibatkan tiga orang menjadi korban, terdiri dari dua orang mengalami luka-luka dan satu orang meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan. Sementara itu, identitas korban meninggal dunia juga belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang.

58,007 次观看

hati hati banget kalau beli jajanan Warung apalagi untuk anak!!!😭😭😭😭 baru banget tadi waktu main ke Icon Mall Bali ada ibu ibu duduk di tangga sambil ngapusin Exp datenya di Fruta Gummy

hati hati banget kalau beli jajanan Warung apalagi untuk anak!!!😭😭😭😭 baru banget tadi waktu main ke Icon Mall Bali ada ibu ibu duduk di tangga sambil ngapusin Exp datenya di Fruta Gummy

76,944 次观看

Videos

Miss_Thena66's profile picture

Toy Story 5 (2026) Sub Indo 1080p

Thena

1,198,554 次观看 • 3 天前

Miss_Thena66's profile picture

Kraken (2025) 1080p

Thena

220,011 次观看 • 2 天前

Miss_Thena66's profile picture

Obsession (2026) Sub Indo Bluray

Thena

216,780 次观看 • 4 天前

The Gentleman Thief (2026) 1080p Sub Indo
1:37:15

Sensitive content

This media may contain sensitive content.

Soulm8te (2026) 1080p Sub Indo
1:39:06

Sensitive content

This media may contain sensitive content.

Miss_Thena66's profile picture

Soulm8te (2026) 1080p Sub Indo

Thena

264,462 次观看 • 6 天前

Evil Dead Burn (2026) 1080p Sub Indo
1:50:31

Sensitive content

This media may contain sensitive content.

Miss_Thena66's profile picture

Evil Dead Burn (2026) 1080p Sub Indo

Thena

64,436 次观看 • 3 天前

Mabuk dan Bawa Parang, Pria di Mimika Tewas Tertancap Puluhan Anak Panah MIMIKA – Seorang pria berinisial G.M.U ditemukan tewas dengan kondisi tubuh tertancap puluhan anak panah di Kelurahan Harapan, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIT. Penemuan jasad korban kemudian dilaporkan ke Polsek Kwamki Narama sekitar pukul 19.00 WIT. Petugas gabungan dari Tim Perintis Sat Samapta bersama personel Polsek Kwamki Narama langsung menuju lokasi kejadian. Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Mimika untuk penanganan lebih lanjut. Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menegaskan, kasus itu merupakan tindak pidana pembunuhan dan tidak dibenarkan dengan alasan apa pun. Menurut Kapolres, peristiwa tersebut bermula ketika korban yang diduga dalam kondisi dipengaruhi minuman keras masuk ke sebuah kompleks warga sambil membawa parang dan membuat keributan. Warga yang merasa terancam kemudian melakukan penyerangan terhadap korban hingga mengakibatkan korban meninggal dunia. “Jadi dia masuk daerah situ dalam kondisi mabuk dan membawa parang dan ngamuk sehingga masyarakat takut dan mereka menyatakan hanya mempertahankan diri. Jadi mereka merasa terancam dan akhirnya membunuh,” kata Kapolres saat ditemui di Polres Pelayanan, Minggu (2/8/2026) dini hari. Kapolres menegaskan, tindakan main hakim sendiri tetap tidak dapat dibenarkan. Menurutnya, apabila warga merasa terancam, seharusnya segera melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. “Kalau memang korban ini mengancam, harusnya lapor ke kami biar kami yang amankan, bukan main hakim sendiri,” tegasnya. Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi lanjutan, personel Polres Mimika akan melakukan penyekatan di wilayah tengah yang menjadi batas antara dua kelompok yang kerap terlibat pertikaian di Distrik Kwamki Narama. Polisi juga memastikan akan melakukan penyelidikan dan mengejar pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut. “Intinya kami tidak membenarkan main hakim sendiri,” pungkas Kapolres.
3:10

Sensitive content

This media may contain sensitive content.

Miss_Thena66's profile picture

Mabuk dan Bawa Parang, Pria di Mimika Tewas Tertancap Puluhan Anak Panah MIMIKA – Seorang pria berinisial G.M.U ditemukan tewas dengan kondisi tubuh tertancap puluhan anak panah di Kelurahan Harapan, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIT. Penemuan jasad korban kemudian dilaporkan ke Polsek Kwamki Narama sekitar pukul 19.00 WIT. Petugas gabungan dari Tim Perintis Sat Samapta bersama personel Polsek Kwamki Narama langsung menuju lokasi kejadian. Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Mimika untuk penanganan lebih lanjut. Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menegaskan, kasus itu merupakan tindak pidana pembunuhan dan tidak dibenarkan dengan alasan apa pun. Menurut Kapolres, peristiwa tersebut bermula ketika korban yang diduga dalam kondisi dipengaruhi minuman keras masuk ke sebuah kompleks warga sambil membawa parang dan membuat keributan. Warga yang merasa terancam kemudian melakukan penyerangan terhadap korban hingga mengakibatkan korban meninggal dunia. “Jadi dia masuk daerah situ dalam kondisi mabuk dan membawa parang dan ngamuk sehingga masyarakat takut dan mereka menyatakan hanya mempertahankan diri. Jadi mereka merasa terancam dan akhirnya membunuh,” kata Kapolres saat ditemui di Polres Pelayanan, Minggu (2/8/2026) dini hari. Kapolres menegaskan, tindakan main hakim sendiri tetap tidak dapat dibenarkan. Menurutnya, apabila warga merasa terancam, seharusnya segera melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. “Kalau memang korban ini mengancam, harusnya lapor ke kami biar kami yang amankan, bukan main hakim sendiri,” tegasnya. Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi lanjutan, personel Polres Mimika akan melakukan penyekatan di wilayah tengah yang menjadi batas antara dua kelompok yang kerap terlibat pertikaian di Distrik Kwamki Narama. Polisi juga memastikan akan melakukan penyelidikan dan mengejar pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut. “Intinya kami tidak membenarkan main hakim sendiri,” pungkas Kapolres.

Thena

16,184 次观看 • 6 天前

没有更多内容可加载