
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)
@PecintaSejarah2 • 32,420 subscribers
Meniti Jalan Menuju Mardhotillah. 🇮🇩 🇵🇸
Shorts
Videos

Kita musti objektif dalam menilai suatu kejadian, terutama dalam peristiwa yang terjadi di Matraman kemarin pagi. Ini bukan soal SDA yang dieksploitasi, melainkan sikap para preman dari timur yang kerap berlaku arogan. Bayangkan saja, sudah geber-geber motor lalu tak terima saat ditegur. Bahkan sampai melakukan sweeping ke gang-gang, tentunya ini menyinggung perasaan orang lain. Tiap kelompok masyarakat memiliki rasa solidaritas, tapi bukan berarti dengan begitu bisa berbuat semaunya. Ini seharusnya bisa menjadi bahan refleksi diri bagi kita semua, dimana bumi dipijak maka disitu langit dijunjung. Jujur saja saat ini sudah ada 3 tersangka pelaku yang diamankan oleh pihak kepolisian, kendati demikian tidak ada jaminan bahwa ketiganya benar-benar aman. Hari-hari yang panjang kedepannya akan penuh dengan tantangan, baik di kantor polisi hingga ke lapas. Bukan sekedar menjalani masa hukumannya, tapi juga musti bertahan diri dari upaya balas dendam kelompok lawannya yang merasa belum puas. Bisa jadi ketiganya akan menghadapi intimidasi hingga kekerasan fisik dari narapidana yang se-suku dengan korban, mengingat rasa sukuisme di lapas begitu kental. Jadi bukan berarti membela pembunuhan, melainkan mengurai permasalahan dari akarnya. Apabila terdapat indikasi bahwa arogansi korban dipicu oleh pengaruh miras, maka permasalahan ini musti disikapi dengan berbagai langkah preventif dari pemerintah. Perda pelarangan peredaran miras musti ditegakkan, karena miras ini adalah salah satu pemicu terjadinya kejahatan. Akibatnya bisa mematik peristiwa yang lebih besar, seperti yang terjadi kali ini. Adapun kemarahan warga tentu tidak akan meledak apabila tidak dipicu atau diprovokasi, apalagi lingkungan tersebut merupakan zona merah yang kerap dilanda tawuran.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)1,129,641 Aufrufe • vor 13 Tagen
3:50
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Sekedar melengkapi bukti agar kita semua bisa merangkai kronologi secara utuh. Ini adalah plot yang sempat hilang dan merupakan bagian penting dari peristiwa yang terjadi di Matraman kemarin pagi, dimana kedua belah pihak terlibat perkelahian alias tawuran. Terlihat dalam video bagaimana pihak preman terus memprovokasi dan melakukan perlawanan dari dalam area pekarangan markas mereka, tidak terlihat upaya untuk meredakan situasi atau berusaha menempuh langkah persuasif guna mencapai perdamaian, kendati permasalahan ini timbul akibat arogansi para preman penunggu lahan. Seiring berjalannya waktu, pihak preman mulai terdesak lantaran jumlah masyarakat yang datang ke TKP semakin meningkat. Selain itu kondisi fisik para preman juga sudah mulai kelelahan dan tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertempuran, akhirnya pintu gerbang berhasil dijebol oleh masyarakat. Lanskap pertempuran berubah total, warlok berhasil menduduki markas para pemain. Sementara para preman yang kelelahan mencoba untuk menyelamatkan diri dengan cara melompati tembok tinggi. Namun upaya tersebut gagal dan 2 orang preman harus menjadi bulan-bulanan warga, satu orang tewas dan seorang lagi mengalami luka parah. Berdasarkan bukti video ini dapat kita simpulkan bahwa memang para preman ini tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan urusan secara kekeluargaan, mereka terus saja melakukan perlawanan. Inilah yang kemungkinan menimbulkan emosi warlok semakin terbakar,
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)126,702 Aufrufe • vor 13 Tagen

Mimin salut dengan kebesaran hati dari Bang Rusdi, meskipun jelas-jelas dagangannya diobrak-abrik dan terluka kakinya, tapi komentarnya sangat menyejukkan. Itulah sebabnya Mimin berharap netizen bisa ikut membantu beliau, meringankan beban yang sedang dipikulnya. Mimin percaya, Bang Rusdi ini orang yang baik, banyak pelanggannya dan tidak pantas diperlakukan sedemikian rupa oleh para preman. Kendati demikian rasanya sangat perlu Mimin mengunggah video yang diambil beberapa saat setelah aksi perusakan yang dilakukan oleh para preman terhadap barang dagangan Bang Rusdi, agar kita tau seperti apa fakta yang terjadi di lapangan. Para preman tersebut datang untuk mencari orang yang menegur rekan mereka lantaran menggeber motor di lingkungan padat penduduk, namun mereka tidak menemukan orang yang dicari, alhasil gerobak dagangan Bang Rusdi yg dirusak. Menurut keterangan para saksi di TKP, gerobak itu sempat digulingkan sehingga lauk pauk berhamburan. Warga yang melihat kejadian tersebut mengejar para pelaku guna meminta pertanggungjawaban, namun pihak pelaku justru melakukan perlawanan. Warlok yang kesal melihat ulah para preman segera melakukan perlawanan balik, hingga para preman tersebut mundur ke markas mereka. Sesampainya di markas, para preman tidak kunjung mengakui kesalahannya apalagi meminta maaf dan memberikan ganti rugi. Mereka justru melakukan perlawanan sambil melontarkan provokasi yang nadanya menantang warga. Bentrokan terus berlanjut dan berakhir pada kekalahan di pihak para preman, seorang preman tewas dan seorang lainnya luka parah. Sisanya berhasil meloloskan diri dengan cara memanjat tembok dan atap rumah warga. Para Tomas turun tangan meredakan situasi, sehingga para preman yang terjebak di atap rumah warga bisa dievakuasi dengan selamat. Situasi mereda setelah aparat kepolisian datang melerai, namun sayangnya pada malam hari datang sekelompok orang membawa Sajam yang mengaku sebagai keluarga dan kerabat korban yang tidak terima dan menuntut balas atas kematian saudara dan rekan mereka. Situasi kembali memanas, warlok mengkonsentrasikan kekuatan guna menghadapi kemungkinan serangan balik dari lawan. Namun situasi tidak berubah menjadi bentrokan antar kedua kelompok, karena langkah sigap dari aparat kepolisian yang menerjunkan setidaknya 1 SSK Brimob dan dibantu oleh pasukan TNI mengamankan situasi.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)68,949 Aufrufe • vor 13 Tagen

Jawaban para peserta kegiatan dibawah ini langsung merontokkan opini yang dinarasikan oleh para buzzer soal #LanjutkanMBG Ini adalah jawaban jujur dari rakyat Indonesia yang langsung didengar oleh telinga Presiden Prabowo, early warning system atas fakta bahwa program MBG akan melumpuhkan ekonomi masyarakat. Kelumpuhan ekonomi yang kelak menimbulkan bencana besar bagi Bangsa Indonesia, dimana isi kas negara secara brutal digondol oleh para politisi rakus, sehingga menghadirkan krisis multidimensi yang jauh lebih berat dibandingkan dengan Krisis Moneter 1997 silam. Diamnya rakyat saat ini bukan karena mereka takut atau setuju melihat perampokan besar-besaran ini, melainkan api dalam sekam yang suatu saat bisa meledak dan menargetkan seluruh pemilik dapur MBG. Penyelewengan dana berkedok program pemenuhan gizi ini adalah bom waktu dengan timer yang berdetak kencang, tak perlu menunggu belasan tahun, dalam waktu dekat akan sangat terasa efek destruktifnya. Runtuhnya nilai tukar rupiah merupakan sinyalemen kuat bahwa selangkah lagi kita akan tiba ke masa-masa sulit, dimana kegelisahan dan penderitaan yang dirasakan oleh rakyat akan menjadi bara api untuk menghanguskan kekuasaan yang telah didominasi oleh para politisi serakah.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)413,924 Aufrufe • vor 3 Monaten

Pemandangan yang sangat indah di Ukraina, setiap pemuda direkrut paksa untuk dijadikan umpan roket dan drone di garis depan. Masifnya jumlah korban tewas menyebabkan militer Ukraina mengalami devisit SDM, sehingga penerapan wajib militer diberlakukan sedemikian rupa. Berbeda dengan di belahan dunia lainnya yang rela menjual sawah warisan Si Mbah untuk bisa jadi tentara, para pemuda Ukraina ini justru berusaha menyembunyikan diri dari pantauan otoritas setempat. Mereka enggan diberikan seragam dan senjata untuk berperang, kendati diberikan sawah berhektar-hektar. Uniknya rakyat Ukraina merasa kebijakan ini sangat tidak masuk akal, namun di sisi lain mereka tetap membiarkan Zelensky mengklaim diri sebagai presiden Ukraina. 🥴
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)35,666 Aufrufe • vor 9 Tagen

Baru terjadi dalam sejarah peradaban manusia, seorang pemimpin menawarkan diri untuk membaca pidato di hadapan publik. Sialnya audiens di depannya tidak sudi mendengarkan pidato tersebut. Konyolnya dia tetap memaksakan diri membaca teks pidato yang sudah disiapkan, memangcing reaksi hadirin sehingga menimbulkan penolakan dari peserta yang hadir dengan cara membuat keriuhan. Dan semua ini ditayangkan secara live, ditonton oleh jutaan manusia. 🙈
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)276,389 Aufrufe • vor 3 Monaten

Ditengah gempuran rudal dan drone dari Iran, militer AS memilih melakukan tindakan heroik yang mereka sebut sebagai 'Penarikan Taktis' seluruh pasukan mereka dari wilayah Uni Emirat Arab. Dengan penuh kebanggaan, militer AS memberikan kepercayaan dan wewenang penuh atas keamanan wilayah tersebut kepada otoritas UEA. Membiarkan tentara UAE menghadapi setiap resiko yang akan terjadi akibat serangan gabungan terhadap Iran yang dilancarkan oleh AS bersama Israel. AS berharap militer UEA berjuang sepenuh hati dalam menghadapi pembalasan dari Iran, menanggung biaya perang dengan kas negara UAE sebagai bentuk loyalitas tanpa batas terhadap kepentingan AS dan Israel.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)432,526 Aufrufe • vor 5 Monaten

Aparat keamanan federal mengidentifikasi 2 orang pelaku yang masing-masing bernama Cain Clark, 17 tahun, dan Caleb Vazquez, 18 tahun. Sementara itu di pihak keamanan jatuh korban tewas bernama Amin Abdullah. Sayangnya aparat keamanan setempat menganggap serangan ini tanpa motif, menutupi fakta bahwa ini adalah satu bentuk terorisme.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)174,090 Aufrufe • vor 2 Monaten

Perang Teluk 1991. George Bush mengatakan kepada Saddam Hussein, apabila tentaranya mundur dari Kuwait maka tentara AS akan menghentikan perang. Setelah Saddam menyetujui, pasukan Iraq keluar dari Kuwait menuju Basra, namun ditengah perjalanan konvoi tersebut dibombardir oleh pesawat AS. Peristiwa keji ini dikenal sebagai 'Highway of Death', menjadi gambaran nyata bagi dunia, begitulah akibatnya jika kita mempercayai ucapan AS maupun zionis. Peristiwa seperti ini juga akan kembali terulang apabila Iran memilih untuk mempercayai AS, seluruh kemampuan militer Iran akan dilucuti dan penjajahan paling mengerikan akan dialami oleh Bangsa Iran. Tidak ada opsi lain bagi Iran kecuali melakukan perlawanan hingga hegemoni AS di teluk hilang, karena jalan negosiasi dan perundingan hanya akan berujung pada pengkhianatan.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)249,179 Aufrufe • vor 4 Monaten

Lain ladang, lain belalang.. Ungkapan yang cocok untuk menggambarkan teknik bertempur yang dilakukan oleh para pejuang dalam rangka mengusir penjajah AS dari negeri yang diinvasi oleh mereka. Pada video sebelumnya kita sudah melihat cara-cara Taliban memanfaatkan amunisi sisa peninggalan Soviet untuk menghadapi agresi dari AS, sekarang kita akan melihat cara yang berbeda diterapkan oleh para pejuang Iraq. Pada tahun 2008 Sadr City dikepung oleh tentara pendudukan AS, untuk menembus blokade tersebut para pejuang Iraq berniat mengirimkan hadiah spesial. Sebuah paket berupa amunisi yang disulap menjadi roket, barang-barang tersebut merupakan sisa masa kekuasaan Saddam Hussein. Paket lalu dikemas secara rapi lengkap dengan bubble wrap, kemudian dikirim menggunakan truk ekspedisi khusus, dimana truk tersebut ditempatkan pada lokasi tertentu di pinggir jalan tol. Uniknya tidak seperti yang biasa kita saksikan dalam perang di Lebanon Selatan maupun di Gaza, roket para pejuang Iraq diluncurkan menggunakan truk barang. Cara memicu ledakkan juga tidak biasa, yakni dengan membakar truk tersebut sehingga apinya mematik sumbu yang terpasang di belakang roket, akibatnya roket meluncur lembut menuju target berupa sebuah markas militer AS. Berkat penghitungan sudut elevasi yang akurat, probabilitas serangan dapat ditingkatkan secara signifikan. Alhasil markas komando pasukan AS berhasil diledakkan, para serdadu AS pun akhirnya merasakan bagaimana nikmatnya menjadi barbeque tanpa dilumuri saus. Tercatat pada peristiwa tersebut 4 orang tentara AS berhasil dipulangkan ke negaranya dalam kondisi tubuh matang sepenuhnya dan dikemas dengan peti berbalut bendera negaranya. Selain itu belasan tentara AS berhasil dipaksa untuk menikmati sisa umurnya dengan liburan panjang ke negaranya lengkap dengan fasilitas alat bantu berjalan untuk seumur hidupnya. Banyak diantara pasukan AS yang kembali dari medan perang Iraq mengalami depresi berat, beberapa diantaranya bahkan lebih memilih untuk mengakhiri umurnya dengan jalan pintas yang cukup mengenaskan.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)127,970 Aufrufe • vor 3 Monaten

Sementara itu JD Vance menjawab tudingan dari entitas zionis yang menyalahkan langkah Trump. Dia menegaskan bahwa sepertiga kekuatan militer AS sudah dikerahkan untuk melindungi negara zionis, itu sudah lebih dari cukup dan hal yang sangat istimewa. Vance juga menegaskan bahwa penandatanganan kesepakatan dengan Iran adalah hal yang sudah benar dan sesuai dengan aspirasi masyarakat AS, hal ini seharusnya diapresiasi oleh entitas zionis. 😁
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)67,587 Aufrufe • vor 1 Monat

Sebuah pemandangan indah menghiasi perairan Selat Hormuz setelah sebuah kapal kargo raksasa yang terafiliasi dengan zionis disapa lembut oleh IRGC, tak cukup sampai di situ IRGC juga menyalakan api unggun di atas geladak kapal tersebut. Kapal kargo yang diduga kuat mengangkut sejumlah besar comro dan misro ini mendapatkan hadiah istimewa setelah berusaha melanggar pembatasan yang telah ditetapkan oleh otoritas Iran, sebuah kehormatan yang gagal diraih oleh ribuan kapal lain di Selat Hormuz. Setelah pesta api unggun di dek kapal tersebut berakhir, otoritas Iran mengundang kapal beserta awaknya untuk beristirahat di perairan Iran. Kemungkinan besar seluruh muatan yang ada di kapal tersebut akan diakuisisi oleh otoritas Iran sebagai bentuk rasa terimakasih mereka kepada AS dan zionis.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)132,722 Aufrufe • vor 3 Monaten

Ada fakta lain yang baru terungkap, ternyata IRIS Dena ditembak dari belakang. Tak cukup sampai disitu, melihat kapal Iran itu meledak dan terbakar, kapal selam AS bukan hanya tidak menolong tapi justru menembakkan torpedo untuk kedua kalinya. Fakta ini terungkap setelah pihak otoritas Sri Lanka merilis video resmi tentang kronologi tenggelamnya kapal IRIS Dena. Berikut ini videonya:
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)129,864 Aufrufe • vor 5 Monaten

Sesuai janji IRGC, bahwa kini pertempuran sudah memasuki masa kritis sehingga intensitas rudal yang dikirim ke Tel Aviv akan terus meningkat. IRGC sudah memperingatkan agar para pemukim haram segera mengungsi, karena shelter-shelter bukan lagi tempat yang aman untuk bersembunyi. Namun sayangnya Netanyahu dan Trump menyampaikan informasi palsu, sehingga para pemukim zionis mengabaikan apa yang telah disampaikan oleh otoritas Iran. Netanyahu dan Trump sengaja membawa para penduduk zionis kedalam jebakan, membiarkan mereka menjadi sasaran empuk rudal-rudal Iran.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)99,117 Aufrufe • vor 4 Monaten