
Video & Arsip Sejarah
@VideoSejarah • 188,161 subscribers
Time capsule
Shorts
Videos

12 Mei 1998, empat mahasiswa Universitas Trisakti ditembak mati di kampus mereka saat melakukan demonstrasi menuntut reformasi. Tragedi Trisakti ini menyulut gelombang kerusuhan Mei 1998. Sembilan hari kemudian Presiden Soeharto menyatakan berhenti dari jabatannya. 📽️ BBC
Video & Arsip Sejarah2,142,389 次观看 • 1 个月前

Pagi 21 Mei 1998, Presiden Soeharto menyatakan berhenti dari jabatannya. Euforia menyelimuti rakyat yang akhirnya akan memiliki pemimpin baru setelah 32 tahun. Namun, demonstran masih tidak puas karena penggantinya adalah B. J. Habibie yang dekat dengan Soeharto. 📽️ ITN
Video & Arsip Sejarah1,187,969 次观看 • 1 个月前

13 Mei 1998, kerusuhan mulai pecah di Jakarta, dan memuncak esok harinya. Penjarahan, pembakaran, perusakan, dan penyerangan terjadi di mana-mana. Presiden Soeharto yang berada di Mesir mempercepat kepulangannya. Ia tiba di Jakarta pada 15 Mei, disambut kota yang terbakar.
Video & Arsip Sejarah337,584 次观看 • 1 个月前
2:28
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Salah satu kritik dalam kerusuhan Mei 1998 adalah lambatnya respon ABRI. Pada puncak kerusuhan tanggal 14, Panglima ABRI Wiranto malah membawa pejabatnya berangkat ke Malang untuk upacara. Setelah Presiden Soeharto pulang dari Mesir, barulah ABRI bergerak memadamkan kerusuhan. Seolah ada pembiaran kerusuhan sebagai prakondisi untuk memaksa mundurnya Soeharto. TGPF menyebutkan bahwa kerusuhan tidak terjadi secara spontan, melainkan ada provokator yang datang dengan truk, memicu massa untuk menjarah atau membakar, lalu menghilang begitu saja. Saksi mata di beberapa mal yang terbakar melaporkan melihat pria-pria berambut cepak, berbadan tegap, dan menggunakan sepatu bot militer yang memandu massa untuk menjebol pintu mal atau menyiramkan bensin. Seperti tragedi di Plaza Sentral Klender yang menewaskan ratusan orang, saat mereka masuk dan menjarah, mal dibakar dan dikunci dari luar. Para pemimpin militer yang bersaing saat itu, yaitu Panglima ABRI Wiranto dan Panglima Kostrad Prabowo Subianto sama-sama membantah bahwa mereka merencanakan atau membiarkan kerusuhan.
Video & Arsip Sejarah190,287 次观看 • 1 个月前

Persidangan terhadap Ketua Umum PRD Budiman Sudjatmiko pada Desember 1996. Budiman didakwa melakukan tindakan subversif, merongrong kewibawaan pemerintah, dan berupaya menggulingkan kekuasaan yang sah. Ia divonis 13 tahun penjara. Usianya baru 26 tahun saat itu. Saat Soeharto jatuh ia ditawari grasi oleh Presiden Habibie, namun ia tolak. Alasannya, menerima grasi berarti mengaku bersalah. Akhirnya, Budiman menerima amnesti dari Presiden Abdurrahman Wahid dan bebas pada Desember 1999.
Video & Arsip Sejarah16,357 次观看 • 4 天前

Sekitar 100 ribu orang memadati Stadion Utama GBK di Jakarta pada 1968. Mereka antusias ingin menyaksikan pertarungan gladiator manusia melawan singa, pertama di Indonesia. Sang gladiator, Bandot Lahardo, adalah seorang pegulat dan pemain sirkus yang sudah berpengalaman.
Video & Arsip Sejarah1,882,190 次观看 • 2 年前

Pernikahan massal tahanan politik di Pulau Buru tahun 1977. Mereka ditahan bertahun-tahun karena diduga terlibat PKI, walau tanpa melalui proses peradilan formal. Para tahanan didorong untuk menikah atau membawa keluarganya ke Pulau Buru, dan menetap di sana secara permanen. Fakta bahwa wartawan didatangkan untuk meliput adalah bahwa ini merupakan etalase Pulau Buru, bagian yang ingin diperlihatkan oleh rezim Orde Baru. Bahwa para tahanan tidak disiksa dan tetap mendapat hak-hak dasarnya, bahkan diperkenankan menikah. Bersamaan dengan itu, dimulai pula pembebasan besar-besaran para tapol ke daerahnya masing-masing pada 1977-1979. Kombinasi dari tekanan internasional dan domestik membuat rezim Orde Baru akhirnya membebaskan ribuan tapol setelah menahan mereka bertahun-tahun. Pernikahan massal ini adalah bagian dari upaya resettlement, agar para tahanan tidak kembali ke daerah asalnya di Jawa, dan menetap di Pulau Buru. Bagi yang tetap memilih kembali pun akhirnya menghadapi diskriminasi dan pengucilan luar biasa, bahkan KTP mereka diberi kode khusus ET (Eks-Tapol). Rezim Orde Baru memelihara ketakutan terhadap komunisme untuk tetap dapat berkuasa, dengan mengorbankan Eks-Tapol yang harus menanggung cap buruk seumur hidup. 📽️ Reuters
Video & Arsip Sejarah64,477 次观看 • 1 个月前