
risa-!
@biduanssa • 11,519 subscribers
midwife👐 edukasi, sharing pengalaman, dan random
Shorts
Videos
0:46
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

cewe-cewe jangan takut plis!!! kita sbg cewe emg bakal sering interaksi sm alat yang mirip moncong bebek itu!! namanya spekulum. gk cmn buat KB IUD, tp klo udah nikah tiap 3thn cewe harus pap smear buat deteksi dini kanker serviks. gmn cara pakenya itu alat? liat video pemasangan KB IUD ini ya!! diawal kelihatan kan, spekulum yang dipasang di vagina buat ngebuka jalan. terus, dokter / bidan bakal masukin tabung tipis banget lewat leher rahim (serviks). begitu tabung tipisnya nyampe di dalam rahim, pendorongnya ditarik, dan otomatis sayap IUD-nya bakal ngebuka ngebentuk huruf T. gitu doang bisa bikin egk hamil? yapp!! video itu ngasih liat gimana sperma-sperma langsung lemes dan gak bisa berenang naik begitu dapet efek dari IUD ini. alhasil, sperma gagal ketemu sel telur, dan kehamilan pun gak bakal terjadi.
risa-!1,846,148 Aufrufe • vor 1 Tag

istrinya kaya pabrik aja:( tiap tahun launching baby. istrinya kelahiran 1990, anak pertama lahir 2006, berarti ibunya hamil pertama usia 16th. jarak masing2 anak rata2 cuman setahun, bener-bener gak ada jedanya:( sekarang lagi hamil anak ke 14 15(kembar). ya allahh.....
risa-!3,614,231 Aufrufe • vor 26 Tagen
0:24
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

So blessed is Allah, the best of creators. Pernah kepikiran gak kenpa organ tubuh kita gak turun ke bawah mengikuti gravitasi? Salah satu alasan kenapa organ kita ttp brada di posisinya yaitu otot panggul berperan sbg lantai pondasinya. Gampangnya, dasar panggul itu seperti "trampolin" atau jaring otot kuat yang membentang di bagian paling bawah rongga perut kita. Kalau organ-organ di atas (seperti kandung kemih dan rahim) ditarik gravitasi ke bawah, otot inilah yang menjadi lantai fondasi untuk menopang dan menahan semuanya agar tidak merosot keluar. Selain jadi penopang, otot ini juga berfungsi seperti "keran" yang kita kencangkan saat sedang menahan buang air kecil atau besar.
risa-!2,578,326 Aufrufe • vor 1 Monat
0:39
Sensitive content
This media may contain sensitive content.
1:32
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Ngotot ngaku seperti Bunda Maria: Gak pernah keluar rumah, gak pernah berhubungan intim, tapi hamil 3 bulan. Dirumah cuma tinggal bareng anak laki-lakinya yang berusia 16th. Terus siapa yang menghamili? Dokternya gemes sama jawaban ibunya. Sebaiknya kalo lagi periksa jujur aja, nakes gak ada hak buat menghakimi kok.
risa-!755,136 Aufrufe • vor 2 Monaten
1:57
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

ngakunya gak pernah berhubungan badan, gak mungkin bisa hamil. ternyata maen gesek-gesek doang😰
risa-!247,594 Aufrufe • vor 1 Monat

"berisik banget teriak-teriak gitu, emang sesakit itu melahirkann?" IYAA SAKITTT BANGETTTTTT!! tapi kalo bumil yang tau cara mengontrol rasa sakitnya mgkin ga akan teriak2, justru teriak2 lah yg buat tenaga ibunya habis. dan saat waktunya mengejan malah gak kuat. lahiran tuh butuh tenaga di perut bawah ya, bukan di tenggorokan. knp sih bisa sesakit itu? pada fase menjelang melahirkan, rahim akan berkontraksi secara intens, teratur, dan semakin kuat untuk membuka jalan lahir. rasa mulas dan nyeri yang luar biasa ini sering kali memicu respons alami tubuh berupa teriakan atau erangan jika tidak dikelola dengan teknik pernapasan yang baik. apalagi klo kyk yg di video, masih remaja. pada usia remaja, kesiapan mental, psikologis, dan pengetahuan tentang proses persalinan biasanya masih sangat minim. rasa takut, syok karena baru pertama kali merasakan nyeri sehebat itu, dan kepanikan emosional membuatnya lebih sulit untuk mengontrol diri dan mengikuti instruksi dari bidan
risa-!65,725 Aufrufe • vor 20 Tagen

dari kasus yang rame kemaren ttg ibu yang melahirkan sampai belasan kali tuh bisa menyebabkan terjadinya turun peranakan atau turun bero lohh. untuk memahami mengapa melahirkan belasan kali hampir pasti berdampak pada "turun peranakan", kita harus melihat tubuh ibu sebagai sebuah sistem mekanis yang bekerja melampaui batas normalnya. 1. Kelelahan Mekanis Jaringan (The "Rubber Band" Effect) bayangin otot dasar panggul dan ligamen (jaringan ikat) penyangga rahim seperti sebuah karet gelang. • di kehamilan 1-3: Karet meregang, tapi setelah melahirkan, ia masih punya daya elastisitas untuk kembali ke bentuk semula. • tapi kalo melahirkan belasan kali: Karet tersebut diregangkan secara ekstrem sebanyak belasan kali dalam jangka waktu bertahun-tahun. Pada titik ini, karet kehilangan daya pegasnya (overstretched). Jaringan ikat tersebut tidak lagi elastis, melainkan menjadi longgar secara permanen. Akibatnya, rahim tidak lagi memiliki "jangkar" yang kuat untuk tetap berada di posisinya. 2. Tekanan Intra-Abdominal yang Berulang Setiap kali seorang ibu hamil, tekanan di dalam perut meningkat drastis. • beban rahim: Pada kehamilan yg udah belasan, rahim biasanya lebih cepat membesar karena otot perut sudah kendur dari kehamilan sebelumnya. • proses mengejan (Labor): Mengejan adalah tekanan fisik paling berat bagi dasar panggul. Melakukan proses pushing selama belasan kali persalinan memberikan beban akumulatif yang merusak saraf panggul (pudendal nerve). Jika saraf ini rusak, otot panggul tidak bisa lagi berkontraksi dengan kuat untuk menahan organ di dalamnya.
risa-!63,165 Aufrufe • vor 25 Tagen

Gak nyangka kalo tradisi ini masih ada, dan pake batuuuu???!! Kirain cuman mitos, ternyata setelah diceritain sama salah satu pasien aku jd nyari tau ttg tradisi ini. Namanya "Tradisi Gebrak Bayi" Kalo kalian punya bayi masih pengen ngelakuin tradisi ini gaaakk??? Btw bahaya gak sihh? Apa itu gebrak bayi?? Gebrak Bayi dilakukan dengan cara memukulkan benda atau terkadang tangan kosong ke lantai/ tempat tidur di dekat posisi bayi hingga menimbulkan suara dentuman yang cukup keras. Tujuannya apasihh? Nah menurut masyarakat Jawa tradisi ini bermanfaat untuk: - melatih jantung dan mental (agar tidak kaget) -menghilangkan sifat lembek -dan dipercayai membantu pernafasan bayi TAPI TAPI TAPIIIIII Meskipun ini adalah tradisi turun-temurun, secara medis disarankan untuk sangat berhati-hati. Pendengaran bayi sangat sensitif dan sistem sarafnya masih dalam tahap perkembangan awal. Jika ingin melakukan tradisi ini sebagai simbol penghormatan budaya, sebaiknya volume suara tidak berlebihan dan tidak dilakukan tepat di dekat lubang telinga bayi untuk menghindari risiko kerusakan pendengaran.
risa-!74,072 Aufrufe • vor 1 Monat

Admiring the Almighty’s creation✨️ Pernah kepikiran gak tulang-tulang kita kopong juga gak ya kaya tulang-tulang hewan yang dijadiin makanan? Video ini memperlihatkan cross-section/ potongan melintang dari kaki manusia. Ternyata, isi di dalam tubuh kita nggak se-padat yg ku bayangin jir. Here’s the breakdown: > Bone is a Living Sponge: Tulang kita bukan cuma benda keras kayak batu. Bagian dalamnya berongga (trabecular bone) dan terlihat seperti spons. Ini supaya kaki kita tetap ringan tapi super strong untuk menopang berat badan. > The Power of Joints: Kamu bisa lihat celah-celah halus di antara tulang—itu adalah sendi. They are the ultimate shock absorbers yang bikin kita bisa lari, loncat, sampai jinjit tanpa merasa sakit. Blood & Life: Di dalam rongga-rongga itulah nutrisi mengalir lewat pembuluh darah. Ini alasan kenapa tulang bisa "sembuh" sendiri kalau retak. Our body is basically a self-healing machine!
risa-!23,850 Aufrufe • vor 1 Monat
Keine weiteren Inhalte verfügbar