
CREEPY ROOM
@creepyroom • 94,229 subscribers
Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.
Shorts
Videos

Taufik Hidayat Ditangkap Bandung – Pelarian Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan berat terhadap kekasihnya, Yuvita Tri Rezeki (29), akhirnya berakhir di tangan aparat kepolisian. Pria yang sempat menjadi buronan tersebut berhasil ditangkap oleh jajaran Polda Jawa Barat setelah dilakukan pengejaran intensif pasca-terungkapnya kasus kekerasan yang diduga berlangsung selama tiga tahun di sebuah rumah indekos di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersangka dikonfirmasi langsung oleh Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, pada Selasa (23/6/2026). Menurutnya, tim penyidik yang menangani perkara tersebut telah berhasil mengamankan Taufik setelah melakukan serangkaian upaya pelacakan di wilayah Bandung Raya. “Membenarkan saja sudah ditangkap. Gitu aja ya,” ujar Hendra saat dikonfirmasi di Bandung. Meski memastikan tersangka telah diamankan, pihak kepolisian masih belum mengungkap secara rinci lokasi penangkapan maupun kronologi pengejaran. Hal itu dikarenakan proses pemeriksaan terhadap tersangka masih berlangsung guna mendalami seluruh aspek perkara, termasuk motif dan kemungkinan adanya tindak pidana lain yang menyertai kasus tersebut. Hendra hanya menyebut bahwa Taufik ditangkap di salah satu wilayah Bandung Raya. Kepolisian berjanji akan menyampaikan informasi lebih lengkap dalam konferensi pers resmi yang dijadwalkan dalam waktu dekat. “Di daerah Bandung Raya (ditangkapnya),” tambahnya. Kasus ini sebelumnya menyita perhatian publik setelah terungkap dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dialami Yuvita Tri Rezeki di dalam sebuah kamar indekos. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga mengalami berbagai bentuk kekerasan fisik dalam kurun waktu yang panjang hingga menyebabkan luka serius, gangguan kesehatan permanen, serta trauma mendalam. Peristiwa tersebut disebut berlangsung secara tertutup selama bertahun-tahun tanpa diketahui warga sekitar. Kondisi korban yang memprihatinkan baru terungkap setelah berhasil mendapatkan pertolongan dan kasusnya dilaporkan kepada pihak berwenang. Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan Taufik Hidayat sebagai tersangka dan menjeratnya dengan Pasal 466 dan Pasal 446 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Kedua pasal tersebut berkaitan dengan dugaan perampasan kemerdekaan seseorang dan penganiayaan yang mengakibatkan penderitaan serius bagi korban. Selain itu, penyidik masih terus mendalami kemungkinan penerapan pasal tambahan. Langkah tersebut dilakukan mengingat dampak yang dialami korban disebut sangat berat, termasuk dugaan kebutaan, luka permanen, serta trauma psikologis yang membutuhkan penanganan jangka panjang. Hingga kini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi selama masa penyekapan serta memastikan seluruh pihak yang mungkin terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
CREEPY ROOM711,018 просмотров • 25 дней назад
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Gadis Hilang Tersapu Ombak di Apparalang Bulukumba Ditemukan Tewas, Sempat Melambaikan Tangan Minta Tolong Selengkapnya:
CREEPY ROOM254,773 просмотров • 1 месяц назад

3 hal yang tidak mungkin bisa dilakukan: 1. Menghapus korupsi. 2. Melunasi hutang negara. 3. Mencoba membuka rahang buaya.
CREEPY ROOM1,822,878 просмотров • 1 год назад
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

TIGA PEKERJA PERCETAKAN DI KALIBARU DI-RANTAI DAN DISEKAP 21 HARI, KELUARGA KORBAN TURUT DIPERAS! Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap tiga karyawan sebuah usaha percetakan di kawasan Kalibaru, Senen, Jakarta Pusat, menjadi sorotan publik setelah video inspeksi mendadak (sidak) yang memperlihatkan kondisi para korban viral di media sosial. Peristiwa tersebut diduga berlangsung selama 21 hari dan kini mendapat pendampingan hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Forum Pemuda Kalbar. Berdasarkan informasi yang beredar, kasus ini bermula ketika salah seorang karyawan diduga melakukan pencurian. Karyawan tersebut disebut meminta dua rekan kerjanya menjual barang yang belakangan diketahui merupakan hasil pencurian. Kedua rekan tersebut mengaku tidak mengetahui asal-usul barang yang dijual. Alih-alih menyerahkan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum, pemilik usaha diduga mengambil tindakan sendiri. Ketiga karyawan itu disebut diborgol, dikurung di dalam sebuah gudang sempit, serta kaki mereka dirantai menggunakan besi yang digembok sehingga tidak dapat bergerak bebas. Kondisi para korban disebut sangat memprihatinkan. Mereka mengaku tidak diberi makan selama tiga hari berturut-turut pada awal masa penyekapan. Salah seorang korban bernama Adit juga mengaku mengalami kekerasan fisik berupa pemukulan yang diduga dilakukan oleh seorang mandor produksi bernama Alex. Tidak hanya itu, pihak keluarga korban juga mengaku mendapat tekanan. Menurut keterangan yang beredar, orang tua masing-masing korban diduga diminta menyerahkan uang sebesar Rp50 juta sebagai syarat penyelesaian persoalan tersebut. Kasus ini memicu perhatian luas karena tindakan menyekap, merampas kebebasan seseorang, melakukan kekerasan fisik, hingga dugaan pemerasan merupakan perbuatan yang dapat diproses secara pidana apabila terbukti. Di sisi lain, dugaan pencurian yang menjadi awal peristiwa juga seharusnya diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku, bukan dengan tindakan main hakim sendiri. Hingga kini, LBH Forum Pemuda Kalbar menyatakan telah mengawal kasus tersebut agar dapat diusut secara tuntas melalui proses hukum. Sementara itu, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak terlapor terkait kronologi maupun tuduhan yang beredar. Proses penyelidikan diharapkan dapat mengungkap fakta secara menyeluruh dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat.
CREEPY ROOM79,476 просмотров • 21 дней назад
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

⚠️ PERINGATAN: KONTEN SENSITIF Pria di Wonosobo Ditemukan Tewas Gantung Diri di Jembatan Tempursari. WONOSOBO - Suasana evakuasi seorang pria yang ditemukan tewas gantung diri di sebuah jembatan di Dusun Karangsambo, Desa Tempursari, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Selasa (14/1/2025). Kasubsi Penjas Sie Humas Polres Wonosobo, Aipda Nanang DP Wibowo, mengonfirmasi kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. "Warga digegerkan dengan penemuan mayat tergantung di jembatan menggunakan tali tambang sepanjang 3 meter berwarna putih," jelas Nanang. Korban diketahui berinisial TR (50), warga Desa Tempursari. Saat ditemukan, korban mengenakan jaket biru, kaos biru, dan celana jeans biru. Dalam saku jaket korban ditemukan sebuah surat pesan untuk keluarga. Penemuan pertama kali dilaporkan oleh seorang warga yang tinggal di dekat jembatan. Warga segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Petugas yang tiba di lokasi bersama warga segera mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah untuk pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas Sapuran. "Hasil pemeriksaan menunjukkan lilitan tali melingkar di leher korban, dengan lebar sekitar 2 sentimeter. Dugaan sementara, korban mengalami dislokasi tulang akibat gantung diri," ungkap Nanang. Hingga kini, alasan korban diduga mengakhiri hidupnya belum diketahui. Keluarga korban menyatakan bahwa TR tidak pernah menunjukkan tanda-tanda mencurigakan sebelumnya. "Keluarga menerima kematian korban dan menolak dilakukan otopsi lebih lanjut, dengan surat pernyataan terlampir," tutup Nanang. Kejadian ini menggegerkan warga setempat dan menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental di masyarakat. • TRIBUNJATENG. COM
CREEPY ROOM1,874,068 просмотров • 1 год назад
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

⚠️ PERINGATAN: KONTEN SENSITIF Terjebak di Rumah Saat Banjir, Ibu dan Anak di Sukabumi Ditemukan Meninggal Saling Berpelukan. SUKABUMI - Seorang anak dan ibu yang hilang saat banjir di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat Kamis (6/3/2025) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Anak dan ibu tersebut ditemukan dalam kondisi berpelukan, Jumat (7/3/2025). Korban anak bernama Nurul berumur tiga tahun, sedangkan ibunya Santi alia Zahra berumur 40 tahun. Korban terjebak di dalam rumah kondisi banjir dan hujan besar. Kasi Operasi Kantor SAR Jakarta, Ahmad Rizkiansyah mengungkapkan, setelah berupaya pencairan korban dari material rumah yang roboh, kedua korban ditemukan pukul 13.30 WIB. "Kedua korban bisa ditemukan bersama-sama, keduanya saling berpelukan dalam kondisi sudah meninggal dunia," ujarnya, kepada awak media. Menurut informasi dari saksi bahwa ibu dan anak ini menjadi korban banjir, keduanya tidak bisa menyelamatkan diri. Pasalnya air sudah tinggi. "Ini pada saat airnya memang sudah tinggi dengan arus yang sangat deras itu ibu dan anak masih di dalam rumah belakang rumah pada saat airnya mulai menghantam rumah tersebut ibu dan anak ini terjatuh," jelasnya. Saat ini tim Basarnas bersama dengan unsur petugas gabungan dan relawan masih berupaya mencari korban lainnya. "Secara keseluruhan data yang kita punya kita masih mencari ada lima orang lagi longsor di daerah Lengkong dengan satunya di Simpenan," tutupnya. (*) Penulis: Dian Herdiansyah Sumbt : TRIBUN NEWS
CREEPY ROOM1,590,797 просмотров • 1 год назад
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

⚠️ TRIGGER WARNING ⚠️ • PEMBUNUHAN SATU KELUARGA DI NGANCAR KEDIRI JATIM, 3 MENINGGAL, 1 KRITIS Warga Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri digegerkan dengan penemuan tiga jenazah di dalam rumah dengan kondisi bersimbah darah, Kamis (5/12/2024). Tiga jenazah tersebut yakni Agus Komarudin (38 tahun) Kristina (34 tahun), Christian Agusta Wiratmaja Putra (9 tahun), ketiganya merupakan satu anggota keluarga. Selain tiga jenazah itu, ada satu korban yang masih hidup yakni Yordaniel (8 tahun) yang saat ini dibawa ke RSUD SLG untuk menjalani perawatan. *Kronologi penemuan jenazah Diketahui Pada hari Kamis tanggal 5 Desember 2024 pukul 08.30 WIB saat saksi-saksi mau mendatangi Rumah Sdr. AGUS KOMARUDIN(38) seorang guru. Karena korban Sdr. AGUS KOMARUDIN tidak datang ke sekolah SDN 1 Babatan Ngancar Kediri padahal izinnya cuma 1 hari tidak masuk yaitu pada hari Rabu, 4 Desember 2024. Karena tidak bisa di hubungi saksi-saksi akhirnya datang ke Rumah Sdr. AGUS KOMARUDIN. Pada saat tiba di lokasi rumah Sdr. AGUS KOMARUDIN dalam keadaan tertutup pintunya. Pada saat di ketok-ketok pintunya tidak ada yang keluar. Akhirnya salah satu keluarga Korban yang bernama Sdr. SUPRIONO membuka lewat Jendela kamar dan ada bekas darah di atas kasur namun tidak berani masuk. Dan salah satu saksi melihat dari lubang tembok kayu di dapur ada tangan tergeletak di lantai dapur yg diduga tangan Sdri. KRISTIANI, 34 tahun, Guru. Setelah itu keluarga korban menghubungi perangkat desa Pandantoyo Ngancar Kediri dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngancar Polres Kediri. Dari olah TKP 2 korban tergeletak di dapur dengan berlumuran darah (AGUS KOMARUDIN dan KRISTINA), satu korban tergeletak di ruang tengah dengan berlumuran darah (CHRISTIAN AGUSTA WIRATMAJA Putra) dan satu korban masih hidup tergelatk di kamar tengah (SAMUEL PUTRA YORDANIEL) dirawat di RSUD SLG Kediri Jawa Timur. *Identitas Korban 1. AGUS KOMARUDIN,Lk, 38 tahun, Guru, Almat Dsn.Gondanglegi Rt.02 Rw.05 Ds. Pandantoyo Kec. Ngancar Kab. Kediri 2. KRISTINA,Pr, 34 tahun,Guru,Alamat SDA 3. CHRISTIAN AGUSTA WIRATMAJA PUTRA,LK,9 Tahun,Pelajar,Alamat SDA 4. SAMUEL PUTRA YORDANIEL,LK, 8 Tahun, Alamat SDA Masih hidup). Hingga berita ini ditulis, petugas masih terus melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.
CREEPY ROOM1,828,369 просмотров • 1 год назад
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

⚠️ PERINGATAN: KONTEN SENSITIF Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Hutan Bakau Pulau Sungkup, Karimun. KARIMUN – Warga dikagetkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di kawasan Hutan Bakau, Pulau Sungkup, Desa Tulang, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, pada Rabu sore, 15 Januari 2025. Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan, di mana hampir seluruh tubuhnya telah menjadi kerangka. Hingga saat ini, identitas serta jenis kelamin korban belum berhasil diidentifikasi. Mayat misterius tersebut telah dilakukan evakuasi ke RSUD Muhammad Sani oleh Tim Gabungan dari Satpolairud Polres Karimun, Polsek Balai dan Basarnas Karimun, guna identifikasi lebih lanjut.
CREEPY ROOM1,468,021 просмотров • 1 год назад
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

⚠️ PERINGATAN: KONTEN SENSITIF - PENEMUAN MAYAT MENGAPUNG - KARIMUN – Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di kawasan hutan bakau perairan Pulau Mudu, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, pada Senin (3/3/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki dan saat ditemukan, kondisinya sebagian besar telah menjadi tengkorak. Selain itu, mayat laki-laki itu juga masih mengenakan pakai warepack berwarna orange. Mayat pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang tengah melaut di sekitar lokasi kejadian. Setelah melihat jasad itu, nelayan tersebut segera melaporkan temuannya kepada Satpolairud Polres Karimun. Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui. Pihak kepolisian masih menunggu hasil identifikasi dari Satreskrim Polres Karimun guna mengungkap identitas dan kemungkinan penyebab kematian. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan. • TELEGRAM:
CREEPY ROOM1,193,467 просмотров • 1 год назад
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Kecelakaan mengerikan terjadi di Jalan Hasyim Asyari, Cipondoh, Tangerang pada Kamis (31/10/2024) sore. Sebuah truk tronton menabrak 16 mobil, termasuk sejumlah sepeda motor. Bukannya bertanggung jawab, sopir truk tronton tersebut melarikan diri sejauh 11,7 kilometer.
CREEPY ROOM1,343,943 просмотров • 1 год назад
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

MENCEKAM!!! Seorang kakek yang sedang mencari rumput diserang secara brutal oleh seorang anak jalanan di kawasan Glagahan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Peristiwa pembacokan itu terjadi di tepi Jalan Raya Surabaya–Madiun pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Korban diketahui bernama Mucksin (70), warga Dusun Kalangan, Desa Kalangsemanding. Pagi itu ia tengah mencari rumput di pinggir jalan sambil membawa sabit. Namun secara tiba-tiba seorang pria yang diduga anak jalanan mendekati korban, merampas sabit yang dipegangnya, lalu langsung menyerang dengan membabi buta. Pelaku diketahui bernama M Tomi Irfan (20), warga Kediri. Menurut Rohman (42), saksi mata di lokasi, kejadian berlangsung sangat cepat. Korban sempat berteriak meminta pertolongan ketika pelaku mulai mengayunkan sabit ke arah tubuhnya. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek serius di bagian ibu jari, telapak tangan kanan, serta kaki, hingga bersimbah darah di lokasi kejadian. Warga yang menyaksikan peristiwa itu segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, pelaku yang sempat melawan saat hendak diamankan justru memicu kemarahan warga. Ia pun sempat dihajar hingga babak belur di pinggir jalan sebelum akhirnya diamankan. Tak lama kemudian, petugas kepolisian datang ke lokasi dan mengamankan pelaku. Saat ini pelaku telah dibawa ke Puskesmas Perak untuk mendapatkan perawatan akibat luka yang dideritanya, sementara pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap motif penyerangan tersebut.
CREEPY ROOM277,093 просмотров • 4 месяцев назад
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

⚠️ TRIGGER WARNING ⚠️ Nasib tragis dialami Wu Yang, pekerja asal China tewas mengenaskan tertimpa plat besi di Kawasan Industri Kendal (KIK). Pria 29 tahun itu meninggal dunia akibat tali crane yang digunakan memindahkan plat bordes putus. Lalu plat bordes itu menimpa kepala Wu Yang yang saat itu sedang bekerja mengarahkan crane. Kasat Reskrim Polres Kendal , AKP Rizky Ari Budianto menjelaskan, korban merupakan tenaga ahli reger atau yang mengarahkan crane di area PT BPR Kawasan Industri Kendal (KIK). Peristiwa kecelakaan kerja yang menimpa WNA asal China ini terjadi pada Minggu (8/12) sekitar pukul 07.30 WIB. Yakni di area PT BTR Kawasan Industri Kendal (KIK), Desa Wonorejo Kaliwungu. "Korban saat itu sedang bekerja sebagai tenaga yang mengarahkan mobil crane memindah plat bordes seberat kurang lebih 2 ton," jelasnya. Rizky mengatakan, saat kejadian diketahui plat bordes dari bahan besi ini akan dipindahkan dengan crane dari lokasi penumpukan bahan material ke mobil truk pengangkut. Namun pada crane yang sedang memindah plat bordes ke truk, lobang pengait patah yang mengakibatkan plat jatuh. "Plat yang terjatuh tersebut kemudian mengenai korban yang berdiri dekat dengan truk," katanya. Akibat benturan keras dengan besi tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala. Sementara petugas dari Polsek Kaliwungu yang menerima laporan berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satuan Reskrim Polres Kendal mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. “Korban yang meninggal dunia dengan luka parah dikepala ini kemudian dievakuasi ke RSUD Soewondo Kendal," tegas Kasat Reskrim. Adapun kecelakaan kerja ini dalam penanganan Polsek Kaliwungu dan Polres Kendal. Kepolisian memeriksa sejumlah saksi. Termasuk operator mobil crane, asisten, sopir dan kernet untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan kerja ini. "Sejumlah saksi diperiksa untuk mengetahui penyebab kecelakaan kerja ini," tandas Rizky. (dev/bas) Sumber berita : Join Telegram : (membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di seluruh dunia)
CREEPY ROOM1,210,135 просмотров • 1 год назад

⚠️ PERINGATAN: KONTEN SENSITIF SEORANG NENEK JADI KORBAN PEMUKULAN USAI DI TUDUH SEBAGAI PENCULIK ANAK DI CIANJUR. Cianjur, 04 Mei 2025. Seorang nenek menjadi korban pemukulan setelah di tuduh melakukan penculikan di Kampung Legok, Desa Bunikasih Kecamatan Warung Kondang, Cianjur. Peristiwa tersebut bermula saat korban pulang dari Sukabumi hendak menuju kerumah anaknya dengan berjalan kaki melalui kampung tersebut. Sang nenek yg baru saja mengambil uang pensiunan Di Sukabumi berjalan kaki menuju rumah anaknya melalui jalan yg menanjak,karena merasa tidak kuat dan kelelahan ia meminta bantuan seorng anak untuk memapahnya. setelah anak tersebut menolong ia pun pergi dengan berlari, namun tiba-tiba ada warga yg berteriak menuduh sang nenek melakukan penculikan. Di duga terjadi salah pahaman antara warga dan korban,tudingn tersebut berujung pada tindakan kekerasan terhadap sang nenek ,warga setempat langsung melakukan pemukulan sebelum pihak kepolisian datang untuk mengamankan situasi. Reaksi pihak kepolisian yg tiba di lokasi segera melakukan penyelidikan dan mengklarifikasi bahwa tuduhan penculikan tersebut tidak benar, mereka mendapati bahwa nenek tersebut memang hanya meminta bantuan anak karena kelelahan. ** Abdul Kohar (43), salah satu pelaku penganiayaan Nenek Asyah (76) di Cianjur, ditangkap. Sebelumnya, pelaku lain, Ahmad, sudah ditangkap terlebih dahulu. Abdul Kohar, yang merupakan salah satu pelaku, sempat jadi buron. Namun kini ia telah ditangkap. "Jadi, setelah memukuli korban, Kohar kabur ke daerah Cibeber dengan membawa keluarganya ke tempat mertuanya. Kemudian pelaku ini bersembunyi di gubuk di tengah makam yang dekat dengan rumah mertuanya tersebut. Kami yang mendapatkan informasi keberadaan pelaku pun langsung menerjunkan tim dan akhirnya berhasil menangkap pelaku yang sempat buron ini," ujar Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto, Rabu (7/5/2025).
CREEPY ROOM794,601 просмотров • 1 год назад

Peristiwa tragis kembali terjadi di kawasan Jembatan Cangar yang berada di perbatasan Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto. Seorang pria ditemukan meninggal dunia di bawah jembatan tersebut pada Kamis pagi (23/4/2026), diduga setelah terjatuh dari ketinggian. Insiden ini menambah daftar kejadian serupa yang sebelumnya juga pernah terjadi di lokasi yang sama sekitar satu bulan lalu, sehingga memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban sempat terlihat berdiri di sisi kiri jembatan yang berada di jalur provinsi penghubung Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto. Dalam sebuah video yang beredar, dua pengendara sepeda motor perempuan sempat menegur pria tersebut yang mengenakan jaket putih dan tampak berdiri dengan tatapan kosong. “Mas, ngapain?” terdengar salah satu pengendara dalam rekaman tersebut. (Lihat di rekaman video ke 2) Setelah kedua pengendara itu melanjutkan perjalanan dan kondisi jalan kembali sepi, korban diduga terjatuh ke bawah jembatan. Tubuhnya kemudian ditemukan di aliran sungai dengan kedalaman lebih dari 15 meter. Kapolsek Bumiaji, AKP Anton Hendri Subagijo, membenarkan adanya laporan tersebut. Pihak kepolisian menerima informasi terkait penemuan pria di bawah Jembatan Cangar sekitar pukul 10.00 WIB. “Polsek menerima laporan sekitar pukul 10.00 WIB terkait adanya pria yang terjatuh di bawah Jembatan Cangar,” ujarnya saat dikonfirmasi. Hasil penyelidikan awal mengungkap identitas korban berinisial DPW (24), warga Candipuro, Kabupaten Lumajang. Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sepeda motor serta sandal yang diduga milik korban di tepi jembatan. Petugas gabungan kemudian mengevakuasi korban dan membawanya ke RS Hasta Brata Kota Batu untuk penanganan lebih lanjut. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti dari kejadian tersebut. “Kami masih mendalami motif kejadian ini,” tambah Anton. Peristiwa ini kembali menyoroti Jembatan Cangar sebagai lokasi yang beberapa kali dikaitkan dengan insiden serupa. Sebelumnya, pada 31 Maret 2026, seorang pria asal Mojokerto juga dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kejadian di tempat yang sama. ㅤ
CREEPY ROOM163,668 просмотров • 2 месяцев назад

Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk Kontainer di Jalan Dayeuhkolot Bandung Setelah Ban Slip Saat Mendahului Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terlibat kecelakaan dengan truk kontainer di Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa 3 Februari 2026 pukul 16.15. Pengendara sepeda motor itu berinisial DA, warga Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Kanit Gakkum Polresta Bandung Iptu Liliem membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas tersebut. Polisi segera bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Kejadiannya sekitar pukul 16.15. Kami segera melakukan olah TKP. Kendaraan yang terlibat (kecelakaan) truk kontainer dan sepeda motor. Seorang korban pengendara motor meninggal," ucap Liliem, Selasa 3 Februari 2026. Dia menyampaikan kronologi kecelakaan. DA yang mengendarai sepeda motor melintasi Jalan Raya Dayeuhkolot, dari arah Baleendah ke Dayeuhkolot. Pengendara sepeda motor itu, ucap Liliem, mendahului truk kontainer dari lajur kiri. "Pengendara sepeda motor terjatuh dan terjadi perkenaan antara tubuh pengendara sepeda motor dengan ban bagian depan sebelah kiri (truk kontainer)," ucap dia. Liliem mengatakan, sempat terjadi kepadatan arus lalu lintas setelah terjadi kecelakaan. Menindaklanjuti hal itu, polisi langsung melakukan pengaturan lalu lintas. "Iya, terjadi kepadatan (arus lalu lintas) sebentar, tapi masih berjalan. Beberapa saat berselang, arus lalu lintas kembali lancar," ucap dia. Beredar video rekaman CCTV di media sosial perihal kecelakaan itu. Dalam video itu, arus lalu lintas tampak lancar. Pengendara sepeda motor mendahului truk kontainer dari lajur kiri. Pada lokasi kejadian, ban sepeda motor itu slip, pengendara pun terjatuh ke kanan.
CREEPY ROOM294,252 просмотров • 5 месяцев назад
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

⚠️PERINGATAN: KONTEN SENSITIF Kecelakaan Maut di Cengkareng, Pasangan Lansia Tewas Terlindas Tronton Sepasang lansia berinisial M (69) dan SA (67) tewas saat sedang berkendara sepeda motor dan terlibat kecelakaan dengan truk tronton. Korban sampai masuk ke dalam kolong tronton. Insiden kecelakaan tersebut juga sempat viral di media sosial salah satunya diposting oleh akun Instagram jakartabarat24jam. Dalam postingannya, tampak video menampilkan kondisi motor yang sudah berada di kolong truk tronton. "Laka lantas di Ring Road Cengkareng. Motor vs kontainer. Korban dua orang meninggal dunia," tulis akun tersebut dalam postingannya seperti dilihat pada Kamis (30/1/2025). Kecelakaan itu sendiri diketahui terjadi siang hari tadi sekitar pukul 12.30 WIB. Lokasi kecelakaan tepatnya terjadi di Jalan Outer Ring Road Cengkareng arah selatan dekat putaran pintu air, Cengkareng, Jakarta Barat. Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto menyebut kecelakaan bermula saat kedua korban menggunakan sepeda motor berboncengan. Setibanya di lokasi kejadian, motor korban tertabrak truk. "Sesampainya di dekat putaran pintu air tertabrak kendaraan truk kontainer yang dikemudikan Saudara HA yang melaju dari arah selatan menuju ke arah utara," kata Joko. Singkat cerita, akibat dari kecelakaan itu, kedua korban dinyatakan meninggal dunia. Keduanya tewas di lokasi kejadian. "Selanjutnya kedua jenazah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang," pungkasnya. Artikel:
CREEPY ROOM840,430 просмотров • 1 год назад
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

⚠️ TRIGGER WARNING ⚠️ Seorang Bapak Menabrak Truk yang Tengah Parkir di Bahu Jalan Lingkar Selatan Cilegon. Kejadian naas menimpa seorang pengendara motor di Jalan Lingkar Selatan Kota Cilegon, Jumat, 27 Desember 2024. Ia mengalami kecelakaan usai sepeda motor yang dikendarainya menabrak sebuah truk yang tengah berhenti di bahu jalan. "Kronologinya si bapak nabrak mobil yang lagi berhenti parkir, Gak ada yg berani nolongin sebelum si sopir nya datang. Semoga si Bapak nya baik-baik aja. Posisi si Bapak masih hidup dan masih sadar. Cuma karena kelamaan di situ jadinya lemas. Lokasi kejadian Jalan Lingkar Selatan Kota Cilegon," tulis akun Instagram @ info_cilegon, Sabtu, 28 Desember 2024. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lanjutan terkait peristiwa ini.
CREEPY ROOM858,693 просмотров • 1 год назад

⚠️ PERINGATAN: KONTEN SENSITIF PRIA MEMBAKAR TUBUHNYA SENDIRI DI SÃO PAULO Seorang pria membakar dirinya pada Jumat pagi ini, tanggal 30, di stasiun São Bento, di jalur 1-biru Metro São Paulo. Petugas keamanan menggunakan sedikitnya lima alat pemadam kebakaran untuk memadamkan api dan mencegah api menyebar fasilitas dan ke orang lain di stasiun. Pria itu segera dibawa ke ruang gawat darurat setempat oleh tim penyelamat. Tidak ada penumpang lain yang terluka dalam insiden tersebut. Sejauh ini, motif yang menyebabkan pria itu membakar dirinya belum dijelaskan oleh pihak berwenang. BRAZIL
CREEPY ROOM630,228 просмотров • 1 год назад

7 Tahun Berlalu, Kasus Pembunuhan Noven Siswi SMK di Bogor Belum Terungkap Meski Sempat Dibantu FBI --- Sudah tujuh tahun berlalu, kasus pembunuhan siswi SMK di Bogor, Andriana Yubelia Noven Cahya alias Noven (18), masih belum terungkap. Peristiwa tragis itu terjadi pada 8 Januari 2019 di sebuah gang di kawasan Baranangsiang, Kota Bogor, saat korban pulang dari sekolah menuju tempat kos. Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, Noven mengalami luka tusuk di bagian dada sedalam 22 sentimeter. Senjata tajam yang digunakan pelaku bahkan masih tertancap saat korban ditemukan warga dalam kondisi bersimbah darah. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong. Aksi pelaku yang mengenakan baju biru terekam jelas oleh kamera CCTV di sekitar lokasi. Namun hingga kini, pelaku belum juga berhasil ditetapkan sebagai tersangka karena keterbatasan alat bukti. Polisi telah melakukan berbagai upaya, mulai dari pemeriksaan sidik jari dan sampel DNA pada barang bukti hingga meminta bantuan FBI untuk analisis forensik. Meski sempat muncul dugaan bahwa pelaku adalah mantan pacar korban berinisial S, penyidik masih belum memiliki bukti kuat untuk melakukan penangkapan. Pada tahun 2024, kasus ini kembali menjadi sorotan setelah alumnus Fakultas Hukum Universitas Pakuan, Richard Pingger, melaporkannya ke Komnas HAM. Ia menilai penanganan kasus berjalan lamban dan belum memberikan keadilan bagi keluarga korban. Hingga kini, keluarga korban dan masyarakat masih menunggu titik terang atas kasus yang telah menjadi perhatian publik selama bertahun-tahun tersebut.
CREEPY ROOM151,485 просмотров • 3 месяцев назад