
Gaz
@gerbongbagasi • 3,556 subscribers
Public transport & skyscrapercity enthusiast 🚇 | Human 184 cm
Shorts
Videos

Perlu diakui, kereta listrik (KRL) karya anak bangsa seri terbaru ini memang masih ada defectnya terus menerus. Namun untuk ukuran pabrik yang sudah pernah memproduksi kereta listrik sejak tahun 1987 defect² atau kesalahan² dasar seharusnya minim terjadi & tidak boleh terulang.
Gaz130,434 views • 10 months ago

Baru tau, ternyata Disparekraf DKI Jakarta menyediakan free guided walking tour Kota Tua Jakarta & sekitarnya. Jadwal walking tour per hari ada 2 sesi, yaitu pagi & sore. Lalu terdapat 4 macam tema yang saling bergantian setiap harinya. Kali ini dapat kesempatan ikut walking tour sore yang temanya "Oud Batavia en Omstreken" atau Batavia Lama & sekitarnya. Pesertanya gak begitu banyak, tapi ada juga dari foreigner. Serunya banyak peserta yang antusias diskusi tanya jawab, jadi bikin suasana walking tour terasa hidup & ramai. Buat kalian yang mungkin sudah tamat mengunjungi semua museum di Kota Tua Jakarta coba deh sesekali ikut walking tour ini. Free guided walking tour Kota Tua Jakarta dibuka setiap hari Senin - Minggu. Untuk informasi jelasnya bisa dibaca di Instagram kotatua.jkt.
Gaz161,001 views • 1 year ago

Mau bantu share foto & citra satelit kondisi terkini Pulau Gag di perairan Raja Ampat, Papua yang menjadi lokasi eksploitasi tambang nikel. Foto ini dikutip dari Kompas bukan hasil bikinan AI. Pulau Gag luasnya 6.030,53 Ha (60,30 Km²). Ini baru kondisi Pulau Gag, belum pulau² lainnya yang jadi lahan tambang seperti Pulau Gebe, Kawe, Manuran, Batang Pele, & Manyaifun. Yang unik citra satelit Pulau Gag di G**gle M*ps ternyata diblur, tapi di tempat lain tidak. Berdasarkan analisis Greenpeace, eksploitasi nikel di pulau² tersebut telah membabat lebih dari 500 hektar hutan & vegetasi alami khas. Selain itu, beberapa dokumentasi menunjukkan terjadinya limpasan tanah yang memicu sedimentasi di pesisir. Peristiwa yang diduga terjadi akibat pembabatan hutan & pengerukan tanah itu berpotensi merusak karang & ekosistem perairan Raja Ampat, Papua. Berdasarkan informasi di situs resminya, PT Gag Nikel memegang kontrak karya sejak 1998. Mulanya, saham PT Gag Nikel dimiliki oleh Asia Pacific Nickel Pty Ltd sebesar 75% & PT Antam Tbk sebesar 25%. Namun, sejak 2008 Antam mengakuisisi semua saham Asia Pacific Nickel Pty Ltd sehingga PT Gag Nikel sepenuhnya dikendalikan oleh Antam. Berdasarkan informasi di laman Kementerian ESDM, kontrak karya PT Gag Nikel terdaftar di aplikasi Mineral One Data Indonesia (MODI) dengan nomor akta perizinan 430.K/30/DJB/2017. Perusahaan itu memiliki luas wilayah izin pertambangan 13.136,00 hektar. PT Gag Nikel mendapat izin produksi pada 2017, lalu mulai berproduksi pada 2018. Sc :
Gaz99,873 views • 1 year ago
No more content to load