Gaz's banner
Gaz's profile picture

Gaz

@gerbongbagasi3,556 subscribers

Public transport & skyscrapercity enthusiast 🚇 | Human 184 cm

Shorts

Mau bantu share foto & citra satelit kondisi terkini Pulau Gag di perairan Raja Ampat, Papua yang menjadi lokasi eksploitasi tambang nikel. Foto ini dikutip dari Kompas bukan hasil bikinan AI. Pulau Gag luasnya 6.030,53 Ha (60,30 Km²). Ini baru kondisi Pulau Gag, belum pulau² lainnya yang jadi lahan tambang seperti Pulau Gebe, Kawe, Manuran, Batang Pele, & Manyaifun. Yang unik citra satelit Pulau Gag di G**gle M*ps ternyata diblur, tapi di tempat lain tidak. Berdasarkan analisis Greenpeace, eksploitasi nikel di pulau² tersebut telah membabat lebih dari 500 hektar hutan & vegetasi alami khas. Selain itu, beberapa dokumentasi menunjukkan terjadinya limpasan tanah yang memicu sedimentasi di pesisir. Peristiwa yang diduga terjadi akibat pembabatan hutan & pengerukan tanah itu berpotensi merusak karang & ekosistem perairan Raja Ampat, Papua. Berdasarkan informasi di situs resminya, PT Gag Nikel memegang kontrak karya sejak 1998. Mulanya, saham PT Gag Nikel dimiliki oleh Asia Pacific Nickel Pty Ltd sebesar 75% & PT Antam Tbk sebesar 25%. Namun, sejak 2008 Antam mengakuisisi semua saham Asia Pacific Nickel Pty Ltd sehingga PT Gag Nikel sepenuhnya dikendalikan oleh Antam. Berdasarkan informasi di laman Kementerian ESDM, kontrak karya PT Gag Nikel terdaftar di aplikasi Mineral One Data Indonesia (MODI) dengan nomor akta perizinan 430.K/30/DJB/2017. Perusahaan itu memiliki luas wilayah izin pertambangan 13.136,00 hektar. PT Gag Nikel mendapat izin produksi pada 2017, lalu mulai berproduksi pada 2018. Sc :

Mau bantu share foto & citra satelit kondisi terkini Pulau Gag di perairan Raja Ampat, Papua yang menjadi lokasi eksploitasi tambang nikel. Foto ini dikutip dari Kompas bukan hasil bikinan AI. Pulau Gag luasnya 6.030,53 Ha (60,30 Km²). Ini baru kondisi Pulau Gag, belum pulau² lainnya yang jadi lahan tambang seperti Pulau Gebe, Kawe, Manuran, Batang Pele, & Manyaifun. Yang unik citra satelit Pulau Gag di G**gle M*ps ternyata diblur, tapi di tempat lain tidak. Berdasarkan analisis Greenpeace, eksploitasi nikel di pulau² tersebut telah membabat lebih dari 500 hektar hutan & vegetasi alami khas. Selain itu, beberapa dokumentasi menunjukkan terjadinya limpasan tanah yang memicu sedimentasi di pesisir. Peristiwa yang diduga terjadi akibat pembabatan hutan & pengerukan tanah itu berpotensi merusak karang & ekosistem perairan Raja Ampat, Papua. Berdasarkan informasi di situs resminya, PT Gag Nikel memegang kontrak karya sejak 1998. Mulanya, saham PT Gag Nikel dimiliki oleh Asia Pacific Nickel Pty Ltd sebesar 75% & PT Antam Tbk sebesar 25%. Namun, sejak 2008 Antam mengakuisisi semua saham Asia Pacific Nickel Pty Ltd sehingga PT Gag Nikel sepenuhnya dikendalikan oleh Antam. Berdasarkan informasi di laman Kementerian ESDM, kontrak karya PT Gag Nikel terdaftar di aplikasi Mineral One Data Indonesia (MODI) dengan nomor akta perizinan 430.K/30/DJB/2017. Perusahaan itu memiliki luas wilayah izin pertambangan 13.136,00 hektar. PT Gag Nikel mendapat izin produksi pada 2017, lalu mulai berproduksi pada 2018. Sc :

99,873 次观看

Videos

gerbongbagasi's profile picture

Mau bantu share foto & citra satelit kondisi terkini Pulau Gag di perairan Raja Ampat, Papua yang menjadi lokasi eksploitasi tambang nikel. Foto ini dikutip dari Kompas bukan hasil bikinan AI. Pulau Gag luasnya 6.030,53 Ha (60,30 Km²). Ini baru kondisi Pulau Gag, belum pulau² lainnya yang jadi lahan tambang seperti Pulau Gebe, Kawe, Manuran, Batang Pele, & Manyaifun. Yang unik citra satelit Pulau Gag di G**gle M*ps ternyata diblur, tapi di tempat lain tidak. Berdasarkan analisis Greenpeace, eksploitasi nikel di pulau² tersebut telah membabat lebih dari 500 hektar hutan & vegetasi alami khas. Selain itu, beberapa dokumentasi menunjukkan terjadinya limpasan tanah yang memicu sedimentasi di pesisir. Peristiwa yang diduga terjadi akibat pembabatan hutan & pengerukan tanah itu berpotensi merusak karang & ekosistem perairan Raja Ampat, Papua. Berdasarkan informasi di situs resminya, PT Gag Nikel memegang kontrak karya sejak 1998. Mulanya, saham PT Gag Nikel dimiliki oleh Asia Pacific Nickel Pty Ltd sebesar 75% & PT Antam Tbk sebesar 25%. Namun, sejak 2008 Antam mengakuisisi semua saham Asia Pacific Nickel Pty Ltd sehingga PT Gag Nikel sepenuhnya dikendalikan oleh Antam. Berdasarkan informasi di laman Kementerian ESDM, kontrak karya PT Gag Nikel terdaftar di aplikasi Mineral One Data Indonesia (MODI) dengan nomor akta perizinan 430.K/30/DJB/2017. Perusahaan itu memiliki luas wilayah izin pertambangan 13.136,00 hektar. PT Gag Nikel mendapat izin produksi pada 2017, lalu mulai berproduksi pada 2018. Sc :

Gaz

99,873 次观看 • 1 年前

没有更多内容可加载