
Mohamad Guntur Romli
@GunRomli • 342,410 subscribers
Akun ini bersifat pribadi, tidak mewakili lembaga/partai. Spartan. Salam Perjuangan. #HubbulWathanMinalIman
Shorts
Videos

Seskab Teddy sebut nama Kaisar & Putera Mahkota Jepang kyak nyebut nama teman-teman dia di kujungan resmi kenegaraan. Orang ini paham sopan santun diplomatik gak sih? Pdhal dlm dunia diplomasi, protokol bukan sekadar formalitas basa-basi; ia bahasa penghormatan antarnegara. Mengabaikan gelar resmi kepala negara asing, terutama monarki dgn sejarah panjang sprt Jepang, merupakan bentuk kecerobohan komunikasi yg sangat serius & memalukan. Kaisar Jepang: His Majesty (HM) Emperor Naruhito (Yang Mulia Kaisar Naruhito). Di Jepang, beliau juga disebut sebagai Tenno Heika. Putra Mahkota Jepang: His Imperial Highness (HIH) Crown Prince Akishino (Yang Mulia Putra Mahkota Akishino)--tidak dipanggil lagi nama lahirnya: Fumihito. Penggunaan nama langsung terhadap simbol tertinggi negara sahabat oleh seorang Seskab adalah cermin dari dangkalnya literasi diplomatik. Sebagai pejabat tinggi yg melekat pada lingkar utama kekuasaan, Seskab Teddy seharusnya memahami bahwa setiap kata yg keluar dari mulutnya membawa beban representasi negara. Menyebut nama Kaisar Naruhito tanpa embel-embel "Yang Mulia" bukan sekadar menunjukkan keakraban yg dipaksakan, melainkan arogansi linguistik yang memalukan. Di panggung internasional, ketidakmampuan membedakan cara bicara di warung kopi dgn forum kenegaraan adalah sinyal ketidaksiapan mental & intelektual dlm mengemban tugas birokrasi tingkat tinggi. Tindakan ini merendahkan marwah diplomasi Indonesia & mempertontonkan defisit etika yg nyata. Jika seorang Seskab gagal menguasai tata krama dasar protokoler, hal itu memberikan kesan bahwa pemerintahan kita dikelola oleh individu yg tidak menghargai kedaulatan budaya bangsa lain. Diplomasi menuntut presisi, bukan sekadar gaya; dan dalam kasus ini, Seskab Teddy telah gagal memberikan rasa hormat yg menjadi hak dasar mitra internasional kita.
Mohamad Guntur Romli2,516,986 просмотров • 2 месяцев назад

Seskab Teddy Menyesatkan Soal Data Investasi 2.430 Triliun, Investasi Dalam Negeri (PMDN) pun diklaim hasil diplomasi luas negeri Presiden Prabowo. Apa yang disampaikan Seskab Teddy bukan sekadar overclaim. Ini penyesatan publik yg disengaja. Teddy sengaja mengaburkan antara komitmen dan realisasi, serta menyematkan prestasi PMDN sebagai hasil diplomasi, demi narasi politik yang gemerlap. Publik berhak mendapat fakta jujur, bukan kalimat bombastis yg menyesatkan.
Mohamad Guntur Romli52,985 просмотров • 2 дней назад

Menurut Mas Ganjar Pranowo tdk pernah minta cut roasting Mrs. Kiky bahkan katanya kurang keras & minta diroasting lg. Mas Ganjar jg sdah mengikuti permintaan Kiki. Jadi Mbak Mrs. Kiky siapa yg minta itu dicut? Agar tdk ada dusta & drama di antara kita...🤪
Mohamad Guntur Romli6,162,188 просмотров • 2 лет назад

Rupiah tembus 17.400 Gubernur BI bungkam, cuma lambai-lambaikan tangan. Naik mobil mewah. Reporter: Parrrrraaaah...
Mohamad Guntur Romli155,505 просмотров • 1 месяц назад

Bupati Pekalongan ngaku tidak di-OTT KPK, tp "digrebek di rumah brsama Gubernur Jawa Tengah" kata "grebek" dr dia ya. Terus ngapain Gub Jateng di rumah dia? "mau izin tidak ikut acara MBG", ibaratnya murid mau izin gak masuk sekolah, tp gurunya yg datang ke rumah murid 🤣😁😂
Mohamad Guntur Romli267,471 просмотров • 3 месяцев назад

Ada masalah apa Pak Prabowo dgn Yaman? Ini negara Sahabat loh Pak. Gak pernah ada masalah dgn kita. Ada ribuan pelajar Indonesia di Yaman saat ini. Jangan merendahkan. Apa Pak Prabowo tidak ingat pernah "kabur" ke Yordania pasca-98? Yaman dan Yordania sama-sama negara Arab.
Mohamad Guntur Romli88,300 просмотров • 1 месяц назад

Jika ada kekurangan di Jokowi, tdk sampe layak dihina sprt Firaun, jika ada kelebihan Emha Ainun Najib gak sampe level Nabi Musa & Sabrang sprt Nabi Harun. Hanya kesombongan & ketakaburan yg mengatakan itu. Cak Nun sedang meninggikan Jokowi & merendahkan dirinya sendiri...
Mohamad Guntur Romli2,071,411 просмотров • 3 лет назад

Pengakuan Mama Yasinta Moiwend dan Film Pesta Babi Mama Yasinta Moiwend yang dikenal dalam film Pesta Babi tiba-tiba bersuara beda. Kalau benar seperti video terakhir yg beredar: ia merasa dijebak. Merasa diperdaya. Tiba-tiba ingin film Pesta Babi dihentikan. Ada apa? #filmpestababi #pestababi
Mohamad Guntur Romli19,694 просмотров • 10 дней назад
1:06
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Kok bisa sih Pak Purbaya tidak tahu sapi kurban 100 miliar Pak Prabowo pakai APBN? Ada 3 masalah: 1. Pengawasan & transparasi keuangan negara. 2. Kurban pribadi tidak bisa pakai dana APBN. Kalau dr APBN namanya Bansos. Dan Bansos bukan Kurban. Dua hal ini tdk bisa dicampuradukkan secara teologis. 3. Presiden untuk semua umat dan agama. Jgn sampe dinilai pilih kasih unt satu agama saja... #kurban #prabowo #purbaya #APBN
Mohamad Guntur Romli15,069 просмотров • 7 дней назад

"Sok-sokan ngeritik pemerintah, emang sudah ngasi apa buat negara?"
Mohamad Guntur Romli115,468 просмотров • 2 месяцев назад

SIAPA YANG TAKUT PADA FAKTA FILM "PESTA BABI"? Pemutaran film "Pesta Babi" dihentikan di beberapa tempat. Aneh. Ada yang takut pada film. Ada yang terancam. Siapa dan mengapa? "Pesta Babi" adalah film dokumenter bukan film horor. Bukan film porno. Film itu juga bukan film fiksi atau karangan sutradara. Ia merekam tangis hutan yg roboh. menangkap suara masyarakat adat yg tersisih. Ini adalah realitas yg berdarah-darah di tanah Papua. Tapi, mengapa kebenaran justru dianggap ancaman?
Mohamad Guntur Romli40,257 просмотров • 25 дней назад

Seskab Teddy kembali jadi sorotan. Bukan karena narasi Pak Amien Rais tapi dari 2 persoalan yg layak disorot. 1. Tulisan panjang dari yg menyebut Seskab Teddy "Bencana Informasi" kelakuannya pada wartawan dinilai represif. 2. Tidak ada helikopter pribadi yg dilaporkan Presiden Prabowo di LHKPN 2026, padahal pada Desember 2025, Teddy berkata Presiden Prabowo kirim helikopter pribadinya untuk bantu bencana di Aceh. Jangan-jangan kalau ditanya soal helikopter ini, Seskab Teddy jawabnya seperti biasa: "Pokoknya Ada!" Satu sisi Seskab Teddy terkesan membatasi informasi, bahkan merepresi, tapi di sini lain, menyebarkan diinformasi.
Mohamad Guntur Romli29,916 просмотров • 19 дней назад