
Hary Susanto
@hafilova • 73,865 subscribers
Dunia nyata cuma intermission, film adalah hidup sesungguhnya 🎥 CP: [email protected]
Videos

1:44
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Salah satu momen paling gila di Barbarian (2024) Sebelum sampe di titik ini kita masih dibikin percaya kalau Barbarian itu adalah psychological horor tentang rumah Airbnb dan roommate mencurigakan. Sampai karakter Tess yang dimainkan sama Georgina Campbell turun ke terowongan bawah tanahnya. Dari sini Zach Cregger udah macam ngeshift genre dari home invasion jadi creature horror yang absurd, brutal, sekaligus bikin kepi. Dan yang lebih gila, dari sini semuanya baru bener-bener dimulai.
Hary Susanto23,989 次观看 • 1 个月前

Salah satu adegan paling berkesan dalam A Ghost Story. Mungkin bagi sebagian penonton ngeliatin karakter M (Rooney Mara) duduk sendirian di lantai dapur makan pie coklat dalam diam yang cukup panjang setelah kehilangan suaminya ini jadi momen yang boring dan gak penting. Tapi buat saya David Lowery udah berhasil bikin kita ikut ngerasain gimana rasanya kehilangan lewat cara yang paling sederhana: makan sebagai pelampiasan duka. Gak ada dialog atau musik yang maksa kita bersedih. Kameranya cuma diam dan ngebiarin M makan, sampai akhirnya kita bisa barengan ngerasain kesedih itu
Hary Susanto24,684 次观看 • 1 个月前
1:52
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Ini mah beneran di luar perkiraan BMKG! Gak nyangka kalao Ikatan Darah bisa nerusin legacy The Raid sebagai film berantem terbaik yang dipunyai Indonesia. Ya, semua yang kamu cari di sebuah martial arts action movie ada di sini. Dari karakter jagoan tangguh yang gak ada capeknya, villain-villain ikonik, world building solid, serta tentu saja yang paling utama: koreografi pertarungan yang dahsyat, dan brutal tanpa ampun Sidharta Tata yang nyebrang dari sutradara spesialis horor ternyata nyaman banget di dunia barunya. Semua dieksekusinya dengan baik, dari duel satu lawan satu sampe satu lawan banyak, dari perkampungan kumuh sampe ruang sempit, tangan kosong atau pake senjata tajam, dengan eskalasi yang terus naik sampe meledak di ujungnya lewat final showdown berdarah-darah. Semuanya dibungkus sama koreo jempolan, editing cepat, sound dan camera works apik yang bikin experience tiap pertarungannya jadi berasa nonjok! Bahkan untuk film yang jualan action, Ikatan Darah juga masih peduli sama karakter dan ceritanya. Narasinya gak sampe luar biasa memang, sederhana malah; tentang mantan atlet silat nasional perempuan yang kepaksa berurusan sama gangster sadis yang dipimpin sama seorang pendeta sesat demi nyelametin abangnya. Tapi ini udah lebih dari cukup untuk ngasih emosi dan bikin kita peduli sama karakter dan relasi keluarga mereka. Narasinya walaupun simpel tapi bisa bekerja maksimal karena emang didukung sama casting sampe akting yang kuat, karakterisasi musuh-musuhnya yang unik—tukang jagal, preman Sunda yang demen makan gorengan, sampe bos besar dalam wujud Pendeta gila— termasuk humor-humor tipis dan tek-tekoan dialognya yang ngalir natural banget sampe ke bahasa-bahasa kasarnya yang gak pake malu-malu lagi. Gak ada yang pernah menyangka kalau Ikatan Darah datang dengan kekuatan penuhnya sebagai sebuah salah satu martial arts action movie terbaik Indonesia yang berhasil ngebawa spirit The Raid. Sebuah pertunjukan brutal dan berdarah-darah dari sebuah pertarungan hidup mati demi membela keluarga. Ikatan Darah udah tayang mulai hari ini di bioskop! 4/5
Hary Susanto26,008 次观看 • 6 个月前

Yang bikin Manchester by the Sea begitu kuat adalah kejujurannya yang nggak kompromi. Bukan tentang tragedi besar yang dipecahkan oleh kekuatan cinta atau drama tentang pengampunan dan penebusan dosa. Lonergan kasih kita kenyataan pahit: ada luka yang nggak pernah benar-benar sembuh, ada orang yang tetap hancur dalam cara yang nggak bisa diperbaiki meski konon katanya waktu kan sembuhkan. Dan momen reuni yang bikin perih antara Lee dan mantan istrinya, Randi (Michelle Williams) jadi salah satu adegan paling mengguncang emosi di sini. Hampir tidak ada momen dramatis yang dipaksakan. Semua terasa nyata, bahkan terlalu nyata. Kamera statis, musik klasik yang lirih, serta pemandangan kota pesisir Massachusetts yang kelabu—semua menyatu membentuk atmosfer duka yang tak bisa dibantah. Pada akhirnya Manchester by the Sea bukan drama tentang mengatasi duka—tapi tentang bertahan hidup dengannya. Ini tentang hidup dengan bagian diri yang nggak bisa kamu maafkan, tapi tetap cari cara buat lanjut. Halus, menghancurkan hati, dan akting Casey Affleck yang ciamik makin membuatnya makin emosional, seperti ngasih garam di atas luka. Pedih!
Hary Susanto41,621 次观看 • 1 年前
1:16
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Gak cuman melulu menjual teror dari cerita horor rakyat kita tentang wewe gombel yang doyan nyulik anak-anak, MARNI: THE STORY OF WEWE GOMBEL juga punya kekuatan lain di sisi action di mana tiap koreografi fighting ditangani langsung sama Iko Uwais dan tim Uwais-nya. Jadi berasa nonton horor dengan sentuhan “The Raid”. Dan seperti yang bisa diliat di video BTS-nya di bawah, tambahan touch up filter dan vfx-nya juga bikin ambience horor-action MARNI: THE STORY OF WEWE GOMBEL berasa kentalnya. MARNI: THE STORY OF WEWE GOMBEL, 27 Juni di bioskop.
Hary Susanto19,262 次观看 • 2 年前