
Info Gempa Dunia
@infogempadunia • 2,795 subscribers
Part of @infogempadunia
Shorts
Videos

Berikut Tsunami yang sampai ke wilayah Pantai Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara dampak Gempa M7.8 (8 Juni 2026) Video dari Ikink Su’a via Facebook memperlihatkan bentuk tsunami yang sampai. Bukan gelombang seperti yang kalian bayangkan, tapi berbentuk seperti arus kencang. Ketinggiannya sekitar 0,3 hingga 0,4 meter. Salam Info Gempa Dunia #info #gempa #dunia
Info Gempa Dunia142,610 次观看 • 3 个月前

Terdapat sebuah video yang beredar di Facebook, berlokasi di Pantai Mamboro, Palu. Narasi didalam video air laut naik dan turun akibat Gempa M6.7 yang terjadi pada 16 Juni 2026 sekitar pukul 11:27 WITA. Berdasarkan mekanisme dan pusat gempanya, Gempa M6.7 tidak berpotensi tsunami. Tetapi… Kita tahu bahwasanya Kontur Teluk Palu itu sangatlah unik dan ekstrem. Bisa dibayangkan seperti sebuah lembah yang melintang didalam dasar laut. Lembah ini terdapat tebing-tebing tinggi yang sangat rapuh. Ketika gempa M6.7 terjadi, dengan melihat kondisi air laut yang surut dan naik lagi, kemungkinan besar ada massa yang longsor diwilayah Teluk Palu sehingga hal ini terjadi. Sebelumnya mimin minta maaf atas postingan sebelumnya dikarenakan mimin belum mendapatkan eviden nyata yang langsung menampilkan bukti secara realtime. Terkait hal ini, masih dibutuhkan verifikasi dan konfirmasi. Salam Info Gempa Dunia #info #gempa #dunia
Info Gempa Dunia45,739 次观看 • 2 个月前

Fenomena Gelembung Danau Lindu Saat Gempa M6.7 Sulawesi Tengah, 16 Juni 2026 Saat gempa bumi M6.7 mengguncang Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026, warga di sekitar Danau Lindu melaporkan munculnya gelembung-gelembung pada permukaan danau. Menurut kesaksian warga, fenomena tersebut berlangsung sekitar lima menit kemudian berangsur menghilang. Warga juga menyebutkan bahwa gelembung kembali muncul ketika beberapa gempa susulan terjadi setelah gempa utama. Kemunculan gelembung saat terjadinya guncangan gempa merupakan fenomena yang secara ilmiah dapat dijelaskan oleh gangguan pada sedimen dasar danau. Danau Lindu merupakan danau tektonik yang memiliki endapan lumpur, lanau, dan material organik di dasar danau. Dalam kondisi normal, lapisan sedimen tersebut dapat menyimpan gas alami seperti metana (CH₄) dan karbon dioksida (CO₂) hasil proses dekomposisi bahan organik. Guncangan gempa yang kuat dapat mengganggu kestabilan sedimen dasar danau sehingga gas yang sebelumnya terperangkap di dalam sedimen terlepas ke kolom air. Gas tersebut kemudian naik ke permukaan dalam bentuk gelembung yang dapat terlihat selama beberapa menit hingga tekanan kembali stabil. Data pemodelan Liquefaction Estimate dari USGS menunjukkan bahwa kawasan Danau Lindu berada pada area yang berpotensi mengalami gangguan sedimen akibat guncangan gempa. Menariknya, berdasarkan laporan warga, gelembung tidak hanya muncul saat gempa utama M6.7 terjadi, tetapi juga kembali terlihat ketika beberapa gempa susulan mengguncang kawasan tersebut. Pola kemunculan yang berulang saat terjadi guncangan ini mengindikasikan bahwa pelepasan gas kemungkinan dipicu oleh gangguan mekanis pada sedimen dasar danau. Pada lingkungan danau, proses tersebut dapat berkaitan dengan subaqueous liquefaction atau likuefaksi bawah air, yaitu kondisi ketika sedimen jenuh air kehilangan kekuatannya akibat peningkatan tekanan air pori selama gempa sehingga gas yang sebelumnya terperangkap dapat lebih mudah keluar menuju permukaan. Meski fenomena ini sempat menimbulkan berbagai spekulasi di masyarakat, kemunculan gelembung saat gempa dan gempa susulan tidak serta-merta menunjukkan adanya aktivitas vulkanik maupun perubahan geologi yang berbahaya. Berdasarkan karakteristik Danau Lindu dan pola kemunculannya yang bertepatan dengan guncangan seismik, fenomena ini lebih mungkin merupakan respons alami sedimen dasar danau terhadap gempa bumi. Salam Info Gempa Dunia #info #gempa #dunia
Info Gempa Dunia16,801 次观看 • 2 个月前
没有更多内容可加载