
Jhon Sitorus
@jhonsitorus_19 • 7,699 subscribers
Akun Official Jhon Sitorus ◇ Victoria Concordia Crescit ◇ NKRI 🇲🇨
Shorts
Videos

Cara Prabowo menyingkirkan Jokowi man lebih epic dari cara Jokowi menyingkirkan lawan2 politiknya. Jenderal Maruli Simanjuntak awalnya digadang2 jadi Panglima TNI dirolling dengan Jenderal Tandyo Budi Revita. Maruli jadi Wakil Panglima, Tandyo jadi KASAD. Agak aneh memang seorang Wakil Panglima jadi KASAD tapi ini kan Presiden yang punya wewenang, terserah dia. Lazimnya, the next panglima adalah Kepala Staf Angkatan, bukan Wakil Panglima. Maruli mungkin akan bernasib sama seperti Jenderal Listyo (Mantan Kapolri), tampaknya perlahan2 dikamarkan. Jabatan Maruli bukan hanya Wakil Panglima TNI, tapi juga sekaligus jadi BNPPDT. Ini artinya, Maruli akan lebih sibuk mengurusi urusan perbatasan dan daerah terpencil. Ya, kayak KEMENDESPDT cuma ini kelasnya badan aja. Wewenangnya lebih kecil, tapi beban kerjanya sangat luas dan tentu saja anggarannya sedikit. Tapi memang, Maruli punya pengalaman dalam membangun daerah tertinggal. Selama jadi KASAD, sudah banyak daerah tertinggal yang dibangun oleh Maruli. Mungkin itu yang jadi salah satu pertimbangan bagi Prabowo, kenapa Maruli harus mengurusi daerah tertinggal. Kembali soal Next Panglima TNI. Nah ini bagian paling menarik. Desas desus pergantian Panglima memang beredar kuat belakangan ini. Apalagi, Presiden butuh orang kepercayaan dan kestabilan agar target pertumbuhan ekonomi 6% tercapai lewat kepercayaan Investor. Maka pilihan terbesar bagi Prabowo adalah Jenderal Tandyo. Masa pensiunnya masih lama, diperkirakan baru bisa pensiun tahun 2032 berdasarkan revisi UU TNI yang baru. Jika itu terjadi, maka selesai kans Maruli jadi panglima TNI. Apalagi agak sulit berharap Maruli jadi panglima karena junior Prabowo di Kopassus, Letjend Iwan Setiawan sedang menjabat sebagai Pangkostrad. Jika Tandyo jadi Panglima, maka Iwan Setiawan otomatis jadi KASAD. Ada juga Letjend Lucky Avianto yang sedang menjabat sebagai Pangkogabwilhan III. Baik Iwan maupun Lucky adalah salah dua perwira yang paling moncer karirnya di tubuh TNI saat ini. Tak ada pilihan, Jenderal Maruli terdesak oleh junior yang karirnya juga sangat kencang. Dan Presiden butuh loyalis untuk memastikan visi dan misinya di tubuh TNI bisa berjalan seirama tanpa pengaruh faksi politik manapun. Ya, kira2 seperti apa yang dilakukan oleh Jokowi pada Gatot Nurmantyo, presiden bebas menentukan siapa Panglima TNInya. Yang jelas, saya yakin Oppung Luhut tidak sedang dalam suasana senang hati menerima berita ini. Tapi setidaknya, menantunya sufah jadi Wakil Panglima TNI, orang nomor 2 di tubuh TNI sekaligus kepala BNPPDT. Duoble job bro...tenang nanti jabatan Komisaris juga menunggu, tapi minggir dulu ya hehehe
Jhon Sitorus420,668 views • 5 days ago

Raja Juli Tidak Dilibatkan (Lagi)? Ada yang menarik saat rapat penanganan Karhutla pada Senin kemarin. Berdasarkan daftar hadir peserta rapat yang dibacakan Seskab Teddy, tidak ada nama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni sebagai peserta rapat terbatas. Padahal, Menhut lah yang seharusnya jadi aktor utama dalam penanganan karhutla selain kepala BNPB. Menhut pula yang seharusnya punya data lahan mana saja yang terbakar, lahan mana saja yang masih terselamatkan, termasuk sawit2 mana yang masih aman. Ini bukan pertama kali Menhut tidak dilibatkan. Bahkan dalam berbagai kesempatan, Raja Juli tidak dilibatkan oleh presiden. Mulai dari pelantikan2, pertemuan terbatas sampai kebijakan strategis. Kalo dalam tongkrongan, Raja Juli seperti orang yang "dianggap ga penting." Ada atau gak ada, peranannya sama aja. Kalopun ada, biasanya pendapatnya gak dianggap cuma bertugas menambah suara "hahahaha" sekalipun jokes kawan2nya gak lucu. Apalagi Raja Juli juga sudah dibentak2 saat rapat di DPR agar mundur, dilema betul jadi Raja Juli. Di Kabinet gak dianggap, di DPR disuduh mundur. Sama sekali gak ada wibawa sebagai Menteri. Padahal, Menteri Kehutanan adalah salah satu posisi strategis di republik ini. Namanya tak sebesar kuasanya. "Raja" di nametag rompi kebanggaannya setiap blusukan, nyatanya cuma jadi anak bawang di kabinet, itupun bawang busuk. Raja Juli, andai masih punya "kehormatan", sudah seharusnya mundur karena sudah 3 bulan karhutla tidak teratasi. Alangkah memalukan bagi pejabat masih bertahan di kekuasaannya padahal gagalnya udah berkali-kali, gak dianggap pula. Mundur akan menjadikanmu terhormat, bukan pengemis kehormatan dan pengakuan. Apalagi status sebagai sekjend Partai politik, rasa-rasanya memalukan sekali ada sekjend yang ga tau malu dan tidak punya rasa hormat.
Jhon Sitorus87,016 views • 4 days ago

Bukan ke Wapres Gibran, apalagi ke rumah Jokowi Wali Nanggroe Aceh Tengku Malik Mahmud Al Haytar mendatangi kediaman Wapres ke 10 dan ke 12 RI Jusuf Kalla setelah 4 pulau tersebut kembali ke Aceh Jusuf Kalla adalah salah satu tokoh terpenting dalam perdamaian Aceh, sikap Jusuf Kalla soal 4 pulau tersebut juga sedikit banyak menjadi acuan bagi Prabowo untuk menentukan keputusan.
Jhon Sitorus919,101 views • 1 year ago

Gilaa cara mainnya...! Membahas urusan tambahan kuota Haji dengan Arab Saudi tapi tidak melibatkan Menteri Agama Gus Yaqut Yang diajak Jokowi malah Menpora Dito dan MenBUMN Erick Thohir dan Mensesneg Pratikno 😲 Begitu ada kesalahan, semua ditempakan kepada Yaqut...Anjay...!
Jhon Sitorus447,212 views • 9 months ago

Intinya KALIAN diprank Donald Trump 😂 Udah gembar gembor 19% sbg hasil diplomasi ehh negara lain malah dapat 10% : ✅️ Tanpa jalan2 ke AS ✅️ Tanpa habisin anggaran ✅️ Tanpa perpanjang izin tambang sampai 2061 ✅️ Tanpa wajib beli 50 Boeing Jokowi ngakak dari gorong2
Jhon Sitorus325,526 views • 7 months ago

Jangan sampai negara membangunkan Singa Tidur...! Siapa yang tidak MARAH kalo jadi Gubernur Aceh sekarang? Saya juga akan melakukan hal yang sama (meninggalkan Bobby Nasution) sekalipun dia datang sebagai tamu. Aroma politisnya makin kental apalagi Gubernur Sumut (Bobby Nasution) adalah Menantu Jokowi. Belum sampai setahun menjabat, 4 Pulau yang milik Aceh harus dilepas ke Sumut. Padahal sebelumnya dalam catatan agraria, keempat pulau tersebut masuk ke wilayah Aceh, bukan Sumut. Kalopun niatnya dikelola bersama, kenapa harus ada intervensi dari Kemendagri secara tiba2 memindahkan lokasi geografis ke Sumut lalu menganggap Gubernur Muzakir Manaf (Mualem) seolah2 tidak ada? Cara Gubernur Mualem patut diacungi jempol. Menerima Tamu sebagai bentuk rasa hormat, lalu meninggalkan tamu sebagai ungkapan teguran. Btw, 4 pulau yang diklaim jadi milik Sumut dibawah pemerintahan Bobby Nasution ini kabarnya Kaya Minyak dan Gas. Jadi, semua paham kan kenapa harus pindah tangan? Harapan saya, semoga Aceh tidak bergejolak. Jangan sekali2 usik singa tidur, bisa repot senegara.
Jhon Sitorus554,033 views • 1 year ago

Jusuf Kalla : Prabowo gak banyak komentar soal Iran Lalu, untuk apa Presiden Prabowo ngundang mantan2 Presiden/Wapres kalo pada akhirnya ga berani bersikap kepada AS-Israel? Bukankah ini sebuah pertunjukan NYALI yang CIUT? Masa kalah sama NENEK2 yang BERANI mengecam AS-Israel?
Jhon Sitorus249,609 views • 7 months ago
0:41
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Apapun alasannya, tak ada kehormatan bagi anggota TNI yang menodong PISTOL ke rakyat yang membeli pistolnya sendiri. Tugas kalian itu melawan musuh dari luar negeri, bukan mengancam rakyat. Makanya pakai isi kepala, masa senggol doang langsung nodong Pistol heii?
Jhon Sitorus207,573 views • 7 months ago

Dulu Ganjar Pranowo sudah mengingatkan, MBG tidak tepat untuk penanganan stunting. Ganjar menjelaskan proses penanganan stunting itu jauh sebelum anak-anak lahir, termasuk dari ibu hamil bahkan pra-nikah. Dan lihatlah, angka stunting malah meningkat diberbagai daerah salah satunya di Sanggau, Kalimantan Barat 21,82% padahal dapur MBG ada dimana-mana.
Jhon Sitorus111,553 views • 4 months ago

Masih sanggup datang kemana-mana, tapi ga sanggup datang pengadilan. Penyakit kok pilih2? 😂
Jhon Sitorus208,290 views • 8 months ago