
kumparan
@kumparan • 1,374,312 subscribers
Bicara Fakta Lewat Berita
Shorts
Videos

Sebuah video memperlihatkan dua siswa SD duel di kawasan Karawang, Jawa Barat. Video itu beredar luas di medsos. Dalam video, tampak salah satu pelajar MAN kegirangan sembari mendorong salah satu siswa SD agar berduel dengan siswa SD lainnya. Ps Kasi Humas Polresta Karawang, Ipda Asim, menuturkan keributan bermula dari perselisihan antara dua siswa SD yang tengah berebut bola pada Senin (19/10). Sekolah mereka berlokasi persis di belakang gedung sekolah MAN. Tiga siswa MAN berinisial RZA (16), IS (17), dan MMS (16) yang melihat keributan itu awalnya berupaya memisahkan mereka agar tidak berkelahi. Namun salah satu siswa, RZA, rupanya malah mendorong salah satu anak hingga perkelahian pun berlanjut. MMS yang merekam kejadian tersebut lalu mengirimkan videonya ke grup WhatsApp angkatan sekolah hingga akhirnya menyebar di media sosial. Untuk mendalami kejadian itu, kepolisian lalu mengundang pihak sekolah serta orang tua atau wali anak-anak yang terlibat. Asim menjelaskan, kasus itu saat ini sudah berakhir damai melalui mediasi secara kekeluargaan. "Kedua belah pihak juga sepakat untuk saling menghormati, menjaga hubungan baik, dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan," katanya. 📸: Dok. Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | svl | R169 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan131,370 görüntüleme • 3 gün önce

Sedikitnya 14 siswi SMP di Ciputat, Tangerang Selatan, diduga menjadi korban perundungan oleh kakak kelas mereka. Para siswi tersebut disebut dicekoki minuman racikan yang terdiri dari kopi, cuka, hingga bawang putih. Akibat kejadian tersebut, tiga siswi dilaporkan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Dugaan perundungan ini pun menjadi perhatian pihak kepolisian. Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, pihaknya telah menerjunkan personel untuk melakukan verifikasi awal terkait kejadian tersebut. Polisi juga mendorong kerja sama dengan pihak sekolah dan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk menelusuri kronologi peristiwa. "Kami persilakan para orang tua korban membuat laporan secara resmi untuk dilakukan proses hukum," kata Bambang. 📸: Dok. Shutterstock/Ilustrasi. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | bullyingciputat | news | svl | R176 | E037 | E169 | V165 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan39,129 görüntüleme • 1 gün önce

Seorang oknum Satpol PP Surabaya diduga menghalangi jalannya mobil ambulans yang sedang membawa jenazah dari Rumah Sakit Umum Surabaya Medical Service (RS SMS) pada Rabu (23/9) sekitar pukul 19.00 WIB. Diketahui, ambulans tersebut merupakan milik BPJS Watch Surabaya yang sedang mengantarkan jenazah dan keluarga ke wilayah Sampang, Madura. Di tengah perjalanan, oknum Satpol PP tersebut tiba-tiba membuntuti ambulans, lalu mengetuk. Ketika sopir ambulans, Jeki membuka kaca dan menunjukkan sedang mengantar keluarga maupun jenazah, terjadi perdebatan. "Dipikir keluarga itu mau membantu mengawal, ternyata dia itu mengetok pintu ambulans dan menanyakan bahwasanya tidak boleh memainkan sirine sembarangan," kata Jeki saat dikonfirmasi, Jumat (25/9). "Ternyata setelah saya buka, dia kan juga sudah tahu isinya apa, tapi dia masih ngotot aja bahwasanya itu pasien atau keluarga seperti itu. Saya sendiri juga kurang tahu pertanyaannya kan nggak masuk logika juga," ujar dia. Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Surabaya, Irna Pawanti, mengatakan pihaknya telah memanggil anggota tersebut. Dari keterangan yang diperoleh, anggota Satpol PP itu awalnya melihat kedua kaca spion ambulans dalam kondisi tertutup. Ia lalu berupaya mengejar dan memberi tahu pengemudi terkait kondisi kaca spion itu. Karena tidak ada respons, Dimas kemudian mengetuk kaca mobil ambulans. Ia meminta pengemudi mengecilkan suara sirene sekaligus menanyakan kondisi yang dibawa di dalam kendaraan tersebut. 📸: Dok. Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | videonews | R158 | R137 | E164 | V172 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan970,361 görüntüleme • 1 ay önce

Ashraff Abu suami Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq, menemui Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di kediaman Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jumat (23/10) Ashraff tiba di kediaman Jokowi pukul 09.46 WIB. Tak lama kemudian Jokowi datang kediaman. Ashraff diantar Paspampres masuk ke dalam rumah menemui Jokowi. Pertemuan keduanya berlangsung tertutup selama 30 menit. Setelah keluar, Ashraff buka suara mengaku menjadi pengagum Jokowi. “Saya pengagum beliau (Jokowi),” kata Ashraff. Dia mengatakan jika ada kesempatan bertemu Jokowi, seperti hari ini, ia datang dan meminta doa restu. Dia pun mendoakan agar Jokowi hidup tenang di Solo “Semoga hidup tenang,” tutupnya sambil tersenyum meninggalkan rumah Jokowi. Ashraff adalah suami Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq. KPK menangkap Fadia dalam OTT beberapa waktu lalu. Di hari yang sama Ashraff bertemu Jokowi, penyidik KPK menyita satu unit mobil listrik BMW i7 berpelat nomor "A 5 RAF" di kediaman Fadia. Belum ada keterangan dari Ashraff mengenai penyitaan mobil itu. 📸: Dok. kumparan. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | svt | R064 | E164 | E169 | E025 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan61,525 görüntüleme • 2 gün önce

Seorang lansia bernama Lania (78) menjadi korban penjambretan di rumahnya di Gang Luna 3, Kelurahan Pagarsih, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Jumat (16/10) pagi. Akibat kejadian itu, korban terjatuh hingga mengalami luka, sementara kalung emas seberat sekitar 10 gram miliknya dibawa kabur pelaku. Anak korban, Jemmy (52), mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.44 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV, diduga ada empat pelaku yang datang menggunakan dua sepeda motor. Mereka disebut sudah dua kali mendatangi rumah korban dengan alasan mengecek meteran air PDAM. Jemmy menuturkan, ibunya tidak membukakan pintu karena tidak mengenali para pelaku. Namun, saat korban hendak mengunci pagar rumah yang masih terbuka, salah seorang pelaku tiba-tiba mengambil kalung yang dikenakannya. Korban refleks mundur hingga terjatuh dengan keras. Akibat terjatuh, kepala korban terbentur dan sejumlah pot di sekitar lokasi pecah. Hingga Sabtu (17/10), korban masih mengalami trauma dan mengeluhkan sakit pada bagian punggung. Ia juga kesulitan bangun dari tempat tidur maupun berjalan sehingga harus dibantu keluarga. Jemmy mengatakan pihak keluarga belum mengetahui secara pasti nilai kerugian akibat kehilangan kalung emas tersebut. Ia memastikan kejadian itu telah dilaporkan kepada kepolisian dan berharap para pelaku segera ditemukan. 📸: Dok. Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | vidol | R120 | E070 | R158 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan196,287 görüntüleme • 9 gün önce

Di usia senjanya, Mbah Waryanah (65) masih merawat cucunya, Cahyo Agung Wibowo (18), yang menderita polio sejak bayi hingga lumpuh dan tak bisa berkomunikasi. Keduanya tinggal di Kedung Buweng 4, Wukirsari, Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Selama 13 tahun, Mbah Waryanah merawat Cahyo setelah kedua orang tuanya pergi ke Jakarta dan Palembang dan tak pernah kembali. Cahyo ditinggal ortunya saat usia 5 tahun. Setiap pagi, Mbah Waryanah berjalan kaki lebih dari dua kilometer untuk berjualan jajanan pasar. Penghasilannya hanya Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu sehari untuk memenuhi kebutuhan mereka, termasuk membeli popok Cahyo. “Kalau makan, lauknya seadanya yang penting ada kecap mau. Garam sama air putih ya nggak papa. Yang penting ada pampers,” kata Mbah Waryanah. Mbah Waryanah tak bisa lama-lama berjualan karena tak tega meninggalkan Cahyo sendirian. Sementara di rumah, Cahyo menghabiskan hari-harinya di kamar kecil dan sesekali terhibur dengan mendengarkan radio. Kini, di tengah usianya yang semakin tua, Mbah Waryanah mengkhawatirkan masa depan sang cucu jika dirinya tak lagi mampu merawatnya. “Saya ngunduri tuo (semakin tua). Cahyo ngunduri gede (semakin besar),” tuturnya. 📸: Dok. kumparan/Panji Purnandaru. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | svl | R091 | R120 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan67,616 görüntüleme • 3 gün önce

Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) yang juga Kasatgas MBG Jatim, Emil Elestianto Dardak, menyebut akan koordinasi dengan sekolah-sekolah di Jatim usai 344 siswa dan santri dari 19 sekolah di Sidoarjo keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (1/9) sore. Katanya, satgas akan melakukan jemput bola menangani siswa-santri yang absen tidak masuk sekolah setelah kejadian. Emil juga menyebut bahwa sudah ada posko yang didirikan di pondok dan disediakan paramedis untuk melakukan penanganan. "Posko di sini, justru disana sudah ada paramedis yang bisa menangani," katanya. Sebelumnya, Emil menampik terkait dengan informasi adanya korban jiwa dalam peristiwa dugaan keracunan tersebut. Ia menyampaikan bahwa saat ini para siswa sudah banyak yang kembali ke rumah usai mendapatkan perawatan dari rumah sakit. "Tolong juga, tadi ada kabar mohon maaf meninggal, itu tidak betul. Tidak ada yang meninggal. Kita doakan semua bisa bukan hanya doakan, tapi diikhtiarkan oleh tenaga medis. InsyaAllah sudah ada yang bisa dipulangkan. Banyak yang bisa dipulangkan," ucapnya. 📸: Dok. Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | svt | R158 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan1,258,845 görüntüleme • 1 ay önce

Dua peserta tour ke Korea Selatan (Korsel) asal Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, Monica Yolanda (29) dan Marsyah Olfia Rigina (21), meninggalkan rombongan pada September 2026. Keduanya kabur, tak ikut kembali pulang ke Indonesia. Pemilik travel HQ Semesta, Rhaty (30), mengatakan Monica dan Marsyah ikut tour ke Korsel pakai visa grup wisata, berangkat 17 September 2026. Namun, pada 19 September 2026, keduanya izin pergi, kemudian kabur dan keluar dari grup WhatsApp rombongan hingga nomornya tak bisa dihubungi. Pada 23 September, rombongan kembali ke Indonesia tanpa keduanya. Dan, sampai saat ini, keduanya pun belum kembali ke Indonesia. "Masa visa sudah berakhir di tanggal 2 Oktober 2026 dan saat ini mereka sudah overstay," ucap Rhaty. Rhaty mengatakan kejadian tersebut berdampak pada operasional perusahaan. Pihak travel, menurut dia, menghadapi denda dari penyedia visa dan kendala dalam memproses pengajuan visa grup untuk keberangkatan berikutnya. Selain menempuh koordinasi dengan pihak terkait, Rhaty mengaku masih berkomunikasi dengan keluarga kedua peserta untuk mendorong keduanya segera kembali ke Indonesia. 📸: Dok. Threads @/_rhatys, Shutterstock/Ilustrasi. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | videonews | R169 | R300 | E037 | V161 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan309,447 görüntüleme • 16 gün önce

Massa mulai mendatangi rumah anggota DPR, Eko Patrio, di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (30/8) malam. Belum diketahui massa itu berasal dari mana. Mereka terus berdatangan ke kawasan rumah Eko hingga pukul 22.12 WIB. Tak lama kemudian mereka keluar dan terlihat menjarah barang-barang dari dalam rumah. Pantauan kumparan di lokasi, barang yang dijarah antara lain kulkas, dispenser, pakaian, TV, hiasan dinding, sepatu, sandal, sampai karpet. 📸: Dok. kumparan/Luthfi Humam. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #focus #rantisojol #news #vidol #mobilrantis #demo #demoDPR #unjukrasa #brimob #polisi #info #beritaterkini #berita #bicarafaktalewatberita
kumparan12,544,178 görüntüleme • 1 yıl önce

Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menaikkan pangkat para polisi yang jadi korban dalam kerusuhan di berbagai wilayah di Indonesia. “Saya sampaikan ke Kapolri, saya minta semua petugas dinaikin pangkat, naikin pangkat luar biasa karena bertugas di lapangan membela negara, membela rakyat, menghadapi anasir-anasir,” kata Prabowo saat mengunjungi anggota Polri korban kerusuhan yang dirawat di RS Polri, Jakarta Timur pada Senin (1/9). Selain kenaikan pangkat, Prabowo juga memerintahkan Jenderal Sigit untuk menyekolahkan polisi yang menjadi korban. “Saya perintahkan mereka diberi penghargaan naik pangkat, masuk sekolah,” ucap Prabowo. 📸: Dok. kumparan/Abid Raihan. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #focus #affankurniawan #news #vidol #mobilrantis #demo #demoDPR #unjukrasa #brimob #polisi #info #beritaterkini #berita #bicarafaktalewatberita
kumparan11,091,202 görüntüleme • 1 yıl önce

Seorang anak laki-laki di Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat melakukan aksi heroik setelah menyaksikan KDRT yang dilakukan ayahnya terhadap ibunya. Ia jalan kaki sejauh 2 kilometer ke kantor polisi dari rumahnya untuk melakukan kejadian tersebut pada Senin (19/10). Merespons laporan itu, polisi langsung datangi rumah dan berhasil amankan korban. Dari rekaman video yang diterima, sang anak berangkat ke kantor polisi ditemani sahabatnya. Di lokasi, petugas menemukan ibu korban dalam kondisi wajah lebam diduga akibat alami penganiayaan. Korban mengaku telah disiksa dan disekap selama semalaman oleh suaminya. Kini kondisi korban telah diamankan pihak kepolisian untuk mendapatkan perlindungan dan penanganan lebih lanjut. Aksi bocah tersebut menuai pujian karena keberaniannya dalam menyelamatkan ibunya meskipun harus menempuh jarak 2 kilometer dengan berjalan kaki. 📸: Dok. Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | vidol | R158 | R050 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan82,422 görüntüleme • 5 gün önce

Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai, anggota Direktorat Polisi Udara (Ditpoludara) Korpolairud Baharkam Polri, meninggal dunia dalam dugaan pembunuhan di Markas Ditpoludara, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Jumat (16/10). Pengacara keluarga korban, Petrus Bala Pattyona, melalui keterangan tertulisnya menjelaskan dalam laporan awal kepolisian, pelaku yang merupakan junior korban berpangkat Bharada diduga menembak tubuh korban berulang kali, kemudian melukai kepala, dan menggorok lehernya menggunakan senjata tajam. Petrus menjelaskan bahwa laporan awal Kasipropam Korpolairud Baharkam Polri kepada Kepala Korpolairud Baharkam Polri, terduga pelaku, Bharada Andika Rahmadani, mengaku menembakkan senjata api sebanyak empat kali ke arah tubuh korban Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai. Setelah korban terjatuh, pelaku kembali menembak beberapa kali ke arah kepala korban, kemudian menggorok leher korban menggunakan pisau yang dibawanya dari rumah. Petrus menilai kondisi korban dan dugaan penggunaan sejumlah senjata perlu menjadi perhatian penyidik dalam mengungkap perkara tersebut. Dugaan keterlibatan pelaku lain itu disampaikan Petrus berdasarkan penilaiannya terhadap informasi mengenai luka korban dan senjata yang digunakan. Petrus mengatakan berdasarkan laporan awal, peristiwa tersebut terjadi di ruang pemadam kebakaran Ditpoludara, Pondok Cabe. Korban diketahui bertugas sebagai tenaga administrasi pada bagian Pamperslog Ditpoludara. Sementara itu, terduga pelaku juga bertugas di bagian yang sama. Laporan awal menyebut peristiwa itu diduga berawal dari persoalan pribadi antara korban dan terduga pelaku. Dalam keterangannya, pelaku mengaku kerap merasa disalahkan dan mengalami perundungan oleh korban. Pelaku juga disebut mengaku telah membawa senjata tajam jenis golok sejak Senin (12/10) karena merasa takut secara berlebihan. 📸: Dok. Istimewa, Shutterstock/Ilustrasi. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | videonews | R158 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan107,356 görüntüleme • 7 gün önce

Duka mendalam tengah menyelimuti keluarga pasien berinisial IN (31), warga Tapos, Kota Depok. Ia harus kehilangan bayi yang baru dilahirkan sekaligus mengalami pengangkatan rahim usai melahirkan. Peristiwa memilukan tersebut bermula saat IN memutuskan untuk melahirkan anak keduanya di Puskesmas Tapos pada Rabu (23/9) sekitar pukul 15.00 WIB. Namun persalinan itu mendapatkan penanganan yang lamban dari Puskesmas terkait. Puskesmas memberikan rujukan setelah 4 jam dari ketuban anak IN pecah pada pukul 21.00. Rujukan itu pun diarahkan ke RSIA Setya Bhakti Depok yang jaraknya jauh, padahal ada RSUD ASA sebagai rumah sakit daerah yang lebih dekat. Setelah tiba di rumah sakit rujukan pun, dokter tidak berada di lokasi. "Harusnya dirujuk itu dokter sudah standby di tempat mungkin nggak akan kejadian seperti ini, langsung gercep gitu. Ini kita dari jam 1 sampai jam 5 baru ditangani. Anak saya sudah histeris teriak-teriak 'ma sakit, mama panas, mama perih'," ungkap Ibunda IN, Ede, usai pertemuan dengan Komisi D DPRD Kota Depok di Puskesmas Tapos, Rabu (1/10). 📸: Dok. kumparan, Shutterstock/Ilustrasi. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | svl | R158 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan399,181 görüntüleme • 24 gün önce

Sudah tujuh tahun Irjen Pol Sofyan Nugroho dan istrinya, dr. Niken Diah Anitasari, hidup dalam bayang-bayang kekhawatiran di rumah mereka sendiri. Rumah yang beralamat di Perumahan Puri Anjasmoro, Semarang Barat, Kota Semarang, itu mestinya jadi tempat aman untuk stirahat setelah beraktivitas kini justru membuat keduanya waswas. Kondisi itu terjadi setelah pembangunan rumah tetangga menyebabkan kerusakan pada bangunan milik Sofyan dan keluarganya. Awalnya, kerusakan hanya berupa retakan kecil pada dinding. Namun, seiring waktu, rekahan tersebut semakin melebar hingga menyebabkan atap garasi ambruk dan sejumlah bagian rumah mengalami kemiringan. Bahkan, terdapat celah besar di antara tembok yang membuat penghuni rumah dapat melihat langit dari dalam. Bagian rumah yang mengalami kerusakan paling parah adalah garasi. Seluruh atap garasi ambruk. “Jadi lantai dua sudah tidak bisa digunakan. Takut kalau ada apa-apa jadi kami pindahkan semua jadi satu di bawah sini," ujar Niken. Sofyan dan Niken mengaku telah melaporkan tetangganya kepada polisi pada 2022. Laporan tersebut dibuat atas dugaan perusakan rumah dan bangunan setelah upaya penyelesaian secara kekeluargaan melalui beberapa kali mediasi tidak menemukan titik temu. Niken mengeklaim bahwa tetangganya itu telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan perusakan bangunan. Perkara tersebut telah dilimpahkan ke kejaksaan, tetapi hingga kini belum ada kejelasan mengenai kelanjutannya. Ia berharap tetangganya bersedia bertanggung jawab dan meminta maaf atas kerusakan yang terjadi. 📸: Dok. kumparan/Intan Alliva. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | svl | R127 | R169 | E023 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan849,225 görüntüleme • 1 ay önce

Relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) berhasil menyelamatkan seekor bayi surili (Presbytis comata), primata langka endemik Jawa Barat, yang terjebak di tengah sisa-sisa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Ciremai. Bayi surili berjenis kelamin jantan itu ditemukan oleh Darsa alias Dodo (53), relawan MPA Padabeunghar, saat memadamkan api di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut pada Kamis (22/10) malam. Saat ditemukan, kondisinya sangat lemas. Bayi yang diperkirakan baru berusia sekitar satu minggu itu diduga terpisah dari induknya dan tidak menyusu selama hampir seharian. "Usianya diperkirakan baru sekitar seminggu, masih balita banget. Tali pusarnya aja belum putus, masih basah," ujar Darsa. Para relawan kemudian memberikan penanganan darurat dengan susu saset yang mereka bawa sebagai bekal. Kondisi bayi surili itu berangsur membaik setelah diberi susu, sebelum akhirnya diinapkan di tenda tim pemadam. Pada Jumat (23/10) sekitar pukul 11.00 WIB, setelah api berhasil dilokalisir, para relawan kembali mencari kawanan surili. Sekitar 300 meter dari lokasi perkemahan, mereka menemukan kawanan yang diperkirakan berjumlah 15 ekor di atas pepohonan. Mendengar suara anaknya, kawanan tersebut mulai mendekat meski masih tampak waspada. Untuk menghindari kontak langsung yang dapat membuat kawanan surili stres, relawan meletakkan bayi tersebut di tanah lalu mundur sejauh 50 meter. Induknya kemudian turun dan membawa kembali anaknya, sehingga bayi surili itu berhasil dipertemukan kembali dengan induknya. 📸: Dok. MPA Paguyuban Silihwangi Majakuning. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | vidol | R037 | E169 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan31,435 görüntüleme • 2 gün önce

Sejumlah mahasiswa baru (maba) Universitas Negeri Padang (UNP) disuruh jalan jongkok saat hendak memasuki kampus sambil diawasi oleh senior. Dari narasi yang beredar, suruhan itu berasal dari senior. Para maba terlihat mengenakan pakaian seragam putih hitam, dilengkapi berbagai atribut, mulai dari topi hingga kertas karton yang dikalungkan seperti name tag. Sekretaris UNP, Erianjoni, mengatakan maba yang melakukan kegiatan tersebut dalam rangka pemanasan atau peregangan untuk masuk kampus, bukan perpeloncoan. "Kalau engga salah itu Fakultas Teknik. Kegiatan itu bukan perpeloncoan, hanya semacam pemanasan, peregangan otot. Biar maba lebih fresh," ujar Erianjoni dihubungi kumparan, Rabu (18/8). Erionjoni mengungkapkan UNP tidak pernah memberlakukan aksi tersebut kepada mahasiswa, namun katanya hal tersebut dilakukan untuk mendidik mereka. "Selagi tidak ada kekerasan, masih kita pantau saja. Cuma berjalan jongkok, itu ada hubungan keakraban dan disiplin. kalau tidak begitu maba jadi ngantuk, tidur saja mereka. Maka itu diberikan pemanasan," kata dia. 📸: Dok. Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | vidol | R176 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan1,093,316 görüntüleme • 2 ay önce

Tangis Raihan (19) pecah begitu tiba dengan selamat di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Selasa (15/9). Pemuda ini bersyukur masih diberikan kehidupan usai KM Virgo Transport 8 yang ditumpanginya terbalik di Laut Jawa, Minggu (13/9). Usai kapal terbalik, Raihan harus bertahan selama 10 jam sebelum akhirnya dievakuasi oleh awal kapal MV Haida. Sepuluh jam menjadi waktu yang panjang bagi Raihan. Di tengah laut lepas, warga Garut, Jawa Barat, itu hanya bisa bertahan dengan berpegangan pada sebuah tabung gas. Raihan merupakan salah satu anak buah kapal (ABK) yang berada di kapal tersebut. Sehari-hari, ia bertugas sebagai petugas cleaning service. Di tengah laut yang luas, Raihan terombang-ambing. Tabung gas jadi satu-satu pegangan dia kala itu. Ia berharap ada kapal yang datang dan menemukan dirinya. “Selama di laut saya berpegangan dengan tabung gas sambil menunggu adanya kapal yang menyelamatkan saya” ujarnya kepada wartawan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Sepuluh jam terombang-ambing membuat Raihan tak punya banyak pilihan selain pasrah. Ia mengaku hanya bisa berdoa, bahkan sempat berpikir bahwa perjuangannya di tengah laut itu mungkin menjadi akhir hidupnya. 📸: Dok. kumparan. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | svl | R018 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan608,493 görüntüleme • 1 ay önce

Presiden Prabowo Subianto menyapa jajaran menteri, kepala lembaga, sampai seluruh gubernur se-RI dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10). Nama-nama disebut satu per satu, dalam sejumlah kesempatan Prabowo juga memberikan kelakar kecil saat menyebut nama-nama di jajaran pemerintahan. Di salah satu kesempatan, Prabowo menyapa Kepala KSP sekaligus eks Kapolri Listyo Sigit Prabowo sampai Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo. Terkait nama-nama yang punya unsur "Bowo" tersebut, Prabowo lantas melontarkan seloroh. Apa kata Prabowo? Simak dalam konten berikut. 📸: Dok. YouTube Sekretariat Presiden. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | svt | R120 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan50,895 görüntüleme • 3 gün önce

Polsek Buah Batu mengamankan pria berinisial T (38) yang diduga menendang seorang perempuan yang jatuh dari motor dan memukul tukang tambal ban bernama Ukar Bangkit (68) di Kelurahan Margasari, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung, Kamis (27/8/2026) siang. Dalam video CCTV, T nampak nyaris tertabrak korban perempuan yang kecelaakan motor, lalu menendang kepala perempuan yang terbaring di aspal itu. Sementara, Ukar yang menolong perempuan itu lalu sempat dipukul T sampai Ukar luka di bagian mulut. Sekitar 30 menit kemudian, T disebut kembali datang, memukul Ukar, lalu mengarahkan benda yang diduga pistol sambil mengeluarkan ancaman. Polisi kemudian menemukan benda tersebut di saluran air warga setelah diduga dibuang oleh T. Hasil pemeriksaan memastikan benda itu bukan senjata api, melainkan korek api berbentuk menyerupai pistol. Meski begitu, polisi masih mendalami dugaan pemukulan dan ancaman tersebut dengan memeriksa korban, saksi, serta T yang diamankan pada Jumat (28/8) sekitar pukul 00.07 WIB. 📸: Dok. Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | vidol | R120 | E073 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan781,310 görüntüleme • 1 ay önce