Margianta S. J. D.'s banner
Margianta S. J. D.'s profile picture

Margianta S. J. D.

@margianta27,599 subscribers

Working class union @suaramudapb | @ChulalongkornU Alum | @OneYoungWorld Amb. | @LKYSch Fellow | Youth, health, social justice.

Shorts

Di KRL KAI Commuter kita gak bisa kabur dari iklan. Penumpang sempet dilarang ngobrol, tp muter iklan kenceng banget. Org mau santai baca/tidur jadi gak bisa denger "PeNg1RiMaN cEpAT gRatiS 0nGkiR!!"

Di KRL KAI Commuter kita gak bisa kabur dari iklan. Penumpang sempet dilarang ngobrol, tp muter iklan kenceng banget. Org mau santai baca/tidur jadi gak bisa denger "PeNg1RiMaN cEpAT gRatiS 0nGkiR!!"

780,035 görüntüleme

Contexts aside, in this Najwa interview did I just hear RK saying Tragedi Kanjuruhan is a matter of football fanaticism—INSTEAD OF police brutality?

Contexts aside, in this Najwa interview did I just hear RK saying Tragedi Kanjuruhan is a matter of football fanaticism—INSTEAD OF police brutality?

417,403 görüntüleme

Videos

margianta's profile picture

"Pada tahun 1998, teman seumuran saya dibunuh aparat. Pada tahun 2025, Affan, yang sebaya dengan anak saya, dibunuh aparat. Dia tidak seberuntung para polisi muda, yang ayahnya, dan mungkin ibunya, punya sawah untuk dijual. Ada otak di kepala. Bukankah para polisi itu bisa menggunakannya? Jika ada otak, apakah jadi polisi? Tahukah kalian bahwa semua keputusan politik di negara ini adalah hasil pilihan kalian? Kalian bilang, "Kami rakyat kecil. Kami ini bisa apa?" Kalau kalian tidak berarti bagi mereka, tidak mungkin mereka akan datang mengemis suara kalian. Anda, Pak Polisi, Ibu Polisi, mau sampai kapan kalian menggunakan kekerasan untuk menghadapi rakyat? Kami ini bukan musuhmu, Pak. Kami ini tangan kosong. Kami ini hanya menyuarakan suara kami. Kami yang tertindas, kami yang bekerja hari ini, tanpa tahu besok apakah masih ada lapangan pekerjaan untuk kami. Kami yang setiap hari harus berpikir, "Budget apa lagi yang harus kami bayar?" Biaya UKT kuliah anak kami lagi yang akan naik. "Berapa lagi yang harus kami cari?" Kalian kemana? Kalian membela anggota Dewan yang berjoget dengan pendapatan 100 juta per bulan. Tapi kalian memukuli kami yang di luar sini. Kalian bisa bersikap manis pada para anggota Dewan, pada para pejabat. Tetapi mengapa kalian beringas terhadap rakyat? Tolonglah, balikkan badan kalian, berjuanglah bersama kami rakyat. Apakah kami harus mengadu ke Damkar? Apakah kalian tidak malu ketika kalian sedikit demi sedikit kehilangan fungsinya? Ketika kalian diperolok bahwa kalian hanya bisa merazia. Ketika ada pencurian, masyarakat meminta bantuan Damkar. Ketika ada kekerasan dalam rumah tangga, masyarakat larinya ke Damkar. Apakah kalian tidak malu? Kalian berseragam coklat untuk menegakkan keadilan. Untuk membantu kami yang tidak mengerti hukum!" Ibu Nana Warga Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah 30 Agustus 2025

Margianta S. J. D.

327,845 görüntüleme • 9 ay önce

Daha fazla içerik yok.