MBG Jelek!'s banner
MBG Jelek!'s profile picture

MBG Jelek!

@menuembegejelek • 65,649 subscribers

Roaster media 🫵🏻 | Tengok header sebelum follow | Cek sorotan untuk berita peracunan dan penyimpangan MBG | Mau lapor pengalaman MBG-mu? DM / Mention 🚨

Shorts

Plis, mohon. Tolong jangan marah² dan bakar jembatan dulu buat Mbak ini. Mungkin keliatan seperti amoral, menghina profesi tenaga satuan pendidikan yang honorer. Mendukung penuh program MBG. Tapi kita harus yakin dan percaya, dia gak punya pilihan lain. Dia bikin video mocking kayak begini pasti karena disuruh dan dipaksa langsung oleh BGN, si pongah sudaryono, atau prabowo. Tolong, rangkulan kita musti lebih murah daripada maki-makian kita kepada rakyat kelas bawah yang powerless seperti ini. Educate, organize! #SampaiMenang✊🏻

Plis, mohon. Tolong jangan marah² dan bakar jembatan dulu buat Mbak ini. Mungkin keliatan seperti amoral, menghina profesi tenaga satuan pendidikan yang honorer. Mendukung penuh program MBG. Tapi kita harus yakin dan percaya, dia gak punya pilihan lain. Dia bikin video mocking kayak begini pasti karena disuruh dan dipaksa langsung oleh BGN, si pongah sudaryono, atau prabowo. Tolong, rangkulan kita musti lebih murah daripada maki-makian kita kepada rakyat kelas bawah yang powerless seperti ini. Educate, organize! #SampaiMenang✊🏻

270,988 görüntüleme

JUST IN: Info dari hendry kumink (salah satu chef kubangan lumpur), dapur yang udah di-'top up' sama BGN untuk operasional cuma baru 7000 dapur (dari 25.000++ total jumlah dapur). Emm, wow. 😶 Valid kah? Mari korek-korek lebih lanjut;)

JUST IN: Info dari hendry kumink (salah satu chef kubangan lumpur), dapur yang udah di-'top up' sama BGN untuk operasional cuma baru 7000 dapur (dari 25.000++ total jumlah dapur). Emm, wow. 😶 Valid kah? Mari korek-korek lebih lanjut;)

2,058,926 görüntüleme

Astaghfirullahaladzim. Setelah kami cross-check ternyata BUSEEETT!! Bener-bener ya kubangan lumpur Kedawung 2. Komitmen gizi apaan?? Menumu bener-bener bikin emosi cookk. Kok PEDE banget dah buat ngupload?? 😭🤢🤮

Astaghfirullahaladzim. Setelah kami cross-check ternyata BUSEEETT!! Bener-bener ya kubangan lumpur Kedawung 2. Komitmen gizi apaan?? Menumu bener-bener bikin emosi cookk. Kok PEDE banget dah buat ngupload?? 😭🤢🤮

705,249 görüntüleme

He'em, iye iye, Bang. Maaf, yee. Tapi sorry bangett nih, Bang. Lu apa-apa emang kudu kaga pake baju begini kah? Apa begimane? Btw, cek gopaynya yak. Sorry kaga bisa support banyak-banyak. Sehat-sehat terus, Bang. 🙏🏻

He'em, iye iye, Bang. Maaf, yee. Tapi sorry bangett nih, Bang. Lu apa-apa emang kudu kaga pake baju begini kah? Apa begimane? Btw, cek gopaynya yak. Sorry kaga bisa support banyak-banyak. Sehat-sehat terus, Bang. 🙏🏻

517,714 görüntüleme

Handai Tolan, kami tak ada maksud untuk memisahkan pegawai SPPG agar keluar dari rangkulan sesama warga, sehingga memuluskan rezim saat ini untuk melanggengkan kekuasaannya hingga 2 periode. Namun, izinken kami memberi pendapat perihal video yang sudah di-take down oleh user TikTok (@)fina.aja.S. ini. Maaf, bagi kami, ini adalah salah satu contoh praktik rasuah / korup secara terang-terangan yang dilakuken oleh pegawai SPPG. Bayangken, pemberian panganan yang dilakuken oleh yang katanya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, porsinya hanya secuil, dan sisa-sisa yang tak terdistribusi karena penanggungjawab di SPPG tak berkenan menyingkronkan ulang jumlah PM (siswa sekolah) yang berangkat dengan yang akan diproduksi / didistribusikan, dibagi-bagikan kepada seluruh karyawan SPPG, dan seluruh karyawan SPPG tsb. merasa senang, pula happy. Padahal karyawan sudah mendapatkan hak gaji dan (kadang) hak makan siang juga. Kami meyakini, bapak mbak fina ini barangkali sebelumnya juga dalam kondisi kepepet dan desperate, sama seperti sender menfess kemarin, namun ya inilah yang terjadi jika memutuskan bekerja di sana. Inilah salah satu yang kemarin kami coba untuk kami tunjukkan kepada Handai Tolan sekelian. Dan fenomena-fenomena seperti inilah yang datang pada DM kami, dalam bentuk pelaporan, yang jumlahnya hingga belasan per hari. Meski begitu, maaf, sekalipun kami berpendapat bahwa itu adalah tindakan yang amoral, kami tetap ingin merangkul dan menggandeng si sopir MBG ini beserta karyawan SPPG-SPPG lain yang menenteng lauk pauk sisa produksi ini, saben hari, hingga isi lemari esnya penuh. Kami sangat sepakat dengan kritik yang mengataken bahwa kami tak punya kesadaran kelas. Kami sangat sepakat dengan saran yang mengataken bahwa: 'kritik dan ekspos tindakan amoral pegawai SPPG tetap boleh dilakukan beriringan dengan tetap mengedukasi dan merangkul mereka'. Handai Tolan juga perlu mengerti, bahwa kami juga sangat amat trauma dengan pemerintahan rezim saat ini. Sangat amat. Daya rusak dan hancurnya bagi pengikut kami atau bagi kami pribadi sungguh amat sangat luar biasa menyakitkannya. Jadi, inilah yang kami lakuken, kami tetap ekspos, dan kami sangat amat mengharap agar pegawai SPPG yang kami ekspos ini tetap berkenan untuk kami rangkul, kami gandeng, kami edukasi sesantun mungkin, untuk kelak kami ajak menjotos si pongah sudaryono dan prabowo bersama-sama. Karena ya kami butuh mereka. Oleh sebabnya, kami harap follower kami juga bisa mafhum, agar bapak mbak fina ini jangan dihujat, jangan dikecam. Mereka hanya mau bertahan hidup, sama seperti kita. Mereka juga warga, bagian dari kita, yang musti dijaga juga.

Handai Tolan, kami tak ada maksud untuk memisahkan pegawai SPPG agar keluar dari rangkulan sesama warga, sehingga memuluskan rezim saat ini untuk melanggengkan kekuasaannya hingga 2 periode. Namun, izinken kami memberi pendapat perihal video yang sudah di-take down oleh user TikTok (@)fina.aja.S. ini. Maaf, bagi kami, ini adalah salah satu contoh praktik rasuah / korup secara terang-terangan yang dilakuken oleh pegawai SPPG. Bayangken, pemberian panganan yang dilakuken oleh yang katanya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, porsinya hanya secuil, dan sisa-sisa yang tak terdistribusi karena penanggungjawab di SPPG tak berkenan menyingkronkan ulang jumlah PM (siswa sekolah) yang berangkat dengan yang akan diproduksi / didistribusikan, dibagi-bagikan kepada seluruh karyawan SPPG, dan seluruh karyawan SPPG tsb. merasa senang, pula happy. Padahal karyawan sudah mendapatkan hak gaji dan (kadang) hak makan siang juga. Kami meyakini, bapak mbak fina ini barangkali sebelumnya juga dalam kondisi kepepet dan desperate, sama seperti sender menfess kemarin, namun ya inilah yang terjadi jika memutuskan bekerja di sana. Inilah salah satu yang kemarin kami coba untuk kami tunjukkan kepada Handai Tolan sekelian. Dan fenomena-fenomena seperti inilah yang datang pada DM kami, dalam bentuk pelaporan, yang jumlahnya hingga belasan per hari. Meski begitu, maaf, sekalipun kami berpendapat bahwa itu adalah tindakan yang amoral, kami tetap ingin merangkul dan menggandeng si sopir MBG ini beserta karyawan SPPG-SPPG lain yang menenteng lauk pauk sisa produksi ini, saben hari, hingga isi lemari esnya penuh. Kami sangat sepakat dengan kritik yang mengataken bahwa kami tak punya kesadaran kelas. Kami sangat sepakat dengan saran yang mengataken bahwa: 'kritik dan ekspos tindakan amoral pegawai SPPG tetap boleh dilakukan beriringan dengan tetap mengedukasi dan merangkul mereka'. Handai Tolan juga perlu mengerti, bahwa kami juga sangat amat trauma dengan pemerintahan rezim saat ini. Sangat amat. Daya rusak dan hancurnya bagi pengikut kami atau bagi kami pribadi sungguh amat sangat luar biasa menyakitkannya. Jadi, inilah yang kami lakuken, kami tetap ekspos, dan kami sangat amat mengharap agar pegawai SPPG yang kami ekspos ini tetap berkenan untuk kami rangkul, kami gandeng, kami edukasi sesantun mungkin, untuk kelak kami ajak menjotos si pongah sudaryono dan prabowo bersama-sama. Karena ya kami butuh mereka. Oleh sebabnya, kami harap follower kami juga bisa mafhum, agar bapak mbak fina ini jangan dihujat, jangan dikecam. Mereka hanya mau bertahan hidup, sama seperti kita. Mereka juga warga, bagian dari kita, yang musti dijaga juga.

92,611 görüntüleme

‼️Menu Embege dari SPPG Stress‼️ Salah satu bukti kuat bahwa negara selalu absen dalam memberikan pendidikan yang bermutu bagi rakyatnya adalah, ketika 'Satuan Pemenuhan Gizi' memberimu panganan seperti ini, kamu akan kegirangan berterima kasih... ...dan bersyukur. 🙂

‼️Menu Embege dari SPPG Stress‼️ Salah satu bukti kuat bahwa negara selalu absen dalam memberikan pendidikan yang bermutu bagi rakyatnya adalah, ketika 'Satuan Pemenuhan Gizi' memberimu panganan seperti ini, kamu akan kegirangan berterima kasih... ...dan bersyukur. 🙂

1,126,062 görüntüleme

⚠️ Alerta! Alerta!! Sekali lagi, PERINGATAN KERAS dari kami untuk seluruh tim kreatif kubangan lumpur (sppg) agar bisa lebih kritis lagi dalam melahirkan ide konten. Kami mengecam dan mengutuk konten-konten yang sarat dengan aroma ped*filia seperti ini. Kami tidak peduli dengan narasi pembelaan apapun, kami memegang teguh prinsip bahwa anak di bawah umur TIDAK BOLEH untuk dijadikan objek konten bernuansa asmara, berapapun usia lawan main pemerannya. Ini dilarang untuk dinormalisasikan, ini menjijikkan! 🫵🏻

⚠️ Alerta! Alerta!! Sekali lagi, PERINGATAN KERAS dari kami untuk seluruh tim kreatif kubangan lumpur (sppg) agar bisa lebih kritis lagi dalam melahirkan ide konten. Kami mengecam dan mengutuk konten-konten yang sarat dengan aroma ped*filia seperti ini. Kami tidak peduli dengan narasi pembelaan apapun, kami memegang teguh prinsip bahwa anak di bawah umur TIDAK BOLEH untuk dijadikan objek konten bernuansa asmara, berapapun usia lawan main pemerannya. Ini dilarang untuk dinormalisasikan, ini menjijikkan! 🫵🏻

1,157,016 görüntüleme

‼️ Lagi-lagi konten jelek nan wagu ‼️ Baca sajian makanan yg pedomannya 'Isi Piringku' dari Kemenkes dulu sana, baru kerja di dapur. Kerja 'sepele' kan ya tetep butuh belajar. "Terus kami harus gimana?" HARUS TUTUP! Keberadaan dan kerja-kerja kalean sungguh gak guna. 🫵🏻

‼️ Lagi-lagi konten jelek nan wagu ‼️ Baca sajian makanan yg pedomannya 'Isi Piringku' dari Kemenkes dulu sana, baru kerja di dapur. Kerja 'sepele' kan ya tetep butuh belajar. "Terus kami harus gimana?" HARUS TUTUP! Keberadaan dan kerja-kerja kalean sungguh gak guna. 🫵🏻

724,266 görüntüleme

🚨 Poin pertama adalah valid dan benar. Ini juga merupakan sebuah pernyataan sikap kami. Implementasi MBG seharusnya tidak boleh mengganggu dan membebani guru atau rekan-rekan di satuan pendidikan. Perhatikan 2 video di bawah. Terus terang saja, kami amat sangat membenci pemandangan seperti ini. Semenjak ada embege, ini adalah fenomena umum yang terjadi di sekolah-sekolah ketika menjelang pulang dan/atau selesai jam makan siang. Guru-guru dibebani pembagian ompreng, mengurus ompreng kosong, menghitung totebag agar jumlahnya genap demi menghindari denda kehilangan. Bahkan BGN sengaja menaruh daftar upah di juknis mereka untuk rekan-rekan / guru dari satuan pendidikan dan itu didasari dari jumlah porsi yang dibagikan. Kami sangat yakin, menurut BGN angka itu pasti sudah cukup adil dan sepadan. Dasar otak pesuruh jancok. Begitupula juga SPPG. Sehingga jika ada kehilangan atau jumlah ompreng kembali yang tak genap, sebagai kaki tangan BGN, SPPG akan dengan senang hati menegur dan memarahi guru yang bertanggungjawab. Jabingan. Rp20.000 untuk <100 penerima manfaat. Itu berarti kalo <90 ga ada upah sama sekali gitu?? Guru tuh punya mental tanpa pamrih sebenernya. Gemar membantu apalagi kalau memang itu disukai murid-muridnya. Makanya kalo SPPG nyuruh ini-itu ya mereka mau-mau aja sebetulnya. Tapi sekali mereka mendengar mayoritas muridnya menolak, maka mereka juga akan menolak dengan tegas. Mereka naruh murid-muridnya sebagai top priority mereka. Kalau toh ada murid nolak tapi guru tetep maksa nerima dan maksa ngebagiin, itu biasanya oknum. Tapi cukup realistis juga, di tengah himpitan upah guru yang kecil, ada tawaran beberapa rupiah dari eksternal sekolah, maka ya pasti ada tuh yang maksa ngembat, seperti beberapa kasus yang pernah kami singgung. Ini relasi antar satuan pelayanan yang gak sehat. Dampak buruknya yang nanggung siswa sebagai penerima manfaat. Nah, pertanyaannya, dengan insentif pasti 6jt/hari, kenapa BGN atau SPPG gak putar otak aja gimana caranya supaya ompreng dan totebag bisa terdistribusi dengan rapih ke satu per satu penerima manfaat, dan kembali dalam jumlah yang genap, tanpa harus membebani guru? Kenapa harus melibatkan rekan-rekan satuan pendidikan dengan teknis / mekanisme yang jauh dari kata ringan?

🚨 Poin pertama adalah valid dan benar. Ini juga merupakan sebuah pernyataan sikap kami. Implementasi MBG seharusnya tidak boleh mengganggu dan membebani guru atau rekan-rekan di satuan pendidikan. Perhatikan 2 video di bawah. Terus terang saja, kami amat sangat membenci pemandangan seperti ini. Semenjak ada embege, ini adalah fenomena umum yang terjadi di sekolah-sekolah ketika menjelang pulang dan/atau selesai jam makan siang. Guru-guru dibebani pembagian ompreng, mengurus ompreng kosong, menghitung totebag agar jumlahnya genap demi menghindari denda kehilangan. Bahkan BGN sengaja menaruh daftar upah di juknis mereka untuk rekan-rekan / guru dari satuan pendidikan dan itu didasari dari jumlah porsi yang dibagikan. Kami sangat yakin, menurut BGN angka itu pasti sudah cukup adil dan sepadan. Dasar otak pesuruh jancok. Begitupula juga SPPG. Sehingga jika ada kehilangan atau jumlah ompreng kembali yang tak genap, sebagai kaki tangan BGN, SPPG akan dengan senang hati menegur dan memarahi guru yang bertanggungjawab. Jabingan. Rp20.000 untuk <100 penerima manfaat. Itu berarti kalo <90 ga ada upah sama sekali gitu?? Guru tuh punya mental tanpa pamrih sebenernya. Gemar membantu apalagi kalau memang itu disukai murid-muridnya. Makanya kalo SPPG nyuruh ini-itu ya mereka mau-mau aja sebetulnya. Tapi sekali mereka mendengar mayoritas muridnya menolak, maka mereka juga akan menolak dengan tegas. Mereka naruh murid-muridnya sebagai top priority mereka. Kalau toh ada murid nolak tapi guru tetep maksa nerima dan maksa ngebagiin, itu biasanya oknum. Tapi cukup realistis juga, di tengah himpitan upah guru yang kecil, ada tawaran beberapa rupiah dari eksternal sekolah, maka ya pasti ada tuh yang maksa ngembat, seperti beberapa kasus yang pernah kami singgung. Ini relasi antar satuan pelayanan yang gak sehat. Dampak buruknya yang nanggung siswa sebagai penerima manfaat. Nah, pertanyaannya, dengan insentif pasti 6jt/hari, kenapa BGN atau SPPG gak putar otak aja gimana caranya supaya ompreng dan totebag bisa terdistribusi dengan rapih ke satu per satu penerima manfaat, dan kembali dalam jumlah yang genap, tanpa harus membebani guru? Kenapa harus melibatkan rekan-rekan satuan pendidikan dengan teknis / mekanisme yang jauh dari kata ringan?

731,556 görüntüleme

"Silakan para Kepala SPPG, kalo ada (ahli gizi / akuntan) yang mengajukan cuti, untuk melahirkan maupun menikah, silakan cari aja penggantinya. Karena mereka bukan ASN. Temen-temen akuntan atau gizi paham, ya?" — Kabag TU KPPG Bogor NGERI emang proyek super prioritas negara☠️

"Silakan para Kepala SPPG, kalo ada (ahli gizi / akuntan) yang mengajukan cuti, untuk melahirkan maupun menikah, silakan cari aja penggantinya. Karena mereka bukan ASN. Temen-temen akuntan atau gizi paham, ya?" — Kabag TU KPPG Bogor NGERI emang proyek super prioritas negara☠️

195,958 görüntüleme

⚠️BREAKING! Tren kelakuan amoral pegawai kubangan lumpur (SPPG) kini tengah menjamah Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sesama jongos di satu kubangan lumpur saling memadu kasih, padahal jongos perempuan SUDAH MEMILIKI SUAMI. Timeline: > Sejak memadu kasih, kedua jongos rutin berhubungan intim > Jongos laki-laki pernah merekam tanpa seizin jongos perempuan > Jongos perempuan mengakhiri hubungan > Jongos laki-laki merasa sakit hati dan melakukan pemerasan, mengancam akan menyebarkan video hubungan intimnya > Jongos perempuan menuruti permintaan jongos laki-laki (transfer uang 5jt) > Jongos laki-laki merasa kurang, ia minta tambahan uang lagi > Jongos perempuan sudah tidak ada uang lagi > Merasa tertekan, jongos perempuan akhirnya lapor pada suaminya (We can’t imagine how heartbroken the husband must be💔) > Suami membayar pemerasan, lalu meminta agar videonya dihapus (💔) > Jongos laki-laki kembali mengancam karena MASIH MERASA KURANG > Jongos perempuan dan suaminya melapor pada polisi sembari membikin strategi penangkapan *Notes: Kami membuka sayembara, bagi siapapun yang mengetahui detail nama SPPG sekaligus medsos aktif SPPG-nya, akan kami beri imbalan sebesar 150.000 (bagi yang paling cepat memberikan informasi). KAMI AKAN BUAT KUBANGAN LUMPURNYA TUTUP PERMANEN. Kami sudah lelah mendengar betapa abainya antar pegawai SPPG dengan kelakuan-kelakuan amoral yang begini. MENGAPA KALIAN TAK BISA SEKADAR BEKERJA YANG NORMAL-NORMAL SAJA??

Sensitive content

⚠️BREAKING! Tren kelakuan amoral pegawai kubangan lumpur (SPPG) kini tengah menjamah Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sesama jongos di satu kubangan lumpur saling memadu kasih, padahal jongos perempuan SUDAH MEMILIKI SUAMI. Timeline: > Sejak memadu kasih, kedua jongos rutin berhubungan intim > Jongos laki-laki pernah merekam tanpa seizin jongos perempuan > Jongos perempuan mengakhiri hubungan > Jongos laki-laki merasa sakit hati dan melakukan pemerasan, mengancam akan menyebarkan video hubungan intimnya > Jongos perempuan menuruti permintaan jongos laki-laki (transfer uang 5jt) > Jongos laki-laki merasa kurang, ia minta tambahan uang lagi > Jongos perempuan sudah tidak ada uang lagi > Merasa tertekan, jongos perempuan akhirnya lapor pada suaminya (We can’t imagine how heartbroken the husband must be💔) > Suami membayar pemerasan, lalu meminta agar videonya dihapus (💔) > Jongos laki-laki kembali mengancam karena MASIH MERASA KURANG > Jongos perempuan dan suaminya melapor pada polisi sembari membikin strategi penangkapan *Notes: Kami membuka sayembara, bagi siapapun yang mengetahui detail nama SPPG sekaligus medsos aktif SPPG-nya, akan kami beri imbalan sebesar 150.000 (bagi yang paling cepat memberikan informasi). KAMI AKAN BUAT KUBANGAN LUMPURNYA TUTUP PERMANEN. Kami sudah lelah mendengar betapa abainya antar pegawai SPPG dengan kelakuan-kelakuan amoral yang begini. MENGAPA KALIAN TAK BISA SEKADAR BEKERJA YANG NORMAL-NORMAL SAJA??

99,642 görüntüleme

@genuinelyask Ngga cuma netes inimah, tapi ngalir.

Sensitive content

@genuinelyask Ngga cuma netes inimah, tapi ngalir.

71,195 görüntüleme

Bapak, Ibu, Handai Tolan sekelian. Rupiah kita telah menjadi bahan olok-olokan kreator konten luar negeri. 🙂

Bapak, Ibu, Handai Tolan sekelian. Rupiah kita telah menjadi bahan olok-olokan kreator konten luar negeri. 🙂

166,576 görüntüleme

Sebelum santer kelakuan amoral hendrik irawan, espepege dan bege'en memang selalunya diisi oleh orang-orang gila dengan nalar yang hancurrr.

Sensitive content

Sebelum santer kelakuan amoral hendrik irawan, espepege dan bege'en memang selalunya diisi oleh orang-orang gila dengan nalar yang hancurrr.

223,471 görüntüleme

Jika peristiwa penangkapan pada malam ini adalah murni tindakan tegas dan sebuah proses hukum, maka, lazimnya, seharusnya, output-nya adalah embege dilakukan PEROMBAKAN TOTAL. Atau ya bagus-bagusnya TUTUP dan BUBAR. Bila per esok hari tidak ada perubahan sama sekali, maka benar apa yang dikatakan oleh Faizal, bahwa penangkapan ini bukanlah murni sebuah proses hukum, tapi hanya proses 'pengamanan' tokoh sentral saja agar bagian bawah gunung esnya tetap aman dan tentram, setidak-tidaknya perspektif publik berhasil dibelokkan oleh rezim menjadi seolah-olah bahwa rezim ini tidak pandang bulu kepada koruptor. Padahal? Intinya, selama mekanisme embege masih kuat melibatkan swasta, mitra, yayasan, atau apalah itu, dan masih gencar dibangun kubangan-kubangan lumpur (espepege), tidak memprioritaskan pada daerah 3T, tidak melibatkan pakar dan praktisi gizi berpengalaman, maka celah korup masih amat sangat terbuka lebar. Lingkaran setan ini tak akan pernah berhenti.

Jika peristiwa penangkapan pada malam ini adalah murni tindakan tegas dan sebuah proses hukum, maka, lazimnya, seharusnya, output-nya adalah embege dilakukan PEROMBAKAN TOTAL. Atau ya bagus-bagusnya TUTUP dan BUBAR. Bila per esok hari tidak ada perubahan sama sekali, maka benar apa yang dikatakan oleh Faizal, bahwa penangkapan ini bukanlah murni sebuah proses hukum, tapi hanya proses 'pengamanan' tokoh sentral saja agar bagian bawah gunung esnya tetap aman dan tentram, setidak-tidaknya perspektif publik berhasil dibelokkan oleh rezim menjadi seolah-olah bahwa rezim ini tidak pandang bulu kepada koruptor. Padahal? Intinya, selama mekanisme embege masih kuat melibatkan swasta, mitra, yayasan, atau apalah itu, dan masih gencar dibangun kubangan-kubangan lumpur (espepege), tidak memprioritaskan pada daerah 3T, tidak melibatkan pakar dan praktisi gizi berpengalaman, maka celah korup masih amat sangat terbuka lebar. Lingkaran setan ini tak akan pernah berhenti.

151,082 görüntüleme

⚠️𝗕𝗥𝗘𝗔𝗞𝗜𝗡𝗚! Kabar peracunan embege oleh BGN di Ponpes Manba'ul Hikam, Sidoarjo, mendapatken atensi dari Daily Mail. BGN di bawah kepemimpian si pongah sudaryono adalah the real londo ireng. Ia berhasil membawa Indonesia masuk dalam radar liputan media-media lugri.

⚠️𝗕𝗥𝗘𝗔𝗞𝗜𝗡𝗚! Kabar peracunan embege oleh BGN di Ponpes Manba'ul Hikam, Sidoarjo, mendapatken atensi dari Daily Mail. BGN di bawah kepemimpian si pongah sudaryono adalah the real londo ireng. Ia berhasil membawa Indonesia masuk dalam radar liputan media-media lugri.

56,420 görüntüleme

⚠️ // Trigger Warning!! Penerima manfaat embege sejauh ini adalah: balita, anak PAUD/TK, SD, SMP, SMA, Bumil, Busui. Tapi dengan kepedean yang entah datangnya dari mana, ada aja konten yang nuansanya begini. Terus pas ditegur nanti jawabnya, "Kan cuman hiburan doang, Min.." Hiburan ndasmu bohlam! 🫵🏻

Sensitive content

⚠️ // Trigger Warning!! Penerima manfaat embege sejauh ini adalah: balita, anak PAUD/TK, SD, SMP, SMA, Bumil, Busui. Tapi dengan kepedean yang entah datangnya dari mana, ada aja konten yang nuansanya begini. Terus pas ditegur nanti jawabnya, "Kan cuman hiburan doang, Min.." Hiburan ndasmu bohlam! 🫵🏻

212,942 görüntüleme

"Uang banyak, enggak usah takut!"

Sensitive content

"Uang banyak, enggak usah takut!"

132,501 görüntüleme

Hm. Emang kudu begitu ya cara nyebutin brokolinya? "Yaelah, Min, timbang konten doang. Sewot amat? Gini nih kalo udah benci. Semua-mua dikorek kesalahannya." Sebentar. Serius, memang apa sulitnya melafalkan brokoli? Kalau pelafalannya bener takut kontennya gak rame kah? 😳

Hm. Emang kudu begitu ya cara nyebutin brokolinya? "Yaelah, Min, timbang konten doang. Sewot amat? Gini nih kalo udah benci. Semua-mua dikorek kesalahannya." Sebentar. Serius, memang apa sulitnya melafalkan brokoli? Kalau pelafalannya bener takut kontennya gak rame kah? 😳

128,219 görüntüleme

Alright. It’ll happen very soon then, Insya Allah. 🤲🏻

Alright. It’ll happen very soon then, Insya Allah. 🤲🏻

76,482 görüntüleme

Videos