
Nat & Ver
@NarasiVisual • 7,515 subscribers
🌏 Bahas dunia yang kompleks lewat narasi simple 🙋🏻♀️ Bareng duo arsitek Ver si Ibu Kost Gen-Z 👨🏻💻 dan Nat si $Freelancer 500+ projects
Shorts
Videos

Senayan dikenal sebagai kawasan mall elit dan kantor pemerintahan. Tapi tau gak? Aslinya, ia adalah kampung Betawi yang kemudian direlokasi demi megaproyek Bung Karno. Lebih menariknya lagi, ternyata Gedung DPR yang berdiri di sana ternyata awalnya dirancang BUKAN sebagai wadah aspirasi rakyat, melainkan sebuah monumen. Makanya ia terasa jauh. Berdiri di atas podium. Di balik pagar tinggi. Karena memang tujuannya untuk dilihat dari jauh. Gak dekat dengan rakyat. A thread 🧵 by Narasi Visual
Nat & Ver50,348 Aufrufe • vor 1 Monat

Kamu tau gak orangutan itu ternyata arsitek yang lihai? Mereka gak cuma asal nangkring di pohon, tapi bisa bikin rumah dengan sistem struktur, material, sampai lalu lintas mereka sendiri! Mereka bangun sarang baru tiap hari. Punya metode buat milih struktur dan bahan. Gak mau sembarang lewat rute yang gak dikenal. Dan saat kita masuk ke hutan, membabat pohon, apalagi membakar, mahakarya mereka pun turut lenyap bersamanya. A thread 🧵 by Narasi Visual
Nat & Ver51,064 Aufrufe • vor 1 Monat

Pas ke Tokyo kemarin, teman kami yang tinggal di sana udah wanti-wanti duluan: DILARANG KERAS berbicara dalam kereta. Ya walaupun gak seekstrim itu juga (masih ada 1-2 orang yang ngobrol walau gak ribut), pengguna kereta di Tokyo memang benar-benar menjaga ketenangan. HP pun wajib silent mode. Tapi senyap bukan berarti gak ngapa-ngapain. Ada berbagai macam aktivitas yang dilakukan warga Tokyo dalam kereta, di antaranya: - Main HP (ini yang paling umum) Tapi jangan salah, dibanding main game atau nonton anime, kebanyakan lebih suka baca berita, chatting, dan scrolling medsos berbasis teks seperti X/Twitter. Jepang pasar user X terbesar kedua di dunia dengan 70 juta pengguna. Di kehidupan nyata diam, di timeline ribut. - Baca Buku Uniknya, banyak orang Jepang yang suka baca buku yang disampul polos. Tujuannya untuk privasi supaya judul bukunya gak dilirik orang asing. Banyak toko buku di Jepang menyediakan jasa sampul buku gratis. - Tidur Lucunya, kamu gak akan dianggap malas kalau memejamkan mata dalam kereta, malah kadang dianggap rajin dan telah bekerja keras sampai kecapekan. Istilahnya “Inemuri”. Budaya ini gak selalu sama di semua kota Jepang. Misalnya, di Osaka orang cenderung bebas bicara dalam kereta. Akarnya sama seperti alasan kenapa warga Jepang rela nenteng sampah sendiri atau gak ngambil barang orang lain yang jatuh di jalan: Tanggung jawab terhadap komunitas Mereka gak berisik dalam kereta bukan sekedar karena kaku atau pendiam. Diam itu merupakan cara halus buat menyampaikan bahwa “aku sadar ada orang lain di sekeliling yang gak boleh diganggu.” Satu hal lagi: Kabarnya, warga Jepang mulai risih sama turis asing yang berisik di kereta. Bahkan di survei resmi 2025, ngobrol terlalu kencang jadi keluhan nomor satu soal turis asing. Jadi berikutnya kamu berkesempatan pergi ke Tokyo, pastikan untuk memahami dulu budayanya ya!
Nat & Ver23,688 Aufrufe • vor 1 Monat
Keine weiteren Inhalte verfügbar