Netizen Viral's banner
Netizen Viral's profile picture

Netizen Viral

@netizenviral_7,152 subscribers

Setiap hari membawa pelajaran, tugas kita hanya mau belajar atau mengulang kesalahan yang sama.

Shorts

Nggak expect kalau pemandangannya sampai nggak bisa bikin tidur 🫣 🎥: cupstuwerd

Nggak expect kalau pemandangannya sampai nggak bisa bikin tidur 🫣 🎥: cupstuwerd

754,457 Aufrufe

Aksi Pemberani Seorang Sopir truk agar Kebakaran tidak makin meluas di sebuah Pabrik Kayu.

Aksi Pemberani Seorang Sopir truk agar Kebakaran tidak makin meluas di sebuah Pabrik Kayu.

27,768 Aufrufe

Sekelompok pengendara motor yang diduga merupakan bagian dari geng motor menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan mereka berkumpul di kawasan Flyover Brayan, Medan, beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, kelompok itu diduga melakukan konvoi dan menunjukkan eksistensinya di jalanan. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat karena dikhawatirkan berpotensi mengganggu keamanan serta kenyamanan pengguna jalan. Warga berharap pihak kepolisian segera mengambil tindakan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan mencegah aksi serupa terulang. Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait identitas kelompok tersebut maupun dugaan keterkaitannya dengan aksi kriminal. Masyarakat diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Sekelompok pengendara motor yang diduga merupakan bagian dari geng motor menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan mereka berkumpul di kawasan Flyover Brayan, Medan, beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, kelompok itu diduga melakukan konvoi dan menunjukkan eksistensinya di jalanan. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat karena dikhawatirkan berpotensi mengganggu keamanan serta kenyamanan pengguna jalan. Warga berharap pihak kepolisian segera mengambil tindakan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan mencegah aksi serupa terulang. Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait identitas kelompok tersebut maupun dugaan keterkaitannya dengan aksi kriminal. Masyarakat diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

398,770 Aufrufe

Seorang bocah laki-laki terekam berusaha menahan kaki sang ayah yang diduga sedang emosi, diduga untuk melindungi ibu serta adik perempuannya. Aksi tersebut menyita perhatian warganet. Hingga saat ini, waktu dan lokasi pasti peristiwa itu belum diketahui. Sc: debora.abadi

Seorang bocah laki-laki terekam berusaha menahan kaki sang ayah yang diduga sedang emosi, diduga untuk melindungi ibu serta adik perempuannya. Aksi tersebut menyita perhatian warganet. Hingga saat ini, waktu dan lokasi pasti peristiwa itu belum diketahui. Sc: debora.abadi

88,566 Aufrufe

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di sebuah lokasi wisata air saat warga sedang asyik menikmati wahana arung jeram. Momen liburan yang seharusnya penuh keseruan seketika berubah mencekam setelah seorang pria menjadi bulan-bulanan amukan sekelompok pria lain di lokasi yang sama. Dalam rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial, ketegangan bermula di tengah aliran sungai tempat perahu karet melintas. Tanpa diduga, situasi memanas secara tiba-tiba dan berujung pada aksi pemukulan serta pengeroyokan terhadap korban di hadapan para wisatawan lainnya. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti kronologi maupun pemicu utama yang menyebabkan kegaduhan tersebut terjadi begitu saja. Pihak pengelola wisata dilaporkan tengah melakukan penelusuran lebih lanjut guna menyelidiki latar belakang insiden meresahkan ini demi menjamin keamanan para pengunjung ke depannya.

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di sebuah lokasi wisata air saat warga sedang asyik menikmati wahana arung jeram. Momen liburan yang seharusnya penuh keseruan seketika berubah mencekam setelah seorang pria menjadi bulan-bulanan amukan sekelompok pria lain di lokasi yang sama. Dalam rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial, ketegangan bermula di tengah aliran sungai tempat perahu karet melintas. Tanpa diduga, situasi memanas secara tiba-tiba dan berujung pada aksi pemukulan serta pengeroyokan terhadap korban di hadapan para wisatawan lainnya. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti kronologi maupun pemicu utama yang menyebabkan kegaduhan tersebut terjadi begitu saja. Pihak pengelola wisata dilaporkan tengah melakukan penelusuran lebih lanjut guna menyelidiki latar belakang insiden meresahkan ini demi menjamin keamanan para pengunjung ke depannya.

96,255 Aufrufe

Seorang anak berusia 11 tahun diduga mengemudikan truk milik orang tuanya hingga menabrak rombongan umat Buddha yang tengah mengikuti prosesi keagamaan di Thailand, Kamis (2/7). Insiden tersebut menyebabkan delapan biksu meninggal dunia, sementara 20 orang lainnya mengalami luka-luka.

Seorang anak berusia 11 tahun diduga mengemudikan truk milik orang tuanya hingga menabrak rombongan umat Buddha yang tengah mengikuti prosesi keagamaan di Thailand, Kamis (2/7). Insiden tersebut menyebabkan delapan biksu meninggal dunia, sementara 20 orang lainnya mengalami luka-luka.

42,661 Aufrufe

Seorang muslimah terlibat insiden dengan polisi di Inggris. Saat petugas melakukan tindakan terhadap sang ibu, anaknya bereaksi untuk membela dan kemudian terjadi perlawanan terhadap polisi. Peristiwa ini memicu perdebatan mengenai tindakan aparat serta dugaan perlakuan diskriminatif terhadap muslimah tersebut.

Seorang muslimah terlibat insiden dengan polisi di Inggris. Saat petugas melakukan tindakan terhadap sang ibu, anaknya bereaksi untuk membela dan kemudian terjadi perlawanan terhadap polisi. Peristiwa ini memicu perdebatan mengenai tindakan aparat serta dugaan perlakuan diskriminatif terhadap muslimah tersebut.

52,092 Aufrufe

Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, membuang sisa makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi viral di media sosial dan menuai beragam tanggapan dari warganet. Dalam video tersebut, tampak beberapa siswa membuang nasi beserta lauk yang masih tersisa ke tempat pembuangan. Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti alasan para siswa tidak menghabiskan makanan yang telah dibagikan tersebut.

Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, membuang sisa makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi viral di media sosial dan menuai beragam tanggapan dari warganet. Dalam video tersebut, tampak beberapa siswa membuang nasi beserta lauk yang masih tersisa ke tempat pembuangan. Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti alasan para siswa tidak menghabiskan makanan yang telah dibagikan tersebut.

26,913 Aufrufe

Seorang perempuan berinisial MTA (22), warga Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Lumajang, diduga menjadi korbn pembnvh4n yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri, AR (18). Peristiwa yang terjadi pada Minggu (5/7/2026) itu berhasil diungkap pihak kepolisian setelah melakukan serangkaian penyelidikan. Berdasarkan keterangan Satreskrim Polres Lumajang, sebelum insiden terjadi keduanya diketahui sempat berkencan, kemudian menuju rumah korbn dan melakukan hubungan intm. Setelah itu diduga terjadi perselisihan di dalam kamar yang berujung pada aksi kekrs4n terhadap korbn. Polisi menduga pelaku memvkl korbn menggunakan sebatang kayu, lalu memb3k4p serta mengik4t 13hr korbn agar tidak berteriak. Usai kejadian, pelaku disebut sempat berupaya menciptakan alibi seolah tidak mengetahui peristiwa tersebut. Namun, hasil penyelidikan mengarah pada keterlibatan AR yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 338 KUHP tentang pemb*nvh4n dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Sumber: detikjatim Gimana menurut kalian?

Seorang perempuan berinisial MTA (22), warga Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Lumajang, diduga menjadi korbn pembnvh4n yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri, AR (18). Peristiwa yang terjadi pada Minggu (5/7/2026) itu berhasil diungkap pihak kepolisian setelah melakukan serangkaian penyelidikan. Berdasarkan keterangan Satreskrim Polres Lumajang, sebelum insiden terjadi keduanya diketahui sempat berkencan, kemudian menuju rumah korbn dan melakukan hubungan intm. Setelah itu diduga terjadi perselisihan di dalam kamar yang berujung pada aksi kekrs4n terhadap korbn. Polisi menduga pelaku memvkl korbn menggunakan sebatang kayu, lalu memb3k4p serta mengik4t 13hr korbn agar tidak berteriak. Usai kejadian, pelaku disebut sempat berupaya menciptakan alibi seolah tidak mengetahui peristiwa tersebut. Namun, hasil penyelidikan mengarah pada keterlibatan AR yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 338 KUHP tentang pemb*nvh4n dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Sumber: detikjatim Gimana menurut kalian?

29,504 Aufrufe

Di tengah gemerlap acara pelantikan yang penuh kebanggaan, ada satu sosok sederhana yang diam-diam mencuri perhatian. Beliau bukan pejabat, bukan orang kaya, bukan pula tamu kehormatan. Beliau hanyalah seorang ayah petani dari pelosok Desa Niti, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur. Dengan pakaian sederhana dan sandal yang menemani langkahnya, beliau menempuh perjalanan yang tidak mudah. Berjalan kaki, berganti angkutan umum, menyeberangi lautan dengan kapal, lalu kembali berdesakan di bus antarkota menuju Bandung. Bukan untuk berlibur. Bukan untuk mencari pekerjaan. Beliau datang hanya untuk satu tujuan: menyaksikan putranya dilantik dan meraih cita-cita yang selama ini mereka perjuangkan bersama. Mungkin beliau tidak memiliki banyak harta untuk diwariskan. Tidak ada mobil mewah, tidak ada tabungan miliaran rupiah. Namun ada sesuatu yang jauh lebih berharga yang ia berikan kepada anaknya: kerja keras, pengorbanan, dan doa yang tak pernah putus setiap malam. Tak seorang pun tahu berapa banyak keringat yang jatuh di ladang. Tak ada yang menghitung berapa kali beliau menahan lelah, lapar, dan kecewa demi memastikan anaknya tetap bisa bermimpi. Dan hari itu, semua perjuangan itu seperti terbayar lunas. Di balik seragam kebanggaan sang putra, ada tangan kasar seorang ayah yang telah bekerja seumur hidup. Di balik keberhasilan seorang anak, ada cinta yang tidak pernah meminta balasan. 🎥:ntt update

Di tengah gemerlap acara pelantikan yang penuh kebanggaan, ada satu sosok sederhana yang diam-diam mencuri perhatian. Beliau bukan pejabat, bukan orang kaya, bukan pula tamu kehormatan. Beliau hanyalah seorang ayah petani dari pelosok Desa Niti, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur. Dengan pakaian sederhana dan sandal yang menemani langkahnya, beliau menempuh perjalanan yang tidak mudah. Berjalan kaki, berganti angkutan umum, menyeberangi lautan dengan kapal, lalu kembali berdesakan di bus antarkota menuju Bandung. Bukan untuk berlibur. Bukan untuk mencari pekerjaan. Beliau datang hanya untuk satu tujuan: menyaksikan putranya dilantik dan meraih cita-cita yang selama ini mereka perjuangkan bersama. Mungkin beliau tidak memiliki banyak harta untuk diwariskan. Tidak ada mobil mewah, tidak ada tabungan miliaran rupiah. Namun ada sesuatu yang jauh lebih berharga yang ia berikan kepada anaknya: kerja keras, pengorbanan, dan doa yang tak pernah putus setiap malam. Tak seorang pun tahu berapa banyak keringat yang jatuh di ladang. Tak ada yang menghitung berapa kali beliau menahan lelah, lapar, dan kecewa demi memastikan anaknya tetap bisa bermimpi. Dan hari itu, semua perjuangan itu seperti terbayar lunas. Di balik seragam kebanggaan sang putra, ada tangan kasar seorang ayah yang telah bekerja seumur hidup. Di balik keberhasilan seorang anak, ada cinta yang tidak pernah meminta balasan. 🎥:ntt update

32,901 Aufrufe

Bripda F dan Bripda A alami luka bacok dari ayunan kapak saat Debt Collector berupaya melakukan penarikan kendaraan salah satu korban di Kota Serang. Setelah itu puluhan personel Satbrimob Polda Banten melakukan pengejaran pelaku yang kabur dan akhirnya berhasil diamankan. Jangan kalah sama premanisme ndan.

Bripda F dan Bripda A alami luka bacok dari ayunan kapak saat Debt Collector berupaya melakukan penarikan kendaraan salah satu korban di Kota Serang. Setelah itu puluhan personel Satbrimob Polda Banten melakukan pengejaran pelaku yang kabur dan akhirnya berhasil diamankan. Jangan kalah sama premanisme ndan.

27,567 Aufrufe

Sebuah video singkat yang memperlihatkan tindakan tidak terpuji kembali mencoreng ruang publik kita. Seorang perempuan diduga menjadi korban kekerasan fisik yang dilakukan secara beramai-ramai oleh kelompok wanita lain di dalam sebuah rumah. Kejadian mencekam ini berhasil direkam oleh seseorang dari kejauhan melalui celah jendela. Aksi perundungan seperti ini tidak boleh dibiarkan begitu saja karena meninggalkan trauma psikologis dan fisik yang sangat mendalam bagi korban. Semoga pihak keluarga korban atau masyarakat yang mengenali tempat dalam video tersebut bisa segera melapor ke pihak berwajib. Menurut kalian, apa langkah hukum paling tegas untuk memberikan efek jera pada pelaku bullying berkedok pengeroyokan seperti ini?

Sebuah video singkat yang memperlihatkan tindakan tidak terpuji kembali mencoreng ruang publik kita. Seorang perempuan diduga menjadi korban kekerasan fisik yang dilakukan secara beramai-ramai oleh kelompok wanita lain di dalam sebuah rumah. Kejadian mencekam ini berhasil direkam oleh seseorang dari kejauhan melalui celah jendela. Aksi perundungan seperti ini tidak boleh dibiarkan begitu saja karena meninggalkan trauma psikologis dan fisik yang sangat mendalam bagi korban. Semoga pihak keluarga korban atau masyarakat yang mengenali tempat dalam video tersebut bisa segera melapor ke pihak berwajib. Menurut kalian, apa langkah hukum paling tegas untuk memberikan efek jera pada pelaku bullying berkedok pengeroyokan seperti ini?

21,787 Aufrufe

Videos

Seorang pedagang pecel lele di Palembang, Nurrafli (47), mengalami luka tusuk parah setelah diserang belasan remaja bersenjata tajam di Jalan Merdeka, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Akibat serangan brutal tersebut, Nurrafli mengalami luka tusuk di bawah ketiak hingga menembus paru-paru. Korban kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Muhammad Hoesin Palembang. Tak hanya Nurrafli, anaknya Destian (25) juga menjadi korban. la mengalami luka gores di lengan dan paha setelah disabet senjata tajam oleh pelaku. Peristiwa itu bermula saat Destian bersama ayahnya hendak membeli es batu. Saat melintas di depan Puskesmas Merdeka, mereka didatangi sekelompok remaja yang mengendarai sepeda motor sambil membawa senjata tajam. "Rombongan pelaku keluar dari lorong gelap dekat puskesmas sambil teriak 'mati kau' dan 'ini nah Bistek, sini kalau berani'. Jumlah mereka sekitar 15 orang dan semuanya bawa sajam," kata Destian usai melapor ke Polsek Ilir Barat I. Salah satu pelaku langsung mengayunkan senjata tajam ke arah Destian hingga mengenai lengan dan pahanya. Dalam kondisi terluka, Destian berlari menyelamatkan diri ke sebuah kedai kopi di kawasan tersebut. "Saya lari ke Kopi Kenangan untuk sembunyi. Motor langsung dirusak mereka," ujarnya. Setelah situasi dianggap aman, Destian menghubungi ayahnya untuk menjemput sekaligus mengambil sepeda motor yang tertinggal di lokasi. Namun, saat Nurrafli datang bersama anaknya yang lain, kelompok pelaku ternyata masih berada di sekitar lorong. "Mereka langsung mengejar bapak dan adik saya pakai motor. Adik berhasil lolos, tapi bapak jatuh di depan warung pecel lele simpang lampu merah Kodim. Di situ bapak diserang dan kena tombak," katanya. Destian menduga kelompok tersebut merupakan geng remaja yang hendak tawuran. Pasalnya, pelaku tidak membawa kabur kendaraan korban, melainkan hanya merusaknya. "Kayaknya bukan begal. Mereka cuma merusak motor Aerox dan Jupiter milik bapak," ucapnya. Hingga kini, Nurrafli disebut masih belum sadarkan diri akibat luka tusuk yg cukup dalam "Kata dokter lukanya sampai kena paru-paru," tutup Des
0:31

Sensitive content

This media may contain sensitive content.

netizenviral_'s profile picture

Seorang pedagang pecel lele di Palembang, Nurrafli (47), mengalami luka tusuk parah setelah diserang belasan remaja bersenjata tajam di Jalan Merdeka, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Akibat serangan brutal tersebut, Nurrafli mengalami luka tusuk di bawah ketiak hingga menembus paru-paru. Korban kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Muhammad Hoesin Palembang. Tak hanya Nurrafli, anaknya Destian (25) juga menjadi korban. la mengalami luka gores di lengan dan paha setelah disabet senjata tajam oleh pelaku. Peristiwa itu bermula saat Destian bersama ayahnya hendak membeli es batu. Saat melintas di depan Puskesmas Merdeka, mereka didatangi sekelompok remaja yang mengendarai sepeda motor sambil membawa senjata tajam. "Rombongan pelaku keluar dari lorong gelap dekat puskesmas sambil teriak 'mati kau' dan 'ini nah Bistek, sini kalau berani'. Jumlah mereka sekitar 15 orang dan semuanya bawa sajam," kata Destian usai melapor ke Polsek Ilir Barat I. Salah satu pelaku langsung mengayunkan senjata tajam ke arah Destian hingga mengenai lengan dan pahanya. Dalam kondisi terluka, Destian berlari menyelamatkan diri ke sebuah kedai kopi di kawasan tersebut. "Saya lari ke Kopi Kenangan untuk sembunyi. Motor langsung dirusak mereka," ujarnya. Setelah situasi dianggap aman, Destian menghubungi ayahnya untuk menjemput sekaligus mengambil sepeda motor yang tertinggal di lokasi. Namun, saat Nurrafli datang bersama anaknya yang lain, kelompok pelaku ternyata masih berada di sekitar lorong. "Mereka langsung mengejar bapak dan adik saya pakai motor. Adik berhasil lolos, tapi bapak jatuh di depan warung pecel lele simpang lampu merah Kodim. Di situ bapak diserang dan kena tombak," katanya. Destian menduga kelompok tersebut merupakan geng remaja yang hendak tawuran. Pasalnya, pelaku tidak membawa kabur kendaraan korban, melainkan hanya merusaknya. "Kayaknya bukan begal. Mereka cuma merusak motor Aerox dan Jupiter milik bapak," ucapnya. Hingga kini, Nurrafli disebut masih belum sadarkan diri akibat luka tusuk yg cukup dalam "Kata dokter lukanya sampai kena paru-paru," tutup Des

Netizen Viral

28,775 Aufrufe • vor 4 Tagen

netizenviral_'s profile picture

Ini rekaman video versi pengemudi mobil BMW i5 yang diduga menabrak ojol di Meruya Jakbar. Sebelumnya diberitakan sebuah insiden tabrak lari yang melibatkan sebuah mobil sedan mewah jenis BMW M50 berwarna abu-abu gelap terjadi pada Senin pagi, 22 Juni 2026. Mobil sedan tersebut dilaporkan menabrak seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan depan Universitas Mercu Buana, Meruya, Jakarta Barat. Bukannya berhenti untuk bertanggung jawab, pengemudi sedan tersebut justru memacu kendaraannya dan melarikan diri. Alhasil, aksi kejar-kejaran antara warga serta para pengemudi ojol lainnya dengan mobil pelaku tidak terhindarkan. Tertangkap di Jalan Arjuna Selatan Pelarian mobil sedan bernomor polisi 77 NRI tersebut akhirnya terhenti setelah berhasil dikejar dan dikepung oleh massa di kawasan Jalan Arjuna Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kesal dengan tindakan tidak bertanggung jawab dari sang sopir, massa yang telanjur emosi langsung meluapkan amarahnya. Mobil mewah tersebut diamuk massa hingga mengalami kerusakan yang sangat parah, antara lain: Untuk mencegah mobil tersebut kabur kembali sebelum pihak kepolisian datang, warga bahkan sempat mengganjal bagian roda depan menggunakan pembatas jalan plastik (road barrier) dan batang pohon besar, serta mengempesi ban mobil tersebut. Pengemudi Diamankan Polisi Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, pengemudi mobil merupakan seorang pria paruh baya mengenakan kemeja putih yang tampak syok dan tetap berada di dalam kabin mobil demi menghindari amukan massa yang lebih anarki. Tidak berselang lama, sejumlah petugas kepolisian lalu lintas (Polantas) tiba di lokasi untuk meredam situasi, mengamankan pengemudi dari dalam mobil, dan menangani kendaraan yang rusak berat tersebut agar tidak menimbulkan kemacetan panjang di Jalan Arjuna Selatan.

Netizen Viral

392,585 Aufrufe • vor 2 Monaten