Netizen Viral's banner
Netizen Viral's profile picture

Netizen Viral

@netizenviral_6,050 subscribers

Setiap hari membawa pelajaran, tugas kita hanya mau belajar atau mengulang kesalahan yang sama.

Shorts

Sekelompok pengendara motor yang diduga merupakan bagian dari geng motor menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan mereka berkumpul di kawasan Flyover Brayan, Medan, beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, kelompok itu diduga melakukan konvoi dan menunjukkan eksistensinya di jalanan. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat karena dikhawatirkan berpotensi mengganggu keamanan serta kenyamanan pengguna jalan. Warga berharap pihak kepolisian segera mengambil tindakan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan mencegah aksi serupa terulang. Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait identitas kelompok tersebut maupun dugaan keterkaitannya dengan aksi kriminal. Masyarakat diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Sekelompok pengendara motor yang diduga merupakan bagian dari geng motor menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan mereka berkumpul di kawasan Flyover Brayan, Medan, beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, kelompok itu diduga melakukan konvoi dan menunjukkan eksistensinya di jalanan. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat karena dikhawatirkan berpotensi mengganggu keamanan serta kenyamanan pengguna jalan. Warga berharap pihak kepolisian segera mengambil tindakan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan mencegah aksi serupa terulang. Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait identitas kelompok tersebut maupun dugaan keterkaitannya dengan aksi kriminal. Masyarakat diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

398,329 просмотров

Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, membuang sisa makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi viral di media sosial dan menuai beragam tanggapan dari warganet. Dalam video tersebut, tampak beberapa siswa membuang nasi beserta lauk yang masih tersisa ke tempat pembuangan. Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti alasan para siswa tidak menghabiskan makanan yang telah dibagikan tersebut.

Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, membuang sisa makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi viral di media sosial dan menuai beragam tanggapan dari warganet. Dalam video tersebut, tampak beberapa siswa membuang nasi beserta lauk yang masih tersisa ke tempat pembuangan. Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti alasan para siswa tidak menghabiskan makanan yang telah dibagikan tersebut.

26,818 просмотров

Nggak expect kalau pemandangannya sampai nggak bisa bikin tidur 🫣 🎥: cupstuwerd

Nggak expect kalau pemandangannya sampai nggak bisa bikin tidur 🫣 🎥: cupstuwerd

744,599 просмотров

Seorang bocah laki-laki terekam berusaha menahan kaki sang ayah yang diduga sedang emosi, diduga untuk melindungi ibu serta adik perempuannya. Aksi tersebut menyita perhatian warganet. Hingga saat ini, waktu dan lokasi pasti peristiwa itu belum diketahui. Sc: debora.abadi

Seorang bocah laki-laki terekam berusaha menahan kaki sang ayah yang diduga sedang emosi, diduga untuk melindungi ibu serta adik perempuannya. Aksi tersebut menyita perhatian warganet. Hingga saat ini, waktu dan lokasi pasti peristiwa itu belum diketahui. Sc: debora.abadi

88,566 просмотров

Seorang anak berusia 11 tahun diduga mengemudikan truk milik orang tuanya hingga menabrak rombongan umat Buddha yang tengah mengikuti prosesi keagamaan di Thailand, Kamis (2/7). Insiden tersebut menyebabkan delapan biksu meninggal dunia, sementara 20 orang lainnya mengalami luka-luka.

Seorang anak berusia 11 tahun diduga mengemudikan truk milik orang tuanya hingga menabrak rombongan umat Buddha yang tengah mengikuti prosesi keagamaan di Thailand, Kamis (2/7). Insiden tersebut menyebabkan delapan biksu meninggal dunia, sementara 20 orang lainnya mengalami luka-luka.

42,661 просмотров

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di sebuah lokasi wisata air saat warga sedang asyik menikmati wahana arung jeram. Momen liburan yang seharusnya penuh keseruan seketika berubah mencekam setelah seorang pria menjadi bulan-bulanan amukan sekelompok pria lain di lokasi yang sama. Dalam rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial, ketegangan bermula di tengah aliran sungai tempat perahu karet melintas. Tanpa diduga, situasi memanas secara tiba-tiba dan berujung pada aksi pemukulan serta pengeroyokan terhadap korban di hadapan para wisatawan lainnya. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti kronologi maupun pemicu utama yang menyebabkan kegaduhan tersebut terjadi begitu saja. Pihak pengelola wisata dilaporkan tengah melakukan penelusuran lebih lanjut guna menyelidiki latar belakang insiden meresahkan ini demi menjamin keamanan para pengunjung ke depannya.

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di sebuah lokasi wisata air saat warga sedang asyik menikmati wahana arung jeram. Momen liburan yang seharusnya penuh keseruan seketika berubah mencekam setelah seorang pria menjadi bulan-bulanan amukan sekelompok pria lain di lokasi yang sama. Dalam rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial, ketegangan bermula di tengah aliran sungai tempat perahu karet melintas. Tanpa diduga, situasi memanas secara tiba-tiba dan berujung pada aksi pemukulan serta pengeroyokan terhadap korban di hadapan para wisatawan lainnya. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti kronologi maupun pemicu utama yang menyebabkan kegaduhan tersebut terjadi begitu saja. Pihak pengelola wisata dilaporkan tengah melakukan penelusuran lebih lanjut guna menyelidiki latar belakang insiden meresahkan ini demi menjamin keamanan para pengunjung ke depannya.

96,161 просмотров

Seorang perempuan berinisial MTA (22), warga Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Lumajang, diduga menjadi korbn pembnvh4n yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri, AR (18). Peristiwa yang terjadi pada Minggu (5/7/2026) itu berhasil diungkap pihak kepolisian setelah melakukan serangkaian penyelidikan. Berdasarkan keterangan Satreskrim Polres Lumajang, sebelum insiden terjadi keduanya diketahui sempat berkencan, kemudian menuju rumah korbn dan melakukan hubungan intm. Setelah itu diduga terjadi perselisihan di dalam kamar yang berujung pada aksi kekrs4n terhadap korbn. Polisi menduga pelaku memvkl korbn menggunakan sebatang kayu, lalu memb3k4p serta mengik4t 13hr korbn agar tidak berteriak. Usai kejadian, pelaku disebut sempat berupaya menciptakan alibi seolah tidak mengetahui peristiwa tersebut. Namun, hasil penyelidikan mengarah pada keterlibatan AR yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 338 KUHP tentang pemb*nvh4n dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Sumber: detikjatim Gimana menurut kalian?

Seorang perempuan berinisial MTA (22), warga Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Lumajang, diduga menjadi korbn pembnvh4n yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri, AR (18). Peristiwa yang terjadi pada Minggu (5/7/2026) itu berhasil diungkap pihak kepolisian setelah melakukan serangkaian penyelidikan. Berdasarkan keterangan Satreskrim Polres Lumajang, sebelum insiden terjadi keduanya diketahui sempat berkencan, kemudian menuju rumah korbn dan melakukan hubungan intm. Setelah itu diduga terjadi perselisihan di dalam kamar yang berujung pada aksi kekrs4n terhadap korbn. Polisi menduga pelaku memvkl korbn menggunakan sebatang kayu, lalu memb3k4p serta mengik4t 13hr korbn agar tidak berteriak. Usai kejadian, pelaku disebut sempat berupaya menciptakan alibi seolah tidak mengetahui peristiwa tersebut. Namun, hasil penyelidikan mengarah pada keterlibatan AR yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 338 KUHP tentang pemb*nvh4n dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Sumber: detikjatim Gimana menurut kalian?

29,504 просмотров

Seorang muslimah terlibat insiden dengan polisi di Inggris. Saat petugas melakukan tindakan terhadap sang ibu, anaknya bereaksi untuk membela dan kemudian terjadi perlawanan terhadap polisi. Peristiwa ini memicu perdebatan mengenai tindakan aparat serta dugaan perlakuan diskriminatif terhadap muslimah tersebut.

Seorang muslimah terlibat insiden dengan polisi di Inggris. Saat petugas melakukan tindakan terhadap sang ibu, anaknya bereaksi untuk membela dan kemudian terjadi perlawanan terhadap polisi. Peristiwa ini memicu perdebatan mengenai tindakan aparat serta dugaan perlakuan diskriminatif terhadap muslimah tersebut.

52,092 просмотров

Di tengah gemerlap acara pelantikan yang penuh kebanggaan, ada satu sosok sederhana yang diam-diam mencuri perhatian. Beliau bukan pejabat, bukan orang kaya, bukan pula tamu kehormatan. Beliau hanyalah seorang ayah petani dari pelosok Desa Niti, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur. Dengan pakaian sederhana dan sandal yang menemani langkahnya, beliau menempuh perjalanan yang tidak mudah. Berjalan kaki, berganti angkutan umum, menyeberangi lautan dengan kapal, lalu kembali berdesakan di bus antarkota menuju Bandung. Bukan untuk berlibur. Bukan untuk mencari pekerjaan. Beliau datang hanya untuk satu tujuan: menyaksikan putranya dilantik dan meraih cita-cita yang selama ini mereka perjuangkan bersama. Mungkin beliau tidak memiliki banyak harta untuk diwariskan. Tidak ada mobil mewah, tidak ada tabungan miliaran rupiah. Namun ada sesuatu yang jauh lebih berharga yang ia berikan kepada anaknya: kerja keras, pengorbanan, dan doa yang tak pernah putus setiap malam. Tak seorang pun tahu berapa banyak keringat yang jatuh di ladang. Tak ada yang menghitung berapa kali beliau menahan lelah, lapar, dan kecewa demi memastikan anaknya tetap bisa bermimpi. Dan hari itu, semua perjuangan itu seperti terbayar lunas. Di balik seragam kebanggaan sang putra, ada tangan kasar seorang ayah yang telah bekerja seumur hidup. Di balik keberhasilan seorang anak, ada cinta yang tidak pernah meminta balasan. 🎥:ntt update

Di tengah gemerlap acara pelantikan yang penuh kebanggaan, ada satu sosok sederhana yang diam-diam mencuri perhatian. Beliau bukan pejabat, bukan orang kaya, bukan pula tamu kehormatan. Beliau hanyalah seorang ayah petani dari pelosok Desa Niti, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur. Dengan pakaian sederhana dan sandal yang menemani langkahnya, beliau menempuh perjalanan yang tidak mudah. Berjalan kaki, berganti angkutan umum, menyeberangi lautan dengan kapal, lalu kembali berdesakan di bus antarkota menuju Bandung. Bukan untuk berlibur. Bukan untuk mencari pekerjaan. Beliau datang hanya untuk satu tujuan: menyaksikan putranya dilantik dan meraih cita-cita yang selama ini mereka perjuangkan bersama. Mungkin beliau tidak memiliki banyak harta untuk diwariskan. Tidak ada mobil mewah, tidak ada tabungan miliaran rupiah. Namun ada sesuatu yang jauh lebih berharga yang ia berikan kepada anaknya: kerja keras, pengorbanan, dan doa yang tak pernah putus setiap malam. Tak seorang pun tahu berapa banyak keringat yang jatuh di ladang. Tak ada yang menghitung berapa kali beliau menahan lelah, lapar, dan kecewa demi memastikan anaknya tetap bisa bermimpi. Dan hari itu, semua perjuangan itu seperti terbayar lunas. Di balik seragam kebanggaan sang putra, ada tangan kasar seorang ayah yang telah bekerja seumur hidup. Di balik keberhasilan seorang anak, ada cinta yang tidak pernah meminta balasan. 🎥:ntt update

32,816 просмотров

Bripda F dan Bripda A alami luka bacok dari ayunan kapak saat Debt Collector berupaya melakukan penarikan kendaraan salah satu korban di Kota Serang. Setelah itu puluhan personel Satbrimob Polda Banten melakukan pengejaran pelaku yang kabur dan akhirnya berhasil diamankan. Jangan kalah sama premanisme ndan.

Bripda F dan Bripda A alami luka bacok dari ayunan kapak saat Debt Collector berupaya melakukan penarikan kendaraan salah satu korban di Kota Serang. Setelah itu puluhan personel Satbrimob Polda Banten melakukan pengejaran pelaku yang kabur dan akhirnya berhasil diamankan. Jangan kalah sama premanisme ndan.

27,514 просмотров

Sebuah video singkat yang memperlihatkan tindakan tidak terpuji kembali mencoreng ruang publik kita. Seorang perempuan diduga menjadi korban kekerasan fisik yang dilakukan secara beramai-ramai oleh kelompok wanita lain di dalam sebuah rumah. Kejadian mencekam ini berhasil direkam oleh seseorang dari kejauhan melalui celah jendela. Aksi perundungan seperti ini tidak boleh dibiarkan begitu saja karena meninggalkan trauma psikologis dan fisik yang sangat mendalam bagi korban. Semoga pihak keluarga korban atau masyarakat yang mengenali tempat dalam video tersebut bisa segera melapor ke pihak berwajib. Menurut kalian, apa langkah hukum paling tegas untuk memberikan efek jera pada pelaku bullying berkedok pengeroyokan seperti ini?

Sebuah video singkat yang memperlihatkan tindakan tidak terpuji kembali mencoreng ruang publik kita. Seorang perempuan diduga menjadi korban kekerasan fisik yang dilakukan secara beramai-ramai oleh kelompok wanita lain di dalam sebuah rumah. Kejadian mencekam ini berhasil direkam oleh seseorang dari kejauhan melalui celah jendela. Aksi perundungan seperti ini tidak boleh dibiarkan begitu saja karena meninggalkan trauma psikologis dan fisik yang sangat mendalam bagi korban. Semoga pihak keluarga korban atau masyarakat yang mengenali tempat dalam video tersebut bisa segera melapor ke pihak berwajib. Menurut kalian, apa langkah hukum paling tegas untuk memberikan efek jera pada pelaku bullying berkedok pengeroyokan seperti ini?

21,787 просмотров

Videos

netizenviral_'s profile picture

Ini rekaman video versi pengemudi mobil BMW i5 yang diduga menabrak ojol di Meruya Jakbar. Sebelumnya diberitakan sebuah insiden tabrak lari yang melibatkan sebuah mobil sedan mewah jenis BMW M50 berwarna abu-abu gelap terjadi pada Senin pagi, 22 Juni 2026. Mobil sedan tersebut dilaporkan menabrak seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan depan Universitas Mercu Buana, Meruya, Jakarta Barat. Bukannya berhenti untuk bertanggung jawab, pengemudi sedan tersebut justru memacu kendaraannya dan melarikan diri. Alhasil, aksi kejar-kejaran antara warga serta para pengemudi ojol lainnya dengan mobil pelaku tidak terhindarkan. Tertangkap di Jalan Arjuna Selatan Pelarian mobil sedan bernomor polisi 77 NRI tersebut akhirnya terhenti setelah berhasil dikejar dan dikepung oleh massa di kawasan Jalan Arjuna Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kesal dengan tindakan tidak bertanggung jawab dari sang sopir, massa yang telanjur emosi langsung meluapkan amarahnya. Mobil mewah tersebut diamuk massa hingga mengalami kerusakan yang sangat parah, antara lain: Untuk mencegah mobil tersebut kabur kembali sebelum pihak kepolisian datang, warga bahkan sempat mengganjal bagian roda depan menggunakan pembatas jalan plastik (road barrier) dan batang pohon besar, serta mengempesi ban mobil tersebut. Pengemudi Diamankan Polisi Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, pengemudi mobil merupakan seorang pria paruh baya mengenakan kemeja putih yang tampak syok dan tetap berada di dalam kabin mobil demi menghindari amukan massa yang lebih anarki. Tidak berselang lama, sejumlah petugas kepolisian lalu lintas (Polantas) tiba di lokasi untuk meredam situasi, mengamankan pengemudi dari dalam mobil, dan menangani kendaraan yang rusak berat tersebut agar tidak menimbulkan kemacetan panjang di Jalan Arjuna Selatan.

Netizen Viral

391,387 просмотров • 1 месяц назад

Sebuah unggahan dari akun Instagram @/manangsoebeti_official viral dan menjadi perbincangan di media sosial setelah memuat pengakuan seorang perempuan yang mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh oknum debt collector saat proses penagihan utang Kredivo. Dalam unggahan tersebut, korban mengaku telah melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Berdasarkan pengakuannya, peristiwa bermula saat dirinya dihubungi oleh seorang penagih utang terkait tunggakan sebesar Rp4,4 juta. Korban mengaku telah menjelaskan bahwa kondisi keuangannya belum memungkinkan untuk melunasi tagihan, sehingga keduanya sepakat bertemu guna membahas penyelesaian pembayaran. Korban menyebut pertemuan pertama belum menghasilkan kesepakatan. Penagih kemudian memberikan waktu satu minggu untuk melunasi utang. Namun sebelum tenggat itu berakhir, korban mengaku kembali diminta bertemu. Pada pertemuan kedua, korban mengklaim mendapat tawaran yang tidak pantas. Menurut pengakuannya, penagih meminta korban melakukan hubungan badan sebagai syarat agar utangnya dianggap lunas dan tidak lagi ditagih. Korban juga mengaku sempat dihubungi kembali setelah pertemuan tersebut. Beberapa hari kemudian, penagih kembali meminta pelunasan tagihan. Meski telah menolak permintaan tersebut, korban mengklaim tetap dipaksa mengikuti kemauan pelaku dan dibawa ke sebuah rumah kos di wilayah Bayan, Purworejo. Hingga kini, pengakuan tersebut masih menjadi perhatian publik. Dugaan peristiwa itu telah dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.
1:19

Sensitive content

This media may contain sensitive content.

netizenviral_'s profile picture

Sebuah unggahan dari akun Instagram @/manangsoebeti_official viral dan menjadi perbincangan di media sosial setelah memuat pengakuan seorang perempuan yang mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh oknum debt collector saat proses penagihan utang Kredivo. Dalam unggahan tersebut, korban mengaku telah melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Berdasarkan pengakuannya, peristiwa bermula saat dirinya dihubungi oleh seorang penagih utang terkait tunggakan sebesar Rp4,4 juta. Korban mengaku telah menjelaskan bahwa kondisi keuangannya belum memungkinkan untuk melunasi tagihan, sehingga keduanya sepakat bertemu guna membahas penyelesaian pembayaran. Korban menyebut pertemuan pertama belum menghasilkan kesepakatan. Penagih kemudian memberikan waktu satu minggu untuk melunasi utang. Namun sebelum tenggat itu berakhir, korban mengaku kembali diminta bertemu. Pada pertemuan kedua, korban mengklaim mendapat tawaran yang tidak pantas. Menurut pengakuannya, penagih meminta korban melakukan hubungan badan sebagai syarat agar utangnya dianggap lunas dan tidak lagi ditagih. Korban juga mengaku sempat dihubungi kembali setelah pertemuan tersebut. Beberapa hari kemudian, penagih kembali meminta pelunasan tagihan. Meski telah menolak permintaan tersebut, korban mengklaim tetap dipaksa mengikuti kemauan pelaku dan dibawa ke sebuah rumah kos di wilayah Bayan, Purworejo. Hingga kini, pengakuan tersebut masih menjadi perhatian publik. Dugaan peristiwa itu telah dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.

Netizen Viral

25,994 просмотров • 2 дней назад