
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)
@PecintaSejarah2 • 31,673 subscribers
Meniti Jalan Menuju Mardhotillah. 🇮🇩 🇵🇸
Shorts
Videos

Jawaban para peserta kegiatan dibawah ini langsung merontokkan opini yang dinarasikan oleh para buzzer soal #LanjutkanMBG Ini adalah jawaban jujur dari rakyat Indonesia yang langsung didengar oleh telinga Presiden Prabowo, early warning system atas fakta bahwa program MBG akan melumpuhkan ekonomi masyarakat. Kelumpuhan ekonomi yang kelak menimbulkan bencana besar bagi Bangsa Indonesia, dimana isi kas negara secara brutal digondol oleh para politisi rakus, sehingga menghadirkan krisis multidimensi yang jauh lebih berat dibandingkan dengan Krisis Moneter 1997 silam. Diamnya rakyat saat ini bukan karena mereka takut atau setuju melihat perampokan besar-besaran ini, melainkan api dalam sekam yang suatu saat bisa meledak dan menargetkan seluruh pemilik dapur MBG. Penyelewengan dana berkedok program pemenuhan gizi ini adalah bom waktu dengan timer yang berdetak kencang, tak perlu menunggu belasan tahun, dalam waktu dekat akan sangat terasa efek destruktifnya. Runtuhnya nilai tukar rupiah merupakan sinyalemen kuat bahwa selangkah lagi kita akan tiba ke masa-masa sulit, dimana kegelisahan dan penderitaan yang dirasakan oleh rakyat akan menjadi bara api untuk menghanguskan kekuasaan yang telah didominasi oleh para politisi serakah.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)413,924 просмотров • 1 месяц назад

Sementara itu JD Vance menjawab tudingan dari entitas zionis yang menyalahkan langkah Trump. Dia menegaskan bahwa sepertiga kekuatan militer AS sudah dikerahkan untuk melindungi negara zionis, itu sudah lebih dari cukup dan hal yang sangat istimewa. Vance juga menegaskan bahwa penandatanganan kesepakatan dengan Iran adalah hal yang sudah benar dan sesuai dengan aspirasi masyarakat AS, hal ini seharusnya diapresiasi oleh entitas zionis. 😁
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)67,378 просмотров • 10 дней назад

Cara Taliban menjawab permintaan Trump agar alutsista peninggalan militer AS dikembalikan. 😁
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)248,282 просмотров • 1 месяц назад

Baru terjadi dalam sejarah peradaban manusia, seorang pemimpin menawarkan diri untuk membaca pidato di hadapan publik. Sialnya audiens di depannya tidak sudi mendengarkan pidato tersebut. Konyolnya dia tetap memaksakan diri membaca teks pidato yang sudah disiapkan, memangcing reaksi hadirin sehingga menimbulkan penolakan dari peserta yang hadir dengan cara membuat keriuhan. Dan semua ini ditayangkan secara live, ditonton oleh jutaan manusia. 🙈
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)276,246 просмотров • 1 месяц назад

Aparat keamanan federal mengidentifikasi 2 orang pelaku yang masing-masing bernama Cain Clark, 17 tahun, dan Caleb Vazquez, 18 tahun. Sementara itu di pihak keamanan jatuh korban tewas bernama Amin Abdullah. Sayangnya aparat keamanan setempat menganggap serangan ini tanpa motif, menutupi fakta bahwa ini adalah satu bentuk terorisme.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)172,115 просмотров • 1 месяц назад

Ditengah gempuran rudal dan drone dari Iran, militer AS memilih melakukan tindakan heroik yang mereka sebut sebagai 'Penarikan Taktis' seluruh pasukan mereka dari wilayah Uni Emirat Arab. Dengan penuh kebanggaan, militer AS memberikan kepercayaan dan wewenang penuh atas keamanan wilayah tersebut kepada otoritas UEA. Membiarkan tentara UAE menghadapi setiap resiko yang akan terjadi akibat serangan gabungan terhadap Iran yang dilancarkan oleh AS bersama Israel. AS berharap militer UEA berjuang sepenuh hati dalam menghadapi pembalasan dari Iran, menanggung biaya perang dengan kas negara UAE sebagai bentuk loyalitas tanpa batas terhadap kepentingan AS dan Israel.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)432,396 просмотров • 3 месяцев назад

Perang Teluk 1991. George Bush mengatakan kepada Saddam Hussein, apabila tentaranya mundur dari Kuwait maka tentara AS akan menghentikan perang. Setelah Saddam menyetujui, pasukan Iraq keluar dari Kuwait menuju Basra, namun ditengah perjalanan konvoi tersebut dibombardir oleh pesawat AS. Peristiwa keji ini dikenal sebagai 'Highway of Death', menjadi gambaran nyata bagi dunia, begitulah akibatnya jika kita mempercayai ucapan AS maupun zionis. Peristiwa seperti ini juga akan kembali terulang apabila Iran memilih untuk mempercayai AS, seluruh kemampuan militer Iran akan dilucuti dan penjajahan paling mengerikan akan dialami oleh Bangsa Iran. Tidak ada opsi lain bagi Iran kecuali melakukan perlawanan hingga hegemoni AS di teluk hilang, karena jalan negosiasi dan perundingan hanya akan berujung pada pengkhianatan.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)246,622 просмотров • 3 месяцев назад

Netanyahu mengatakan bahwa pasukannya tidak akan ditarik mundur dari wilayah Lebanon Selatan kendati telah ada penandatanganan perjanjian antara Iran dan AS. Hal ini membuktikan bahwa zionis tidak ingin perdamaian hingga negara halusinasi 'Israel Raya' bisa terealisasi. Hal ini yang membuat wapres AS mendesak agar zionis menghentikan ekspansinya di Lebanon Selatan. JD Vance mengatakan bahwa zionis tidak bisa menghentikan upaya AS yang tengah berupaya untuk mengembalikan perdamaian di kawasan, karena krisis di Selat Hormuz terbukti hampir mematikan ekonomi global. Agresi militer AS terhadap Iran telah membuat negara tersebut didamprat oleh mayoritas pemimpin negara-negara Eropa, alih-alih menghapuskan ancaman keamanan dari program nuklir Iran, pemerintahan Trump justru mengakibatkan dampak yang lebih besar bagi kepentingan masyarakat global. Harga ini jelas terlalu besar untuk sebuah ambisi Setanyahu yang masih tidak terima lantaran dipecundangi oleh IRGC dalam perang 12 hari pada tahun 2025 silam, perang yang tidak hanya mengakibatkan wilayah pendudukan zionis mengalami kerusakan besar, tapi juga berhasil melucuti mitos tentang kehebatan zionis yang selama ini dikesankan sebagai 'negara tak terkalahkan'. 😂
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)30,194 просмотров • 10 дней назад

Lain ladang, lain belalang.. Ungkapan yang cocok untuk menggambarkan teknik bertempur yang dilakukan oleh para pejuang dalam rangka mengusir penjajah AS dari negeri yang diinvasi oleh mereka. Pada video sebelumnya kita sudah melihat cara-cara Taliban memanfaatkan amunisi sisa peninggalan Soviet untuk menghadapi agresi dari AS, sekarang kita akan melihat cara yang berbeda diterapkan oleh para pejuang Iraq. Pada tahun 2008 Sadr City dikepung oleh tentara pendudukan AS, untuk menembus blokade tersebut para pejuang Iraq berniat mengirimkan hadiah spesial. Sebuah paket berupa amunisi yang disulap menjadi roket, barang-barang tersebut merupakan sisa masa kekuasaan Saddam Hussein. Paket lalu dikemas secara rapi lengkap dengan bubble wrap, kemudian dikirim menggunakan truk ekspedisi khusus, dimana truk tersebut ditempatkan pada lokasi tertentu di pinggir jalan tol. Uniknya tidak seperti yang biasa kita saksikan dalam perang di Lebanon Selatan maupun di Gaza, roket para pejuang Iraq diluncurkan menggunakan truk barang. Cara memicu ledakkan juga tidak biasa, yakni dengan membakar truk tersebut sehingga apinya mematik sumbu yang terpasang di belakang roket, akibatnya roket meluncur lembut menuju target berupa sebuah markas militer AS. Berkat penghitungan sudut elevasi yang akurat, probabilitas serangan dapat ditingkatkan secara signifikan. Alhasil markas komando pasukan AS berhasil diledakkan, para serdadu AS pun akhirnya merasakan bagaimana nikmatnya menjadi barbeque tanpa dilumuri saus. Tercatat pada peristiwa tersebut 4 orang tentara AS berhasil dipulangkan ke negaranya dalam kondisi tubuh matang sepenuhnya dan dikemas dengan peti berbalut bendera negaranya. Selain itu belasan tentara AS berhasil dipaksa untuk menikmati sisa umurnya dengan liburan panjang ke negaranya lengkap dengan fasilitas alat bantu berjalan untuk seumur hidupnya. Banyak diantara pasukan AS yang kembali dari medan perang Iraq mengalami depresi berat, beberapa diantaranya bahkan lebih memilih untuk mengakhiri umurnya dengan jalan pintas yang cukup mengenaskan.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)127,970 просмотров • 2 месяцев назад

Sebuah pemandangan indah menghiasi perairan Selat Hormuz setelah sebuah kapal kargo raksasa yang terafiliasi dengan zionis disapa lembut oleh IRGC, tak cukup sampai di situ IRGC juga menyalakan api unggun di atas geladak kapal tersebut. Kapal kargo yang diduga kuat mengangkut sejumlah besar comro dan misro ini mendapatkan hadiah istimewa setelah berusaha melanggar pembatasan yang telah ditetapkan oleh otoritas Iran, sebuah kehormatan yang gagal diraih oleh ribuan kapal lain di Selat Hormuz. Setelah pesta api unggun di dek kapal tersebut berakhir, otoritas Iran mengundang kapal beserta awaknya untuk beristirahat di perairan Iran. Kemungkinan besar seluruh muatan yang ada di kapal tersebut akan diakuisisi oleh otoritas Iran sebagai bentuk rasa terimakasih mereka kepada AS dan zionis.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)132,722 просмотров • 2 месяцев назад

Ada fakta lain yang baru terungkap, ternyata IRIS Dena ditembak dari belakang. Tak cukup sampai disitu, melihat kapal Iran itu meledak dan terbakar, kapal selam AS bukan hanya tidak menolong tapi justru menembakkan torpedo untuk kedua kalinya. Fakta ini terungkap setelah pihak otoritas Sri Lanka merilis video resmi tentang kronologi tenggelamnya kapal IRIS Dena. Berikut ini videonya:
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)129,723 просмотров • 3 месяцев назад

Sesuai janji IRGC, bahwa kini pertempuran sudah memasuki masa kritis sehingga intensitas rudal yang dikirim ke Tel Aviv akan terus meningkat. IRGC sudah memperingatkan agar para pemukim haram segera mengungsi, karena shelter-shelter bukan lagi tempat yang aman untuk bersembunyi. Namun sayangnya Netanyahu dan Trump menyampaikan informasi palsu, sehingga para pemukim zionis mengabaikan apa yang telah disampaikan oleh otoritas Iran. Netanyahu dan Trump sengaja membawa para penduduk zionis kedalam jebakan, membiarkan mereka menjadi sasaran empuk rudal-rudal Iran.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)99,117 просмотров • 3 месяцев назад
1:07
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Sistem pertahanan udara Patriot buatan AS kembali menunjukkan superioritasnya sebagai rudal pencegat yang tidak tertandingi, dimana aksi heroik ini terjadi di Sitra Bahrain. Peristiwa terjadi tatkala sebuah drone kamikaze Iran terbang untuk meninjau lokasi tersebut dan beramah-tamah, namun kedatangan disambut oleh sistem arhanud Patriot. Rudal senilai US$ 4 juta itu lantas meleset dengan kecepatan tinggi dan berhasil menghantam seonggok kilang minyak yang tengah asyik termenung meratapi nasibnya, akibatnya kilang minyak milik BAPCO tersebut meledak dan terbakar. Sebuah pencapaian yang layak diapresiasi oleh IRGC, karena rudal tersebut berhasil meringankan pekerjaan IRGC. 😁
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)72,218 просмотров • 2 месяцев назад

Kondisi pangkalan militer AS di Kuwait sangat menyedihkan, kehancuran mereka itu nyata. Iran telah membuktikan bahwa kemampuan ofensif mereka bukan hal yang patut untuk diragukan, pembangunan industri militer selama 42 tahun dibawah bayang-bayang embargo tidak hanya menghasilkan kekuatan yang signifikan, tapi juga menghadirkan dominasi di kawasan Teluk Persia. Pencapaian Iran ini bukan hasil memandikan keris tiap tanggal 1 syuro, juga bukan diperoleh lewat latihan memecahkan bata dengan kepala, melainkan kesuksesan yang hadir berkat penguasaan teknologi. Iran menghancurkan lawannya dengan rudal serta drone yang mampu menjangkau jarak ribuan kilometer, bukan dengan 'santet' apalagi 'tombak baru klinting'. Ulama di Iran senantiasa membimbing rakyatnya dengan pemikiran yang rasional, menjadikan sains sebagai pijakan menuju pembangunan yang nyata. Tidak pernah ulama-ulama Iran menyajikan dongeng takhayul, sehingga rakyatnya sanggup berfikir secara realistis dan konstruktif.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)67,335 просмотров • 2 месяцев назад

Para imigran gelap zionis mulai menjalani kehidupan yang semestinya sebagai gelandangan tak bernegara, tinggal berdesakan secara berkelompok sambil berbagi ruang di dalam bangunan sempit. Sesekali menengok ke luar, khawatir kedatangan tamu yang akan mempersulit hidupnya, atau bahkan mengantarkan ajalnya. Iran berhasil menempatkan mereka pada posisi tepat, penuh kekhawatiran dan kecemasan.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)81,731 просмотров • 3 месяцев назад

Masjid di kompleks Islamic Center of San Diego diserang oleh 2 orang teroris, 3 orang meninggal dalam kejadian ini. Petugas keamanan kemudian melakukan penyisiran dan menemukan dua orang eksekutor penembakan yang masing-masing baru berusia 19 tahun dan 17 tahun dalam kondisi sudah tidak bernyawa akibat bunuh diri.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)33,204 просмотров • 1 месяц назад