Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)'s banner
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)'s profile picture

Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)

@PecintaSejarah231,673 subscribers

Meniti Jalan Menuju Mardhotillah. 🇮🇩 🇵🇸

Shorts

Di Ukraina lowongan kerja menjadi anggota militer terbuka luas, persyaratannya juga relatif lebih mudah. Cukup dengan bekal usia 18+ dan sehat secara fisik, maka siapapun boleh mendaftar sebagai anggota tentara. Tak perlu menjual sawah ataupun punya kenalan di dinas militer, anak muda Ukraina memiliki peluang besar untuk dijadikan alat negara. Gajinya juga cukup besar, Sekitar 20.200 UAH atau sekitar $500 - $550 (Rp8 juta - Rp8,6 juta) per bulan untuk serdadu yang masih level pendidikan atau yang ditugaskan di garis belakang. Sementara bagi mereka yang berada di garis depan akan mendapatkan bayaran senilai 100.000 UAH - 120.000 UAH, nominal yang setara dengan $3.500 -$4.800 (IDR 55 JT - 75 JT). Ironisnya, antusiasme masyarakat dan pemuda Ukraina untuk bergabung dengan dinas militer sangat rendah, demi memenuhi kebutuhan personil di medan perang maka pemerintah Ukraina menerapkan mekanisme perekrutan yang tidak biasa. Presiden Ukraina Vlodimir Zelensky memerintahkan kepada aparat militernya untuk menculik para pria dewasa dari jalan-jalan maupun tempat umum untuk dijadikan tentara yang akan dikirim ke garis depan. Cara ini cukup efektif untuk menutupi kebutuhan jumlah personil, namun meningkatnya korban jiwa di pihak militer Ukraina membuat masyarakat menghindari perekrutan paksa. Sebagian memilih mengungsi ke luar negeri, sementara sisanya berjuang keras untuk menghindari penculikan oleh militer Ukraina. Proses penculikan terhadap para pria dewasa Ukraina tidak selamanya berjalan mulus, banyak yang mengalami kegagalan akibat penolakan dan perlawanan dari masyarakat. Contohnya dalam video ini, dimana pasukan Ukraina mencoba menculik beberapa pemuda dari sebuah klub tinju, namun para serdadu tersebut malah bonyok akibat dipukulin oleh anggota klub tinju tersebut. Jadi buat kalian yang pengen jadi tentara dengan gaji puluhan juta rupiah, Ukraina adalah tempat yang tepat untuk menyalurkan bakat kalian. 😁

Di Ukraina lowongan kerja menjadi anggota militer terbuka luas, persyaratannya juga relatif lebih mudah. Cukup dengan bekal usia 18+ dan sehat secara fisik, maka siapapun boleh mendaftar sebagai anggota tentara. Tak perlu menjual sawah ataupun punya kenalan di dinas militer, anak muda Ukraina memiliki peluang besar untuk dijadikan alat negara. Gajinya juga cukup besar, Sekitar 20.200 UAH atau sekitar $500 - $550 (Rp8 juta - Rp8,6 juta) per bulan untuk serdadu yang masih level pendidikan atau yang ditugaskan di garis belakang. Sementara bagi mereka yang berada di garis depan akan mendapatkan bayaran senilai 100.000 UAH - 120.000 UAH, nominal yang setara dengan $3.500 -$4.800 (IDR 55 JT - 75 JT). Ironisnya, antusiasme masyarakat dan pemuda Ukraina untuk bergabung dengan dinas militer sangat rendah, demi memenuhi kebutuhan personil di medan perang maka pemerintah Ukraina menerapkan mekanisme perekrutan yang tidak biasa. Presiden Ukraina Vlodimir Zelensky memerintahkan kepada aparat militernya untuk menculik para pria dewasa dari jalan-jalan maupun tempat umum untuk dijadikan tentara yang akan dikirim ke garis depan. Cara ini cukup efektif untuk menutupi kebutuhan jumlah personil, namun meningkatnya korban jiwa di pihak militer Ukraina membuat masyarakat menghindari perekrutan paksa. Sebagian memilih mengungsi ke luar negeri, sementara sisanya berjuang keras untuk menghindari penculikan oleh militer Ukraina. Proses penculikan terhadap para pria dewasa Ukraina tidak selamanya berjalan mulus, banyak yang mengalami kegagalan akibat penolakan dan perlawanan dari masyarakat. Contohnya dalam video ini, dimana pasukan Ukraina mencoba menculik beberapa pemuda dari sebuah klub tinju, namun para serdadu tersebut malah bonyok akibat dipukulin oleh anggota klub tinju tersebut. Jadi buat kalian yang pengen jadi tentara dengan gaji puluhan juta rupiah, Ukraina adalah tempat yang tepat untuk menyalurkan bakat kalian. 😁

105,186 просмотров

Jet tempur F-14 Tomcat militer AU Iran terbang dalam misi intersepsi terhadap rudal jelajah yang diluncurkan oleh AS. Iran sekali lagi menunjukkan bahwa mereka masih memegang kendali atas wilayah udara negaranya. Sekaligus menegaskan bahwa yang dibombardir oleh AS pada pertempuran Ramadhan silam hanya decoy, sementara pesawat tempur Iran tetap tersimpan dengan aman di bunker. 😁

Jet tempur F-14 Tomcat militer AU Iran terbang dalam misi intersepsi terhadap rudal jelajah yang diluncurkan oleh AS. Iran sekali lagi menunjukkan bahwa mereka masih memegang kendali atas wilayah udara negaranya. Sekaligus menegaskan bahwa yang dibombardir oleh AS pada pertempuran Ramadhan silam hanya decoy, sementara pesawat tempur Iran tetap tersimpan dengan aman di bunker. 😁

18,179 просмотров

Breaking News: Massa mulai mendatangi Rumah Eko Patrio.

Breaking News: Massa mulai mendatangi Rumah Eko Patrio.

12,116 просмотров

Videos

PecintaSejarah2's profile picture

Lain ladang, lain belalang.. Ungkapan yang cocok untuk menggambarkan teknik bertempur yang dilakukan oleh para pejuang dalam rangka mengusir penjajah AS dari negeri yang diinvasi oleh mereka. Pada video sebelumnya kita sudah melihat cara-cara Taliban memanfaatkan amunisi sisa peninggalan Soviet untuk menghadapi agresi dari AS, sekarang kita akan melihat cara yang berbeda diterapkan oleh para pejuang Iraq. Pada tahun 2008 Sadr City dikepung oleh tentara pendudukan AS, untuk menembus blokade tersebut para pejuang Iraq berniat mengirimkan hadiah spesial. Sebuah paket berupa amunisi yang disulap menjadi roket, barang-barang tersebut merupakan sisa masa kekuasaan Saddam Hussein. Paket lalu dikemas secara rapi lengkap dengan bubble wrap, kemudian dikirim menggunakan truk ekspedisi khusus, dimana truk tersebut ditempatkan pada lokasi tertentu di pinggir jalan tol. Uniknya tidak seperti yang biasa kita saksikan dalam perang di Lebanon Selatan maupun di Gaza, roket para pejuang Iraq diluncurkan menggunakan truk barang. Cara memicu ledakkan juga tidak biasa, yakni dengan membakar truk tersebut sehingga apinya mematik sumbu yang terpasang di belakang roket, akibatnya roket meluncur lembut menuju target berupa sebuah markas militer AS. Berkat penghitungan sudut elevasi yang akurat, probabilitas serangan dapat ditingkatkan secara signifikan. Alhasil markas komando pasukan AS berhasil diledakkan, para serdadu AS pun akhirnya merasakan bagaimana nikmatnya menjadi barbeque tanpa dilumuri saus. Tercatat pada peristiwa tersebut 4 orang tentara AS berhasil dipulangkan ke negaranya dalam kondisi tubuh matang sepenuhnya dan dikemas dengan peti berbalut bendera negaranya. Selain itu belasan tentara AS berhasil dipaksa untuk menikmati sisa umurnya dengan liburan panjang ke negaranya lengkap dengan fasilitas alat bantu berjalan untuk seumur hidupnya. Banyak diantara pasukan AS yang kembali dari medan perang Iraq mengalami depresi berat, beberapa diantaranya bahkan lebih memilih untuk mengakhiri umurnya dengan jalan pintas yang cukup mengenaskan.

Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)

127,970 просмотров • 2 месяцев назад