ruhulmaani's banner
ruhulmaani's profile picture

ruhulmaani

@ruhulanakgaul2,736 subscribers

Manusia Indonesia sejati, bukan keturunan Arab, Bukan keturunan Cina, Bukan keturunan Afrika, Bukan keturunan Eropa.

Shorts

Tuntutan 27,5 tahun untuk Nadiem Makarim ini GILA, sih!. Mengapa? Karena sepanjang sidang TIDAK TERBUKTI adanya korupsi! - ​Tidak ada Niat jahat (mens rea)! - ​Tidak ada Aliran dana ke pribadi! - Tidak ada​ Kerugian negara! - ​Tidak ada Mark-up harga! - ​Tidak ada Pelanggaran prosedur! ​Jika bukti nihil, atas dasar apa tuntutan ini berdiri? 🤔 Ini sama saja kayak mereka pamer kuasa, "Terserah gw! Gw penguasa hukum. Gw bisa penjarain elu selama yg gw mau tanpa ada bukti! Lw bisa apa, hah?!!".

Tuntutan 27,5 tahun untuk Nadiem Makarim ini GILA, sih!. Mengapa? Karena sepanjang sidang TIDAK TERBUKTI adanya korupsi! - ​Tidak ada Niat jahat (mens rea)! - ​Tidak ada Aliran dana ke pribadi! - Tidak ada​ Kerugian negara! - ​Tidak ada Mark-up harga! - ​Tidak ada Pelanggaran prosedur! ​Jika bukti nihil, atas dasar apa tuntutan ini berdiri? 🤔 Ini sama saja kayak mereka pamer kuasa, "Terserah gw! Gw penguasa hukum. Gw bisa penjarain elu selama yg gw mau tanpa ada bukti! Lw bisa apa, hah?!!".

31,428 просмотров

BREAKING NEWS! Pak Ganjar menghadiri sidang Paltiwes. Keadilan Untuk Paltiwes!!!

BREAKING NEWS! Pak Ganjar menghadiri sidang Paltiwes. Keadilan Untuk Paltiwes!!!

73,153 просмотров

Videos

ruhulanakgaul's profile picture

Sahroni kabur. Rumahnya dijarah. Mobil dihancurin. Rasain!

ruhulmaani

2,624,035 просмотров • 11 месяцев назад

Bareskrim baru bongkar modus penyelundupan sabu yang bikin gw menghela napas panjang 😔 dua kurir bawa 500 GRAM SABU dari Pekanbaru ke Sumbawa dengan cara... dimasukin ke DALAM PERUT lewat ANUS 💀 iya, lo baca ga salah. Simak 🧵👇 28 Juni 2026, jam 08.45 pagi di Terminal Kedatangan 2E Bandara Soekarno-Hatta. Tim Subdit IV Bareskrim (dapet info dari aset dari sebulan sebelumnya) ciduk 2 penumpang transit dari Pekanbaru yang mau ke Lombok: → MUSA BIN BOLANG (47, Sumbawa, tinggal di Batam) → MUHAMMAD GUNTUR (44, temen Musa) Pas diinterogasi, keduanya ngaku bawa sabu... di DALAM PERUTNYA. dimasukin lewat anus masing-masing 4 kapsul plastik = 250 gram per orang = 500 gram total 🥲 Tim langsung bawa keduanya ke RS EMC Tangerang buat XRAY + prosedur pengeluaran barang. Dan yes, hasilnya sesuai — 4 bungkus kapsul dari perut Musa, 4 bungkus dari perut Guntur ✅ Ini istilahnya "body packing" — modus lama yang dipake kartel di berbagai negara. RISKY BANGET buat pembawanya karena: → kalo satu kapsul BOCOR di dalam perut = OVERDOSIS INSTAN, mati dalam hitungan menit ☠️ → kalo mampet di usus = harus operasi darurat → jam ketat: barang harus dikeluarin dalam <24 jam sebelum tubuh mulai nyerap plastik Dan ini yang bikin sedih: mereka dibayar Rp 10 JUTA per 100 gram. Musa dapet total ~Rp 25 juta, Guntur dapet Rp 10 juta DP. buat naruh benda asing di dalam perut & taruhannya nyawa. mathematics-nya ngenes 🥲 Catatan penting dari Bareskrim di laporan: modus ini bisa lolos di Bandara Pekanbaru karena BELUM PUNYA X-RAY TRANSMISI (Body Scanner) 🚨 X-Ray biasa cuma ngedeteksi barang di luar tubuh — buat body packing perlu scanner khusus yang bisa "tembus" tubuh. bandara-bandara Indonesia perlu upgrade equipment ASAP biar modus baru ini bisa dicegah dari awal. Tim lanjut Controlled Delivery ke Sumbawa Barat, sampe jam 23.30 WITA. bertemu ISNAINI alias PP BARA (penjual di Sumbawa) yang udah nunggu barang — langsung diciduk juga. bahkan Isnaini sempat kirim Rp 5 juta ke Musa buat "bantu beli tiket pesawat" karena mereka ketinggalan pesawat 💀 real-time koordinasi. Struktur jaringan yang kebongkar: SOFIAN als PIAN (Pulau Rupat, penyedia — DPO 🏃) → JON als MEX (koordinator/pemesan — DPO 🏃) → MUSA & GUNTUR (kurir body packing ✋) → ISNAINI/PP BARA (penjual Sumbawa ✋) Business model-nya: Isnaini nyetor Rp 65 JUTA/100 gr ke Jon. Musa dapet upah Rp 10 juta/100 gr buat "layanan pengiriman lewat perut". margin buat Jon: Lumayan gede 💰 Skala kasus: 500 gram sabu, nilai ~Rp 900 JUTA, potensi 2.500 jiwa terselamatkan. dan ini baru pengiriman ke-2 mereka — yang pertama (Mei 2026) sukses masuk Sumbawa 🚨 Reminder yang berat: 1. Body packing = judi nyawa untuk uang recehan. Satu kapsul bocor = mati. Dan ini sering terjadi di berbagai negara 💀 2. Modus baru selalu muncul — Bandara yang ga upgrade equipment jadi celah. Laporan ini bahkan secara eksplisit minta pihak bandara siapkan Body Scanner 3. Yang paling dieksploitasi selalu yang paling kepepet — Musa & Guntur bukan bos, mereka pion yang risiko nyawanya paling gede tapi upahnya paling receh Salut sama tim Subdit IV Bareskrim yang jeli baca info intel + petugas bandara Soeta yang cekatan. Dan salut juga karena berani nyebut ke publik bahwa Bandara Pekanbaru masih perlu upgrade — Itu kritik internal yang konstruktif buat sistem keamanan negara 🫡 For anyone reading — kalau lo dipepet ekonomi & ditawarin "kerja mudah, bayaran gede, cuma bawa barang doang" — think TWICE! Nyawa lo ga bisa diganti sama berapapun uang yang dijanjiin. Stay safe guys!
2:01

Sensitive content

This media may contain sensitive content.

ruhulanakgaul's profile picture

Bareskrim baru bongkar modus penyelundupan sabu yang bikin gw menghela napas panjang 😔 dua kurir bawa 500 GRAM SABU dari Pekanbaru ke Sumbawa dengan cara... dimasukin ke DALAM PERUT lewat ANUS 💀 iya, lo baca ga salah. Simak 🧵👇 28 Juni 2026, jam 08.45 pagi di Terminal Kedatangan 2E Bandara Soekarno-Hatta. Tim Subdit IV Bareskrim (dapet info dari aset dari sebulan sebelumnya) ciduk 2 penumpang transit dari Pekanbaru yang mau ke Lombok: → MUSA BIN BOLANG (47, Sumbawa, tinggal di Batam) → MUHAMMAD GUNTUR (44, temen Musa) Pas diinterogasi, keduanya ngaku bawa sabu... di DALAM PERUTNYA. dimasukin lewat anus masing-masing 4 kapsul plastik = 250 gram per orang = 500 gram total 🥲 Tim langsung bawa keduanya ke RS EMC Tangerang buat XRAY + prosedur pengeluaran barang. Dan yes, hasilnya sesuai — 4 bungkus kapsul dari perut Musa, 4 bungkus dari perut Guntur ✅ Ini istilahnya "body packing" — modus lama yang dipake kartel di berbagai negara. RISKY BANGET buat pembawanya karena: → kalo satu kapsul BOCOR di dalam perut = OVERDOSIS INSTAN, mati dalam hitungan menit ☠️ → kalo mampet di usus = harus operasi darurat → jam ketat: barang harus dikeluarin dalam <24 jam sebelum tubuh mulai nyerap plastik Dan ini yang bikin sedih: mereka dibayar Rp 10 JUTA per 100 gram. Musa dapet total ~Rp 25 juta, Guntur dapet Rp 10 juta DP. buat naruh benda asing di dalam perut & taruhannya nyawa. mathematics-nya ngenes 🥲 Catatan penting dari Bareskrim di laporan: modus ini bisa lolos di Bandara Pekanbaru karena BELUM PUNYA X-RAY TRANSMISI (Body Scanner) 🚨 X-Ray biasa cuma ngedeteksi barang di luar tubuh — buat body packing perlu scanner khusus yang bisa "tembus" tubuh. bandara-bandara Indonesia perlu upgrade equipment ASAP biar modus baru ini bisa dicegah dari awal. Tim lanjut Controlled Delivery ke Sumbawa Barat, sampe jam 23.30 WITA. bertemu ISNAINI alias PP BARA (penjual di Sumbawa) yang udah nunggu barang — langsung diciduk juga. bahkan Isnaini sempat kirim Rp 5 juta ke Musa buat "bantu beli tiket pesawat" karena mereka ketinggalan pesawat 💀 real-time koordinasi. Struktur jaringan yang kebongkar: SOFIAN als PIAN (Pulau Rupat, penyedia — DPO 🏃) → JON als MEX (koordinator/pemesan — DPO 🏃) → MUSA & GUNTUR (kurir body packing ✋) → ISNAINI/PP BARA (penjual Sumbawa ✋) Business model-nya: Isnaini nyetor Rp 65 JUTA/100 gr ke Jon. Musa dapet upah Rp 10 juta/100 gr buat "layanan pengiriman lewat perut". margin buat Jon: Lumayan gede 💰 Skala kasus: 500 gram sabu, nilai ~Rp 900 JUTA, potensi 2.500 jiwa terselamatkan. dan ini baru pengiriman ke-2 mereka — yang pertama (Mei 2026) sukses masuk Sumbawa 🚨 Reminder yang berat: 1. Body packing = judi nyawa untuk uang recehan. Satu kapsul bocor = mati. Dan ini sering terjadi di berbagai negara 💀 2. Modus baru selalu muncul — Bandara yang ga upgrade equipment jadi celah. Laporan ini bahkan secara eksplisit minta pihak bandara siapkan Body Scanner 3. Yang paling dieksploitasi selalu yang paling kepepet — Musa & Guntur bukan bos, mereka pion yang risiko nyawanya paling gede tapi upahnya paling receh Salut sama tim Subdit IV Bareskrim yang jeli baca info intel + petugas bandara Soeta yang cekatan. Dan salut juga karena berani nyebut ke publik bahwa Bandara Pekanbaru masih perlu upgrade — Itu kritik internal yang konstruktif buat sistem keamanan negara 🫡 For anyone reading — kalau lo dipepet ekonomi & ditawarin "kerja mudah, bayaran gede, cuma bawa barang doang" — think TWICE! Nyawa lo ga bisa diganti sama berapapun uang yang dijanjiin. Stay safe guys!

ruhulmaani

175,637 просмотров • 1 месяц назад