
Sudut Garis
@Sudgarrr • 2,355 subscribers
Football Enthusiast Pitch stories and real-life chaos. Politics, History.
Shorts
Videos

Makanya Pak Menpora, marahin tuh ketua PSSI biar ngga kejadian hampir lagi wkkwkwk, W mas Reporter 😅🤣 Reporter: Tapi di Piala dunia, Tahun ini punya jagoan ngga sih? ET : Masih bingung, karena Italia ga lolos, tapi gimana ya, udah tiga kali berturut-turut gak lolos.” Reporter: Mirip sama Indonesia hampir masuk piala dunia ET : Hampir......Hampirrrr....Hampir.....🤣🤣
Sudut Garis256,573 Aufrufe • vor 6 Tagen

Ciro Henrique Alves Ferreira e Silva Bayangin tahun 2009. di Piala Dunia U-20 di Mesir. di pertandingan Brasil vs Australia. Ada anak muda 20 tahun, nama panggilannya Ciro Alves, dia lagi bikin bek Australia pusing, muter-muter ke kiri dan ke kanan. Anak muda itu mencetak 5 gol di turnamen tersebut, bareng Douglas Costa, iya, Douglas Costa yang pernah main di Bayern Munich dan Juventus dan juga ada Ganso, Alex Teixeira di skuad itu. Mereka berhasil sampai ke final Piala Dunia, Tapi sayangnya mereka kalah di babak adu penalty. Siapa yang nyangka, 17 tahun kemudian, pemain yang sama, lagi main di Liga 1 Indonesia, Persikabo hingga Persib Bandung, pernah jadi tempat dia berlabuh. Musim 2025/26, dia pindah ke Malut United. Kontraknya sampe 2027, sampai sekarang udah bikin 10 gol dari 22 laga. Masih tajam banget di usianya yang 37. Life really is crazy sometimes, penuh kejutan dan jedag-jedug Ceritanya ialah : Desember 2025 lalu, dia dateng ke Kemenkumham Maluku Utara, bareng manajemen Malut. Resmi mengajukan naturalisasi untuk jadi Warga Negara Indonesia. Katanya, “Saya sudah jatuh cinta sama Indonesia.” Udah 7 tahun lebih tinggal dan main di sini. Keluarga dukung full. Malut United juga all out bantu prosesnya. Good luck buat proses naturalisasinya bro ciro Semoga lancar. Keep going bro 🇮🇩
Sudut Garis185,097 Aufrufe • vor 2 Monaten

Thom Haye Juara di Tanah Pasundan 23 Mei 2026, Thom Haye akhirnya merasakan gelar juara liga untuk pertama kalinya dalam karier klubnya, di usia 31 tahun. Gelandang Timnas Indonesia ini menangis bahagia di tengah euforia Stadion GBLA bersama ribuan Bobotoh saat memastikan gelar juara, cuplikan video memperlihatkan detik-detik Thom Haye kehabisan kata-kata, dan air mata yang mengalir lebih banyak menjelaskan daripada kata-kata. Selama lebih dari 13 tahun di Eropa, dari AZ Alkmaar, Willem II, Heerenveen, hingga Almere Cit. Thom Haye selalu jadi pemain andalan di lini tengah, dia bermain konsisten di level tinggi, tapi gelar liga tak pernah datang. Tawaran demi tawaran, klub berganti, musim demi musim berlalu tanpa trofi liga yang dia impikan Hingga Agustus 2025, dia memilih datang ke Persib Bandung Musim 2025/26 berjalan penuh perjuangan, persaingan ketat dengan Borneo FC sampai pekan terakhir, tekanan yang luar biasa, tapi Thom tetap jadi otak permainan Maung Bandung. Lima gol, lima assist, dan kepemimpinan yang tenang. Selamat, Thom Semoga keberhasilan ini juga tertular saat kamu mengenakan seragam Timnas Indonesia. Pengalamanmu yang panjang, dan kualitasmu diharapkan bisa membawa Garuda ke panggung yang lebih tinggi, dari liga yang baru saja kamu taklukkan, hingga mimpi yang lebih besar bersama Indonesia. Warga Jabar, Rayakanlah! Di tengah hiruk-pikuk kehidupan yang semakin berat akhir-akhir ini, ekonomi yang naik turun, berita yang melelahkan, dan hari-hari yang terasa berputar tanpa henti, Persib Bandung juara datang seperti hujan di musim kemarau. Sepakbola adalah bumbu dan obat bagi kita. Ia memberi rasa, memberi warna, memberi alasan untuk bersukacita, dan melupakan sejenak segala beban,rayakanlah sepuasnya. Biarkan euforia ini mengalir, biarkan anak-anak kecil melihat bahwa mimpi bisa diraih, bahwa kerja keras dan kesetiaan pada warna kesayangan bisa membawa kebahagiaan yang tulus, Besok kita kembali bekerja, kembali berjuang, tapi hari ini…kalian boleh bahagia dengan rasa bangga.
Sudut Garis44,762 Aufrufe • vor 1 Monat
Keine weiteren Inhalte verfügbar