Teddy Gusnaidi's banner
Teddy Gusnaidi's profile picture

Teddy Gusnaidi

@TeddGus34,242 subscribers

Warga Negara Indonesia

Shorts

Pak Prabowo makan malam dengan Presiden Jokowi. Prabowo Subianto Joko Widodo

Sensitive content

Pak Prabowo makan malam dengan Presiden Jokowi. Prabowo Subianto Joko Widodo

553,252 Aufrufe

The real Ganjar Pranowo..

The real Ganjar Pranowo..

86,370 Aufrufe

Sudah tepat Ibukota Negara di sini, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Udaranya masih sangat segar.. Dalam perjalanan ke IKN, saya sangat menikmati melihat langit yang biru, bersih dari polusi..

Sudah tepat Ibukota Negara di sini, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Udaranya masih sangat segar.. Dalam perjalanan ke IKN, saya sangat menikmati melihat langit yang biru, bersih dari polusi..

14,310 Aufrufe

Videos

TeddGus's profile picture

PELAJARAN DARI KASUS MIFTAH Melihat Miftah memaki dan mengolok-olok penjual teh dikeramaian, tentu orang normal manapun pasti mengatakan itu biadab. Tidak perlu ada pembelaan. Itu bukan khilaf, itu tabiat. Tidak normal jika ada yang bilang ini guyonan. Dari kasus Miftah, ini bisa jadi pelajaran bagi siapapun yang muncul tidak sengaja dari jalur viral, untuk upgrade diri jika ingin bertahan di industri. Miftah adalah penceramah yang dikenal melalui jalur viral. Bukan karena isi ceramahnya, tapi karena hal unik, dia ceramah di lokalisasi dan tempat hiburan malam. Itu unik dan viral sehingga dia jadi penceramah industri. Sayangnya Miftah tidak punya kemampuan untuk upgrade kemampuan ceramahnya sebagai jualan, sehingga yang dijual adalah keunikan, bukan isi ceramah. Ini yang salah.. Karakter yang dia ciptakan adalah karakter nyeleneh, untuk membedakan dia dengan penceramah yang lain. Tapi mungkin karena tidak punya kemampuan mewarnai karakter tersebut, sehingga yang muncul ke permukaan adalah sikap tengil dan sok asik. Salah satu contoh, ketika dia toyor istrinya dihadapan publik, Dia pikir itu keren, nyeleneh, padahal memuakkan. Sama seperti zaman Slank awal-awal, para personil slank memang sikapnya slengean, makanya kawan- kawan mereka namakan band itu slank. Terwujud juga dalam lagu-lagu mereka. Mereka keren. Nah ada beberapa orang yang biar dibilang keren, berlagak slengean, dibuat-buat slengean, yang ada gak keren, malah jadi kayak gembel. Nah Miftah seperti itu, dibuat-buat biar dianggap keren. Ini jadi pelajaran juga bagi Miftah untuk mengukur diri, sadar posisi, bahwa anda ada di industri ini bukan karena ilmu ceramah tapi karena keunikan. Mulai upgrade diri, fokus pada isi ceramah, gak perlu sok asik dan sok keren, karena anda malah terlihat tengil dan gak keren. Jadi diri sendiri, gali potensi, sehingga kedepan anda bisa menjadi penceramah yang keren. Jangan dulu ngajarin orang karena anda yang butuh pengajaran. Jangan dulu ceramahin orang, karena anda yang sangat butuh diceramahin. Anda harus sadar bahwa anda adalah buah yang belum matang pohon, buah yang dikarbit, lemah, sehingga star sindrome Berhenti mengajar, banyak belajar, Kalau sekarang ini, lu gak keren, lu tengil dan sok asik. TEDDY GUSNAIDI

Teddy Gusnaidi

117,843 Aufrufe • vor 1 Jahr