
Teddy Gusnaidi
@TeddGus • 34,242 subscribers
Warga Negara Indonesia
Shorts
Videos

Menunggu keberanian Pandji Pragiwaksono , ARIE KRITING dan kawan2nya, menuding dan mengolok-olok Rizieq Shihab yg sudah menuding Pandji sebagai Penista Agama. Misalnya menuduh Rizieq dan pendukungnya sebagai buzzer seperti template mereka dalam merespon yang menuding Pandji. Ditunggu ☺️
Teddy Gusnaidi40,332 просмотров • 4 месяцев назад

PELAJARAN DARI KASUS MIFTAH Melihat Miftah memaki dan mengolok-olok penjual teh dikeramaian, tentu orang normal manapun pasti mengatakan itu biadab. Tidak perlu ada pembelaan. Itu bukan khilaf, itu tabiat. Tidak normal jika ada yang bilang ini guyonan. Dari kasus Miftah, ini bisa jadi pelajaran bagi siapapun yang muncul tidak sengaja dari jalur viral, untuk upgrade diri jika ingin bertahan di industri. Miftah adalah penceramah yang dikenal melalui jalur viral. Bukan karena isi ceramahnya, tapi karena hal unik, dia ceramah di lokalisasi dan tempat hiburan malam. Itu unik dan viral sehingga dia jadi penceramah industri. Sayangnya Miftah tidak punya kemampuan untuk upgrade kemampuan ceramahnya sebagai jualan, sehingga yang dijual adalah keunikan, bukan isi ceramah. Ini yang salah.. Karakter yang dia ciptakan adalah karakter nyeleneh, untuk membedakan dia dengan penceramah yang lain. Tapi mungkin karena tidak punya kemampuan mewarnai karakter tersebut, sehingga yang muncul ke permukaan adalah sikap tengil dan sok asik. Salah satu contoh, ketika dia toyor istrinya dihadapan publik, Dia pikir itu keren, nyeleneh, padahal memuakkan. Sama seperti zaman Slank awal-awal, para personil slank memang sikapnya slengean, makanya kawan- kawan mereka namakan band itu slank. Terwujud juga dalam lagu-lagu mereka. Mereka keren. Nah ada beberapa orang yang biar dibilang keren, berlagak slengean, dibuat-buat slengean, yang ada gak keren, malah jadi kayak gembel. Nah Miftah seperti itu, dibuat-buat biar dianggap keren. Ini jadi pelajaran juga bagi Miftah untuk mengukur diri, sadar posisi, bahwa anda ada di industri ini bukan karena ilmu ceramah tapi karena keunikan. Mulai upgrade diri, fokus pada isi ceramah, gak perlu sok asik dan sok keren, karena anda malah terlihat tengil dan gak keren. Jadi diri sendiri, gali potensi, sehingga kedepan anda bisa menjadi penceramah yang keren. Jangan dulu ngajarin orang karena anda yang butuh pengajaran. Jangan dulu ceramahin orang, karena anda yang sangat butuh diceramahin. Anda harus sadar bahwa anda adalah buah yang belum matang pohon, buah yang dikarbit, lemah, sehingga star sindrome Berhenti mengajar, banyak belajar, Kalau sekarang ini, lu gak keren, lu tengil dan sok asik. TEDDY GUSNAIDI
Teddy Gusnaidi117,843 просмотров • 1 год назад

Mereka bukanlah pekerja di industri komentar media sosial..
Teddy Gusnaidi112,807 просмотров • 1 год назад

Nih.. Gue ketemu Dhani, gue debat langsung dan gue sampaikan langsung bahwa pandangannya keliru. 🤭
Teddy Gusnaidi85,442 просмотров • 1 год назад

Kan udah gue bilang, Teddy Gusnaidi itu kalau sudah menyampaikan sesuatu ke publik, itu sudah pasti benar, gak pernah asal-asalan. Framing bahwa Prabowo membiarkan itu memang sudah disetting dan nanti disuarakan oleh orang-orang seperti ini. Ini sudah saya sampaikan. Ini permainan mereka, untuk menjatuhkan Pak Prabowo, mereka gunakan Gibran, agar pendukung Gibran menyerang Prabowo. Gue itu gak pernah salah.. 🤭
Teddy Gusnaidi35,683 просмотров • 1 год назад

Diskon media tempo gila-gilaan, Media tempo bukan lagi rujukan, orang beriklan sudah tidak lagi di media tempo, sehingga pendapatan turun drastis. Maka sebagai konsultan bisnis, saya sarankan Tempo membuat drama seolah-olah diancam menggunakan kepala sapi, agar supaya Media Tempo dapatkan uang banyak dan tidak bangkrut. Video selengkapnya di
Teddy Gusnaidi40,392 просмотров • 1 год назад