
Ahmad Rahma Wardhana
@wardhanahmad • 4,681 subscribers
Social Scientist, Engineer, & Environmental Assesor on #SustainableEnergy | PSE UGM & PUSEKRA UGM | Penerima Beasiswa LPDP | WNI-NU | ELF & #SUPERJUNIOR Analyst
Shorts
Videos

Mendengar #WAY, rasanya seperti melihat perjalanan SUPER JUNIOR yg diringkas dalam nada: ada luka, jarak, mimpi, & langkah yg tak berhenti. 20 tahun lebih bukan waktu yang sebentar, tetapi mereka tetap ada karena para member memilih bertahan & karena dukungan fans global terus menjaga nyala itu tetap hidup. Bukan sekadar grup yg panjang usia, melainkan kisah yg terus bertumbuh bersama orang-orang yang mencintainya. #SUPERJUNIOR
Ahmad Rahma Wardhana14,525 görüntüleme • 5 ay önce

#MoreDayswithYou (MDWY) by SUJU Hadiah dari aku untuk SUJU & ELF dalam rangka 19th Anniversary SUPER JUNIOR. Warning: ini tulisan panjang bener. #슈퍼주니어 #SUPERJUNIOR SUPER JUNIOR #SUPERJUNIOR_19th_Anniversary Pertama kali mendengar rekaman live MDWY di peluncuran album yang segede keramik itu, aku langsung jatuh hati meskipun saat itu aku belum tahu maknanya. Apalagi setelah diunggah behind the scene taping acara tersebut: SUJU nyanyiin MDWY live dini hari. Kala itu, 2021, aku sedih karena MDWY tampaknya hanya akan ditampilkan sekali saja. Siapa sangka MDWY jadi setlist di sesi akhir SS9. Maka ketika SS9 Jakarta, pas di MDWY, aku gak ambil fancam. Aku refleks nangis terharu dan mendengarkan-menyaksikan member SUJU menampilkan MDWY dengan khidmat. Lagu ini dibuka dengan kalimat yang menggambarkan kesetiaan dalam perjuangan yang tak selalu mudah. #RYEOWOOK & #SIWON mengatakan, Sebagaimana kita berjalan langkah demi langkah, yang tak selalu beralaskan karpet putih. Cukuplah engkau bersamaku, kekasihku, dalam sebuah perjalanan yang tak pernah aku sesali, dalam sebuah takdir yang selalu aku pilih kembali karena keberadaanmu. Sulitnya sebuah perjalanan hidup adalah kewajaran, namun dengan partner yang tepat (sahabat, kekasih), tak akan ada penyesalan yang mengikutinya. #YESUNG & #LEETEUK melanjutkannya dengan kisah tentang bagaimana berjalannya waktu mampu menumbuhkan rasa lekat & cinta, Sebagaimana musim-musim telah berlalu, tatapan kita semakin dalam tertanam & mewujud menjadi rasa. Semakin kuat rasa dekat kita satu sama lain, dan dengan pandangan yang lebih lekat ... #KYUHYUN kemudian menyahut dengan lantang tentang keberadaan dia yang kita cinta dalam perjalanan yang telah berlalu & yang akan datang, ... maka di dalamnya senantiasa aku dapati keberadaanmu dan hanya dirimu semata yang membersamaiku, dalam perjalanan yang lebih jauh, dibandingkan dengan apa yang telah kita lalui. Lantas mengalirlah reff yang selalu menghadirkan dilema di dalam hati kita, antara takut & harap tentang kedatangan dia yang tercinta, Sing it like you ... You ... Sebagaimana di masa yang telah berlalu, kudendangkan indahnya namamu, dan sekali lagi kuucapkan, "I DO", lantas apa jawabmu? Katakan, apa jawabmu? Ketahuilah bahwa hatiku masih teguh & kokoh mencintaimu, sama seperti selama ini, sejak dulu hingga kini, Aku akan menanti jawabmu di penghujung jalan & oleh karenanya, apakah kita akan melangkah lebih jauh? Sungguh rasa harap & takut adalah warna yang wajar dalam perjalanan kehidupan. Rasa harap akan menghadirkan optimisme; sementara rasa takut akan meruntuhkan kesombongan, menyadarkan kita tentang realitas kehidupan, & menumbuhkan ketaatan kepada-Nya lewat doa. #YESUNG & #DONGHAE menegaskan tentang dinamika takut & harap tersebut, Dengan gentar kulangkahkan tapak demi tapak, namun ... ... selalu tergambar keberadaanmu membersamaiku hingga akhir perjalanan. Sekalipun kewalahan menyertai di setiap langkah, lihatlah kembali kepada kita yang telah melangkah sejauh ini. #SHINDONG, #KYUHYUN, dan #EUNHYUK kemudian dengan bersahutan satu sama lain mengatakannya secara lebih kentara, Di antara tebal & mempesonanya kebahagiaan, ... di antara kebahagiaan ... selalu terdapat kesedihan yang mewarnainya, tetapi ... jika engkau mundur selangkah untuk meluaskan pandangan jiwamu, akan tampak sebuah lukisan kehidupan, #RYEOWOOK kemudian memulai kembali rangkaian reff yang sama, ... yang di dalamnya senantiasa aku dapati keberadaanmu dan hanya dirimu semata yang membersamaiku, dalam perjalanan yang lebih jauh, dibandingkan dengan apa yang telah kita lalui. ... Sing it like you ... You ... ... & oleh karenanya, apakah kita akan melangkah lebih jauh? Dan menjelang puncak lagu, #DONGHAE & #RYEOWOOK mengantarkannya dengan menyatakan, Bersamamu, tampak terbentang dalam cakupan pandanganku, keindahan sejati nan abadi yang menghiasi jalan yang akan kita lalui. Aku berharap, ketika kita tiba di akhir perjalanan, ada sosokmu yang membersamaiku, sebagaimana kini, dirimu dan diriku, bersisian satu sama lain. Kemudian, #LEETEUK & #RYEOWOOK memulai puncak lagu, Tak perlu lagi air mata ditumpahkan, karena bersamamu akan selalu penuh dengan tawa. Maka sebagaimana kini, teruslah abadi kehadiranmu di sisiku. Dan terdengarlah pekikan #KYUHYUN dan #YESUNG yang menyayat hati, mengantarkan harmoni indah suara member SUJU mengulang reff yang penuh harap itu, You, only you ... ... Sing it like you ... You ... ... Kunanti jawabanmu di penghujung jalan & oleh karenanya, apakah kita akan melangkah lebih jauh? Hingga #SIWON menutupnya dengan sebuah pertanyaan, Tell me, DO you? Menurutku, lagu ini merupakan ekspresi SUJU kepada ELF yang selama ini membersamai mereka. Ketidakpastian & perubahan besar pola kehidupan umat manusia akibat pandemi, turut menghadirkan kecemasan: seperti apa relasi fans dan idolanya di masa mendatang? Namun lagu ini bisa dimaknai lebih dalam tentang kehidupan. Sebagai ELF, yang pasti usianya relatif matang, lirik MDWY tentu relate dengan kehidupan kita: tentang persahabatan dan/atau pasangan hidup yang pernah, sedang, dan akan terus membersamai hidup kita. Ujian selalu ada, pun dengan asa dan harapan. Kesedihan pasti terjadi, pun dengan kebahagiaan yang pasti lebih mendominasi. Rasa takut & harap yang hadir harus kita arahkan pada orientasi yang tepat, untuk melentingkan perjalanan kita menuju cita-cita terbaik. SUJU tepat sekali menutup lagu ini dengan lirik berupa pertanyaan karena seiring berjalannya waktu, pengalaman hidup akan selalu menantang kepercayaan kita terhadap diri sendiri & orang-orang yang kita kasihi. Pertanyaan dari SUJU di akhir lagu adalah pertanyaan kita kepada selain kita sekaligus pertanyaan dari selain kita kepada kita, tentang komitmen cinta & persahabatan kita: TELL ME, DO YOU? Kalau komitmen dengan SUJU kan jelas, tinggal tabung dan belanjakan uang untuk member SUJU, sampai dompet & rekening kita menipis. WKWKWKWKWK. Lantas bagaimana dengan komitmen kita kepada pasangan hidup, keluarga, & sahabat kita? Sapa mereka, doakan mereka, ucapkan terima kasih kepada mereka dan katakan bahwa kita mencintai mereka. Bahwa kita ingin lebih banyak hari bersama mereka: more days with you, dear my SUJU, my beloved one, my family, dan my friends. Happy 19th Anniversary buat SUJU & still counting, insya-Allaah.
Ahmad Rahma Wardhana18,333 görüntüleme • 1 yıl önce

Dari member #SUPERJUNIOR SUPER JUNIOR #RYEOWOOK RYEOWOOK aku belajar beberapa hal. Ryeowook dikenal sbg penyanyi yg jelas pronunciation liriknya & suaranya yg stabil persis kayak hasil rekaman. Padahal nyanyinya live. Di variety show, Ryeowook pernah disanjung dg kalimat "menelan CD" karena nyanyinya perfect banget. Nah, karena aku bukan penyanyi (tidak bisa baca not) dan suara tidak pula merdu, sedangkan profesi sampinganku selain akademisi-praktisi energi terbarukan & sustainable development adalah dai, pengkhotbah, dan kadang imam salat, maka metode Ryeowook pun harus aku tiru. Saat ceramah misalnya, aku berbicara dg pelafalan yg jelas dan kalimat terstruktur. Aku berbicara dg intonasi seperti orang yg bercerita, agar pendengar bisa menikmatinya & tidak bosan. Ketika membaca ayat atau menjadi imam, suaraku yg tidak syahdu & tidak pula merdu, aku imbangi dg makharijul huruf, tajwid, dan mad yg jelas. Lagunya sih ada, tapi ya tidak standar timur tengah, tapi ya kira-kira ada lagunya lah. Wkwkwkwkwk. Aku tahu persis bahwa pesonaku tidak di suara dan tidak pula tampilan fisik yg menarik. Kekuatanku ada di kata-kata. Maka pada momen-momen seperti khotbah, aku susun sebaik mungkin khotbah tersebut. Kisah yg unik & pengisahan kembali yg atraktif, tafsir/pendapat keagamaan yang merujuk pada kitab otoritatif, konteksnya harus kekinian, serta menggunakan diksi dan untaian kata yg semenarik mungkin, seindah mungkin, sepuitis mungkin. Setelah jadi aku akan berlatih dua-tiga kali, sehingga ketika tampil di mimbar, teks hanya menjadi rujukan. Selebihnya adl membangun komunikasi mata & ekspresi wajah dg jamaah. Berikut adl 3 menit cuplikan khotbah kemarin Jumat. Selengkapnya bisa di: Atau versi teks di:
Ahmad Rahma Wardhana12,498 görüntüleme • 2 yıl önce
Daha fazla içerik yok.