Faizal's banner
Faizal's profile picture

Faizal

@zalkad15,508 subscribers

Private Socio-Political Analyst & Strategic Intelligence 9+ Years experience helping decision makers navigate politics & power. ~I write, not copy paste~

Shorts

Haha real Hilang sudah Marwah ya

Haha real Hilang sudah Marwah ya

176,800 次观看

Videos

zalkad's profile picture

PERANG BINTANG? Berawal dari mati lampu yg terjadi di banyak wilayah Indonesia beberapa waktu terakhir. Kortastipidkor Polri mengusut dugaan korupsi dan TPPU dalam pengadaan serta pemenuhan pasokan batu bara untuk sejumlah PLTU periode 2018–2026. Penyidik menduga terdapat penyimpangan dalam kontrak, kualitas, kuantitas, hingga aliran dana yang diperkirakan menimbulkan kerugian negara dalam jumlah besar. Dalam pengembangan perkara itu, pada 8 Juli 2026 penyidik menggeledah sebuah kafe di Cipete yang disebut berkaitan dengan Febrie Adriansyah. Dari lokasi tersebut ditemukan sebuah brankas besar yang kini disita untuk kepentingan penyidikan. Hingga saat ini, penyidik belum mengumumkan isi brankas maupun menjelaskan hubungan barang bukti itu dengan konstruksi perkara. Peristiwa ini langsung menyita perhatian karena Febrie bukan sosok biasa. Sebagai Jampidsus di Kejaksaan Agung, ia memimpin pengusutan sejumlah perkara korupsi besar seperti Korupsi BTS 4G Kominfo, Korupsi tata niaga timah, Korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina, Korupsi fasilitas ekspor CPO, hingga terakhir kasus pengadaan Chromebook Nadiem Makarim. Karena itu, perhatian publik kini tidak hanya tertuju pada perkara batu bara, tetapi juga pada relasi antarlembaga penegak hukum. Di satu sisi, Polri melalui Kortastipidkor menangani penyidikan ini. Di sisi lain, Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan Jampidsus selama ini justru menjadi ujung tombak pengungkapan korupsi besar. Publik tentu berharap proses hukum berjalan berdasarkan alat bukti, transparan, dan bebas dari pengaruh rivalitas maupun kepentingan politik. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi yang menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Kita tunggu info selanjut, lagi panas ini… Sumber video: Metro TV

Faizal

205,232 次观看 • 28 天前

zalkad's profile picture

Kritik Paradigma Koperasi Rocky Gerung Rocky Gerung bilang koperasi harus dibangun secara top-down, karena rakyat sudah terlalu lama "terhegemoni kapitalisme" sehingga negara perlu membangunkan mereka. Saya justru melihat bahwa di sinilah letak masalahnya. Kalau sejak lahir koperasi dibentuk berdasarkan instruksi negara, apakah itu masih koperasi atau sekadar program pemerintah? Sejarah Indonesia sudah pernah menguji model ini. Banyak koperasi hidup karena proyek, lalu mati setelah proyek selesai. Yang bertahan justru biasanya lahir dari kebutuhan nyata anggota sendiri. Saya pernah menulis tentang Mondragon Corporation yang bisa menjadi rujukan. Kalau bicara koperasi kelas dunia, ukurannya bukan sekadar banyaknya koperasi yang dibentuk oleh negara. Di pemeringkatan World Cooperative Monitor, Indonesia pernah masuk 100 besar dunia lewat Kisel, koperasi karyawan Telkomsel, dengan peringkat 94 dunia pada WCM 2018. Artinya, koperasi bisa besar ketika berbasis pada kebutuhan anggota, memiliki tata kelola profesional, dan memiliki model bisnis yang jelas. Bukan sekadar lahir karena instruksi. Negara memang wajib hadir, tetapi tugas negara adalah menciptakan ekosistem serta memberi akses terhadap modal, pendidikan, dan kepastian hukum. Bukan mengambil alih ruang inisiatif warga. Demokrasi ekonomi bukan berarti negara mengerjakan semuanya, tetapi membuat masyarakat mampu mengerjakan banyak hal secara mandiri. Kalau koperasi tidak lahir dari rasa memiliki anggotanya, bisakah ia benar-benar menjadi gerakan ekonomi rakyat, atau hanya menjadi kepanjangan tangan birokrasi? Ada yang janggal dari Rocky Gerung, atau inikah watak aslinya yang melendot ke kekuasaan? Gimana pandangan kamu soal pemikirannya?

Faizal

16,589 次观看 • 1 个月前

没有更多内容可加载