Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

...Akhirnya Netanyahu muncul. Tapi cuma 51 detik dan share 7 poin secara singkat. Clear yah ternyata masih hidup. Konpers tersingkat Netanyahu untuk meluruskan rumor kematiannya 6 hari ini. Siapa yg kecewa setelah melihat video ini? (``,)

482,478 Aufrufe • vor 5 Monaten •via X (Twitter)

0 Kommentare

Keine Kommentare verfügbar

Kommentare vom Original-Post werden hier angezeigt

Ähnliche Videos

Akhirnya video ini bisa saya posting, setelah disimpan bertahun2, peristiwa yg bikin saya sedih. Ini video bersama Prof Mahfud MD yg diambil tgl 9 Agustus 2018 di restoran Tesate ketika menunggu pengumuman ditetapkannya calon wakil presiden yg akan mendampingi presiden Joko Widodo periode kedua. Waktu itu hampir dipastikan Pak Mahfud yg akan menjadi cawapresnya, makanya kami udah standby & tinggal menyebrang aja ke restoran Plataran tempat deklarasi. Video ini rencananya akan saya posting setelah resmi diumumkan. Waktu itu ngga ada yg beritahu kalo pak Mahfud digantikan oleh Abah KH. Ma'ruf Amin, semuanya baik2 aja, sampai kemudian saya share video ini ke WAG keluarga yg di dalamnya ada adikku Ace Hasan Syadzily yg cepat merespon video ini: "teh nong, videonya jangan diposting! Cawapresnya bukan pak Mahfud jadinya Abah Ma'ruf." Saya kaget, langsung saat itu juga telpon ace dan mendengar penjelasannya. Setelah menutup telpon Ace, buru2 saya bisiki pak Mahfud dan menyampaikan perkembangan yg terjadi. Pak Mahfud kaget, panggil mas imam utk menelpon Pak Pratikno. Setelah telpon2an itu, nampaknya mendapat konfirmasi kalo pak Mahfud ngga jadi dideklarasikan spt info yg saya dengar dr Ace. Di situlah kemudian suasana di restoran Tesate berubah, yg tadinya riang gembira menjadi sendu gulana. Pelan2 kami membubarkan diri dan kembali ke Kantor pak Mahfud di daerah Kramat. Kami jadinya menonton bareng2 deklarasi pengumuman dari TV di ruang tengah kantor. Saya memahami perasaan pak Mahfud saat itu tapi saya kagum bgt beliau bisa menutupi perasaannya. Setelah acara deklarasi selesai pak mahfud menerima telpon presiden Jokowi & diminta menghadapnya di istana. Kami menunggunya di kantor sampai pak Mahfud pulang dr istana. Kita semua tahu apa yg terjd. Singkat cerita, dari peristiwa ini, saya melihat kesabaran, kebesaran hati & kesetiaan pak mahfud meski diprank level tinggi beliau ngga baper sama sekali. Beliau lebih mengutamakan mengabdi utk negeri. Hari ini kita menjadi saksi bahwa inilah jalan hidup pak Mahfud, bersama mas Ganjar Pranowo insya Allah akan memimpin negeri ini. Ayo kita bersama mendukung & memilihnya. Qabul! #throwback #GanjarMahfud2024

IG: Nong Andah Darol Mahmada

12,249 Aufrufe • vor 2 Jahren

SIMPLE and Cheers to Youth are a perfect portrayal of us who grew up in this cruel world. Dua lagu tentang proses berpikir Woozi sebagai anak muda yang terjebak di kotak kecilnya dan si dewasa dengan perayaan hidup di tempat yang sama. SIMPLE ditulis waktu Woozi masih 20 tahun. Tentang isi kepala anak muda yang terkungkung di proses pendewasaan, anak muda yang lihat dunia kayak labirin raksasa tanpa jalan keluar, yang di dalamnya cuma ada hitam dan putih aja, yang seluruh perniknya terlihat monoton dan membosankan. Pada akhirnya, ini adalah kita di awal perjalanan menuju dewasa, manusia yang bahunya terasa berat banget dengan mimpi sendiri dan ekspektasi orang lain, manusia yang isi kepalanya selalu ramai dan berisik. Kita nggak butuh apa pun, not even happiness. Yang kita perlu cuma sesederhana waktu istirahat yang cukup untuk rebah dan meluruskan kaki yang lelah, sesederhana malam yang tenang, jauh dari bisingnya keributan dunia. Sesederhana ingin hidup berjalan dengan semestinya. Dan Cheers to Youth tentang mereka yang perjalanannya sudah dekat dengan garis akhir pendewasaan. Ini tentang si dewasa yang tetap lelah, resah, dan gelisah akan hidup. Tentang kita yang bahunya berat dengan tuntutan, dengan mimpi yang gagal tercapai, dengan ekspektasi yang dirasa makin sulit tergapai, dengan sapa dan pamit para masalah yang berbeda-beda. Tentang kita yang waktu nyalanya lebih lama dari waktu tidurnya, tentang kita yang selalu penasaran dengan apa itu bahagia. Tapi pada akhirnya hidup akan terus begini, kayak pinata yang di dalamnya penuh dengan bunga juga luka. Sekeras apa pun menghindar, kejutan itu akan terus meletup. Dan lagu ini kayak perayaan untuk diri sendiri bahwa biarpun kita jatuh, terluka, lelah, bosan, tertawa, berbuat salah, menjadi keliru, dan terkadang lupa akan sesuatu.. Toh, ini pertama kalinya kita hidup. Ini pertama kalinya kita menyecap manis dan getirnya hidup. Ini pertama kalinya kita berkenalan dengan dunia. Ini pertama kalinya kita belajar bertahan dan berdamai. Kita nggak bersalah hanya karena sering merasa lelah dan kecewa. Kehidupan pertama kita dengan segala bahagia dan kedukaannya, layak untuk dirayakan. Tiap dengerin 'mereka', ada semacam kelegaan bahwa.. ”Gue nggak melewati proses ini sendirian. Gue bertumbuh bareng yang lain. Ada banyak makhluk berparu-paru lain yang menghadapi hal serupa kayak gue. Dia mengalami ini. CARATs juga sama.”

nasi.

14,282 Aufrufe • vor 5 Monaten

Kami tadi liat video di app sebelah abang kurir marah2 gara2 paket COD. Awalnya kami juga mikir: “Lah, ngapain marah? Lu sendiri yg salah. Paket belum ketemu customer kok udah di-update DELIVERED/POD?” Jelas secara SOP, kurirnya salah. Tapi ternyata di kolom komentar ada cerita lanjutannya. Katanya, customer ini sebelumnya udah beberapa kali COD dan ga pernah ada masalah. Nah, paket terakhir ini udah masuk hari kedua belum terkirim. Kalo lewat hari ketiga, sistem bakal otomatis retur ke seller. Abang kurirnya akhirnya nawarin: “Gimana kalo di-POD-in dulu? Nanti tinggal COD kek biasa.” Customer katanya mengiyakan. POD di-update. Abis itu? Nomor abang kurirnya malah diblokir. Lah paket dianggep delivered, duit kaga ada, dan si abang kurir yg harus nombok harga barangnya. Makanya gue bilang dari kemaren2: urusan COD ini mixed feeling banget. Soalnya kalo diliat dari SOP, kurir jelas salah. Dia kan ga boleh update POD sebelum barang benar2 diterima dan dibayar customer. Tapi kalo diliat dari niat dan konteksnya, dia juga sebenarnya lagi berusaha menghindari paket diretur, yg berarti ada tambahan ongkos, handling, dan pekerjaan buat seller + ekspedisi. Nah begitu SOP dilanggar, risiko akhirnya pindah ke kurir. Dan ketika customer ternyata ga kooperatif, kurir yg kena. Menurut kalian siapa yg paling salah di kasus ini? Customer karena ngeblock setelah mengiyakan? Kurir karena tetap melakukan POD sebelum transaksi selesai? Atau justru sistem COD-nya yang bikin celah seperti ini terus kejadian? Kamu2 yg udah bro banget sama kurir paket COD tapi transfer ke kurir, coba kasih ide harusnya SOP-nya dibikin kek gimana supaya kejadian beginian ga bisa kejadian lagi?

sipalinglogistic

93,232 Aufrufe • vor 18 Tagen

Endang kembali bikin video klarifikasi "Oke aku udah silent beberapa hari dan diproses instropeksi diri ternyata ada fitnah kejam yang tidak berdasar, yang pertama terkait scammer. Aku udah sampaikan divideo aku sebelumnya, aku udah cantumkan nomor legal representatif sampai hari ini tidak ada yang proses dan tidak sesuai dengan apa yang di sosial media, yang kedua terkait simpanan, aku aja masih pakai filter, ini fitnah yang sangat meresahkan terutama aku sebagai wanita, kenapa karena ini bukan cuma nama baik aku tapi nama baik dari keluarga besar aku, saat ini aku dan tim sedang mengumpulkan bukti, jadi aku sangat-sangat butuh bantuan kalian, siapapun yang bisa menemukan bukti yang valid dan dapat diverifikasi silahkan tag di kolom komentar akun yang menyebarkan fitnah, yang ke dua kamu bisa DM ataupun ada nomor di bawah untuk kamu kirim buktinya ke aku. Aku dan tim akan kasih reward untuk tiga orang yang bantu aku senilai 15 juta masing-masing dapat 5 juta rupiah, ini adalah rasa bentuk yang sangat amat terima kasih buat teman-teman yang sudah mendukung aku dan sampai hari ini tidak menyebarkan fitnah tersebut. Aku tunggu bukti dari kalian sampai hari selasa cuma dua hari dan aku akan kasih tau untuk tiga orang yang sudah bantu aku itu umumkan di hari jumat. Jujur aku sangat menerima kritik perbedaan opini atau apapun bahkan hate sekalipun aku sangat menerima itu, tapi fitnah yang merusak citra diri itu aku harus hentikan, terima kasih."

folkative

25,310 Aufrufe • vor 1 Monat

Lagu Surti Tejo adalah karya original dari Jamrud yang rilis tahun 2000 dan sempat jadi hits besar di masanya. Berbeda dengan band rock Indonesia generasi sebelumnya yang cenderung puitis dan sastrawi, Jamrud tampil dengan gaya yang lebih dekat ke keseharian. Bahasa yang dipakai lugas, kasar, dan tanpa banyak penyaring. Lirik seperti ini muncul dari konteks zamannya. Di awal 2000-an, lagu tidak dibuat untuk diuji secara moral, tapi untuk dinikmati, diingat, dan laku di pasaran. Unsur humor dan sentuhan vulgar ringan justru jadi bagian dari strategi, bukan sesuatu yang dianggap menyimpang. Dalam lagu ini, Jamrud tidak menggurui. Mereka memakai pendekatan “show, don’t tell”, menampilkan kisah Surti dan Tejo tanpa memberi penilaian langsung. Pendengar dibiarkan menyaksikan cerita seperti rangkaian adegan. Konfliknya sederhana: Tejo pulang dari kota dengan perubahan, sementara Surti tetap memegang nilai-nilai desa. Dari situ muncul benturan—dua dunia yang tidak lagi berbicara dengan cara yang sama. Belakangan ini, ketika linimasa dipenuhi isu kekerasan dan pelecehan seksual, cara pandang publik ikut bergeser. Lagu Surti Tejo pun ikut terseret, dianggap vulgar, dipotong dari konteks, lalu dinilai seolah berdiri sendiri. Isu kekerasan seksual jelas harus disikapi serius dan berpihak pada korban. Tapi ketika karya dari konteks berbeda ditarik tanpa jarak, yang muncul bukan pemahaman utuh, melainkan penyederhanaan. Pada akhirnya, yang jadi persoalan bukan lagunya, tapi cara kita membacanya. Lagu ini tidak berubah sejak puluhan tahun lalu. Yang berubah adalah cara kita menilai—sering kali dengan cepat dan tanpa melihat konteksnya. Masih relevan buat didengar hari ini, atau justru memang sudah waktunya ditinggalkan? 👀

Cadas

18,585 Aufrufe • vor 4 Monaten