Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

Ambarawa Lautan Manusia! terima kasih warga Ambarawa yang begitu antusias menyambut para Bhikkhu Thudong ❤️

95,447 Aufrufe • vor 3 Jahren •via X (Twitter)

8 Kommentare

Profilbild von kang zien
kang zienvor 3 Jahren

@Darmawan_bs Tadi sempat bersapa para Bhiksu di Babadan..

Profilbild von Diana dalam berita
Diana dalam beritavor 3 Jahren

Sehat-sehat dan lancar selaluuu Bhikku! Terima kasih sudah turut menyapa lewat depan rumahku tadi ✨

Profilbild von Ragil
Ragilvor 3 Jahren

Karena para Bhante membawa damai dan cinta, maka semesta membalasnya pun dengan cinta

Profilbild von mbahGandalf 🇮🇩💪🇮🇩
mbahGandalf 🇮🇩💪🇮🇩vor 3 Jahren

WAJAH asli NUSANTARA .. TOLERANSI.. SALING MENGASIHI.. ASIH-ASAH-ASUH.. SEMOGA TETAP TERAWAT & TERJAGA SELAMANYA..🇮🇩🇮🇩🇮🇩

Profilbild von Setyaki_07
Setyaki_07vor 3 Jahren

Alhamdulillah, kabeh rukun grapyak semanak. Senajan bedo, tapi kabeh sedulur sepodo-podo titah.

Profilbild von dian anjani
dian anjanivor 3 Jahren

Salatiga ambarawa kota paling TOLERAN 🥰

Profilbild von Orang Biasa
Orang Biasavor 3 Jahren

Banthe Thudong Menyeberangi Kaligarang menuju Vihara Budha Jayanti Kasap Pudakpayung @GUSDURians @gusdurianpeduli @Official_Ansor

Profilbild von DoelangMas 🇲🇨
DoelangMas 🇲🇨vor 3 Jahren

Perjalanan Budi Pekerti menyongsong kembalinya peradaban Nusantara

Ähnliche Videos

Warga Perumahan New Grand Regency RW VI, Ambarawa tengah malam digegerkan dengan kedatangan ratusan orang ke wilayah mereka, Sabtu 8 Agustus 2026. Tua, muda, didominasi kaum pria beramai-ramai mengepung rumah salah satu pembunuh Candra Waskito pemilik Konter HP Royal Phone Ambarawa, yang tewas usai dirampok. Dari informasi diidapat Disway Jateng di lokasi, ratusan orang itu adalah warga Wirogomo tanah kelahiran Candra Waskito hingga dimakamkannya korban. Dan rumah yang dituju adalah kediaman orang tua pelaku, Didit, yang ditangkap Satreskrim Polres Semarang. Belakangan diketahui, antara terduga pelaku perampokan dengan Candra Waskito pemilik Toko HP Royal Phone Ambarawa adalah teman sepermainan. Bahkan, Candra Waskito juga memiliki rumah di Perumahan New Grand Regency RW VI, Ambarawa, hanya beda RT dan selang satu gang dengan rumah orang tua terduga pelaku perampokan Didit. "Rumah korban saat ini masih direnovasi, jadi belum ditempati. Selama tiga tahun ini Mas Candra Waskito itu tinggak ngekos di belakang Toko HP Royal Phone Ambarawa miliknya di Pojoksari," ucap seorang warga, Adit. Dari pantauan langsung Disway Jateng di lokasi Perumahan New Grand Regency RW VI, Ambarawa, massa sebagian besar menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda motor. Setibanya di depan Perumahan New Grand Regency RW VI, Ambarawa, massa memarkirkan kendaraannya di depan gerbang. Mereka beramai-ramai mendatangi salah satu rumah terduga pelaku perampokan Toko HP Royal Phone Ambarawa hingga berujung kematian pemiliknya, Candra Waskito yakni Didit. Didit diduga otak perampokan hingga mencelakai dan berujung kematian Candra Waskito dalam pelariannya membawa kabur jasad mobil Honda Jazz beserta jasad korban dan hasil rampokan ke Gubug, Kabupaten Grobogan. Namun, sistem keaamanan Perumahan New Grand Regency RW VI, Ambarawa, Kabupaten Semarang dikenal ketat dengan memasang CCTV hingga portal setiap gangnya. Sehingga, massa hanya dapat sampai di portal gang rumah orang tua terduga pelaku perampokan disertai pembunuhan Candra Waskito. ~ disway

Info Jateng

42,583 Aufrufe • vor 22 Tagen