Загрузка видео...

Не удалось загрузить видео

На главную

Bakar sampah dibawah jembatan 🔥

1,251,873 просмотров • 3 лет назад •via X (Twitter)

Комментарии: 0

Нет доступных комментариев

Здесь появятся комментарии из оригинального поста

Похожие видео

MALANG - Viral sebuah video di media sosial yang merekam seorang pengendara motor yang dengan santainya membuang sampah di Jembatan Gadang, Kota Malang, pada Senin (3/2/25) pagi. Padahal, di sekitar jembatan tersebut telah terpasang tulisan larangan membuang sampah, pos pantau, hingga kamera CCTV. Dalam video yang diunggah oleh akun Facebook/Moch Zainullah, terlihat seorang pria mengendarai sepeda motor berhenti di Jembatan Gadang. Tanpa ragu, pria tersebut langsung membuang sampah yang dibawanya ke area jembatan. Aksi ini kemudian dipergoki oleh perekam video. "Heh, heh, aku live, kenek dendo. Heh, jupuken (sampah e), aku live loh," tegur perekam video. Bukannya merasa bersalah dan mengambil sampah yang dibuangnya, pengendara motor tersebut justru tertawa sambil meninggalkan lokasi. Perilaku ini sontak membuat geram warga yang telah berupaya menjaga kebersihan Jembatan Gadang. "Dek kene seng melek sampe isuk dengan santainya guya guyu buak sampah. Tolong pak RT warga e di bina, mboh warga RW endi iki," tulis pengunggah dalam videonya. Kejadian ini sangat disayangkan, mengingat upaya warga yang telah memasang larangan, pos pantau, dan CCTV di sekitar Jembatan Gadang. Namun, masih saja ada oknum yang tidak bertanggung jawab dan membuang sampah sembarangan. Warga berharap, kejadian ini bisa menjadi pelajaran dan kesadaran bagi semua pihak untuk menjaga kebersihan lingkungan. Laporan: Tim Redaksi Malang Raya Media I Senin, 3 Januari 2025

Malang Raya Info

16,548 просмотров • 1 год назад

Halo min, izin mengeluarkan uneg2. Saya sekeluarga pindahan dari Jawa Timur. 2022 memutuskan beli rumah di Perumahan Jatisawit Asri, Balecatur, Gamping, Sleman. Sebenarnya saya tidak tahu asli tentang lingkungan di perumahan ini, karna sebelumnya ngontrak di perumahan ini. Awalnya tidak ada masalah, namun keresahan ini dimulai dari tetangga yang selalu bakar sampah. Padahal kalau menurut peraturan bupati Sleman di area perumahan tidak boleh ada kegiatan bakar sampah. Saya mempunyai anak kecil, sejak saya pindah ke perumahan ini anak saya sering asma min, akibat ulah tetangga bakar sampah itu. Bolak-balik ke PKU untuk berobat diuap. Saya sudah pernah lapor RT/RW tapi tidak pernah digubris. Entah karna saya keluarga pindahan atau bagaimana, tapi saya rasa di perumahan itu kan memang mayoritas bukan penduduk asli situ. Karna lapor RT/RW tidak pernah digubris dan tidak ada tindakan akhirnya saya labrak sendiri tetangga depan rumah saya itu. Saya sirami tempat dia bakar sampah dengan misuh² Ya karna kesabaran saya sudah habis saat itu dan memang saya akui saya salah, malah saya yang ditegur RW karna misuh² di jalan katanya saya orang tidak berilmu dan tidak beradab, padahal saya menuntut keadilan buat keluarga saya yg ingin hidup nyaman. Namun, sejak saat itu sampai sekarang tidak ada tindakan selanjutnya dari RT maupun RW, sampai sekarang juga sering banget bakar sampah yang baunya itu menyengat kayak bau kabel dibakar padahal dia bukan tukang rosok. Saya sudah pusing mau lapor kemana, sampai teras rumah pun sekarang saya tutup full dengan gypsum, antisipasi memperkecil asap bakar sampah masuk ke rumah. Namun karna asapnya banyak dan menyengat tetap tidak nyaman jika didalam rumah. Identitas saya dipost juga tidak apa min. Terima kasih admin🙏🙏 Oh ya min, info tambahan juga di perumahan ini iuran sampah juga sudah ada 25 ribu per bulan, Tapi tetangga saya ini ikut iuran atau tidak saya tidak tahu (Na.ziezah)

Merapi Uncover

54,302 просмотров • 11 месяцев назад