Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

180,842 Aufrufe • vor 2 Jahren •via X (Twitter)

9 Kommentare

Profilbild von Gutibo
Gutibovor 2 Jahren

Batshuaii

Profilbild von Kevincan JK
Kevincan JKvor 2 Jahren

Kral geri dönmüş

Profilbild von Timuray 🇹🇷🇦🇿
Timuray 🇹🇷🇦🇿vor 2 Jahren

Dayı,yeni versiyon gs müzesi videosu bekliyoruz

Profilbild von Dercan Sikme
Dercan Sikmevor 2 Jahren

Benim adam girdi

Profilbild von Feri
Ferivor 2 Jahren

KHASKDJHADHAKJSDHAKJHDKSJAHDA

Profilbild von Beşiktaşlı Spiderman
Beşiktaşlı Spidermanvor 2 Jahren

Hg reis özledik seni. Müzeleri arama videosu ne zaman gelir ?

Profilbild von Pyro 🇳🇴 #OleKartalları
Pyro 🇳🇴 #OleKartallarıvor 2 Jahren

volki abi

Profilbild von ahmet
ahmetvor 2 Jahren

abi adamsın

Profilbild von Harun Harutyun Veske
Harun Harutyun Veskevor 2 Jahren

Ya dayı sen neredesin yaa ? Özlettin kendini

Ähnliche Videos

anastasya khosasih
0:47

Sensitive content

anastasya khosasih

king jawaaass

107,732 Aufrufe • vor 1 Monat

tiktok roundup
0:15

Sensitive content

tiktok roundup

Real Men

53,336 Aufrufe • vor 3 Monaten

Makin tua makin jadi
0:20

Sensitive content

Makin tua makin jadi

Byul Bit

540,367 Aufrufe • vor 1 Monat

Pada aksi di Jogja (28/10), juga terdapat elemen Supporter yang turun ke jalan, bahkan bisa dibilang mayoritas dari aksi kemarin di Jogja kemarin adalah kelompok supporter, dan ternyata berlangsung secara alot, bahkan friksi mereka tak hanya dengan Polisi, melainkan (Supporter Jogja pasti ngeh).. rivalitas diantara mereka tanggalkan, dan boom! kalian liat sendiri kemarin bagaimana mereka "mengorganisir" diri, baik dari pra hingga pasca aksi. Sepertinya, para supporter di Indonesia mulai perlu bersatu untuk membentuk aksi kolektif guna menyuarakan apa yang perlu disuarakan, di Jogja terbukti untuk setidaknya melakukan perlawanan, bahkan hingga dinihari. Skill adaptif para supporter ini di atas rata-rata, dengan polemik dan segala hiruk pikuknya, mereka tetap bisa lewati mengapa supporter bola merupakan elemen yang supperior? jika ditilik dari percakapan Pangeran dan Zen Rs ada benarnya >Suporter secara konsisten melakukan kerja-kerja kolektif setiap minggu, jauh lebih intens dibanding banyak kelompok masyarakat sipil lainnya >Hal ini mencakup urusan logistik yang kompleks seperti mengatur transportasi untuk away days (melintasi daerah konflik atau berurusan dengan biaya), berkoordinasi dengan sesama anggota, hingga manajemen rute perjalanan >Kelompok suporter memiliki kesadaran kolektif yang sangat tajam dalam mengelola dinamika di stadion. Mereka memiliki cara sendiri untuk menjaga solidaritas dan menjalankan aksi di tribun, termasuk taktik untuk membawa atribut (seperti flare atau spanduk) melewati pemeriksaan keamanan yang ketat >Tidak seperti kelompok lain yang mungkin memerlukan stimulus finansial atau instruksi top-down, suporter bergerak berdasarkan common identity (identitas bersama). Mereka memanfaatkan waktu luang mereka untuk kepentingan yang mereka sadari sendiri >praktik seperti ini menciptakan sistem jaringan yang tulus dan sulit dikontrol oleh pihak eksternal karena tidak adanya "tanah perjanjian" atau janji imbalan formal di luar kecintaan terhadap klub setuju dengan perkataan Zen Rs tentang masyarakat sipil yang ingin membentuk front pergerakan, tapi masih belum melirik supporter, maka perlu diperhitungkan ulang.

Reftif

131,304 Aufrufe • vor 2 Tagen