Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

Beberapa cuplikan skill antagonis dari ramon el matadore de konjuring Tipe striker yang sangat amat berbahaya bagi lawan, skil oke, dribling oke, pasing dan tendangan oke juga. Keknya menejemen ngasih kontrak 2 tahun itu kurang untuk striker dahsyat ini.

43,403 Aufrufe • vor 1 Monat •via X (Twitter)

0 Kommentare

Keine Kommentare verfügbar

Kommentare vom Original-Post werden hier angezeigt

Ähnliche Videos

Endang kembali bikin video klarifikasi "Oke aku udah silent beberapa hari dan diproses instropeksi diri ternyata ada fitnah kejam yang tidak berdasar, yang pertama terkait scammer. Aku udah sampaikan divideo aku sebelumnya, aku udah cantumkan nomor legal representatif sampai hari ini tidak ada yang proses dan tidak sesuai dengan apa yang di sosial media, yang kedua terkait simpanan, aku aja masih pakai filter, ini fitnah yang sangat meresahkan terutama aku sebagai wanita, kenapa karena ini bukan cuma nama baik aku tapi nama baik dari keluarga besar aku, saat ini aku dan tim sedang mengumpulkan bukti, jadi aku sangat-sangat butuh bantuan kalian, siapapun yang bisa menemukan bukti yang valid dan dapat diverifikasi silahkan tag di kolom komentar akun yang menyebarkan fitnah, yang ke dua kamu bisa DM ataupun ada nomor di bawah untuk kamu kirim buktinya ke aku. Aku dan tim akan kasih reward untuk tiga orang yang bantu aku senilai 15 juta masing-masing dapat 5 juta rupiah, ini adalah rasa bentuk yang sangat amat terima kasih buat teman-teman yang sudah mendukung aku dan sampai hari ini tidak menyebarkan fitnah tersebut. Aku tunggu bukti dari kalian sampai hari selasa cuma dua hari dan aku akan kasih tau untuk tiga orang yang sudah bantu aku itu umumkan di hari jumat. Jujur aku sangat menerima kritik perbedaan opini atau apapun bahkan hate sekalipun aku sangat menerima itu, tapi fitnah yang merusak citra diri itu aku harus hentikan, terima kasih."

folkative

25,310 Aufrufe • vor 1 Monat

Salah satu yang tewas dalam tembak menembak di Pringsewu, Lampung, adalah Ngaderi alias Budi Anduk alias Samsul alias Sambada. Ini tokoh penting Jamaah Islamiyah jaringan Poso yang menghilang sejak 2005. Densus 88 sempat kehilangan jejaknya. Kekhawatiran pihak Densus 88 sangat beralasan, pasalnya Ngaderi ditengarai memiliki senjata api sisa konflik Poso. Ditambah lagi dia memiliki keahlian menguasai struktur mekanis senjata laras panjang dan Revolver. Menariknya lagi, Ngaderi termasuk bagian dari anggota JI lama yang masih "old book style", yakni meyakini cara-cara lama dalam melakukan aksi-aksinya. Semisal menghalalkan "Fa'i" (perampokan uang) dan pembunuhan anggota kepolisian dan tentara karena dianggap "Thoghut". Tapi Densus 88 sangat paham pola-pola JI. Kelompok sejenis mereka bisa saja kabur tapi pasti sulit untuk sembunyi. Ini soal kesabaran saja. Dan betul, dari penangkapan sebelumnya kemudian muncul nama Ngaderi alias Budi Anduk di Lampung. Ngaderi dan jaringannya ternyata menguasai satu bukit di wilayah yang sangat terpencil di ketinggian 500 mdpl. Satu titik tanpa jaringan listrik dan sinyal ponsel. Ditambah sulitnya medan membuat wilayah itu jadi zona nyaman bagi Ngaderi cs. untuk bersembunyi. Dari lokasi itu kemudian ditemukan banyak hal yang mengejutkan. Ditemukan beberapa alat bubut dan potongan pelat serta pipa baja untuk membuat senjata rakitan. Terdapat juga bunker sedalam 2 meter untuk uji coba senjata rakitan yang diperkirakan untuk meredam suara letusan dari kecurigaan para pekebun di lereng-lereng bukit. Uniknya lagi ditemukan solar cell untuk pasokan listrik yang ditampung ke sebuah akumulator besar. Petualangan Ngaderi alias Budi Anduk berakhir kemarin. Ikut meninggal bersamanya Zulkifli, pemilik senjata M16 dan pimpinan kelompok ini yang berasal dari Lampung. Bersama mereka juga ditangkap Nanto Bojel, anggota JI lama dari jaringan Poso, Aslam dan Khoirul dari jaringan JI Lampung. Sesuai jejaknya ketika di Poso, Budi Anduk pernah berujar; "Densus 88 tidak akan pernah bisa menangkap saya secara gratis, saya pasti akan melawan". Kemarin, niat itu telah dibayar oleh Densus 88.

Islah Bahrawi

705,405 Aufrufe • vor 3 Jahren

🚨 Poin pertama adalah valid dan benar. Ini juga merupakan sebuah pernyataan sikap kami. Implementasi MBG seharusnya tidak boleh mengganggu dan membebani guru atau rekan-rekan di satuan pendidikan. Perhatikan 2 video di bawah. Terus terang saja, kami amat sangat membenci pemandangan seperti ini. Semenjak ada embege, ini adalah fenomena umum yang terjadi di sekolah-sekolah ketika menjelang pulang dan/atau selesai jam makan siang. Guru-guru dibebani pembagian ompreng, mengurus ompreng kosong, menghitung totebag agar jumlahnya genap demi menghindari denda kehilangan. Bahkan BGN sengaja menaruh daftar upah di juknis mereka untuk rekan-rekan / guru dari satuan pendidikan dan itu didasari dari jumlah porsi yang dibagikan. Kami sangat yakin, menurut BGN angka itu pasti sudah cukup adil dan sepadan. Dasar otak pesuruh jancok. Begitupula juga SPPG. Sehingga jika ada kehilangan atau jumlah ompreng kembali yang tak genap, sebagai kaki tangan BGN, SPPG akan dengan senang hati menegur dan memarahi guru yang bertanggungjawab. Jabingan. Rp20.000 untuk <100 penerima manfaat. Itu berarti kalo <90 ga ada upah sama sekali gitu?? Guru tuh punya mental tanpa pamrih sebenernya. Gemar membantu apalagi kalau memang itu disukai murid-muridnya. Makanya kalo SPPG nyuruh ini-itu ya mereka mau-mau aja sebetulnya. Tapi sekali mereka mendengar mayoritas muridnya menolak, maka mereka juga akan menolak dengan tegas. Mereka naruh murid-muridnya sebagai top priority mereka. Kalau toh ada murid nolak tapi guru tetep maksa nerima dan maksa ngebagiin, itu biasanya oknum. Tapi cukup realistis juga, di tengah himpitan upah guru yang kecil, ada tawaran beberapa rupiah dari eksternal sekolah, maka ya pasti ada tuh yang maksa ngembat, seperti beberapa kasus yang pernah kami singgung. Ini relasi antar satuan pelayanan yang gak sehat. Dampak buruknya yang nanggung siswa sebagai penerima manfaat. Nah, pertanyaannya, dengan insentif pasti 6jt/hari, kenapa BGN atau SPPG gak putar otak aja gimana caranya supaya ompreng dan totebag bisa terdistribusi dengan rapih ke satu per satu penerima manfaat, dan kembali dalam jumlah yang genap, tanpa harus membebani guru? Kenapa harus melibatkan rekan-rekan satuan pendidikan dengan teknis / mekanisme yang jauh dari kata ringan?

MBG Jelek

731,556 Aufrufe • vor 6 Monaten

BEDAH TAKTIK PSIS SEMARANG: AWAS GEGENPRESS, MANFAATKAN HALF-SPACE! PSIS Semarang datang dengan struktur dasar 4-3-3 yang cukup agresif. Di lini depan, mereka mengandalkan trio Denilson, Rafinha, dan Beto sebagai ujung tombak serangan. Ketiganya mendapat dukungan dari lini kedua lewat pergerakan Viscara dan Tegar Infantri yang menjadi penghubung utama dalam transisi menyerang. Dari hasil review, terlihat sejak menit-menit awal PSIS berani melakukan gegenpressing ke area pertahanan lawan dengan intensitas tinggi. Tekanan ini bisa sangat berbahaya apabila defender dan defensive midfielder PSS tidak cukup tenang dalam penguasaan bola. Salah kontrol, salah umpan, atau terlalu lama menahan bola bisa langsung berubah menjadi situasi berbahaya di depan kotak penalti. Namun, agresivitas pressing PSIS juga menyimpan risiko besar. Jika PSS mampu melakukan bypass through press dengan baik melalui sirkulasi bola cepat, ruang di belakang lini pressing mereka akan terbuka lebar. Di sinilah ketenangan pemain belakang dan kecerdikan gelandang PSS akan sangat menentukan. Satu-dua sentuhan cepat, progresi bola yang rapi, dan keputusan tepat bisa menjadi kunci untuk keluar dari tekanan awal PSIS. Salah satu celah yang cukup terlihat adalah kontribusi winger PSIS dalam fase bertahan. Winger mereka tidak selalu rajin melakukan trackback, sehingga fullback bisa mudah mengalami situasi overload ketika diserang dari sisi sayap. Selain itu, beberapa kali fullback PSIS juga berada dalam posisi yang kurang ideal atau out of position. Kondisi ini membuka ruang di area half-space pertahanan Semarang, yang bisa dimanfaatkan oleh pemain seperti Terens dan Rico untuk masuk ke area berbahaya. Dalam pola menyerang, PSIS cukup sering mengandalkan long ball dan pass through ke area depan, dengan fullback yang ikut naik melakukan underlap. Skema ini bisa menjadi ancaman serius apabila garis pertahanan PSS terlalu tinggi dan tidak sejajar. Karena itu, organisasi lini belakang harus tetap disiplin, kompak, dan tidak mudah terpancing naik terlalu jauh. Di sisi lain, PSIS juga punya kekuatan besar dalam duel udara, terutama lewat Octavio Dutra di jantung pertahanan. Karena itu, menyerang dengan bola-bola atas bukan pilihan yang paling ideal. PSS lebih direkomendasikan untuk membangun serangan lewat kaki ke kaki, kombinasi pendek, dan eksploitasi half-space yang beberapa kali terbuka di pertahanan PSIS. Menariknya, intensitas gegenpressing PSIS yang sangat tinggi di awal pertandingan berpotensi membuat stamina mereka terkuras di fase akhir laga. Dari pengamatan, ketika memasuki menit 35 dan 75 ke atas pada setiap babak, PSIS mulai menurunkan intensitas dan lebih sering bertahan dalam midblock 4-4-2. Momen ini bisa menjadi kesempatan besar bagi PSS untuk meningkatkan tekanan, memasukkan tenaga segar, dan mencari celah terakhir untuk mengunci pertandingan.Semoga kelemahan-kelemahan PSIS ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh PSS Sleman. Bermain tenang, sabar, disiplin, dan berani menyerang ruang bisa menjadi kunci TIKET PROMOSI KE SL ! ALE! Brigata Curva Sud SLEMANIA OFFICIAL Shøøt Meme ElangJawa

TuminiBall.FM

16,757 Aufrufe • vor 5 Monaten

hii harqeel agz, terimakasih banyaak ya. karena kalian, aku masih bertahan nonton sampe kalian bener-bener istirahat karena kondisi kalian yang kurang istirahat itu. terimakasih untuk aqeela aza calista & harry aditya yusuf vaughan yang udah meranin harqeel selama 2 tahun lebih ini dengan sangat amat sangat baik! kalian berdua keren bangeet. jujur aku bertahan nonton sinetron ini karena mau liat kalian doang. aku senang & sedih karena kalian bisa explore project lain yang lebih sehat & bagus lagi. semoga di lain waktu, kalian bisa seproject lagii! terimakasih untuk 2 tahun lebihnya ini sudah menjadi harry aqeela yang kuat, keren, bahagia selalu dan maaf karena kalian harus mengalami bully-an yang tidak pantas itu, i hope kalian habis ini sertain bahagia selalu. 🥹🤍 for hq stan, terima kasih banyak untuk 2 tahun lebih yang sangat berartii! aku yang tadinya minder karena ngerasa sendiri suka harqeel sekarang banyak temannyaa. walaupun kita ada yang ngga terlalu deket, tapi percayalah kalian semua hq stan dan orang yang sayang harry aqeela aku anggap seperti keluarga-ku sendiri. terimakasih udah selalu solid, selalu keren, selalu saling mengingatkan kalau ada diluar batas, selalu hadapin anomali yang berusaha mecah belah kita dan hal-hal keren lainnyaa! kalian keren bisa bertahan sampe sekarang suka, sayang dan cinta harqeel 🥹🤍. jangan asing yaa kita, kita masih bisa hype IA nanti tapi aku juga ada leganya karena ngga perlu liat hujatan keras buat hq dan kita. kalian kereeen! kalian hebat. semoga kalian semua sukses selalu dan sehat-sehat. terimakasih selalu ada ya hq stan 🥹🫂🤍

Marissa.

15,433 Aufrufe • vor 19 Tagen

𝗔𝗣𝗔 𝗧𝗜𝗡𝗗𝗔𝗞𝗔𝗡 𝗣𝗛 𝗦𝗘𝗟𝗘𝗣𝗔𝗦 𝗣𝗥𝗡 𝗦𝗔𝗕𝗔𝗛? 𝗦𝗘𝗟𝗘𝗦𝗔𝗜𝗞𝗔𝗡 𝗜𝗦𝗨 𝗣𝗘𝗥𝗦𝗘𝗣𝗦𝗜 𝗥𝗔𝗦𝗨𝗔𝗛 𝗠𝗨𝗟𝗔 𝗗𝗘𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗝𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗦𝗔𝗠𝗕𝗨𝗡𝗚 𝗞𝗢𝗡𝗧𝗥𝗔𝗞 𝗧𝗔𝗡 𝗦𝗥𝗜 𝗔𝗭𝗔𝗠 𝗕𝗔𝗞𝗜 PRN Sabah telah selesai. Keputusannya jelas. Diagnosis awal sudah ada. Saya akan hurai dengan lebih mendalam faktor-faktor yang mendorong keputusan itu dalam podcast YBM Jumaat ini 5 Disember. Salah satu faktor yang penting ialah rasa kecewa pengundi dengan prestasi reformasi dan pembaharuan, terutama dalam membersihkan negara dari rasuah. Kelebihan utama PH dan PKR sebelum ini ialah harapan rakyat agar sistem negara bebas dari rasuah. Ini kehendak utama pengundi-pengundi PH, yang rata-ratanya dari golongan kelas menengah. Saya selalu mengingatkan kerajaan dan Dato’ Seri Anwar Ibrahim bahawa data-data kaji selidik sejak 2024 menunjukkan kebimbangan rakyat mengenai prestasi mencegah rasuah kekal menjadi kritikan utama terhadap kerajaan. Lebih-lebih lagi kerana di sebalik ucapan-ucapan dan berita mengenai usaha mencegah rasuah, perubahan itu tidak dirasakan dengan cepat. Persepsi ini disahkan oleh statistik kes-kes rasuah yang berakhir dengan hukuman. Peratusan yang dituduh berbanding kertas siasatan dibuka menurun dari 56% tahun 2020 kepada 39% tahun 2024. Sabitan bersalah juga menurun, daripada 300 kes bersamaan 36% kertas siasatan berakhir dengan sabitan dalam 2021, berbanding 2024 hanya 256 sabitan, iaitu 22% berjaya disabitkan. Tambahan pula, ada kes-kes berprofil besar yang berakhir dengan DNAA, atau kes digugurkan, atau tertuduh dilepaskan selepas membayar kompaun. Minggu ini, soalan saya kepada Perdana Menteri mengenai kontrak Ketua Pesuruhjaya SPRM naik. Soalan saya mudah: Adakah YAB Perdana Menteri bercadang untuk menyambung kontrak perkhidmatan Ketua Pesuruhjaya SPRM bagi kali keempat selepas ini, dalam keadaan kritikan mengenai penyambungan kontrak perkhidmatan tersebut turut datang dari Timbalan Presiden parti beliau sendiri? Jawapan kerajaan kabur, sama seperti surat sokongan bekas Setiausaha Politik Perdana Menteri. Ini jawapan kerajaan. Walau apa pun keputusan Perdana Menteri mengenai perkara ini, beliau tidak boleh lari dari hakikat bahawa pandangan rakyat mengenai komitmen beliau melawan rasuah bergantung kepada keputusan beliau menyambung perkhidmatan Tan Sri Azam Baki. Bukan untuk dua kali. Bukan tiga kali. Tetapi empat kali. Jika kontrak itu disambung lagi, keputusan itu akan terus mencemarkan kredibiliti PH dan PKR sebagai parti yang tegas melawan rasuah. Dengan pelbagai kontroversi yang membabitkan nama beliau, sudah sampai masanya kontrak itu tidak disambung lagi. Jadi jika orang tanya saya apa yang PH perlu lakukan sebagai reaksi awal kepada kekalahan teruk di Sabah, mulakan dengan membina kembali kredibiliti melawan rasuah. Mula dengan melantik Ketua Pesuruhjaya SPRM yang baru. Kalau saya seorang yang mendesak, Perdana Menteri tidak akan dengar. Lebih baik jika Nurul Izzah juga desak secara terbuka. Lebih baik lagi jika Anthony Loke dan DAP juga desak secara terbuka. Barulah kredibiliti lawan rasuah PH dan PKR dapat dibaiki sedikit demi sedikit.

Rafizi Ramli

58,970 Aufrufe • vor 10 Monaten

[231225] #BAEKHYUN IG Live "Para Eri, Merry Christmas! Para Eriku, ayo bikin harapan! Tahun depan- ini kenapa suaranya gede banget ya. Ayo kita bikin harapan biar semoga tahun depan kita bisa lebih banyak bertemu dan bermain dengan asik! Aku udah ngerencanain buat ngelakuin ini hari ini tau~ tapi di rumahku ga ada alat buat nyalain api jadi aku pake kompor! Ohh, walau ini belum akhir tahun, tapi... Merry Christmas! Dan ayo buat banyak waktu yang lebih bahagia tahun depan! Oke!? Para Eriku jadi bisa ngerayain pesta gini bareng aku karena kalian sendirian kan... sekarang aku juga ga bakal pergi kemana-mana jadi para Eriku jangan terlalu khawatir. Walau ada beberapa hal yang mungkin mencoba untuk memisahkan kita, mari kita berjalan bersama sambil bergantung pada satu sama lain. Para Eri! Sekali lagi Merry Christmas! Dan aku cinta kalian para EXO-Lku! We are! EXO! Ayo bikin harapan! Habis satu dua tiga tiup lilinnya ya! Satu, dua! Habis satu dua tiga *tiup* ya! Satu, dua, tiga! *tiup* Saranghaja!! Walau ini kue yang sederhana, walau begitu...- ini kue castella ㅋㅋㅋ Para Eriku, Merry Christmas~ kalian harus menghabiskan hari ini dengan baik ya, oke? Habiskan waktu yang bahagia bersama keluarga dan teman kalian. Aku lagi diet jadi aku ga bisa makan kue ini, sayang banget ya. Anyway, ayo kita cepat sambut tahun depan dengan kondisi terbaik kita... kayaknya tahun depan kita bakal bisa melakukan banyak hal yang lebih asik deh. Anyway, aku sangat mencintai kalian dan hal itu tidak akan berubah. Dibandingkan sebelumnya, mungkin kalian merasa seperti aku mengabaikan kalian, tapi aku lebih sibuk banyak dari yang kalian kira. 'Walau kamu sibuk pun harusnya kamu bisa komunikasi sebentar aja kan?' Iya benar, sebenarnya... belakangan ini aku dalam kondisi yang sangat kecapekan. Ada banyak meeting, dan keadaan bikin aku jadi ga bisa terlalu sering pegang handphone... hm... kedepannya pas aku lagi dalam perjalanan, aku bakal lebih banyak komunikasi sama kalian... jadi jangan berpikir kalau kita banyak menjauh. Tahun depan aku bakal menunjukkan kalian sisi yang beragam, jadi tunggu sebentar ya~ aku cinta banget sama kalian semuanya, para Eri. Semuanya tetap sehat ya, dan belakangan ini flu lagi nyebar jadi hati-hati sama flu. Karena kalian udah memulai Christmas dengan sangat bahagia bareng aku, hari ini makan banyak makanan yang enak dan aku harap kali menghabiskan waktu dengan bahagia, terus foto-foto yang banyak juga. Aku juga, besok masih belum tau bakal ke Bucheon atau enggak sih tapi kalo aku jadi pergi, nanti aku bakal post foto Mongryong. Kalo ga jadi pergi, paling nanti aku ngebubble... gitu deh. Yang bekerja hari ini, kalian telah bekerja keras, dan semoga ini jadi hari yang lebih bahagia buat kalian ya. Kalau gitu aku bakal ngucapin sapaanku sekarang, dadah para Eri~"

Grace🍯

60,301 Aufrufe • vor 2 Jahren

𝗣𝗔𝗥𝗟𝗜𝗠𝗘𝗡 𝗠𝗘𝗦𝗬𝗨𝗔𝗥𝗔𝗧 𝗣𝗘𝗥𝗧𝗔𝗠𝗔 𝗣𝗘𝗡𝗚𝗚𝗔𝗟 𝗞𝗘𝗟𝗜𝗠𝗔 Sesi Parlimen dinamakan mengikut tatacara khusus. Bagi tahun 2026, ini adalah: Mesyuarat Pertama - maksudnya mesyuarat kali pertama dalam tahun ini Penggal Kelima - maksudnya tahun kelima, sebab penggal pertama bermula masa angkat sumpah dalam Disember 2022 Parlimen ke-15 - maksudnya parlimen ini terdiri dari ahli-ahli parlimen dan pentadbiran susulan keputusan PRU15. Mesyuarat pertama ini akan berlangsung sehingga awal Mac 2026. Sebahagiannya adalah untuk membahaskan Titah Diraja bersempena pembukaan Parlimen, selepas itu kerajaan akan membentangkan rang undang-undang yang perlu diluluskan. Sudah tentu, tiap-tiap hari akan ada soalan-soalan Parlimen yang perlu dijawab oleh kerajaan. Saya akan menumpukan kepada beberapa perkara dalam mesyuarat pertama ini. Selain dari meneliti prestasi ekonomi dan cadangan-cadangan supaya negara mempercepatkan perubahan struktur ekonomi, iaitu pengkhususan yang saya ambil di Parlimen sejak dahulu lagi, saya juga akan menyusun bersama-sama rakan-rakan ahli parlimen yang lain untuk memberi tumpuan kepada cadangan DPA (deferred prosecution agreement, atau perjanjian pendakwaan tertangguh) untuk diperhalusi. Setakat ini, saya merasakan cadangan SPRM ini sangat tidak popular dikalangan rakyat kerana melihatnya tidak adil kepada rakyat biasa, apabila syarikat dan individu kaya yang dituduh ada salah laku melibatkan lebih RM100 juta boleh berunding untuk didakwa, asalkan ada bentuk-bentuk pampasan kewangan kepada kerajaan. Sedangkan seorang rakyat biasa yang mengambil barang dapur di kedai bernilai kurang RM500 didakwa dan dipenjara. Ada penyokong dan ceplos-ceplos PKR yang selalu memperli saya kenapa saya tidak berani berdepan dengan menanyakan terus di Parlimen kepada Perdana Menteri. Soalan-soalan yang dikemukakan akan ditapis oleh kerajaan. Soalan yang naik juga ditentukan oleh kerajaan. Soalan yang dijawab Perdana Menteri atau menteri-menteri juga ditentukan kerajaan. Selalunya soalan-soalan ini dibenarkan naik kerana kerajaan ada jawapan yang dirasakan boleh pukul pembangkang. Bila Perdana Menteri atau menteri-menteri jawab, yang bertanya tidak ada peluang untuk jawab balik kerana tatacara perbahasan, iaitu hanya boleh bertanya dan bukan membalas balik. Sebab itu, saya tidak pernah menggunakan proses kemuka soalan di Parlimen sebagai medan berpolitik. Soalan-soalan yang saya tanya ialah untuk mendapatkan fakta yang tidak boleh diperolehi dari sumber awam. Medan menyampaikan maklumat, berhujah, mengkritik, memberi pandangan adalah lebih luas dari sidang parlimen. Terlibat di dalam urusan parlimen - bertanya soalan, berbahas, membuat usul - itu adalah perkara minima bagi seorang ahli parlimen. Tugas hakiki adalah membawa suara rakyat ke medan yang lebih besar di luar parlimen, agar kita boleh membawa perubahan dalam masyarakat. Moga penggal kelima parlimen tahun 2026 ini lebih bermutu, membawa pencerahan dan mencerdikkan kita semua.

Rafizi Ramli

12,104 Aufrufe • vor 8 Monaten

PAK ADIT DITANYA SOAL FASILITAS RENOVASI GBLA DAN TRAINING GROUND Pak adit: "Gini, jadi satu yang mesti diluruskan, kami itu tidak mengerjakan sendiri, kita tuh pakai kontraktor. Kontraktornya juga berdasarkan hasil tender. Jadi itu ada beberapa kontraktor datang ke sana, visit, segala macam, tender, akhirnya kita memilih si X inilah, yang kita belum bisa bilang siapa. Nah, besok dari jadwal pengerjaannya itu seharusnya di tanggal 12-an, 14-an tuh sudah selesai pengerjaannya. Tinggal nunggu si rumputnya itu tumbuh merata menyeluruh ke seluruh stadion. Sehingga, qadarullah-nya alhamdulillah blessing kita mundur ke 31. Jadi kita ada waktu sekitar dua minggu untuk nungguin sampai bener-bener rumputnya tuh nyaman lah gitu. Nah, progresnya alhamdulillah on track. Terakhir juga dua hari yang lalu saya cek ke Raffi, semuanya oke. Ya mudah-mudahan lah sebelum tanggal 31 udah siap untuk..." Wartawan: "Kalau fasilitas lain kan kemarin kan sempat ramai terkait fasilitas Persib kayak tempat gym, training ground, nah itu gimana progresnya?" Pak adit: Gini, fasilitas itu bukan sesuatu yang semalam jadi. Itu harus dipikirkan dengan matang dan di-plan untuk long term. Kalau teman-teman atau Bobotoh ingat, 2024 aja kita masih latihannya nomaden. 2025 kita sudah punya latihan yang dedicated, sudah punya locker room yang bagus. Jadi ini bukan sesuatu yang sekali gebrak, selesai. Nggak bisa, karena pasti akan menyentuh ke aspek yang lain gitu ya. Nah, fasilitas apa, kita lagi ngelakuin beberapa hal, nanti lihat aja pasti akan ada progres, ada sesuatu yang baru segala macam. Tapi kita kan nggak mau ramai gitu ya. Terus sebagian juga tentang Kampung Persib segala macam juga masih progres, ada administrasi yang mesti kita beresin, ada hal-hal yang sifatnya apa ya, surat-menyurat, perizinan, dan segala macam yang kita mesti beresin gitu. Tapi pelan-pelan manajemen juga lagi mengarah ke sana dan ini bukan one night show gitu yang 'besok kudu aya, kudu beres', nggak. Ini pelan-pelan gitu. Dan GBLA itu kan 30 tahun. Kita punya banyak waktu untuk pelan-pelan ngebenahin supaya ini jadi long-term project gitu, bukan yang kita cuma bikin biar Bobotoh happy, terus besoknya nggak keurus lagi lah." 🎥Republik bobotoh

Vamos.persib

16,414 Aufrufe • vor 1 Monat

Tiga Dosa Besar Anggaran Pendidikan, antara lain : 1.⁠ ⁠Anggaran pendidikan 20% APBN dibagi ke Kementerian/Lembaga dan mencakup anggaran bagi pendidikan kedinasan dan K/L lain. Hal ini tidak sesuai dengan : •⁠ ⁠pasal 49 ayat (1) UU No.2 Tahun 2023 tentang sisdiknas “Dana Pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20% dari APBN pada sektor pendidikan dan minimal 20% dari APBD” •⁠ ⁠Putusan MK No 024/PUU-V/2007 tanggal 20 Februari 2008 “Dana Pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20% dari APBN pada sektor pendidikan dan minimal 20% dari APBD” •⁠ ⁠Pasal 15 Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2022 tentang penyelenggaraan PTKL menegaskan biaya penyelenggaraan PTKL kedinasan pada jalur pendidikan formal tidak termasuk dalam 20% APBN yang dialokasikan ke sektor pendidikan. 2.⁠ ⁠Bukan hanya ABPBN, APBD juga harus memprioritaskan anggaran pendidikan minimal 20% dari APBD. Hal ini merujuk pada ⁠UUD RI Tahun 1945 amandemen IV pasal 31 ayat (4) : “Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangya 20% dari APBN serta dari APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelengagraan pendidikan nasional” Sayangnya hanya 6 provinsi yang anggarkan 20% APBD untuk pendidikan di luar dana transfer daerah, yaitu DIY, Kalabr, Sumbar, Kalsel, Sulteng, dan Bali. Dibutuhkan kerjasama dengan kemendagri yang memiliki kapasitas untuk memastikan realisasi anggaran tersebut, serta kerjasama pelaporan APBD pendidikan dengan kemenkeu. Ini bukti lemahnya koordinasi pembangunan pendidikan kita. Tidak ada reward dan punishment bagi daerah yang sudah atau belum memenuhi 20% APBD untuk pendidikan. Selain itu, kita tidak memiliki alat, metode, dan database yang memonitor kinerja daerah. 3.⁠ ⁠Menteri pendidikan kurang diberikan peran dalam pengambilan keputusan alokasi anggaran di luar pengajuan anggaran kementerian pendidikan. Hal ini bertentangan dengan pasal 80 ayat (3) PP No. 18 tahun 2022 tentang perubahan atas PP No.48 tahun 2008 tentang pendanaan pendidikan diatur bahwa Mendikbudristek, Menkeu, Menteri PPN secara bersama-sama menyetujui pengalokasian anggaran pendidikan minimal 20% dari APBN sesuai kewenangannya untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. Berbagai regulasi yang ada seyogyanya perlu dipatuhi dalam penganggaran pendidikan di Indonesia.

dr. Gamal

48,315 Aufrufe • vor 1 Jahr