Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

10,530 görüntüleme • 10 ay önce •via X (Twitter)

0 Yorum

Yorum bulunmuyor

Orijinal gönderinin yorumları burada görünecek

Benzer Videolar

Seorang Wanita di Bumi Agung, Lampung Timur Datangi Rumah Siswi SMP Terduga Pelaku Bu11y Bumi Agung, Lampung Timur – Seorang wanita asal Bumi Agung, Lampung Timur, mendatangi rumah seorang siswi SMP yang diduga melakukan perund*ngan terhadap putrinya. Langkah ini diambil setelah beredar sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan dugaan anc4man dan tindakan intim1dasi terhadap k0rban. Orang tua k0rban, yang diketahui bernama MUKKA, mengaku terpukul dan g3ram setelah melihat rekaman tersebut. Dalam video itu, putrinya terlihat diint1midasi dan bahkan di4ncam akan di1njak leh3rnya oleh siswi terduga pelaku. Tidak terima dengan perlakuan k3ji tersebut, MUKKA memutuskan untuk langsung mendatangi kediaman siswi tersebut guna meminta klarifikasi. Kedatangan MUKKA bertujuan untuk meminta penjelasan sekaligus pertanggungjawaban atas aksi yang diduga dilakukan oleh siswi terduga pelaku. Ia berharap langkah ini dapat menjadi pengingat agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Kasus ini sendiri langsung menyedot perhatian masyarakat. Banyak warganet dan warga setempat mengecam tindakan perund*ngan tersebut, serta mendukung upaya orang tua k0rban dalam memperjuangkan keadilan bagi putrinya. Pihak sekolah dan aparat berwenang diharapkan segera turun tangan untuk menindaklanjuti laporan ini. Penanganan secara bijak dan tegas dinilai penting untuk memberikan efek jera kepada pelaku dan mencegah munculnya kasus serupa. Perund*ngan bukan sekadar kenak4lan remaja—ia merupakan tindakan yang bisa merusak kondisi mental, emosional, bahkan fisik k0rban. Karena itu, kolaborasi antara keluarga, sekolah, serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari kek3rasan. Sc:

dhemit_is_back

78,829 görüntüleme • 8 ay önce

Perjuangan Bocah Asal Garut: Berburu 8 Ekor Ular di Sawah Demi Rp100 Ribu Sebuah video yang memperlihatkan aksi nekat sekaligus mengherankan seorang bocah laki-laki di Garut kini tengah menjadi sorotan. Demi mendapatkan uang, bocah ini rela mempertaruhkan keselamatan dengan berburu ular di kebun dan area persawahan. Dalam rekaman video yang sebelumnya sempat diunggah akun TikTok moelgolodogsato, bocah tersebut membawa 8 ekor ular kecil. Uniknya, ia memegang 2 ekor di tangan, sementara 6 lainnya ia sembunyikan di dalam kausnya. Negosiasi Demi Jajan Bocah tersebut berharap hasil tangkapannya bisa ditukar dengan uang Rp100 ribu. Namun, karena sang kreator saat itu hanya memiliki Rp50 ribu, sang bocah pun sepakat menukarnya. Momen ini menyisakan diskusi mendalam di kalangan netizen. Banyak yang merasa iba melihat perjuangan sang bocah, namun tak sedikit pula yang merasa ngeri melihat anak sekecil itu sudah berurusan dengan hewan berbahaya. Meskipun aksi ini menunjukkan keberanian luar biasa, kita harus tetap bijak dalam bertindak. Berikut pesan penting untuk adik-adik dan orang tua: ⛔ Ular Bukan Mainan: Ular adalah hewan liar yang sulit ditebak. Seringkali kita sulit membedakan mana ular berbisa dan mana yang tidak hanya dengan melihat warnanya. ⛔ Risiko Fatal: Gigitan ular, meski ukurannya kecil, bisa berakibat fatal jika mengandung bisa mematikan. Uang bisa dicari, tapi nyawa tidak ada gantinya. ⛔ Jangan Ditiru: Sangat tidak disarankan bagi anak-anak untuk menangkap atau bermain dengan ular tanpa keahlian dan perlengkapan keamanan profesional

Never

52,748 görüntüleme • 7 ay önce

TERLALU OBSESI DRAMA CEO, PEMUDA INI NEKAT NYULIK GADIS DI PINGGIR JALAN! 😰🎬 ​Hati-hati ya guys, jangan sampai tontonan fiktif malah bikin kita kehilangan akal sehat di dunia nyata. Kejadian nekat baru saja terjadi di daerah Manang, Sukoharjo! ​Seorang pemuda berinisial DA (22), yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang pasang Wi-Fi, nekat mencegat dan mencoba menculik seorang siswi SMA (19) yang sedang berkendara sendirian. Modusnya? Pelaku tiba-tiba memotong jalan korban, mencabut kunci motornya, dan langsung menarik korban secara paksa ke dalam mobil! 🚗💥 ​Bukan Karena Uang, Tapi Karena Ini... Yang bikin geleng-geleng kepala adalah motifnya. Di hadapan polisi, DA mengaku aksinya ini sama sekali bukan karena motif ekonomi atau minta tebusan. Pelaku mengaku terobsesi akibat terlalu sering menonton drama bertema "CEO" di media sosial. Dia berhalusinasi menganggap dirinya sebagai CEO kaya raya yang sedang menyamar, dan berniat melakukan tindakan asusila kepada korban layaknya adegan di drama fiktif tersebut. 🤦‍♂️ Drama kehidupan nyata nggak seindah di layar kaca, ya! ​Gagal Total & Diamankan Warga Untungnya, aksi nekat ini gagal total! Korban langsung berteriak histeris meminta tolong hingga mengundang perhatian warga sekitar. DA yang panik langsung mencoba kabur, namun pelariannya terhenti setelah berhasil dikepung dan ditangkap warga di kawasan Jalan Dr. Rajiman, Solo. ​Sementara itu, dua rekan kerja pelaku yang berada di dalam mobil dibebaskan oleh pihak kepolisian karena terbukti sama sekali tidak tahu-menahu soal rencana gila DA tersebut. ​Yuk, lebih bijak lagi dalam menyaring apa yang kita tonton. Ingat, kriminalitas tetaplah kriminalitas dan hukumannya sangat nyata! ⚖️ ​👇 Tulis tanggapan kalian di kolom komentar!

Doraemon

47,919 görüntüleme • 17 gün önce

Sedikit terkejut membaca beragam komentar di postingan ini. Izinkan saya turut menyampaikan pandangan dari sudut berbangsa dan bernegara yang lebih sehat dan bijak. Kedekatan seorang bawahan dengan pemimpin tidak seharusnya dijadikan bahan hinaan murahan. Menyebut hubungan profesional antara Presiden dan pembantunya dengan istilah-istilah merendahkan atau ejekan personal lainnya bukanlah kritik politik, itu hanyalah bentuk degradasi kualitas diskursus publik. Teddy Indra Wijaya berada di lingkar dekat Presiden karena kepercayaan, loyalitas, dan kapasitas kerja. Dalam banyak pemerintahan di dunia, seorang kepala negara memang memiliki orang-orang kepercayaan yang bekerja sangat dekat dengannya untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif. Itu hal normal dalam tata kelola kekuasaan modern, dan perannya sebagai Sekretaris Kabinet adalah jabatan resmi dalam struktur negara. Kalau ada yang tidak setuju dengan kebijakan pemerintah, kritiklah kebijakannya. Kalau ada yang meragukan kapasitas pejabat, uji dengan data, rekam jejak, dan kinerjanya. Tapi ketika kritik turun level menjadi ejekan personal dan insinuasi yang melecehkan, maka yang tampak bukan kecerdasan, melainkan ketidakmampuan membedakan kritik substantif dari olok-olok receh. Publik harus sadar bahwa budaya politik yang sehat dibangun dengan argumen konstruktif, bukan penghinaan. Hari ini seseorang dihina karena dekat dengan pemimpin, besok orang lain akan dihina hanya karena berbeda pandangan. Jika itu dibiarkan, maka ruang demokrasi berubah menjadi arena bully massal, bukan tempat adu gagasan. Kita boleh tidak sepakat dengan seseorang, boleh mengkritik keras pemerintah, tetapi tetap ada batas etika dalam berpolitik. Jangan biasakan merendahkan martabat orang hanya karena tidak suka secara politik. Karena ketika kebencian lebih dominan daripada nalar, yang rusak bukan hanya individu yang dihina, tetapi juga kualitas demokrasi kita. Sudah waktunya publik dewasa dalam berpolitik, lawan ide dengan ide, lawan kebijakan dengan argumen, bukan dengan hinaan yang mempermalukan diri sendiri.

Miss Tweet |

149,514 görüntüleme • 3 ay önce

Tentang relawan. Permisi ya Om Pandji Pragiwaksono Membuat ini hampir 10 tahun lalu - setau saya, kita berdua nggak dibayar. Shoot selalu malam, menunggu Pandji dan saya kelar berkegiatan. Percaya sesuatu, memang kuno jaman sekarang. Tapi saya bersyukur dari muda selalu di lingkungan orang-orang yang percaya (baca: relawan). Dari lingkungan gereja ketika saya ingusan, komunitas2 seni panggung, gerakan2 sosial, kelas2 mentoring gratis, memotret Indonesia Mengajar melihat anak-anak muda di pelosok menjadi guru, liat teman2 di Turun Tangan (wadah relawan ABW di Konvensi Demokrat 2014, seperti logo di akhir video ini). Saya buat video2 untuk Pak Jokowi dua periode, buat Pak Ahok, semua kaga dibayar :) Buat gerakan #tumpukditengah, series video2 selama covid kemarin (video viral telor ceplok), kaga ada yang dibayar, kaga ada yang koordinasi. Saya sangat bersyukur bisa jadi bagian orang-orang dungu, naif dan tolol yang percaya bahwa jika ada sesuatu yang harus diperjuangkan, tidak harus ada transaksi di belakangnya. Percaya dan kecewa itu satu koin yang sama. Namun kami tahu itu. Kecewa itu manusiawi, tidak terelakkan, dan bagian dari menjadi relawan. Namun daripada menjalani hidup menerima it is what it is, kita masih tetap memilih untuk percaya. "The reasonable man adapts himself to fit the world. The unreasonable man persist to adapt the world to fit himself. Therefore, all progress depends on unreasonable man." -George Bernard Shaw. Mereka2 yang bijak, beradaptasi dengan dunia. Mereka2 yang dungu, ngotot memaksa dunia beradaptasi dengan mereka. Oleh karena itu, semua kemajuan dan perubahan, bergantung pada si dungu-dungu ini. I like that quote a lot. That last bit especially. Saya selalu menganggap tinggi relawan, saya percaya ada orang-orang dungu seperti mereka, karena seumur hidup saya, saya juga salah satunya. Selamat pagi teman2, selamat beraktifitas 🩷

Edward Suhadi

288,231 görüntüleme • 2 yıl önce