Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

16,370 views • 1 year ago •via X (Twitter)

10 Comments

Kanmar's profile picture
Kanmar1 year ago

🙌🙌🙌 when and where is the show again???

mussurana!'s profile picture
mussurana!1 year ago

@TweetHelperBot download this

HOLY Boyfriend 📿🕯️✨'s profile picture
HOLY Boyfriend 📿🕯️✨1 year ago

This is why I have to come for your show this Saturday

Kasokosoz Finest's profile picture
Kasokosoz Finest1 year ago

Do you have your ticket already?

Agaba Eliam's profile picture
Agaba Eliam1 year ago

😁. Ehhhhh. I will change of course 😜

Villager's profile picture
Villager1 year ago

Bro 😂😂

Okello Jones paul's profile picture
Okello Jones paul1 year ago

Bro, you killed it kaka

Liverpool Lad🇺🇬's profile picture
Liverpool Lad🇺🇬1 year ago

Yeeyeeee🥰🥰

Aranzi's profile picture
Aranzi1 year ago

But this guys poems always crack my ribs😂😂😂

Beinomugisha Ivan's profile picture
Beinomugisha Ivan1 year ago

Real talent 😂

Related Videos

BREAKING: SKANDAL HUKUM INDRAMAYU! KAKI TERDAKWA DIPATAHKAN POLISI, JPU TAKUT HADIRKAN SAKSI KUNCI! 😱 "Saya bukan pembunuh, kaki saya sengaja dipatahkan biar mengaku!" Itulah teriakan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan 1 keluarga di Paoman, Indramayu. Sambil merangkul wartawan—karena kakinya sudah hancur—Ririn membongkar konspirasi keji yang menghentakkan nurani. YANG MEMBUAT BANYAK ORSNG TERBELALAK: 1. Sadisnya "Pengakuan" Palsu Polres Indramayu diduga mematahkan kaki Ririn agar mengaku sebagai pembunuh. Padahal saat pembantaian terjadi, Ririn TIDAK ADA DI TKP. Sidik jarinya ada karena ia bertamu sebelum & sesudah kejadian—bukan saat eksekusi. 2. JPU Kabarkan Ketakutan Saksi kunci, Priyo Bagus Setiawan, keburu buka suara: Pelaku sesungguhnya adalah Hardi & Yoga, otaknya Aman Yani (motif utang Rp120 juta). Namun Jaksa Penuntut Umum TIDAK MAU menghadirkan Priyo di persidangan. Alasannya? Takut kebongkar bahwa Ririn hanyalah korban salah tangkap! 3. Ironi Mencari Keadilan Ririn sampai merangkak ke wartawan karena suaranya berusaha dibungkam. Kakinya patah, jiwanya terluka, tapi semangatnya membakar. Ia berani melawan meski tubuhnya hancur. 4. Ancaman Besar: Jika pria tak bersalah ini dipenjara, maka pembunuh asli masih bebas. Bayangkan, keluarga korban pun tak dapat keadilan sejati. PERTANYAAN BESARNYA UNTUK POLRES INDRAMAYU & JPU: "Jika dakwaan Anda benar dan bukti kuat, kenapa takut menghadirkan saksi kunci? Hadirkan Priyo! Biar terang benderang!" Ririn bukan pembunuh. Dia hanya tamu yang salah waktu. Dan kakinya dibayar dengan harga yang terlalu mahal. Jangan biarkan orang tak bersalah membusuk di penjara sementara para pembunuh sejati tersenyum bebas! Indramayu butuh jawaban, bukan luka lagi!

K.Wijono

249,750 views • 2 months ago