Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

16,370 görüntüleme • 1 yıl önce •via X (Twitter)

10 Yorum

Kanmar profil fotoğrafı
Kanmar1 yıl önce

🙌🙌🙌 when and where is the show again???

mussurana! profil fotoğrafı
mussurana!1 yıl önce

@TweetHelperBot download this

HOLY Boyfriend 📿🕯️✨ profil fotoğrafı
HOLY Boyfriend 📿🕯️✨1 yıl önce

This is why I have to come for your show this Saturday

Kasokosoz Finest profil fotoğrafı
Kasokosoz Finest1 yıl önce

Do you have your ticket already?

Agaba Eliam profil fotoğrafı
Agaba Eliam1 yıl önce

😁. Ehhhhh. I will change of course 😜

Villager profil fotoğrafı
Villager1 yıl önce

Bro 😂😂

Okello Jones paul profil fotoğrafı
Okello Jones paul1 yıl önce

Bro, you killed it kaka

Liverpool Lad🇺🇬 profil fotoğrafı
Liverpool Lad🇺🇬1 yıl önce

Yeeyeeee🥰🥰

Aranzi profil fotoğrafı
Aranzi1 yıl önce

But this guys poems always crack my ribs😂😂😂

Beinomugisha Ivan profil fotoğrafı
Beinomugisha Ivan1 yıl önce

Real talent 😂

Benzer Videolar

Join grup eksklusif selviana
0:23

Sensitive content

Join grup eksklusif selviana

Honeybee

37,708 görüntüleme • 13 gün önce

Gara-Gara Tak Mau Lihat Maps, Oknum Driver Ojol Maki dan Nyaris Pukul Penumpang di Semarang SEMARANG – Seorang penumpang ojek online (ojol) berinisial S mengalami kejadian traumatis saat hendak menuju lokasi kerjanya di daerah Kudu, Penggaron Lor, pada Selasa (17/3/2026). Penumpang tersebut mengaku dimaki dengan kata-kata kasar hingga nyaris dipukul oleh sang driver hanya karena persoalan rute jalan. Peristiwa bermula saat korban memesan layanan ojol dari Jl. Murbei menuju Kudu, Penggaron Lor untuk mendatangi pelanggan jasa salon panggilannya. Sejak awal penjemputan, korban mengaku sudah merasa tidak tenang melihat kondisi kendaraan driver. "Dari awal jemput saya sudah perasaan tidak enak karena driver menggunakan motor Satria FU dan tidak ada tripod untuk HP. Pikiran saya pasti dia susah buat lihat maps," ujar korban. Kekhawatiran tersebut terbukti di tengah perjalanan. Driver mulai kebingungan arah dan terus menanyakan rute kepada korban. Meski korban sudah menjelaskan bahwa dirinya baru pertama kali ke lokasi tersebut dan kondisi baterai ponselnya kritis (5%), driver tetap bersikeras meminta petunjuk jalan manual. Ketegangan memuncak ketika driver menolak melihat peta digital dengan alasan kesulitan berkendara tanpa tripod. Akibatnya, rute yang seharusnya melewati Sapen justru melambung jauh hingga ke daerah Jamus. Kondisi semakin memanas lantaran korban tengah terburu-buru karena sudah ditunggu oleh pelanggannya. Alih-alih bertanggung jawab atas kesalahan rute, driver tersebut justru tersulut emosi. "Driver malah menyalahkan saya. Dia memaki-maki saya dengan sebutan l***e dan hampir menonjok saya," ungkap korban dengan nada kecewa. Kejadian ini menambah daftar panjang konflik antara driver dan penumpang terkait penggunaan teknologi navigasi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak aplikator mengenai sanksi bagi oknum driver tersebut. Korban berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi para mitra pengemudi untuk melengkapi perlengkapan berkendara seperti tripod demi keamanan dan kenyamanan bersama. Reporter : Hadi Purwono Vid Ddevy

Never

130,427 görüntüleme • 3 ay önce

jujur mantep banget.
0:09

Sensitive content

jujur mantep banget.

toket

49,319 görüntüleme • 5 gün önce