Загрузка видео...

Не удалось загрузить видео

На главную

BMW 7-series E38 Multiple Launch Rocket System! Yup kalian tidak salah baca, tentara Ukraina memanfaatkan sedan mewah buatan Jerman ini sebagai basis kendaraan yang mengangkut peluncur roket kaliber 122mm! Dengan modifikasi yang sangat seadanya, E38 ini berhasil "disulap" menjadi mesin perang yang tidak bisa diremehkan, jadi bukan hanya mobil...

21,638 просмотров • 8 месяцев назад •via X (Twitter)

Комментарии: 0

Нет доступных комментариев

Здесь появятся комментарии из оригинального поста

Похожие видео

Terjemahan Video Baiklah; sekarang kita terjebak, dan tidak ada jalan keluar sama sekali. 🔻 Iran memiliki strategi jangka panjang untuk tidak terseret ke dalam perang. Meskipun ada serangan-serangan yang dilancarkan Israel untuk memicu konflik, Iran tahun lalu dan tahun sebelumnya telah berusaha keras agar tidak masuk ke medan perang. Namun pada akhirnya, (Israel) mendapatkan apa yang mereka inginkan. 🔻 Selat Hormuz telah ditutup. Kita tidak memiliki sumber daya keuangan yang tak terbatas. Kita tidak memiliki sumber daya persenjataan yang tak terbatas—dan apa yang dikatakan Presiden Trump di Truth Social—tidaklah benar. Oleh karena itu, kita terjebak, situasi kita hancur, dan tidak ada jalan keluar yang jelas. 🔻 Situasi ini sangat menyakitkan karena meskipun Trump terus membom dan menghujani Iran dengan rudal, bahkan jika Israel mengaku sebagai negara adidaya dan meluncurkan lebih banyak rudal, tindakan ini tidak akan membuka kembali Teluk Persia. Dan jika Teluk Persia tidak terbuka, dengan hilangnya lebih dari 20% pasokan minyak dunia, harga minyak akan terus melambung tinggi. 🔻 Seperti yang saya katakan beberapa hari lalu, untuk alasan yang bisa dimengerti semua orang fokus pada minyak, namun yang tidak terlihat adalah jumlah urea. 35% pasokan urea dunia yang dibutuhkan untuk pertanian global berasal dari sana. Jika jumlah ini terputus selama beberapa bulan, akan terjadi krisis pangan di seluruh dunia karena Anda tidak dapat memproduksi makanan sebanyak yang kita konsumsi setiap hari, sebab (urea) digunakan dalam pupuk. 🔻 Jadi, satu masalah adalah hal mendasar seperti harga minyak yang berdampak langsung dan merupakan masalah jangka pendek, tetapi urea adalah masalah sekunder yang akan membawa konsekuensi global yang membawa bencana. 🔻 Tekanan terhadap Presiden Trump tidak hanya akan meningkat dari dalam Amerika karena masalah di SPBU dan kenaikan harga minyak, tekanan dari luar juga akan semakin besar. Karena semakin lama masalah ini berlarut-larut dan selat tetap tertutup, masalah ketahanan pangan akan muncul di seluruh dunia. Dan ini akan menempatkan kita di bawah tekanan yang lebih besar. 🔻 Karena alasan ini, saya tidak lagi bersedia mendengar bualan Netanyahu tentang dirinya sebagai negara adidaya, karena (kamu) bukan adidaya, karena tanpa kami, kamu bukan apa-apa. Biar saya perjelas hal ini. Lagipula, kami tidak memiliki kekuatan seperti yang kamu bayangkan, sesuatu yang telah kamu curi sekarang dan kamu pikir tidak ada habisnya. Sekarang setelah kamu terjun ke dalam masalah ini, ketika kenyataan terungkap, kamu akan tersungkur.

SW News - SOFT WAR NEWS

22,219 просмотров • 5 месяцев назад

Andai saya Jokowi... (menjawab video Pandji Pragiwaksono, silakan membaca atau mendengarkan suratnya saya membacakan) Mas Pandji yang terhormat, izinkan saya merespon video Mas Pandji yang ditujukan ke saya. Saya dengar Mas Pandji di Pilpres kali ini, tak mendukung Pak Anies seperti halnya di Pilgub DKI 2017 lalu. Mas Pandji beralasan bahwa Pak Anies seharusnya melanjutkan dulu perubahan yang Pak Anies lakukan di Jakarta. Mas Pandji, alasan itulah yang mendasari saya merasa harus ikut cawe-cawe dalam pilpres kali ini. Menurut Mas Pandji, apa yang dibangun Pak Anies di Jakarta selama 5 tahun bisa sia-sia jika dilanjutkan gubernur lain yang tidak satu visi karena pondasi yang dibuat selama 5 tahun belumlah cukup kuat. Begitu juga di posisi Presiden, perlu Mas Pandji sadari, bahwa membangun pondasi selama 10 tahun itu belum cukup kuat karena negara ini sangat besar. Sejak 2014, saya sudah memulai sebuah perubahan besar. Perubahan besar yang saya mulai ini, menurut saya, harus terus berlanjut. Pembangunan pondasinya saja belum benar-benar selesai, akan besar sekali kerugian negara ini jika pondasi itu dibongkar kembali. Jika di pemerintahan selanjutnya, arah pembangunan harus diubah lagi, maka pembangunan tidak akan sampai ke tujuan karena kita harus sibuk membuat pondasi lagi. Kita pastinya tidak mau itu terjadi. Kita tidak ingin setiap kali pergantian pemerintahan, isu yang diangkat adalah perubahan. Kondisi yang terus berubah pasti tidak kondusif bagi dunia usaha. Sebagai bangsa, kita masih terus berproses agar suatu saat nanti, pergantian kepemimpinan nasional tidak lagi mengubah arah pembangunan bangsa ini ke depan. Arah pembangunan akan tetap pada jalurnya siapapun presidennya. Bayangkan, pembangunan sekelas IKN pun bisa terancam tak dilanjutkan hanya karena ada pihak yang tidak suka dengan saya. Pembangunan IKN, jalan tol, jalur kereta api, atau pembangunan yang lain, semua itu bukan tentang saya. Itu kepentingan bangsa yang jauh lebih besar dari sekadar nama pribadi saya. Saya rela nama saya dihapus dan tidak disebut sebagai pencetus pada program-program pembangunan itu asalkan semua program itu tetap dilanjutkan. Jadi, ini bukan tentang saya, ini untuk kepentingan bangsa ke depan. Pembangunan ini harus tetap jalan. Ini bukan tentang saya, apalagi tentang keluarga saya. Ini tentang Indonesia yang sudah menentukan arah pembangunannya, dan saya tidak ingin kita berbelok dan memulai dari nol lagi. Betapa mahalnya pengorbanan kita yang terbuang jika kita mulai dari nol lagi. Siapa yang dirugikan? Rakyat Indonesia. Kalau saya pribadi, apapun yang terjadi di pemerintahan selanjutnya, insya Allah saya dan keluarga masih bisa hidup layak. Jadi, ini bukan tentang kehidupan saya. Ini tentang kerugian negara ini jika pembangunan ini tidak dilanjutkan. Untuk bangsa ini, saya rela kalau hanya dituduh: - Jokowi memanipulasi konstitusi. - Jokowi membangun politik dinasti. - Jokowi otoriter. - Jokowi perusak demokrasi. - Gibran anak haram konstitusi. Silakan saja menuduh saya dan keluarga. Perlu Mas Pandji ketahui bahwa dari orang tua saya, saya pribadi, hingga anak-anak saya, sudah terbiasa mendapatkan tudingan yang jauh lebih buruk dari itu. Tujuan saya melakukan cawe-cawe ini hanya satu, yaitu Indonesia yang lebih baik di masa depan. Tidak masalah saya dituduh melanggar etika, yang penting saya dan keluarga saya tidak melanggar hukum dan bisa melihat Indonesia menjadi lebih baik. Tidak masalah saya dituduh melanggar etika, karena tuduhan itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan besarnya manfaat yang akan kita raih untuk negara ini. Mas Pandji, sekarang coba kita ingat ucapan Bung Karno, "Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri." Nah, Mas Pandji sekarang tahu, kan, bagaimana beratnya perjuangan saya menghadapi semua tudingan itu? -lanjut👇-

Hasyim Muhammad

372,050 просмотров • 2 лет назад

AI Literacy Bukan Pilihan, Tapi Perlawanan “Mahasiswa saya bebas menggunakan ChatGPT, tapi di kelas saya minta mereka berdebat dengannya.” Begitu ujar Sally Hammoud — pakar komunikasi strategis dan AI-in-media — dalam sebuah panel yang membicarakan etika dan efisiensi AI dalam jurnalisme. Kedengarannya seperti eksperimen pedagogis yang menyenangkan. Tapi sesungguhnya, ini adalah bentuk perlawanan yang paling penting di era sekarang: membangun literasi kecerdasan buatan sebagai bentuk keberanian berpikir. AI Bukan Alat — Ia Ekosistem Pengetahuan Baru Hari ini, kita sudah melampaui tahap memandang AI sebagai “alat bantu.” ChatGPT bukan sekadar pengganti mesin pencari atau penulis ringkasan. Ia kini menjadi: - Sumber jawaban - Rekan berdiskusi - Perangkat kognitif kolektif - Dan bagi sebagian orang — otoritas baru dalam pengambilan keputusan Lalu muncul pertanyaan krusial: apa yang terjadi ketika kita berhenti berpikir karena mesin sudah memberi jawaban? Literacy Bukan Sekadar Bisa Pakai Dalam konteks AI, banyak orang merasa melek teknologi hanya karena bisa menulis prompt atau mendapatkan jawaban cepat. Tapi literasi AI bukan soal pakai — melainkan soal bertanya balik. Literasi AI berarti: - Tahu kapan tidak menggunakannya. - Tahu bagaimana ia dibangun dan dilatih. - Tahu dari siapa ia belajar, dan siapa yang tak pernah muncul dalam datanya. - Tahu bahwa jawaban AI bukan kebenaran, melainkan prediksi statistik yang dibungkus dengan kefasihan. Kita yang Menyerapnya Tanpa Bertanya Salah satu gagasan paling tajam dalam forum ini adalah: masalahnya bukan pada AI yang berhalusinasi, tapi pada kita yang mereplikasi hasilnya tanpa refleksi. Ketika AI berkata “ini faktanya”, dan kita menerimanya tanpa verifikasi, maka yang berbahaya bukan teknologinya — tapi keengganan kita untuk berpikir kritis. Kelas Adalah Medan Perlawanan Dengan menyuruh mahasiswa berdebat melawan ChatGPT, Sally tidak hanya mengajar — dia membangun kekebalan berpikir. Ia menyuntikkan anti-narasi terhadap dominasi jawaban mesin. Bayangkan jika model-model AI di masa depan — yang akan digunakan untuk menentukan kebijakan, hukum, bahkan diagnosis medis — hanya dilatih dari kumpulan orang yang tak pernah mempertanyakan jawabannya. Maka masa depan kita bukan hanya ditentukan oleh kode, tapi oleh keheningan kita yang tak pernah bertanya. AI Literacy Adalah Bentuk Baru Civic Duty - Kita pernah diajarkan melek huruf untuk bisa membaca propaganda. - Kita diajarkan media literacy untuk bisa mengenali hoaks. - Kini, kita perlu AI literacy untuk bisa mengenali batas nalar mesin, dan memastikan bahwa manusia tetap pusat pengambilan makna. Literasi AI bukan pilihan. Ia adalah bentuk perlawanan intelektual, perlindungan sosial, dan tanggung jawab demokratis di era algoritmik. IF

Ismail Fahmi

20,147 просмотров • 1 год назад

Sebenarnya banyak sekali enterpreneur kelas menengah yang punya modal antara 5 sd 10 M. Kalau saja pemerintah negera ini mau serius mendukung pertumbuhan di sektor ekonomi pertanian dan perkebunan, mungkin dalam 10 tahun kemarin Indonesia sudah masuk kembali ke jajaran tiga besar negara Asia yang mandiri dalam industri pangan. Sayangnya bangsa ini telah menyia-nyiakan waktu 10 tahun terbuang begitu saja, dengan mempercayakan kemajuan negara ini ditangan orang yang salah, sehingga habislah sumber daya alam negeri menjadi compang-camping digerogoti hama oligarki yang menjadi antek aseng dan asing. Potensi besar sebagaimana yg digambarkan Helmi Yahya itu memang benar adanya, seandainya saja saat ini tidak terlanjur sibuk di food industry yang berada di hilir, secara pribadi saya pun tertarik ke sektor hulu ini, prospeknya sangat terbuka luas dan menguntungkan. Cuma ya itu tadi, bukan hanya modal saja, tapi harus memiliki waktu yang cukup untuk secara serius menekuni peluang yang baik ini. Dengan 5 Milyar saja sebenarnya sudah cukup untuk mulai memilih bisnis skala kecil industri pangan tertentu yang diinginkan. Bahkan relationship di Twitter (X) ini sebenarnya juga bisa dijadikan titik awal melakukan riset and development dibisnis ini. Misalnya yang paling mendasar soal pengadaan lahan, untuk yang menginginkan lokasi tak jauh dari Jakarta, bisa saja menggali sumber informasi potensi lahan subur dengan kang @Gojekmilitan, mengingat beliau aktif dalam pengembangan Tahfidz Qur’an di daerah Cipunagara, Subang, Jawa Barat yang dikenal sebagai salah satu daerah subur pertanian. (Insyaallah bisnis dunia akhirat dapat ya kang @Gojekmilitan..😊). Subang bisa menjadi alternatif pilihan yang bagus, karena disamping tak jauh dari pusat perkotaan, ketersediaan lahan masih cukup banyak dan harga tanah yang relatif masih terjangkau. Banyak potensi yang dapat dikembangkan disana, seperti peternakan ayam daging, ayam petelur, bebek, budi daya ikan, perkebunan dan pertanian. Sebagai pelaku usaha pangan di sektor hilir, terkadang saya masih sering mengalami kesulitan memperoleh suplai ayam dan bebek, ini membuktikan bahwa peluang pasarnya masih sangat menjanjikan. Jadi gimana, tertarik untuk hijrah dan berekspansi ke sektor industri pangan..?

𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾

33,854 просмотров • 2 лет назад

Apakah Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan setuju dengan Proses Pemakzulan Pak Jokowi sebagai Presiden RI? Mengapa beberapa tokoh pendukung Ganjar dan Anies terlibat dalam Gerakan Penurunan Pak Jokowi? Apakah sudah dihayati dampaknya jika terjadi benturan, bahkan kerusuhan sosial di masyarakat? Demokrasi memang lahir untuk mereka yang sabar, sabar menjalaninya. Pak Prabowo menempuh jalan demokrasi, bukan jalan kudeta, bukan jalan memakzulkan Presiden RI. Karena begitu semangatnya berdemokrasi, Prabowo tanpa lelah berkeliling NKRI untuk membangun jaringan partai di 80 ribuan desa. Itu butuh uang, stamina, niat baik dan hubungan baik dengan masyarakat. Prabowo melahirkan, mendukung ribuan anak muda untuk menjadi Gubernur, Walikota, Bupati dan pemimpin di berbagai bidang, dan sampai saya menulis ini, peran itu terus dilakukan oleh Prabowo. Dengan kontribusinya itu, Prabowo tidak masalah terus dihina, ia menerima saat dikhianati, difitnah, dibully di medsos, di GBK, di depan ribuan peserta jalan sehat, di debat capres yang ditonton ratusan juta hati rakyat Indonesia. Prabowo sangat memahami, itulah suka duka berdemokrasi. Prabowo itu Ketua Umum IPSI yang tidak pandai bersilat lidah. Karakter suara Prabowo seperti rocker, sehingga orang salah menilainya. Rumus perjuangan Prabowo sebagai manusia biasa itu sederhana saja, kalah dan berguru sama Pak Jokowi. Prabowo sangat loyal sama siapa pun atasannya, walaupun atasannya itu sudah tidak menjabat. INI SUDAH TERBUKTI BERKALI-KALI. Tidak pernah Prabowo mengatakan hal buruk tentang atasannya, apalagi berkhianat. Itulah mengapa Pak Jokowi tidak ragu sama sekali memintanya sebagai Menteri Pertahanan RI. Itulah rahasianya, mengapa Prabowo menjadi satu-satunya Capres yang punya hubungan yang sangat baik dengan seluruh mantan Presiden RI. Prabowo punya hubungan baik dengan seluruh Jenderal2 yang pernah menyakiti dan berbuat tidak adil padanya. Tidak ada orang yang takut dengan Prabowo. Buktinya: Prabowo paling banyak difitnah, dihina. Prabowo itu disegani, karena dia termasuk tokoh politik yang paling banyak merasakan, mengalami berbagai ujian keikhlasan dan kesabaran. Terima kasih, Hormat kami, Hariqo Wibawa Satria, Jubir TKN Prabowo Gibran.

hariqo satria

11,475 просмотров • 2 лет назад

HANYA SUARA YANG KITA PUNYA ☝🏻 Jangan pernah anggap enteng suara. Karena lewat suara, kita bisa didengarkan dan kita bisa memaksa penguasa untuk menuruti apa kehendak rakyatnya. Jangan mau suara kita hanya dihargai 5 tahun sekali, dibilik suara doang atau pada saat pilkada. Jangan mau suara kita hanya dianggap berharga 100 atau 200 ribu atau dapat jilbab pada saat kampanye. Biasanya modusnya itu kan bagi-bagi kaos partai atau bagi-bagi jilbab bagi yang perempuan. Jangan mau kita hanya dikerdilkan sebatas fans yang bisa berbaris seperti itik. Hati-hati sebentar lagi pemilu, suara kita akan diperebutkan dengan berbagai macam cara. Mari ingat pengalaman yang dulu. Untuk apa mati-matian membela satu atau dua ketika akhirnya berkumpul juga. Buat apa musuh-musuhan sampai seolah-olah dunia akan berhenti, kalau yang kalah dengan yang menang akan bergabung atas nama demi bangsa. Jadi ngga usah, ngga usah terlalu baper atau terlalu mati-matian membela tokoh idola. Karena sekali lagi, hitung-hitungan mereka terkadang bukan kita hitung-hitungan untung rugi pak. Untung rugi kalkulasi politik aja, karenanya jangan mau dimanfaatkan hanya suara di 5 tahun sekali, tetapi gunakan suara terutama itu di hari-hari ini. Ketika ancaman kita untuk bersuara, mungkin saja akan dibatasi lewat rancangan undang-undang hukum pidana, dimana semua bisa kena. Terlalu berharga suara kita dan saya selalu bilang, cuma itu yang kita punya. Negara punya yang lain, negara punya kuasa, negara punya tentara, negara punya uang, kita punya apa? Kita punya suara dan yang harus kita waspadai adalah ketika kita terlalu takut dan berusaha mengecilkan suara kita, padahal yang kita butuhkan justru teriakan-teriakan. Jadi ya menjadi pemimpin, menjadi presiden itu bagus, niat mulia. Tetapi perhatikan suara-suara orang yang juga tidak punya kuasa, tetapi yang kalau berkumpul bisa berdaya. Jadi mari, mari rapatkan barisan, mari rapatkan barisan. Dan jangan mau ditipu tipu! Jangan mau dipergunakan hanya suaranya, tetapi ketika kita menuntut hak-hak kita yang paling dasar, sedasar kebebasan berekspresi dan berbicara itu kita tidak didengarkan. Tetapi kakak mau menegaskan ini adik-adik... Pergerakan jangan hanya sebatas kerumunan, pergerakan terutama gerak mahasiswa, jangan hanya sebatas kumpul-kumpul berkerumun. Ya demonstrasi perlu dan harus terus dilakukan kalau memang strateginya seperti itu. Anak muda hari-hari ini adalah anak muda yang seharusnya pintar memilih dan memilah informasi mana yang sampah. Banyak sampah sekarang di dunia maya dan mana yang fakta, mana yang berita, mana yang opini, dan hati-hati mana yang propaganda. Dan kalau sudah yakin, sampaikan itu dengan lantang, jangan mau ditakut-takuti! Polisi suruh urus dulu tuh Ferdy sambo. Sepanjang kita tahu apa yang kita lakukan benar, kita tidak merugikan orang lain, jangan mau ditakut-takuti dengan pasal. Kita juga bisa belajar pasal, kita juga tahu apa hak kita sebagai warga negara, kalau tidak tahu ya cari tahu. Jadi jangan mau gampang ditakut-takuti dengan cara itu, kita bisa berdaya dan kita bisa memberdayakan orang lain. Dan harusnya itu ultimate goals kita dalam hidup, bukan hanya memperbaiki kualitas hidup kita sendiri, tetapi bagaimana kita bisa memperbaiki kualitas hidup orang lain. Dan itu bisa dilakukan tanpa jabatan formal, tanpa jadi presiden, tanpa jadi menteri, tanpa jadi anggota DPR, tanpa perlu pangkat yang tinggi. Kita bisa melakukan itu dalam tindakan kecil seharian sekalipun, karena kuncinya sebetulnya peduli dan bersatu. Kutipan yang selalu saya tunjukkan ke setiap mahasiswa ketika Bung Hatta bilang seperti ini, "Peduli dan bersatu itu adalah kunci, karena kalau tidak, Indonesia hanya seperti seuntaian gambar di peta". #TolakPartaiPendukungRUUKesehatan #TolakUUKesehatan

Eva Sri Diana Chaniago

26,063 просмотров • 3 лет назад

ada pernyataan yang menarik banget dari seorang pengacara spesialis hukum, park joongkwang yang juga dikenal sebagai penggemar sejarah, speakup terkait kontroversi hayoung. "tanggung jawab leluhur yang melakukan tindakan pro-jepang dan penilaian terhadap keturunannya tentu saja harus dipisahkan. korea juga melarang hukuman berdasarkan keturunan melalui konstitusi. tetapi orang yang sedang menjadi masalah sekarang adalah hayoung. di korea masih banyak keturunan orang-orang yang pro-jepang. mereka masih ada dan akan terus ada. kita sebenarnya tahu siapa orang orang itu, tetapi kita tidak mempermasalahkan semuanya. kenapa? karena mereka menunjukkan sikap yang tepat. setidaknya mereka tahu bagaimana merasa malu atas hal itu. dan melakukan sesuatu terhadap mereka sekarang sama sekali tidak akan membantu perkembangan masyarakat. karena itulah kita membiarkannya begitu saja. kita bisa memberikan banyak contoh. tentu saja ada konglomerat yang memiliki sejarah pro-jepang. salah satu contoh yang paling terkenal adalah doosan. perusahaan itu bermula dari sebuah perusahaan yang tidak diragukan lagi memiliki sejarah pro-jepang, kemudian berkembang menjadi konglomerat. tetapi bukan berarti sekarang kita akan menjadikan doosan sebagai perusahaan milik negara. itu tidak boleh dilakukan. perusahaan yang paling terkenal lainnya tentu hyundai motor, tetapi bagaimana dengan sk hynix? apakah semuanya harus dikembalikan kepada negara? saya bisa memahami keinginan untuk menyita harta tersebut. tetapi daripada menyita dan menjualnya, kita memilih untuk membiarkannya tetap ada dan memilih jalan yang memungkinkan masyarakat kita berkembang lebih jauh. bukan karena kita menyukai mereka. negara saat itu sudah menjadi reruntuhan akibat perang. masyarakat harus segera mencari nafkah dan belajar agar bisa menghasilkan bahkan satu dolar lebih banyak. dalam kondisi yang begitu mendesak, masyarakat memilih jalan tersebut. masyarakat sebenarnya tahu, tetapi memilih untuk memaafkan dan membiarkannya karena percaya bahwa kekayaan tersebut pada akhirnya akan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi korea selatan. namun, ketika seseorang tidak memahami hal itu lalu keluar dan membicarakannya dengan bangga, tentu menjadi masalah. karena itu, sebenarnya hayoung sebagai seorang selebritas hanya perlu menunjukkan sikap yang tepat. bukan berarti tidak ada contoh sebelumnya. ada banyak kasus serupa. kalau dia mengikuti contoh-contoh yang sudah ada, sebenarnya situasi ini sama sekali tidak perlu menjadi masalah. banyak selebritas juga memiliki leluhur yang pro-jepang. misalnya kang dong-won, dan lee jiah juga pernah menjadi sorotan serta meminta maaf. apa perbedaannya? mereka merasa malu terhadap hal tersebut. lee jiah dan kang dongwon menunjukkan contoh yang sangat baik tentang bagaimana seorang selebritas dengan leluhur pro-jepang seharusnya bersikap. mereka bisa menjadi teladan. sedangkan dalam kasus hayoung, dia tidak menunjukkan sikap seperti itu, sehingga akhirnya menjadi masalah. ada unsur ‘gweisimjoe’, rasa kesal masyarakat karena sikapnya dianggap tidak pantas dalam kontroversi ini. apalagi ini terjadi menjelang gwangbokjeol (hari pembebasan korea) sudah banyak orang yang meminta maaf karena leluhurnya. jadi sekali lagi, ini adalah masalah sikap. saya ingin menegaskan bahwa hayoung bukan dihujat karena kesalahan leluhurnya. dia dihujat karena sikapnya sendiri. dan ketika kita membicarakan persoalan pro-jepang, menurut saya pesan yang ingin kita tegaskan kali ini adalah: ‘kami tidak akan menyita hartamu, tetapi jangan membanggakannya. kami tidak mengambil uangmu dari masyarakat, tetapi itu juga bukan berarti kami memberikan kehormatan kepadamu.’ saya rasa itulah sesuatu yang kembali kita tegaskan melalui kontroversi ini."

덕질일기

29,782 просмотров • 12 дней назад

Kalau ada member yang punya tekad kuat menjadi aidoru, saya bisa pastikan Aurhel Alana salah satunya. Pertama notis Alana karena Extra Time Indonesia yang terus-terusan menyamakan dia dengan Kim Min-jeong aka Winter Aespa. Kemudian saat pertama kali dia live sendirian. Saya iseng nonton tanpa ekspektasi apa-apa, tiba-tiba dia srat srot sepanjang live. Itu ikonik bngtt WKWKWKWK Dari live itu saya tau kalau Alana ini sangat ekspresif, lucu, dan punya tingkah-tingkah spontan yang menghibur. Dia tidak butuh banyak adaptasi karena dia benar-benar senang ada di depan kamera dengan menjadi dirinya sendiri. Respons dia menghadapi chaos-nya saat live juga sangat cepat karena dia lah sumber chaos itu ✌️ Sepertinya karena dia terbiasa berhadapan dengan bocil-bocil tetangganya, iykyk. Intinya dia senang sekali menjalani role-nya sebagai aidoru. Yang tidak banyak orang tau, selain fans-fans-nya, eskalasi perjalanan Alana sebagai member JKT48 ini menarik sekali. Di awal debutnya sebagai trainee, Alana jadi member yang "tertinggal". Saat teman yang lainnya sudah show belasan kali, dia baru 2 kali. Bukan tanpa alasan, di setlist Aitakatta, Alana menjadi backup-nya backup member lain. Dia satu blockingan dengan Gendis dan Aralie. Jadi, kemungkinan dia masuk line up lebih kecil dari yang lainnya. Bahkan, sebelum gen 11 naik ke inti, dia hanya mendapatkan 1 kali show Aitakatta (cmiiw 🙏). Kemudian di setlist Pajama, dia satu blockingan dengan Chelsea. Artinya dia mendapatkan kesempatan lebih banyak di setlist ini. Terlebih saat gen 11 dipromosikan menjadi member inti semua. Dia pernah bilang kalau Pajama Drive adalah cinta pertamanya. Hal ini karena Pajama Drive menjadi setlist yang bisa dia kejar agar tidak terlalu jauh dari teman-temannya. Di setlist ini, Alana nyaris setiap minggu masuk line up. Bahkan pernah dalam seminggu dua kali Lana Pajamaan. Di Pajamjam terakhirnya bulan lalu masih ada selisih 20 show antara Alana (43 show) dengan Oline (63 show) yang menjadi member gen 12 dengan jumlah show terbanyak. Dan yap, sepertinya jumlah show bukan satu-satunya indikator trainee dipromosikan. Masih ada parameter lainnya yang hanya diketahui manajemen. Yang berkesan dari Alana tidak hanya bagaimana dia tetap bersemangat mengejar ketertinggalannya, tapi juga bagaimana dia menciptakan hubungan yang genuine dengan fans-fansnya. In case kamu punya mutual Lana oshi, kamu bakal tahu betapa sayangnya mereka ke Lana. Tentu saja ini karena mereka tahu betapa tulusnya Lana sayang ke fansnya. Setiap interaksinya baik di live, VC, dan sosmednya punya sentuhan yang genuine yang membuat fans-nya merasa diperhatikan. Dari beberapa komentar fans yang pernah ada. Setiap interaksi Lana dan fansnya terasa personal dan tidak template. Bahkan dia masih ingat fans-fansnya dahulu. Di live-nya dia juga pernah nangis terharu saat tau ada fans lamanya yang 'hilang' tiba-tiba kembali lagi. Hubungan yang kuat antara Alana dan fansnya ini membuat saya tidak heran lagi kalau dia meraih rangking 15 di SSK kemarin. Artinya Lana ada di barisan depan jajaran Undergirls. Sebuah bargain power yang sangat menjanjikan untuk member trainee. Apalagi momen #UGDarurat dengan tingkat kehebohan yang di luar nalar serta sangat dar der dor itu. Exposure yang dia terima jadi makin lebih besar lagi. Tidak sampai di situ, setelah SSK dia juga pernah dipercayakan menjadi Global Center di Aitakatta. Setlist yang sebelumnya menjadikannya backup-nya backup memberinya kesempatan ada di posisi paling depan. Dengan pencapaian dan pengalaman yang dia dapatkan 1,5 tahun ini, ternyata dia tidak berpuas diri. Alana juga berani keluar dari zona nyamannya untuk eksplor apa saja yang ada dalam dirinya. Awal April lalu dia memberanikan dirinya mengcover lagu SNSD-Into The New World dan mengupload-nya di TikTok-nya. As member yang talent utamanya bukan menyanyi, cover lagu dia tidak jelek, tidak sempurna, tetapi masih enak untuk didengarkan. Yang perlu di-highlight adalah tidak semua member berani melakukan hal itu. Ini semacam kode kalau ada ruang yang terang-terangan dibuka oleh Alana. Ruang untuk belajar, bertumbuh, dan memperbaiki dirinya agar bisa menjadi aidoru seutuhnya. Dan yap, kejutan memang datang secara tak terduga. Seminggu setelah dia mengunggah cover menyanyinya, dia dipromosikan menjadi menjadi member inti. Dan tidak butuh satu bulan, Into The New World Alana become Into The New Phase. Tanggal 4 Mei besok dia sonichi sebagai member inti di setlist Ramune. Good job, bravo, well done, Aurhel Alana 🫡👏 Siapa yang menyangka member yang tingkahnya terlihat seperti anak kecil itu ternyata punya ambisi yang besar sekali. Member yang teriakannya paling kencang itu ternyata punya mimpi setinggi bintang. Sekali lagi, selamat Alana 👏 Sudah satu langkah lagi lebih dekat menjadi 1.000% idol. Suka sekali dengan cara kamu berjuang mengejar ketertinggalan, berani keluar dari zona nyaman, menghargai fans yang ada, serta memaksimalkan semua kesempatan yang diberikan. Yang saya pahami, 'bubble' Alana memang sangat menyenangkan. Hubungannya dengan fans yang saling berusaha dan saling menyemangati itu terasa dekati sekali. Tidak mengherankan jika banyak yang stay untuk menemani dan mendukung kamu growing up sebagai idol yang sejati. Sepertinya semuanya sudah berjalan dengan semestinya. Meski sering terlihat seperti bocil, Lana ini sudah dewasa dan mengerti apa yang dia mau dan apa yang dia perjuangkan. Nikmatin setiap momen proses bertumbuhnya, Lan. Meski kadang terasa tidak nyaman, coba untuk tetap bertahan. Ga perlu buru-buru, oke 🫶💌

Gigiiih 🍀💎🦖

45,430 просмотров • 1 год назад

BUDAYA “GATAL” YANG DIBAWA MASUK KE SEKOLAH? Screen record ini, ini kali, aku sendiri yang buat. Kalau nak menipu lagi kata dah delete lama. Silakan. Aku dah cakap, aku tak kata salah. Kalau ia memang baik dan dipersetujui semua. Aku mohon berkhilaf sebab aku tak setuju. Tapi, elok korang semua baca pandangan salah seorang parents yang anaknya dipergunakan. Boleh pertimbangkan. Aku taknak salahkan sesiapa. Aku dengan pandangan dan pendirian aku, korang yang setuju dengan aku, dengan pandangan dan pendirian korang. —- Surat Terbuka Buat Sesiapa Sahaja Yang Terlibat.. Assalamualaikum, Saya salah seorang ibu bapa yang anaknya sudah digunakan dalam video content dan marketing pihak Aikom (Akademi Ikon Muda Malaysia) dan Amir Lala berasa sangat kecewa dengan tindakan yang kalian telah lakukan. Anak-anak kami bukan talent percuma yang kalian boleh perdagangkan secara percuma untuk digunakan sebagai alat atau bahan marketing. Sudah pasti pihak sekolah telah membayar kalian untuk program-program tersebut. Adakah kalian telah meminta izin pihak sekolah, guru-guru dan ibu bapa untuk menggunakan wajah-wajah mereka sebagai bahan marketing kalian? Saya sebagai ibu bapa tidak mengizinkan bahkan mengharamkan kalian menggunakan wajah anak saya! Selain itu, pengisian jenaka “pickupline” juga wajar dihentikan. Saya tidak nampak apa keperluan. Nampak lebih menjadikan remaja berani menggatal. Jika mahu menjadikan mereka berani, wajar menggalakkan mereka buat public speaking atau berdebat. Jika mahu mereka berseni, budaya kita sudah ada pantun dan gurindam, sajak dan syair. Saya faham ia hiburan, ia jenaka. Tapi, sebagai pasukan consultant, takkan kalian tidak mampu menghasilkan hiburan dan jenaka yang bersifat ilmiah dan matang. Saya rasa normalisasi perkara-perkara yang tidak mendatangkan faedah mesti segera dihentikan. Saya mengharapkan sekolahlah benteng terakhir menjaga dan menerapkan gagasan budaya timur kita. Kita sudah tidak mampu mengawal media sosial, media massa, dan hiburan di luar sana. Tetapi, apabila kalian juga membawa masuk budaya tersebut ke dalam sekolah. Apalah daya saya untuk menghalang. Saya orang biasa-biasa, tidak punya wang yang banyak, suara saya terhad. Saya pernah tegur pihak Aikom dan Amir Lala, tetapi saya telah disekat selepas itu. Dan baru-baru ini, seorang individu telah memberi pandangan tentang aktiviti kalian di sekolah. Saya sangat bersetuju dengan beliau. Justeru, saya mohon simpati kalian dan perhatian pihak sekolah untuk menghentikan kemasukan modul program motivasi yang tidak membawa budaya timur dan akhlak Islam. Jadikanlah sekolah benteng terakhir pertahanan daripada segala pengaruh media sosial, viral, trending, dan apa saja yang tidak mendatangkan faedah kepada masa depan anak bangsa kita. Saya juga mohon mencadangkan supaya pihak sekolah menjemput penceramah yang ada track record atau success story yang sebenar untuk memberikan motivasi. Bukan sekadar influencer atau selebriti yang punya ramai pengikut di media sosial. Akhir kalam, Didiklah anak-anak saya supaya menjadi seperti Imam Syafie atau Imam Nawawi. Asuhlah mereka supaya lahir Elon Musk atau Mark Zuckerberg Malaysia. Bimbinglah mereka menjadi pejuang agama, bangsa dan negara. Pimpinlah tangan mereka supaya lahir manusia yang rajin, berani, berprinsip dan matang dalam kehidupan mereka apabila dewasa. Sekian curahan hati. Yang benar, Seorang lelaki, ayah dan rakyat marhaen. 16/12/2023 —- ps : Disalin semula daripada saudara Azrul Adnan

Aliff Ahmad

1,286,295 просмотров • 2 лет назад

Pembersihan BUMN oleh Prabowo: Perang Berisiko Tinggi Melawan Pemborosan yang Akan Memicu Badai Politik di Indonesia Presiden Indonesia Prabowo Subianto telah mengambil langkah tegas. Dalam serangan anti-korupsi besar-besaran, ia berjanji untuk menutup lebih dari 750 perusahaan milik negara yang tidak produktif pada akhir tahun 2026 dan membentuk pengadilan khusus untuk menyelidiki penyalahgunaan wewenang selama beberapa dekade. Langkah ini bertujuan untuk mengakhiri pemborosan sistemik, laporan keuangan palsu, dan penggelapan uang publik secara diam-diam yang telah lama menjadi ciri khas sebagian besar sektor negara Indonesia. Apa yang tampak seperti reformasi teknokratis di atas kertas, dalam realitas politik, merupakan serangan langsung terhadap jaringan patronase yang mengakar. Para pesaingnya sudah bersiap untuk melawan dengan kampanye daring terkoordinasi, protes jalanan, dan tuduhan bahwa Prabowo menggunakan alat anti-korupsi sebagai senjata untuk keuntungan politik. Presiden akan semakin diserang, dan semakin dibenci oleh mereka yang kepentingannya terancam. Skala masalahnya sangat mencengangkan. Setelah Danantara, dana kekayaan negara Indonesia, mengambil alih aset negara, pemerintah menemukan sekitar 1.074 entitas milik negara, termasuk berbagai lapisan anak perusahaan. Prabowo mengatakan bahwa ia pernah percaya jumlahnya hanya 300 atau 400. Banyak dari perusahaan-perusahaan ini melaporkan kerugian sambil mengklaim keuntungan yang, menurutnya, hanyalah "buatan". Mereka menghabiskan dana publik melalui biaya operasional yang digembungkan, gaji direktur dan komisaris, sewa kantor, kendaraan, dan perjalanan, tanpa menghasilkan keuntungan yang berarti bagi rakyat. Sejauh ini, sekitar 290 telah ditutup. Targetnya adalah untuk menyisakan tidak lebih dari 300 perusahaan produktif yang benar-benar menciptakan nilai. Para pejabat memproyeksikan penghematan yang telah melebihi Rp50 triliun (sekitar $2,8 miliar), dengan target yang lebih tinggi di masa mendatang. Prabowo menyebutnya berpotensi sebagai restrukturisas Baca berita selengkapnya di

Seven Feeds

12,795 просмотров • 12 дней назад

Jika mas Teddy #Seskab masih mengatakan Indonesia (BPJPH) tetap melakukan sertifikasi halal produk AS yg masuk Indonesia, hanya 2 saja kemungkinannya; 1. Perjanjian yang dipegang AS dan Indonesia berbeda. Saya merujuk perjanjian yang diunggah pemerintah AS sebagai bentuk tanggungjawab trasparansi yang diatur Konstitusi AS, Link: Saya tidak temukan pemerintah Indonesia lakukan hal yang sama seperti pemerintah AS. Tidak ada satu pun link perjanjian resmi (dalam bahasa) yang diunggah pemerintah RI. Karena tidak ada, tim saya buat terjemahan dalam bahasa, dibantu AI di sini >> 2. Kemungkinan kedua, Mas Teddy belum baca perjanjiannya atau tidak paham isi perjanjiannya. Membaca perjanjian ART RI-AS itu butuh minimal pengetahuan terkait UU yang berlaku di Indonesia. Jika terkait Halal, ya harus pernah mempelajari UU Jaminan Produk Halal (UU 33 tahun 2014). Bagus lagi jika paham juga mekanisme dan proses jaminan produk halal di Indonesia. Kebetulan saya paham UU JPH dan semua turunannya. Termasuk mekanisme dan proses sertifikasi halal. ------ Yang lama mengikuti saya di X, pasti tahu, saya termasuk yang mendukung UU JPH ini, mendukung Pemerintah Presiden Joko Widodo melaksanakan mandat UU ini dengan mengambil alih sertifikasi Produk Halal yang dulu dipegang MUI. UU ini disahkan di era Presiden S. B. Yudhoyono, tiga hari jelang lengser. Dulu, saya acap di bully oleh kelompok Tadz Haikal yang menolak JPH dilakukan Pemerintah (mungkin karena dia haters Jokowi). Walau saya bukan pendukung Jokowi, saya salah satu Ketua Realawan Prabowo masa itu, tapi saya dukung pemerintah Jokowi ambil alih sertifikasi JPH. Kenapa? Karena langkah tsb sudah di jalan yang benar, sesuai mandat konstitusi dan UU. Tadz Haikal yang dulu menolak, tak percaya "Halal Pemerintah", sekarang dia jadi Kepala BPJPH. Sehingga, saya jadi maklum dia agak buta soal UU JPH, karena pernah menolak sesuatu yang dia tak pahami. ------------------------ Jelas koq tertulis di ART yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto tersebut, bahwa Indonesia sudah tidak boleh melakukan sertifikasi halal untuk produk-produk AS yang masuk ke Indonesia sebagai mandat UU JPH. Indonesia harus terima "bangkotan" sertifikasi halal yang dilakukan lembaga halal di AS. Dan BPJH tidak boleh melakukan review, evaluasi, menambah syarat apapun ke lembaga halal di AS. Padahal, mandat UU JPH dan aturan turunannya, justru mengharuskan BPJPH melakukan review, evaluasi, pengawasan, dan menetapkan syarat JPH untuk lembaga halal asing yang mensertifikasi halal produk yang masuk ke Indonesia. Bahkan, perjanjian ART RI-AS itu pun telah menghapus KEWAJIBAN REGISTER HALAL kepada produk yang bersertifikasi halal lembaga AS. Silahkan baca di Perjanjian ART itu ya, baca yang cermat. ----- Yang paling gawat, jika ART ini sudah berlaku, maka Pemerintah berpotensi melanggar UU JPH karena memberikan keleluasaan produk pangan dan olahan non hewani yang diimpor dari AS, bebas dari sertifikasi halal. Padahal, UU JPH tak sekedar mengatur produk pangan hewani, tapi semua produk pangan bahkan termasuk bagaimana prosesnya. BerdasarART, produk non halal AS juga tidak boleh diminta syarat deklarasi sebagai produk non halal, padahal UU JPH tegas mewajibkan ini bagi produk non halal yang beredar di Indonesia. Belum lagi produk kosmetik, olahan, dan lain-lain dari AS, yang juga tegas di ART ini disebut harus dibebaskan dari kewajiban JPH Indonesia. ----- Saran saya: Para pejabat pemerintah jangan lah berposisi jadi jubir pemerintah AS yang sedang menenangkan rakyat Indonesia. Tapi jadilah jubir pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang diberi mandat untuk melindungi rakyat Indonesia dan semua kepentingannya. Kalau posisi kalian sebagai jubir pemerintah Indonesia, maka kalian akan paham, betapa banyak sekali kedaulatan negara kita untuk mengatur diri sendiri, yang dirampas oleh Pemerintah AS lewat perjanjian ART. ------ Mumpung ART ini belum diratifikasi, mari berdialog, diskusikan point-point yang merugikan negara dan rakyat Indonesia. Ingat, jabatan Presiden itu hanya mandat rakyat, sehingga bekerja-lah untuk kepentingan yang memberi mandat. Salam Ferry Koto Pempilih Prabowo-Gibran Pendukung Pemerintah Yang Sah

Ferry Koto

15,117 просмотров • 6 месяцев назад

𝗞𝗘𝗣𝗨𝗧𝗨𝗦𝗔𝗡 𝗠𝗔𝗛𝗞𝗔𝗠𝗔𝗛 𝗣𝗘𝗥𝗠𝗢𝗛𝗢𝗡𝗔𝗡 𝗥𝗢𝗬𝗔𝗟 𝗔𝗗𝗗𝗘𝗡𝗗𝗨𝗠 𝗗𝗔𝗧𝗢’ 𝗦𝗘𝗥𝗜 𝗡𝗔𝗝𝗜𝗕 Media sosial panas lagi hari ini, walaupun ini musim tengkujuh. Hari ini, Hakim Mahkamah Tinggi Kuala Lumpur, YA Alice Loke memutuskan bahawa sebarang keputusan berhubung pengampunan seseorang banduan perlulah dibuat mengikut bidang kuasa yang diperincikan di dalam Perlembagaan Persekutuan. Oleh itu, oleh kerana titah tahanan di rumah dibuat di luar mesyuarat Lembaga Rayuan iaitu tidak seperti yang diperincikan di dalam Perlembagaan Persekutuan, maka hakim memutuskan ia tidak sah. Maknanya begini: Perlembagaan Persekutuan telah menetapkan bidang kuasa setiap komponen penting dalam negara kita, dari kuasa Yang diPertuan Agong, Perdana Menteri, Parlimen dan prinsip-prinsip yang perlu dipatuhi dalam setiap undang-undang dan peraturan yang digubal. Dalam melaksanakan dan mengendalikan bidang kuasa masing-masing, ia mesti juga dilaksanakan berdasarkan perkara-perkara yang telah ditetapkan di dalam Perlembagaan Persekutuan. Itu tidak terkecuali dalam perkara bersabit pengampunan pesalah-pesalah. Semestinya kuasa itu adalah kuasa Yang diPertuan Agong dan Raja-raja Melayu, tetapi Perlembagaan menetapkan mekanisme bagaimana kuasa itu dilaksanakan, yang bertepatan dengan model kerajaan Malaysia sebagai sebuah negara yang mengamalkan sistem raja berperlembagaan. Pada pandangan saya, penghakiman YA Hakim Alice Loke hari ini bukanlah sesuatu yang mengejutkan kerana bidang kuasa Yang diPertuan Agong dalam perkara-perkara lain juga turut dilaksanakan mengikut kerangka Perlembagaan Persekutuan. Contohnya, pelantikan Perdana Menteri, Ketua Hakim Negara, Peguam Negara dan banyak lagi pemimpin kepada komponen-komponen kerajaan yang dibuat oleh Yang diPertuan Agong adalah mengikut kaedah-kaedah yang ditetapkan di dalam Perlembagaan. Saya baca reaksi pemimpin Umno. Sudah tentu banyak yang tidak bersetuju atau kecewa dengan keputusan Mahkamah Tinggi. Ada yang kemarahannya meruap-ruap sehingga mengugut untuk menarik sokongan dari Kerajaan Perpaduan, kalau saya faham apa maksud Ketua Pemuda Umnolah. Sebagai rakyat biasa yang berada di luar kepimpinan, saya hanya mahukan sebarang keputusan itu mestilah berasaskan keadilan dan mengikut proses yang sama rata kepada setiap rakyat, tidak kira dia seorang pengemis atau bekas Perdana Menteri. Hak untuk mengambil tindak balas politik itu adalah hak UMNO. UMNO memang ada pilihan untuk menarik diri dari kerajaan. Sebelum ini pun, DAP telah memberi bayangan jika reformasi pentadbiran tidak berlaku dengan lebih cepat, dalam tempoh 6 bulan DAP boleh menarik diri dari Jemaah Menteri dan pentadbiran kerajaan. Jadi, ugutan untuk menarik diri dari kerajaan ini bukanlah perkara yang baru dan itu hak setiap parti. Orang biasa seperti saya hanya akan memerhati sama ada keputusan-keputusan kerajaan dibuat berlandaskan undang-undang, tanpa ada campur tangan atau terpengaruh dengan tekanan politik. Selagi Dato’ Seri Najib dilayan seadilnya sebagai seorang rakyat, saya dan ramai lagi yang berpandangan seperti saya akan percaya bahawa ada kebebasan institusi di negara ini. Selepas ini, Dato’ Seri Najib boleh merayu ke Mahkamah Rayuan hingga ke Mahkamah Persekutuan. Kita bukan sahaja akan ikuti keputusan, kita akan teliti hujah penghakiman hakim-hakim, kerana rakyat membuat kesimpulan sama ada berlaku tekanan, atau campur tangan, berdasarkan kekuatan hujah penghakiman yang dibuat. Maka terpulang kepada pimpinan politik. Boleh ugut untuk keluar, boleh saling hentam menghentam. Tetapi kalau selalu sangat mengugut untuk keluar tetapi tidak keluar pun, lama-lama ugutan demi ugutan di masa hadapan akan menjadi tumpul. Pengalaman saya sendiri, saya tidak gemar mengugut. Saya buat keputusan awal-awal. Saya letakkan garis merah awal-awal. Kalau garis merah itu dilanggar, saya letak jawatan. Tidak perlu ugut, tidak perlu kerah penyokong. Kalau garis merah dilanggar, letaklah jawatan. Begitulah pimpinan Umno akan diperhatikan rakyat: adakah pengampunan Dato’ Seri Najib ini satu garis merah? Sebab kalau ugutan keluar Kerajaan Madani terus dibuat tetapi sampai ke sudah tidak keluar, maksudnya isu pengampunan Dato’ Seri Najib ini bukanlah satu garis merah.

Rafizi Ramli

34,246 просмотров • 8 месяцев назад

𝗠𝗨𝗛𝗔𝗦𝗔𝗕𝗔𝗛 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗣𝗘𝗥𝗜𝗦𝗧𝗜𝗪𝗔 𝗜𝗡𝗗𝗢𝗡𝗘𝗦𝗜𝗔 Seluruh dunia tertumpu kepada perkembangan di Indonesia, apatah lagi kita di Malaysia yang serumpun dengan saudara-saudara di Indonesia. Reaksi rakyat Malaysia rata-ratanya baik dan juga disambut baik oleh netizen Indonesia. Banyak kandungan yang saling mendoakan. Sudah tentu ada satu dua kerat yang ingin mempolitikkan semuanya. Ini salah satu contoh - yang mendoakan supaya perkara yang sama berlaku di Malaysia dengan memberi konotasi agar kerajaan bertukar. Ada yang menambah lebih baik tentera mengambil alih. Tidak guna kita berhujah dengan dua tiga kerat begini, tetapi kita juga wajar bermuhasabah tentang apa yang berlaku di Indonesia, terutamanya orang-orang politik seperti saya, pimpinan kerajaan dan pembuat dasar. Kesimpulan awal yang diterima umum ialah kejadian tunjuk perasaan dicetuskan oleh kemarahan rakyat akibat tekanan kos sara hidup yang tinggi dan ledakan berlaku melihatkan kemewahan hidup ahli-ahli politik. Sebelum kita buat kesimpulan rambang, kita wajar semak prestasi ekonomi Indonesia selama dua dekad. Sebenarnya, secara makroekonomi, pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 2004 hingga 2024 adalah setara dengan Malaysia, kalau tidak lebih baik. Semua petunjuk ekonomi menunjukkan pencapaian ekonomi yang baik. Secara purata, ekonomi Indonesia tumbuh lebih baik sedikit dari Malaysia dalam tempoh ini. Hanya ada beberapa tahun yang pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak setanding dengan Malaysia, itu pun kerana pertumbuhan Malaysia dalam tahun 2010 dan 2022 melonjak selepas menguncup, sedangkan Indonesia tidak mengalami kemelesetan dalam 2009 seperti Malaysia; dan penguncupan akibat COVID adalah lebih sederhana berbanding Malaysia. Begitu juga petunjuk lain seperti kadar inflasi. Kadar inflasi Indonesia lebih kurang seperti Malaysia. Bagi tahun 2024, inflasi Indonesia 2.9% berbanding Malaysia 1.8%. Kadar pengangguran Indonesia adalah 3.3% berbanding Malaysia 3.8% bagi tahun 2024. Malah, kedudukan kewangan kerajaan Indonesia adalah jauh lebih stabil, dengan kadar hutang kerajaan sekitar 40% dari saiz ekonomi, berbanding 65-66% bagi Malaysia. Jadi bagaimana ekonomi Indonesia, yang pada pengamatan biasa ahli ekonomi berada dalam keadaan memberangsangkan, menghasilkan rasa tidak puas hati yang begitu tinggi di kalangan rakyatnya? Ini adalah muhasabah yang ahli politik dan pembuat dasar Malaysia perlu ingat. Angka-angka makro itu penting. Ekonomi mesti berkembang pesat, inflasi dikekang supaya tidak menghakis kuasa beli, rakyat mesti ada pekerjaan. Tetapi angka makro tidak memberi gambaran keseluruhan, sekiranya laba dari perkembangan ekonomi itu tidak sampai kepada rakyat dengan cepat. Apa pertalian di antara angka makro dengan kedudukan sosio ekonomi rakyat, yang selalu disebut sebagai ekonomi mikro? Pertumbuhan ekonomi di peringkat makro perlu diterjemahkan kepada kenaikan gaji yang setimpal kepada rakyat. Angka ekonomi lapisan kedua yang sama penting ialah pelaporan gaji rakyat. Kadar inflasi di peringkat makro mesti dibandingkan dengan beban kos sara hidup bulanan isi rumah. Angka ekonomi lapisan kedua yang sama penting ialah statistik pendapatan boleh belanja bersih (net disposable income) yang mengukur lebihan gaji setelah ditolak perbelanjaan utama. Inflasi yang kekal perlahan adalah baik, tetapi harga tinggi yang kekal ditakuk lama, kalau gaji tidak naik dengan lebih cepat, akan tetap menekan rakyat. Begitu juga dengan kadar pengangguran. Kadar pengangguran yang rendah tidak bermakna rakyat melakukan kerja yang setimpal dengan kelayakan, atau mendapat gaji yang setimpal. Sekali lagi, laporan gaji rakyat adalah angka ekonomi lapisan kedua yang penting untuk memahami perkara-perkara ini. Dari sini, kita boleh tahu sama ada pertumbuhan ekonomi diterjemahkan kepada kenaikan gaji dan kerja sepadan yang setara kepada rakyat. Sudah tentu realitinya lebih mencabar. Pertumbuhan ekonomi, seperti yang berlaku di Indonesia, tidak semestinya diterjemahkan menjadi laba kepada rakyat dengan segera. Sebab itu setiap kenaikan cukai atau kos, walaupun ia berkadar dengan kenaikan kos pengeluaran yang perlu ditanggung, ditentang oleh rakyat. Di sinilah pentingnya dasar dan program ekonomi yang mengubah struktur ekonomi, agar pertumbuhan bukan sahaja lebih mampan, laba ekonomi juga dapat dirasai pada kadar yang berpatutan oleh rakyat. Bentuk-bentuk dasar yang penting ini termasuklah reformasi pasaran kerja berkaitan pergantungan kepada pekerja asing, program sokongan kenaikan gaji dan peningkatan kemahiran untuk pekerjaan bernilai tinggi. Selain itu, negara memerlukan tambah baik segera kepada sistem perlindungan sosial dan agihan bantuan yang lebih cekap. Tetapi muhasabah paling besar dari insiden di Indonesia adalah kepada ahli politik dan golongan elit. Jika rakyat melihat ahli politik, yang dari segi pendidikan atau kemahiran tidaklah banyak berbeza dari mereka, tiba-tiba boleh hidup mewah hasil dari kedudukan mereka, maka rakyat akan rasa mual dan marah. Begitu juga kepada tokoh-tokoh yang dilihat sebagai rapat dengan pemerintah atau pun dianggap kroni mereka yang berkuasa. Jika kemahiran dan usaha mereka tidak seberapa tetapi dilihat kaya serta merta dan mewah melampaui batas, rakyat akan benci dan golongan elit pemerintah juga akan terpalit. Jadi jangan marah saya jika saya terus bersuara memberi peringatan mengenai beberapa perkara yang berlaku kebelakangan ini, kerana rakyat kita pun sentiasa memerhati golongan elit di kalangan ahli-ahli politik, keluarga dan rakan-rakan mereka.

Rafizi Ramli

26,788 просмотров • 11 месяцев назад

Mungkin banyak orang menganggap DOMIIA hanya sekedar mascot punya PerthSanta, tapi bagi PerthSanta, DOMIIA benar-benar dianggap sebagai anaknya, Perth sangat bangga dengan sebutan Daddy dan Santa sebagai Papa, mereka berdua menyuruh Miiang (Panggilan sayang DOMIIA) memanggil Little Devils (PerthSanta stan) dengan sebutan Ahma dan Akong karena DaddyPapanya ada keturunan ThaiChinese, bagi Little Devils, Miiang adalah cucu kesayangan kami, maaf sedikit lebay kalau ada yang ngatain Miiang, sewajarnya nenek kakek ke cucu sendiri pasti inginnya melindungi, Miiang memang benar-benar deserve mendapatkan kasih sayang kami semua, karena dia anak yang sangat manis kepada DaddyPapa, AkongAhma dan orang-orang di sekitarnya. Meskipun dari luar visual Miiang sangat terlihat badboy, sebenernya Miiang sangat softboy, Miiang suka berteman, membantu teman-temannya (bisa search sendiri ya buktinya di aplikasi sebelah dengan kata kunci "DOMIIA help friends), Miiang itu gak bakal ganggu temennya kalau gak diganggu duluan, Miiang sangat clingy ke DaddyPapanya, semua Love Language PerthSanta nurun ke Miiang, Miiang anak yang sangat baik, Miiang anak yang sangat sopan seperti DaddyPapanya, dia tidak pernah lupa untuk bow kepada para AkongAhma yang datang berjumpa dengannya, Miiang suka blusukan nyamperin para Ahma dan Akong walaupun jalannya gelap San sempit seperti DaddyPapanya yang selalu menjumpai Little Devils disetiap kesempatan, walaupun belum bisa ngomong, Miiang selalu berterima kasih buat AkongAhma yang memberi hadiah, dengan memberi pelukan dan bow sampai hampir nyentuh tanah/lantai. Menurut kami, DOMIIA yang paling ganteng, cakep, cool, cute, imut, bukan karena biased ngefans sama PerthSanta jadi muji-muji Miiang kok, tapi beneran, Miiang yang paling keren. Kalau ada yang ngatain fisik sih kebangetan, lahiranya DOMIIA ini bukan sembarangan, banyak filosofi yang ada pada tubuh Miiang. DOMIIA gabungan dari baby demon dan manusia, punya ekor panah seperti devil, Daddynya suka banget sama hal yang berkaitan sama demon/devil. Tapi bagi Perth, Devil/Demon itu "bukan sesuatu yang jahat. Ini tentang percaya pada diri sendiri. Bahwa apa pun yang kamu lakukan, kamu akan mendapatkan apa yang kamu inginkan", Miiang punya dua sayap berwarna hitam simbol Daddy dan putih simbol Papa, Miiang punya 4 tanduk, dua dapat dari Daddy dan 2 dapat dari Papa, Miiang pakai suit dan dasi karena Daddy dan Papanya suka pakai baju yang formal, hampir setiap event kalau gaada ketentuan dari brand maunya pakai suit&dasi, Miiang jadi kelihatan banget lahir dari rich family. Miiang punya api di kakinya karena Papanya suka banget dance, Miiang juga menurunkan bakat dance papanya, dia banyak hafal koreo dance, sekarang Miiang punya banyak koleksi gitar kayak Daddynya, Miiang adalah gabungan rock star dan idol yang sesungguhnya. Kenapa miiang selalu poutpout mulutnya? Itu bukan manyun ya, tapi karena DaddyPapanya punya love language kiss (jubjub) mereka berdua satu sama lain maupun kepada orang-orang yang sangat dekat dengan mereka berdua, walaupun visualnya sudah sangat badboy, ada sisi DOMIIA yang sangat manis. Warna merah pada rambut Miiang diambil dari warna kesukaan Papanya tapi Daddynya juga lumayan suka, setiap ada project comeback solo, basic warnanya selalu menggukan warna merah. Fandom PerthSanta-Little Devils juga jadi punya warna yang khas hitam, putih, dan merah. Kalau anak/cucu kalian (fandom lain) tidak mau berteman dengan Miiang tidak apa-apa, kami tidak masalah, tapi tolong sampaikan dengan kata yang baik, jangan ngatain Miiang apalagi sampai bawa-bawa fisik dan sifat. DOMIIA sangat berharga bagi kami (Little Devils), kami tidak pernah memaksa anak/cucu fandom kalian untuk berteman dengan Miiang, tapi kalau memang mau berteman dengan Miiang, Miiang juga pasti akan menjadi teman yang baik, baik di real mascot maupun di sosmed, Miiang itu teman yang baik, suka membantu, contohnya saat series orangtua dari anak lain baru tayang, Miiang suka bantu naikin HT loh.

chocoeclairsoes

41,762 просмотров • 2 месяцев назад

Bantuan Militer Iran untuk Rakyat Bosnia Pembantaian di Srebrenica pada Juli 1995 dikenang sebagai salah satu tragedi kemanusiaan paling kelam di Eropa setelah Perang Dunia II. Dalam peristiwa ini, lebih dari 8.000 pria dan remaja Muslim Bosnia (Bosniak) dibunuh secara sistematis oleh pasukan Serbia Bosnia yang berafiliasi dengan Republika Srpska, di bawah komando Ratko Mladić. Ironisnya, tragedi ini terjadi di wilayah yang telah ditetapkan sebagai “zona aman” oleh PBB, di tengah berlangsungnya perang Bosnia antara 1992 hingga 1995, yang sarat dengan praktik pembersihan etnis. Kejadian bermula pada 11 Juli 1995 di Srebrenica, sebuah wilayah di timur Bosnia-Herzegovina yang saat itu seharusnya berada di bawah perlindungan pasukan perdamaian internasional. Namun perlindungan tersebut gagal total. Dalam waktu singkat, pasukan Serbia Bosnia menguasai wilayah tersebut dan mulai menjalankan operasi sistematis yang menargetkan laki-laki Muslim Bosnia. Ribuan pria dan anak laki-laki dipisahkan dari keluarga mereka, sementara perempuan, anak-anak, dan lansia—diperkirakan antara 20.000 hingga 30.000 orang—dipaksa mengungsi. Kekejaman yang terjadi di Srebrenica sangat mengerikan. Para korban dieksekusi secara massal di berbagai lokasi, banyak di antaranya ditemukan di kuburan massal dengan kondisi tangan terikat dan tanda-tanda penyiksaan. Operasi ini tidak hanya melibatkan tentara reguler, tetapi juga didukung oleh kelompok paramiliter Serbia seperti Scorpion serta relawan bersenjata lainnya, yang memperkuat skala dan intensitas kekerasan. International Criminal Tribunal for the former Yugoslavia dan International Court of Justice secara resmi menetapkan bahwa pembantaian Srebrenica memenuhi unsur genosida menurut hukum internasional. Ratko Mladić sendiri akhirnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Sekedar info tambahan: Indonesia juga dulu membantu Bosnia, tapi hadir melalui jalur resmi internasional (PBB), Bentuk bantuan Indonesia: -Misi penjaga perdamaian (peacekeeping) -Diplomasi dan mediasi -Bantuan kemanusiaan (logistik, dukungan moral) -Dukungan simbolik dan rekonstruksi (misalnya pembangunan masjid Istiqlal di Sarajevo Jadi beda dengan dukungan Iran; Iran mendukung Bosnia dalam berperang; setelah Bosnia menang, baru Indonesia masuk sebagai 'peacekeeping' (menjaga perdamaian). ------- NB: video ini sudah lama saya share di X tapi versi awal tanpa terjemahan Indonesia. Kali ini saya temukan video dengan terjemahan, dari akun FB Habib Ziadi:

Dina Sulaeman

11,470 просмотров • 4 месяцев назад

"Saya cuma mencari keadilan. Saya hanya pekerja ekonomi kreatif biasa." Sedih banget mendengar cerita Amsal C. Sitepu di RDPU Komisi III DPR RI. Ia harus berhadapan dengan hukum karena proses kreatif yang tidak dianggap bernilai alias nol rupiah dan menyebabkan kerugian negara. Ini kisahnya. ~ Ikhtiar Bertahan Hidup ~ Tahun 2020, Covid melanda. Banyak pekerja kreatif sulit mencari rezeki karena lockdown (keterbatasan interaksi). Ada inisiatif untuk membuat video profil desa dengan harga yang relatif murah. Tujuannya sederhana: bertahan hidup. Mereka sebelumnya punya pengalaman dokumentasi wedding (pernikahan) dan video clip lainnya. Amsal pun akhirnya menyusun proposal video profil desa. Terlebih, ia adalah content creator yang senang membagikan kearifan lokal Tanah Karo di akun media sosialnya. Proposal itu ditawarkan langsung ke Kepala Desa. Nilainya Rp30 juta. Dalam proses itu, ada Kepala Desa yang menerima, ada yang menolak. Proposal itu sudah lengkap; mulai dari apa yang akan dikerjakan hingga isi videonya akan bercerita soal apa. Amsal juga berharap video profil itu bisa jadi salah satu manfaat dari dana desa untuk menunjukkan potensi desa. ~ Proposal Diterima, Pekerjaan Dilakukan ~ Dari situ, semua pekerjaan dilakukan secara profesional. Setelah selesai, video pun disaksikan oleh Kepala Desa. Di sini, ada proses revisi, apa yang dikurangi, ditambah, dsb. Dari situ, ada proses shooting ulang jika diperlukan. Pembayaran pun dilakukan setelah klien (Kepala Desa) benar-benar puas dengan hasilnya alias revisi akhir. Pembayaran diterima Rp30 juta, persis seperti tertera di proposal, persis seperti SPJ yang ditandatangani Amsal. Tahun 2021, ada desa yang juga menginginkan hal serupa. Mungkin karena melihat portofolio sebelumnya. Tahun 2022, ada dua desa yang sebenarnya sudah dikerjakan videonya tahun 2021, tapi karena belum ada anggarannya, baru dibayarkan tahun 2022. Faktanya, ada desa yang videonya sudah selesai, tapi serah terima tidak dilakukan. Karena anggarannya tidak cukup dan akhirnya tidak dibayarkan. Itulah risiko dari pekerja kreatif seperti Amsal. Setelah pandemi mereda, pekerja kreatif pun bekerja seperti semula. Amsal berkata bahwa pekerjaan dengan pemerintah itu sebenarnya berisiko tinggi. Ada jarak jauh yang harus ditempuh ke desa-desa, ada drone yang disambar elang, dsb. Pengerjaan video profil desa adalah pekerjaan pertama dan terakhir dalam bekerja sama dengan pemerintah. ~ Berhadapan dengan Aparat Penegak Hukum ~ Tahun 2025, Amsal dipanggil sebagai saksi atas projek pengerjaan video profil desa. Setelah itu, Amsal ditetapkan sebagai tersangka. Inspektorat menyatakan ada kerugian negara. Amsal menegaskan ia tidak pernah dipanggil atau diperiksa sekalipun oleh Inspektorat. Ternyata, satu tahun setelah projek selesai, Kepala Desa dipanggil dan diperiksa oleh Inspektorat, tetapi ternyata tidak ditemui masalah. Di fakta persidangan, Kepala Desa yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (yang seharusnya pihak yang memberatkan) justru mendukung Amsal. Mereka puas dengan pekerjaan Amsal. Apalagi, Amsal itu selalu ikut turun langsung untuk setiap pengerjaan video. ~ Momen Menarik di Persidangan ~ Dalam salah satu persidangan, ada dialog menarik antara Hakim dan Kepala Desa Hakim: Kenapa ia bisa dipenjara? Kepala Desa: Tidak tahu. Hakim: Ada proposal yang ia tawarkan? Kepala Desa: Ada Hakim: Berapa nilai proposal yang ia tawarkan? Kepala Desa: 30 juta Hakim: Berapa yang kalian bayarkan Kepala Desa: 30 juta Hakim: Terus kenapa dia bisa dipenjara Kepala Desa: Enggak tahu, Yang Mulia ~ Moment of Truth ~ Mark up itu dimunculkan karena ada beberapa item yang dinolkan oleh Auditor dan diamini oleh Jaksa Penuntut Umum. Ada ide, ada editing, cutting, dubbing, clip on (microphone). Semuanya dianggap nol oleh Auditor dan Jaksa Penuntut Umum. Nilai yang tertera di proposal dan akhirnya dibayarkan itulah kemudian dianggap sebagai Mark Up dan merugikan negara ~ Suara Hati dan Isak Tangis Amsal ~ Saya hari ini hanya mencari keadilan. Saya hanya pekerja ekonomi kreatif. Yang saya takutkan jika hal ini terjadi, kami anak-anak muda pekerja ekonomi kreatif di Indonesia akan takut bekerja sama dengan pemerintah. Saya cuma mencari keadilan. Saya hanya pekerja ekonomi kreatif biasa. Saya tidak punya wewenang dalam anggaran. Sederhananya, saya hanya menjual. Kalau memang harganya kemahalan, kenapa tidak ditolak saja? Atau kalau tidak sesuai, kenapa harus dibayarkan? Tidak perlu saya dipenjarakan. Karena pekerjaan ini kami lakukan tahun 2020 juga saat pandemi. Hanya untuk bertahan hidup dan untuk mempromosikan Kabupaten Karo. Bisa dilihat di sosial media saya. Dari dulu, saya selalu mengangkat konten-konten kearifan lokal di Tanah Karo. Saya cinta sekali dengan Tanah Karo. Walaupun dengan kejadian ini, saya akan tetap mencintai Tanah Karo.

M. Ridha Intifadha

19,236 просмотров • 5 месяцев назад

Keputusan & kajian Chromebook dibuat pejabat2 kementerian, yang kemudian "cuci tangan" bilang "dari konsultan" Inilah FAKTA yang terungkap dalam persidangan Ada 100+ jam fakta2 rekaman sidang yang perlu aku analisa, padahal sebulan lagi putusan Saatnya fight bikin AI lagi 👇🏼 Seminggu terakhir ngga ada sidang karena pengadilan libur lebaran. Tapi bukan berarti aku bisa libur juga. Tinggal 35 hari lagi menuju sidang putusan, perkiraannya di 30 April 2026. ✍️ Dari menjalani sidang sebagai terdakwa, aku belajar bahwa fakta yang punya kekuatan hukum hanyalah yang diucapkan di bawah sumpah. Banyak pernyataan di BAP yang tidak bernilai kecuali diulang di bawah sumpah sidang. Ini kenapa dalam sidang terbuka seperti perkaraku, advokat biasa rekam seluruh dialog persidangan. Supaya pas susun pledoi, bisa cek ulang apa yang saksi sebenarnya katakan. 🧐 Total rekaman sidangku sudah lebih dari 100 jam. 🤯 Masalahnya, banyak fakta penting terpendam di dalamnya, dan selama ini kita hanya bisa bergantung pada ingatan dan catatan sendiri untuk menebak di rekaman mana fakta tersebut terungkap. Awalnya aku coba unggah rekaman2 itu ke aplikasi seperti NotebookLM, tapi volumenya terlalu besar, beberapa unggahan bahkan ditolak. Yang lebih mengkuatirkan, hasilnya sering halusinasi dan AI-nya tertukar siapa yang bicara apa. Hal seperti ini bisa fatal untuk pembelaan. 😔 Situasi ini mirip dengan beberapa bulan lalu, ketika aku terima dokumen 4.500+ halaman persiapan sidang. Mustahil bisa baca dan ingat semuanya dalam waktu memadai. Ketika aku diskusi AI yang aku bangun dengan Pak Bambang Harymurti, mantan pemred Tempo, beliau cerita bahwa information overload seperti ini sangat dirasakan juga oleh hakim. ⚠️ Beliau cerita kalau majelis hakim sampai tingkat Mahkamah Agung bisa menghadapi ribuan kasus per tahun, setiap sidang bisa berlangsung dari pagi sampai malam, dan tidak semua dialog dalam sidang bisa dicatat rapi oleh panitera. Di sini AI bisa bantu. Bukan hanya untuk advokat dan terdakwa, tapi juga berguna untuk meringankan beban majelis hakim dan penuntut umum sekalipun. Agar berguna dan dapat digunakan semua pihak dalam persidangan, AI-nya butuh tiga kemampuan berikut: 1. Bikin transkrip yang cukup akurat dari rekaman Bahasa Indonesia, sampai ke level menit dan detik untuk setiap kata. ⏱️ 2. Deteksi ketika pembicara berganti, misalnya dari perubahan nada suara. 💬 3. Identifikasi siapa yang sedang bicara, misalnya apakah yang sedang bertanya kepada para saksi adalah hakim atau advokat, dan saksi siapa yang menjawab. 🗣️ Kalau ketiga tahap itu terpenuhi, datanya tinggal diintegrasikan dengan AI yang pakai jaringan pengetahuan perkara yang sudah aku buat. Jadinya kita bisa langsung tanya apa yang terjadi di setiap persidangan, dan bahkan minta dibandingkan dengan isi BAP seluruh saksi. Tapi permasalahan ini ngga mudah dan ngga murah. Salah satu tim advokatku bahkan sampai keluar Rp7 juta untuk alat rekam dan transkrip otomatis 😱 Namun sayangnya, banyak alat seperti itu yang akurasinya kurang bagus untuk Bahasa Indonesia. Jadinya aku mulai eksplorasi, pertama-tama lewat instruksi ke AI coding assistant untuk riset berbagai model dari berbagai provider, pakai sampel rekaman persidanganku sendiri. Tapi setelah aku tinggal mereka untuk riset semalaman, di pagi hari laporannya mengecewakan: Tidak ada satupun model AI yang bisa memenuhi ketiga kebutuhan di atas untuk Bahasa Indonesia. Di titik ini rasanya ingin mengeluh, kenapa Indonesia banyak hambatan dibanding negara lain. Tapi mengeluh ngga bakal bantu pembelaanku 😅 Karena taruhannya meluruskan tuduhan dan mengembalikan kebebasanku, mau ngga mau solusinya harus dicari. Akhirnya solusiku adalah: AI-nya dipecah jadi tiga tahap dengan tiga model berbeda. Salah satu keuntungan bangun AI sendiri, kita bebas pilih model terbaik untuk setiap kebutuhan, dan AI yang aku bangun bisa jadi koordinator agar model2 tersebut saling gotong royong bangun hasil terbaik. Sekarang alurnya jauh lebih enak 👇🏼 Tinggal daftarkan sidangnya, pilih nama2 saksi yang sudah terdeteksi dari BAP, dan unggah semua rekaman persidangan. Transkrip otomatis dibuat, lengkap dengan penanda waktu dan sudah dikelompokkan per pembicara.

Ibrahim Arief

121,843 просмотров • 5 месяцев назад

Bagaimana Platform Mendeteksi Usia Tanpa Verifikasi ID? Saya sangat mendukung Kementerian Komunikasi dan Digital secara resmi menerbitkan Peraturan Menteri sebagai turunan dari PP Nomor 17 Tahun 2025 (PP Tunas), yang menunda akses anak di bawah 16 tahun pada platform digital berisiko tinggi termasuk media sosial dan layanan jejaring. Alasannya sudah disampaikan Menkomdigi. Clear. Itu problem besar kita. Negara lain, spt China, justru jauh lebih ketat dibanding Indonesia dan sudah melakukannya sejak lama. China tidak hanya melarang anak membuat akun medsos, tapi mengatur ekosistem digital anak secara menyeluruh dan berlapis, dari level konten, level platform, hingga level perangkat keras. China sebenarnya model referensi yang lebih relevan secara geopolitik untuk Indonesia dibanding Australia, keduanya negara non-Barat dengan populasi besar dan konteks digital yang mirip. Yang menarik, Indonesia justru melampaui China dalam satu hal, yakni melarang akun medsos secara eksplisit per platform berdasarkan usia, sesuatu yang belum dilakukan China secara langsung. Rencananya, implementasi dimulai secara bertahap pada 28 Maret 2026, mencakup YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Threads, X, Bigo Live, dan Roblox. Pertanyaan Besar Naaah.... yang jadi pertanyaan banyak netizen adalah: bagaimana teknis deteksi usianya? Pake KTP? Belum punya. Pake form tanggal lahir? Mudah dimanipulasi. TErkait teknis pembatasan, saya pernah bertanya ke perwakilan TikTok Indonesia. Apakah platform sebenarnya bisa mendeteksi usia anak, dari pola akses mereka, misal anak sekolah tidak akses pada jam2 sekolah, konten yang mereka buka, komentar yang mereka tuliskan? Dia bilang, Tiktok bisa tahu dari parameter2 ini. Bagaimana Platform Mendeteksi Usia? 🔴 TikTok — Paling agresif dalam video scanning TikTok telah mengonfirmasi bahwa mereka memindai video publik pengguna untuk menginferensi usia. Salah satu sinyal unik yang digunakan adalah dengan memindai komentar di posting ulang tahun ("Happy Birthday") di mana usia pengguna mungkin tersebut. Sistem TikTok menganalisis profil pengguna, video yang diposting, dan sinyal perilaku untuk memprediksi apakah akun tersebut milik pengguna di bawah umur. Setelah AI menandai akun, moderator manusia mereview akun-akun tersebut sebelum pemblokiran dilakukan — bukan otomatis ban langsung. Sistem ini mengidentifikasi pola yang mungkin mengindikasikan pengguna lebih muda dari yang diklaim, seperti nada video, sifat interaksi, atau sinyal keterlibatan lainnya. Untuk verifikasi lanjutan (saat akun diperdebatkan), TikTok bermitra dengan layanan seperti Yoti untuk estimasi usia berbasis biometrik wajah — sistem menganalisis karakteristik wajah untuk memperkirakan usia, tanpa menyimpan foto secara permanen. 🔵 Instagram/Meta — "Adult Classifier" AI paling canggih Sistem adult classifier Meta menganalisis sinyal perilaku untuk mengkategorikan pengguna sebagai di bawah atau di atas 18 tahun. AI memeriksa profil pengguna, daftar follower, interaksi konten, dan postingan seperti pesan ulang tahun dari teman. Misalnya, profil yang mengikuti influencer bertema remaja atau berinteraksi dengan konten terkait sekolah dapat memicu pemeriksaan lebih lanjut. Meta juga menandai akun yang dibuat dengan email atau device ID yang sama tetapi dengan tanggal lahir berbeda — ini mencegah remaja lolos dengan membuat akun baru. Jika teman pengguna memposting sesuatu seperti "Screaming happy 15th birthday to my best friend", tim evaluasi internal Meta akan melabeli pengguna tersebut sebagai remaja. Instagram juga menggunakan Natural Language Processing (NLP) untuk memindai caption dan pesan terhadap pola bahasa yang khas dari pengguna yang lebih muda. 🔴 YouTube/Google — Berbasis riwayat tontonan Sistem AI YouTube bergantung pada sinyal seperti jenis video yang dicari dan ditonton pengguna, serta sudah berapa lama akun aktif, untuk menentukan apakah mereka berusia di bawah 18 tahun. Pengguna dewasa yang salah diidentifikasi sebagai remaja harus mengunggah KTP, kartu kredit, atau selfie untuk membuktikan usia mereka. Google dan YouTube sangat mengandalkan sinyal perilaku yang terkait dengan riwayat tontonan dan aktivitas akun untuk menginferensi usia — baru kemudian meminta KTP atau kartu kredit ketika sistem merasa tidak yakin. 🟣 Facebook/Threads — Lintas platform Meta Facebook dan Threads menggunakan infrastruktur yang sama dengan Instagram. Instagram menyatakan bahwa mereka mungkin mencoba mencocokkan usia pengguna di Facebook dengan usia yang dinyatakan di Instagram, bersama dengan penggunaan "banyak sinyal lain" yang tidak diungkapkan. 🟡 Roblox — Orientasi pada perilaku anak di bawah umur Roblox secara khusus fokus pada deteksi perilaku anak. Mereka menganalisis pola chat, jenis game yang dimainkan, dan waktu sesi bermain. Perilaku khas anak (bahasa yang digunakan, pola waktu bermain di jam sekolah/malam) menjadi sinyal utama. ⚪ X (Twitter) & Bigo Live X saat ini paling lemah dalam deteksi usia berbasis perilaku — lebih mengandalkan laporan komunitas dan verifikasi manual. Bigo Live menggunakan moderasi konten live streaming secara real-time, termasuk deteksi wajah untuk usia. Keterbatasan Sistem Sistem-sistem ini gagal dengan cara yang dapat diprediksi. False positive sangat umum — platform mengidentifikasi orang dewasa dengan wajah muda, orang dewasa yang berbagi perangkat keluarga, atau memiliki penggunaan yang tidak biasa, sebagai remaja. Sementara false negative juga persisten — remaja dengan cepat belajar cara mengelabui sistem dengan meminjam KTP, berganti akun, atau menggunakan VPN. Bukan Sekadar Pembatasan, Perlu ada Substitusi Menurut saya, ini harus dimulai. Pasti ada kekurangan di awal. Yang penting terus disempurnakan sambil belajar dari yang sudah berhasil seperti China. Poin kunci yang membuat model China berbeda adalah mereka tidak hanya melarang, tapi menyediakan alternatif yang dikurasi secara aktif oleh negara. Douyin "Youth Mode" — fitur-fiturnya sangat spesifik: Fitur Youth Mode Douyin antara lain: jeda wajib lima detik antar video untuk mengurangi risiko adiksi, batas 40 menit per hari hanya antara jam 6 pagi sampai 10 malam, dan konten diganti dengan materi edukatif seperti eksperimen sains, pameran museum, dan penjelasan sejarah. Di sisi konten, mode remaja Douyin melarang berbagai jenis konten ditampilkan, termasuk video prank, "takhayul", dan konten tempat hiburan seperti klub dansa atau karaoke yang memang tidak boleh dimasuki remaja. Setiap akun juga dihubungkan ke identitas asli pengguna, dan teknologi pengenalan wajah digunakan untuk memantau pembuatan konten live streaming. Bahkan ada aplikasi anak tersendiri. ByteDance meluncurkan aplikasi khusus anak bernama Xiao Qu Xing ("Little Fun Star") — seperti Douyin tapi hanya berisi konten edukatif, dibatasi 40 menit per hari dengan default 30 menit di hari kerja, dan orang tua bisa menurunkan batas waktu hingga hanya 15 menit per hari. Kesimpulan Jadi konfirmasi dari perwakilan TikTok itu akurat dan berdasar — platform memang sudah jauh melampaui sekadar mengandalkan tanggal lahir yang diinput. Namun tantangan terbesarnya untuk konteks Indonesia adalah sinyal seperti "cross-platform account matching" dan "device ID linking" akan sangat efektif, tapi sinyal berbasis konten (bahasa, NLP) perlu dilatih ulang untuk Bahasa Indonesia dan dialek lokal agar akurasinya setara dengan deployment di pasar Barat. Harusnya ini ndak jadi masalah, mengingat perkembangan AI yang sudah sangat maju.

Ismail Fahmi

60,999 просмотров • 5 месяцев назад

Renungan dr Tifa BANJIR SUMATERA: KETIKA ALAM MENJADI SAKSI BISU KEJAHATAN 10 TAHUN Bismillahirrahmanirrahim Sebagai dokter, aku memandang Sumatera hari ini seperti pasien yang tubuhnya membiru dan membengkak, karena dipaksa menanggung beban bertahun-tahun. Bagiku, banjir yang terjadi bukan sekadar banjir. Ini adalah Edema Ekologis, pembengkakan yang lahir dari kebijakan rezim 10 tahun, yang memukul jantung pulau ini dan merusak ginjalnya tanpa pernah merasa bersalah. Ketika air naik, menghasilkan kolam-kolam raksasa yang membenamkan desa demi desa, menenggelamkan sebagian penduduknya, aku melihat sesuatu yang lebih dalam daripada sekadar genangan. Aku melihat jejak tangan kekuasaan. Karena banjir tidak datang dari langit begitu saja. Ia datang dari tanah yang dilukai dengan sengaja. Dalam satu dekade lalu, Sumatera diperlakukan seperti papan operasi dengan pasien tanpa anestesi: hutan dibelah, bukit dibongkar, izin diteken tanpa informed consent. Setiap hektare yang hilang bukan hanya angka statistik; ia adalah hilangnya kemampuan bumi untuk menahan air, menyaring bencana, menjaga nyawa. Aku mengatakan ini sebagai seorang dokter: Jika organ vital dirusak bertahun-tahun, jangan salahkan tubuh ketika akhirnya kolaps. Dan kolaps itulah yang terjadi. Multi organ damage. Kerusakan banyak organ. Rezim dulu bicara tentang investasi, pembangunan, dan “masa depan Indonesia”. Tapi di balik kalimat manis itu, rakyat hari ini berdiri di depan rumah yang tenggelam sambil bertanya: “Sebelumnya kami punya hutan. Sekarang kami hanya punya banjir. Apa ini yang namanya kemajuan?” Sumatera menangis bukan karena hujan, tapi karena pengkhianatan. Pengkhianatan yang terjadi ketika: hutan dibuka demi konglomerat, sungai disempitkan demi proyek cepat jadi, tambang dibiarkan menggali sampai bumi menganga, perkebunan sawit dihamparkan tanpa memikirkan daya tampung DAS, dan setiap kritik dibungkam dengan kalimat klasik: “ini pembangunan.” Lalu ketika bencana datang, rezim lalu dengan mudah berkata: “Ini alam. Ini cuaca ekstrem.” Tidak. Ini bukan cuaca ekstrem. Ini adalah keserakahan ekstrem. Ini bukan musibah semesta. Ini adalah kerakusan yang merajalela. Banjir hari ini sedang mengungkap apa yang dulu ditutup rapat oleh kekuasaan. Banjir sedang berbicara dengan bahasa yang tidak bisa disensor: bahwa Sumatera telah dicabik-cabik demi ambisi politik, demi kepentingan modal, demi citra penguasa yang dibangun di atas tanah yang perlahan mati. Aku tidak pernah melihat banjir semasif ini tanpa melihat sekaligus peta kebijakan rezim sebelumnya. Dan dari peta itu, aku hanya melihat satu hal: Rezim lalu mengizinkan bumi dirusak sampai ia tak mampu lagi menolak. Sekarang harga yang harus dibayar adalah: rumah hilang, ladang hanyut, Penduduk mengungsi, nyawa melayang. Dan semua itu lahir dari tangan pejabat yang dulu begitu mudah memberikan izin, seperti menandatangani kuitansi, tanpa pernah mau melihat bahwa di baliknya ada jutaan manusia yang akan menanggung akibat. Banjir Sumatera adalah amputasi terakhir dari tubuh ekologis yang telah disiksa terlalu lama. Dan kita—rakyat—dipaksa menjadi saksi. Saksi yang tahu bahwa banjir ini tidak datang sendiri. Ia lahir dari kebijakan yang salah, dari keserakahan yang dilegalkan, dari penguasa yang lebih mencintai pencitraan daripada tanah airnya sendiri. Kali ini sejarah mencatat: bencana ini bukan sekadar bencana. Ia adalah vonis alam terhadap rezim yang telah menggali lubang bagi rakyatnya sendiri. Semoga Presiden Prabowo Subianto bisa menghentikan semua kejahatan ini, dan memberikan solusi cepat bagi rakyat Sumatera. Amiin. Hasbunallah wani'mal wakil, nikmal maula wani'man nashiir. La haula wala quwwata ila billah. Salam takzim dr Tifauzia Tyassuma,

Dokter Tifa

57,017 просмотров • 9 месяцев назад

PERHATIAN‼️ Negara kehilangan 25 Triliun pertahun. Bukan untuk rakyat tapi untuk "bantu" para konglomerat. 🔴 ​1. Ketimpangan Beban Pajak ​Di saat masyarakat luas dikenakan kenaikan PPN (dari 10% ke 11% dan rencana ke 12%) serta pajak-pajak konsumsi lainnya, pemberian Royalti 0% kepada perusahaan tambang raksasa dianggap sebagai ketidakadilan sosial yang nyata. Negara kehilangan potensi pendapatan yang sangat besar dari sumber daya alam yang seharusnya dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat.💢 🔴 ​2. "Subsidi" Terselubung bagi Konglomerat ​Meskipun disebut insentif hilirisasi, banyak pengamat ekonomi menilai ini adalah bentuk subsidi terselubung. Proyek hilirisasi (seperti mengubah batu bara menjadi gas) adalah proyek yang sangat mahal dan berisiko. Tanpa royalti 0%, proyek ini tidak menguntungkan secara bisnis. Kritiknya adalah: Kenapa negara yang harus menanggung risiko bisnis para pengusaha tersebut dengan cara menggratiskan royalti? 💢 🔴 ​3. Ancaman terhadap transisi energi Memberikan insentif "istimewa" pada batu bara justru memperpanjang umur industri kotor ini di Indonesia. Hal ini dianggap kontradiktif dengan komitmen Indonesia dalam kesepakatan internasional (seperti Paris Agreement) untuk mencapai Net Zero Emission.💢 🔴 ​4. Risiko Kerugian Negara yang Nyata ​Ada peluang bahwa fasilitas pajak 0% ini akan disalahgunakan. Misalnya, perusahaan bisa saja mengaku melakukan hilirisasi hanya untuk mendapatkan pembebasan royalti, padahal nilai tambah yang dihasilkan tidak sebanding dengan hilangnya pemasukan negara.💢 🔻SIAPA DALANGNYA? Secara formal-konstitusional, undang-undang ini disahkan dan ditandatangani oleh Joko Widodo, dia adalah inisiator sekaligus yang menandatangani pengesahan UU Cipta Kerja (baik versi 2020 maupun Perpu 2022/UU 2023). Di dukung DPR termasuk Luhut Binsar, Airlangga dll (para pemain batubara)💢 Jadi paham ya, banyak pejabat, perwira tinggi militer, Polri banyak yang bermain ditambang ini dan siapa biang keroknya. Fun fact : oligarki tambang adalah sponsor dibalik semua kandidat presiden & wapres 🇮🇩 saat pilpres.⚠️ Semua terkoneksi rapi, kompak 💢 Jika terus terjadi, pasti Indonesia hancur perlahan.

Fai Nomady

28,536 просмотров • 3 месяцев назад