正在加载视频...

视频加载失败

Cewekny berhijab

204,300 次观看 • 8 天前 •via X (Twitter)

0 条评论

暂无评论

原始帖子的评论将显示在这里

相关视频

Cantiknya ga berhijab. ...
0:11

Sensitive content

Cantiknya ga berhijab. ...

Tita

49,362 次观看 • 1 年前

Ramai diMedia Sosial, Video Dua Wanita Berhijab Diduga Berciuman Tuai Sorotan Netizen🔞 ​– Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah potongan video singkat yang memperlihatkan aksi tidak biasa dari dua orang wanita. Dalam video yang berdurasi beberapa detik tersebut, tampak dua wanita yang mengenakan penutup kepala (hijab/hoodie) melakukan aksi yang menyerupai gerakan berciuman bibir ke arah kamera. ​Video tersebut langsung memancing beragam reaksi dari warganet setelah diunggah dan dibagikan di berbagai platform media sosial. Banyak netizen yang menyayangkan aksi tersebut, terlebih karena salah satu wanita dalam video terlihat mengenakan jilbab hijau dan kacamata, sementara di latar belakang tampak atribut yang menyerupai jaket layanan ojek online. ​Sebagian besar netizen menilai konten tersebut tidak pantas dan terkesan mencari sensasi demi popularitas atau engagement di media sosial. "Sangat disayangkan, demi konten dan viral sampai mengorbankan moral serta identitas pakaian yang dikenakan," tulis salah satu netizen di kolom komentar. ​Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti identitas asli dari kedua wanita di dalam video tersebut, begitu pula dengan motif utama pembuatan konten tersebut—apakah murni sebagai candaan (gimmick) atau memiliki tujuan lain. Namun, video ini telah memicu diskusi hangat di kalangan netizen mengenai batasan moral dan etika dalam pembuatan konten digital di Indonesia.
0:15

Sensitive content

Ramai diMedia Sosial, Video Dua Wanita Berhijab Diduga Berciuman Tuai Sorotan Netizen🔞 ​– Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah potongan video singkat yang memperlihatkan aksi tidak biasa dari dua orang wanita. Dalam video yang berdurasi beberapa detik tersebut, tampak dua wanita yang mengenakan penutup kepala (hijab/hoodie) melakukan aksi yang menyerupai gerakan berciuman bibir ke arah kamera. ​Video tersebut langsung memancing beragam reaksi dari warganet setelah diunggah dan dibagikan di berbagai platform media sosial. Banyak netizen yang menyayangkan aksi tersebut, terlebih karena salah satu wanita dalam video terlihat mengenakan jilbab hijau dan kacamata, sementara di latar belakang tampak atribut yang menyerupai jaket layanan ojek online. ​Sebagian besar netizen menilai konten tersebut tidak pantas dan terkesan mencari sensasi demi popularitas atau engagement di media sosial. "Sangat disayangkan, demi konten dan viral sampai mengorbankan moral serta identitas pakaian yang dikenakan," tulis salah satu netizen di kolom komentar. ​Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti identitas asli dari kedua wanita di dalam video tersebut, begitu pula dengan motif utama pembuatan konten tersebut—apakah murni sebagai candaan (gimmick) atau memiliki tujuan lain. Namun, video ini telah memicu diskusi hangat di kalangan netizen mengenai batasan moral dan etika dalam pembuatan konten digital di Indonesia.

Never

1,310,550 次观看 • 3 个月前

Empat Orang Sekeluarga Jadi Korban Tabrak Lari di Jalan Solo, Pelaku Diduga Berkendara Arogan Yogyakarta – Sebuah insiden tabrak lari yang melibatkan empat orang, termasuk dua anak-anak, terjadi di Jalan Solo, tepatnya di depan Hotel New Saphir (seberang Lippo Plaza Jogja) pada Sabtu malam, 6 Desember 2025, sekitar pukul 20.00 WIB (setelah Isya). Korban mengalami luka-luka cukup serius dan kini tengah mencari pertanggungjawaban dari sepasang pengendara motor yang diduga sebagai pelaku. Kronologi Kecelakaan Menurut keterangan korban yang dibagikan melalui media sosial, rombongan yang terdiri dari empat orang (seorang dewasa, dua adik, dan satu orang lagi, kemungkinan pasangannya) sedang berkendara dalam kecepatan sangat pelan dan tertib. Tiba-tiba, dari arah belakang, sebuah sepeda motor jenis Scoopy yang dikendarai oleh sepasang pria dan wanita (wanita berhijab warna terang dan membawa tas) berusaha menyalip dengan cara yang sangat membahayakan. "Mereka mau menyalip kami tapi tidak ada lampu sen (arogan). Mereka menyalip dari kiri lalu ke kanan kami, dan di 'glewarke' ke kiri dan mengenai motor kami, lalu kami terseret dan jatuh," tutur korban dalam laporannya. Yang sangat disayangkan, kedua pengendara motor Scoopy tersebut tidak berhenti sama sekali dan langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Kondisi Korban dan Luka-luka Kecelakaan ini mengakibatkan korban mengalami luka-luka yang cukup parah: • Adik Laki-laki: Luka robek di pelipis dan bawah mata yang mengeluarkan darah tanpa henti, bengkak dan sakit pada jempol kanan, serta lecet di kaki. • Adik Perempuan: Mengalami lecet ringan di tangan. • Korban Utama: Mengalami luka dan bengkak di bahu kanan, luka lecet dan beset memanjang di tangan kanan dari siku ke bawah, bengkak di pinggang, dan sedikit luka di kaki kiri. • Satu Korban Lain (Laki-laki): Mengalami luka memar (bonyok) di kaki dan tangan. Seruan untuk Pelaku dan Ucapan Terima Kasih Korban menyampaikan kekecewaan mendalam atas tindakan tidak bertanggung jawab pelaku. "Wahai spesies [pelaku] jika anda melihat dan membaca. DIMANA HATI NURANI ANDA!!!! NAIK MOTOR AROGAN MENYEBABKAN ORANG LAIN CELAKA DAN ADA ANAK-ANAK KECIL!!!!" tulisnya dengan nada marah. Korban tidak meminta ganti rugi materi, melainkan hanya itikad baik dan etika untuk bertanggung jawab. Korban membuka saluran komunikasi bagi pelaku atau saksi mata melalui nomor 083825453436. Di sisi lain, korban juga menyampaikan rasa terima kasih tak terhingga kepada warga dan pengendara yang berada di lokasi kejadian yang dengan sukarela memberikan pertolongan pertama. "Saya ucapkan beribu terimakasih kepada orang-orang baik mas mbak bapak-bapak semuanya yang sudah suka rela membantu kami dan melakukan tindakan pertama... terutama simbah-simbah parkir barat Indomaret beliau baik sekali," tutup korban, mendoakan kesehatan dan panjang umur bagi para penolong. Mohon bagi masyarakat yang memiliki informasi atau menjadi saksi mata kejadian ini untuk dapat menghubungi nomor kontak korban demi proses pertanggungjawaban.

Merapi Uncover

22,247 次观看 • 9 个月前