Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

churi yeogoban

107,259 görüntüleme • 2 ay önce •via X (Twitter)

0 Yorum

Yorum bulunmuyor

Orijinal gönderinin yorumları burada görünecek

Benzer Videolar

Ironi Negeri Kaya Raya: Diduga Mengutil Rokok, Seorang Lansia Dihakimi Massa hingga Tak Berdaya ​— Jagat maya kembali dihebohkan oleh sebuah video viral yang memperlihatkan tindakan main hakim sendiri (vigilantisme) terhadap seorang pria lanjut usia (lansia). Berdasarkan narasi yang beredar di media sosial Instagram, lansia bertopi lusuh tersebut diduga tertangkap basah saat melakukan aksi pencurian kecil berupa rokok di sebuah warung. ​Namun, alih-alih diserahkan kepada pihak berwajib, pria tua tersebut justru harus menerima bogem mentah dan tendangan keras dari oknum warga di lokasi kejadian. ​"Tewas di Tempat" dan Gelombang Simpati Netizen ​Video yang diunggah oleh akun sulaiman123443 tersebut langsung memicu perhatian besar dari netizen. Di dalam video, tampak sang kakek hanya bisa pasrah memegang topinya saat diinterogasi dengan nada tinggi, sementara beberapa orang tampak melakukan kekerasan fisik secara brutal. ​Meskipun terdapat teks video yang menuliskan "T3was dit3mp4t"—yang masih perlu dikonfirmasi kebenaran medisnya oleh aparat hukum—fakta adanya kekerasan terhadap lansia ini sudah cukup membuat hati publik teriris. Rekaman tersebut langsung dibanjiri ribuan komentar yang sebagian besar mengutuk keras aksi brutal para pelaku penganiayaan. ​Rangkuman Suara Netizen: Menuntut Keadilan yang Beradab ​Kolom komentar dipenuhi oleh rasa iba, amarah, hingga refleksi mendalam mengenai krisis kemanusiaan dan hukum rimba yang seolah masih subur di tengah masyarakat. Berikut adalah beberapa poin miris yang disuarakan oleh netizen: ​1. Hilangnya Rasa Kemanusiaan terhadap Lansia ​Netizen sangat menyayangkan mengapa kekerasan fisik harus dilepaskan kepada seseorang yang sudah berumur. Akun ucupkz menuliskan, "Dia emang salah... setidaknya kalau mau melakukan kekerasan lihat dulu dia masih muda apa sudah tua." Senada dengannya, macha_aa123 menambahkan, "Beliau memang salah, tapi tidak ditangani dengan kekerasan pa, mengingat usia beliau bisa dibilang sudah berumur... Di mana letak kemanusiaan kalian, stop kekerasan." ​2. Nilai Curian yang Tak Sebanding dengan Nyawa

Never

487,158 görüntüleme • 2 ay önce

Video aksi duel menggunakan senjata tajam jenis pedang di Desa Pakuan Aji, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, viral di media sosial. Peristiwa itu diketahui terjadi pada Selasa (21/7/2026). Akibat peristiwa itu, seorang pria dilaporkan mengalami luka bacok serius hingga bagian tangannya nyaris putus. Rekaman amatir yang diterima Lampung Geh memperlihatkan tiga pria datang ke lokasi menggunakan dua sepeda motor. Mereka berhenti di pinggir jalan sambil membawa senjata tajam berupa pedang. Salah seorang pria mengenakan kaus hijau, celana panjang, dan topi hitam kemudian turun dari motor. Ia berjalan menuju sebuah rumah warga sambil memberi isyarat menantang penghuni rumah untuk keluar. Tak lama berselang, seorang pria berkaus hitam dan bercelana pendek keluar dari rumah dengan membawa pedang. Keduanya kemudian terlibat duel dengan saling mengayunkan senjata tajam. Dalam video tersebut, dua pria lain yang sebelumnya berada di atas sepeda motor terlihat turun dan ikut menyerang. Situasi semakin memanas hingga pria bercelana pendek memilih berlari masuk kembali ke dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Lampung Timur, Iptu Muhammad Iksir, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kasus ini sedang ditangani. Mereka yang diduga terlibat aksi duel saling melapor. Saat ini masih didalami karena kemarin baru membuat laporan, dan para pihak sedang kami undang untuk dimintai klarifikasi,” kata Iksir. Polisi saat ini masih mengumpulkan keterangan dari para saksi serta mendalami motif yang memicu aksi duel menggunakan senjata tajam tersebut

dunia kegelisahan

307,142 görüntüleme • 8 gün önce