正在加载视频...

视频加载失败

didegragdasikan, dikeluarkan, dikloning, Tapi oleh bonek tidak ditinggalkan. Kemudian setelah sekian lama diperjuangkan, diakui kembali oleh PSSI 08 Januari 2017 perjuangan Bonek berbuah hasil. Panjang Umur Perjuangan Doa Terbaik untuk mereka yang telah pergi.

113,921 次观看 • 1 年前 •via X (Twitter)

11 条评论

WANI JUARA 的头像
WANI JUARA1 年前

Tunduk tertindas atau bangkit melawan,sebab mundur adalah sebuah pengkhianatan.Allahu akbar!!!

公式:ちぃたん☆大阪 的头像
公式:ちぃたん☆大阪3 年前

Is Messi or Ronaldo the best player in soccer, but this is the answer.

Supriyadi 17 的头像
Supriyadi 171 年前

Dan semua itu terjadi dibandung, semoga hubungan Surabaya dan Bandung bisa kembali rukun 💙💚

Si Paling S̷L̷O̷W̷ Living 的头像
Si Paling S̷L̷O̷W̷ Living1 年前

"Tak berlaga bukan berarti tak ada." Pesan yang selalu bergema kala itu di kota Surabaya.

𝙔𝙤𝙢𝙖𝙣 𝙜𝙖𝙠 𝙞𝙠𝙞?🇯🇲 的头像
𝙔𝙤𝙢𝙖𝙣 𝙜𝙖𝙠 𝙞𝙠𝙞?🇯🇲1 年前

Hampir 5th kala itu, Bonek selalu dibenturkan oleh preman sewaan, ormas, media, bahkan oleh sesama Bonek sekalipun hanya utk menghapus Persebaya 1927 (yg asli) agar dukung Persebaya kloningan.

Pansos bolohe mbahndemin😂 的头像
Pansos bolohe mbahndemin😂1 年前

Karena tahu dan paham klub yg asli itu yg mana dan patut diperjuangkan, jadi klub persikubar yg dg enteng dan se enak jidad masuk ke Surabaya , tiba2 mengklaim nama Persebaya. Kalau Kota lain dan suporternya bisa di iming2i skuad mewah langsung berpaling tapi tdk dg bonek!

Jastip Jaktim 的头像
Jastip Jaktim1 年前

Untungnya di Bonek ada orang-orang kayak Andie Peci dan Cak Joner cs. Coba kalo isinya cuma kayak Hamim Gimbal, yang ada Persebaya hanya tinggal kenangan 😅

jarot 的头像
jarot1 年前

Setiap ndelok re-upload-an moment iki pasti mbrebes mili, salam satu nyali wani!!! ✊

Shizy ArthaLia 的头像
Shizy ArthaLia1 年前

Yakini kebenarannya, perjuangkan selamanya 💚

AsamAmino 的头像
AsamAmino1 年前

Sedangkan aremania. Malah mengakui tim kloningan. Yang asli malah dimusuhin. Kocak. 🤣

Ddhi Lelanange jagad 的头像
Ddhi Lelanange jagad1 年前

Bener kata bung Tomo andai ga ada takbir saat itu, entah gimna cara nya membangkitkan semangat arek2 sby... Saat berjuang..

相关视频

Situasi di Polombangkeng Takalar kembali memanas. Sekitar pukul 07.00 wita puluhan aparat bahkan diantaranya terlihat membawa senjata lengkap tiba di lahan eks HGU PTPN 1 Region 8. Lahan tersebut sebelumnya adalah lahan milik petani Polombangkeng yang dirampas oleh pihak PTPN untuk perkebunan tebu. HGU PTPN sebetulnya telah berakhir sejak Juni 2024 namun sampai saat ini PTPN masih saja melakukan aktivitas di atas lahan tersebut. Warga yang telah lama memperjuangkan tanah mereka kembali berkumpul untuk menolak aktivitas PTPN untuk melakukan penebangan tebu di atas tanah mereka yang dirampas oleh PTPN. PTPN tetap bersikeras untuk melakukan penebangan bahkan mereka memobilisasi puluhan aparat keamanan bersenjata lengkap untuk mengawal aktivitas mereka. Akibatnya, ketegangan sempat terjadi di lokasi bahkan sementara tercatat 6 warga terluka (3 laki-laki dan 3 perempuan) akibat mendapatkan tindakan represif oleh aparat seperti dipiting, ditendang, diinjak, dll. Sampai saat ini, warga tetap bertahan untuk menghentikan aktivitas PTPN di atas tanah mereka. Warga hanya meminta agar PTPN menyatakan tidak akan melakukan pengolahan lahan lagi setelah melakukan penebangan tebu tapi hal tersebut tidak direspon dan justru warga hanya diperhadapkan dengan aparat kepolisian. Sampai saat ini, situasi di lahan masih banyak polisi dan brimob dan mereka mengawal aktivitas PTPN. Situasinya tidak ada dari pihak PTPN maupun Polres Takalar yang menyatakan diri bertanggung jawab di lapangan.

dhemit_is_back

13,259 次观看 • 11 个月前

Kita tidak mungkin memaklumi kejahatan yang dilakukan oleh siapapun, termasuk oleh anggota kepolisian. Menceritakan kebaikan polisi bukan juga untuk menutupi keburukannya. Kebaikan tetap kebaikan, siapapun pelakunya — kejahatan tetap kejahatan, apapun alasannya. Apa yang dilakukan oleh Polres Gresik ini adalah bagian dari fungsi POLRI untuk melayani masyarakat. Saya meyakini, masih banyak polisi di berbagai wilayah yang melakukan tugasnya secara baik, yang terkadang kita abaikan. Tapi itu memang tugasnya. Mereka juga tidak meminta untuk dipuji. Kalolres Gresik, Rovan Mahenu, mantan Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya ini saya kenal baik. Salah satu anggota POLRI yang berangkat dari keluarga biasa, pemilik warung makan di NTT. Dia tentu paham bagaimana rasanya menjadi bagian dari masyarakat yang memerlukan perlindungan keamanan dari penegak hukum. Pengembalian kendaraan bermotor kepada pemiliknya yang sempat dicuri oleh pelaku kejahatan memang berkesan pelayanan sederhana. Tapi menangkap pelaku Curanmor dan kemudian menyisir hasil kejahatannya dari penadah dalam waktu singkat, bukanlah pekerjaan yang mudah. Apa yang dilakukan oleh Polres Gresik ini mungkin juga dilakukan oleh kepolisian wilayah lainnya, hanya kita tidak pernah tertarik untuk memerhatikannya. Jangan pernah lelah untuk melayani masyarakat. Karena bagaimanapun, menjadi seorang polisi memiliki batas waktu. Kelak semua anggota polisi akan purna tugas dan kembali menjadi masyarakat biasa. Tabunglah kebaikan dari sekarang, mumpung masih memiliki pangkat dan wewenang, agar kelak ketika pensiun bisa menuai kebaikan dari orang lain. "Dicaci jangan putus asa, dipuji jangan jumawa.."

Islah Bahrawi

12,267 次观看 • 1 年前

Syahid: Antara Cita Seorang Anak dan Kerinduan Seorang Pemimpin Dalam sebuah pertemuan yang penuh kehangatan, seorang anak kecil mendekati Sayyid Ali Khamenei. Dengan kepolosan khas anak-anak, ia membisikkan permintaan yang menggetarkan hati: "Doakan aku agar mati syahid." Sang pemimpin tersenyum teduh, namun tatapannya menyiratkan kasih sayang laksana seorang Kakeknya sendiri yang sangat mendalam. Beliau tidak langsung mengiyakan. Sebaliknya, beliau memberikan nasihat yang menjadi wasiat cahaya. "Jangan terburu-buru," ucapnya lembut. Beliau meminta anak itu untuk tumbuh besar, menjadi kuat, tekun belajar, dan menjadi pelita bagi umat. Beliau mendoakan agar anak itu diberi umur panjang, hingga 80 atau 90 tahun, barulah di pengujung usianya ia menjemput kesyahidan setelah mengabdi seumur hidup. Kata-kata itu kini terasa seperti cermin bagi takdirnya sendiri. Di usia 86 tahun, setelah puluhan tahun berdiri tegak menjaga kedaulatan dan kebenaran, Sayyid Ali Khamenei akhirnya menjemput impian tertingginya. Beliau tidak hanya memberi nasihat, tapi menjalani nasihat itu hingga tetes darah terakhir. Beliau membuktikan bahwa syahid bukanlah pelarian bagi yang ingin cepat pulang, melainkan mahkota bagi mereka yang telah selesai menyinari dunia dengan pengabdian panjang. Kini, sang "Cahaya" telah berpulang, meninggalkan jejak keteguhan yang akan abadi dalam sejarah perjuangan. As-Syahid Sayyid Ali Khamei Innalillahi wa inna ilaihi rajiun Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Di antara mereka ada yang gugur dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu. Mereka sedikit pun tidak mengubah (janjinya). (Al-Ahzab: 23)

Mohamad Guntur Romli

32,390 次观看 • 5 个月前

Duka Cita ditengah Harapan Baru Kamis, 5 Maret 2026 kami menghadiri acara Petisi dan Doa bersama atas terbunuhnya pimpinan tertinggi Iran Ayatullah Seyed Ali Khamemei oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel di kediaman Dubes Iran di Jakarta, terpancar harapan baru perubahan tatanan dunia yang selama ini dikendalikan oleh AS (dan Israel). Iran telah muncul mematahkan arogansi AS dan Israel. Iran bisa tampil sebagai “pemimpin baru dunia” - selain karena Iran memang negara yang sudah ribuan tahun memiliki peradaban yang sangat kuat dan maju - juga karena mereka memegang 3 (tiga) prinsip : (1) hormati dan bela kemanusiaan, (2) bela agama, dan (3) tegakkan kedaulatan negara. Namun sangat disayangkan bahwa sejak perjuangan kemerdekaan dan saat Merdeka, Indonesia sebenarnya juga dibangun di atas 3 (tiga) prinsip perjuangan tersebut, namun atas bujukan (atau ketakutan) terhadap Donald Trump justru Indonesia memilih meninggalkan prinsip tersebut dan sepertinya lebih memilih bergaung dengan AS dan Israel. Suatu pembalikan arah perjuangan yang sangat drastis. Perubahan arah tersebut bisa disebabkan karena : (1) sudah kehilangan prinsip dan arah perjuangan bangsa, (2) kebodohan, (3) pemimpin merasa paling tahu dan paling benar, (4) pembantu Presiden sangat tidak kompeten, (5) kombinasi. Kita pantas prihatin atas pilihan posisi Indonesia yang sepertinya lebih memilih bergabung bersama AS dan Israel dan berhadapan dengan perjuangan Palestina dan Negara pendukung. Saat sebagian besar Negara koalisi Amerika Serikat selama ini seperti Negara Eropa (NATO) memilih meninggalkan AS dan Israel dan memilih mendukung perjuangan Palestina, justru Indonesia memilih bergabung bersama AS (dan Israel). Atas keprihatinan posisi Indonesia tersebut, kami sebagian rakyat Indonesia yang tergabung dalam komunitas GMKR (Gerakan Merebut kembali Kedaulatan Rakyat) menyerahkan pernyataan duka cita dan dukungan kami kepada Iran untuk melawan AS dan Israel. Dukungan tersebut didasarkan pada pelaksanaan UUD 1945. Semoga penyerahan dukungan tersebut bisa menjadi satu lilin kecil di tengah “kegelapan” hubungan Iran dengan Indonesia yang sangat terlambat meberikan ucapan duka cita atas terbunuhnya pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei. Kami berharap agar tidak ada pihak lagi yang antara Syiah dan Sunni karena perjuangan Iran adalah untuk menyelamatkan kemanusiaan dan peradaban dunia yang sedang dihancurkan oleh AS dan Israel - bukan masalah Agama. Kami berharap semoga Pemimpin Indonesia menyadari kesalahan memilih posisi dalam konflik Iran melawan AS+Israel yang terkesan sangat kuat memilih bersama AS+Israel. Perubahan tersebut Insya Allah belum terlambat.

Muhammad Said Didu

27,187 次观看 • 5 个月前

MEMPELAI SURGA "Engkau tidak pergi, Ahmed. Engkau hanya mendahului. Aku akan tetap mencintaimu di setiap sujud, di setiap malam sunyi saat doa menjadi bahasa paling jujur antara aku dan Rabb-ku." Di bumi yang diliputi debu reruntuhan, janji manusia kadang tak sempat menyentuh waktu. Malak Abu Al-Amreen, pengantin yang tengah bersiap menjemput hari bahagia, kini berdiri di antara harapan yang hangus dan langit yang bersaksi atas duka. Tunangannya, Ahmed Ghurab, tak datang membawa senyum di pelaminan. Ia pulang ke tempat yang lebih tinggi—syahid dalam dekapan tanah Gaza yang tercabik. Hanya sehari sebelum pernikahan, rumah yang seharusnya menjadi istana cinta mereka berubah menjadi saksi bisu kebrutalan manusia kera. Namun Malak tahu, cinta yang dirajut di jalan Allah tidak padam oleh maut. Janji Ahmed bukan dusta; ia hanya berpindah makna—dari kebersamaan dunia ke abadi yang dijanjikan. Dalam linangan air mata dan doa yang lirih, Malak berkata pada jiwanya, "Engkau tidak pergi, Ahmed. Engkau hanya mendahului. Aku akan tetap mencintaimu di setiap sujud, di setiap malam sunyi saat doa menjadi bahasa paling jujur antara aku dan Rabb-ku." Kematian bisa merenggut tubuh, tapi tidak ruh yang tulus mencinta karena Allah. Kisah Malak dan Ahmed bukan sekadar duka; ia adalah pengingat bahwa cinta sejati adalah yang membawa kita menuju ridha-Nya, meski harus melewati perpisahan yang menyayat. Syahid adalah janji yang ditepati oleh mereka yang menyerahkan hidupnya untuk kebenaran. Dan mereka yang ditinggalkan, seperti Malak, tetap berdiri di garis iman—karena keyakinan, bahwa tak ada perpisahan yang kekal dalam cinta yang suci. Mereka akan bertemu lagi, di tempat yang tiada peperangan, di pelaminan surga yang dijanjikan. (Aidil Heryana)

Mas P1yu🍉

13,755 次观看 • 1 年前

Kejadian pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di wilayah Gresik. Ironisnya, aksi curanmor kali ini melibatkan tiga anak di bawah umur. Kabar yang dihimpun, aksi curanmor yang dilakukan tiga bocah cilik (bocil) itu tepatnya di Jalan Harun Thohir, Desa Pulopancikan, Kecamatan Gresik, Selasa (18/3) dini hari. Mereka tertangkap tangan oleh warga setempat saat menuntun sepeda motor curian sekitar pukul 04.30 WIB. Korban dalam kejadian ini adalah Ade Fajar Muslimin, 35 tahun, kehilangan kendaraan sepeda motor Yamaha Mio warna biru putih W-6784-MR yang terparkir di depan pangkas rambut di kawasan tersebut. Pelaku berjumlah tiga orang yakni F usia 12 tahun, HR 9 tahun, dan HR 10 tahun. Ketiganya berasal dari wilayah Kecamatan/Kabupaten Gresik. Kapolsek Gresik Iptu Suharto membenarkan penangkapan tiga bocil terduga pelaku curanmor tersebut. Mereka awalnya telah merencanakan aksi kejahatan ini sejak tanggal 17 Maret 2025. “Kronologi kejadian dimulai ketika ketiga terduga pelaku berkumpul pada siang hari, merencanakan untuk mencuri sepeda motor. Mereka kemudian mengecek beberapa lokasi, termasuk di sekitar kawasan Jalan Harun Thohir dan Alun-alun Gresik,” ungkap Suharto, Selasa (18/3). Pada dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB, mereka kembali ke lokasi kejadian dan memantau situasi. Sekitar pukul 04.30 WIB, F langsung mengambil sepeda motor yang tidak terkunci dan kemudian mendorongnya bersama dengan kedua rekannya. Saat ketiganya mencoba melarikan diri, aksi mereka diketahui oleh seorang saksi, Muhammad Samlan Miladi, yang segera menghubungi pihak kepolisian. Tidak lama setelah itu, ketiganya bersama barang bukti langsung diamankan oleh aparat kepolisian. “Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain sepeda motor Yamaha Mio warna biru putih dengan nomor polisi W-6784-MR, serta 18 kunci kontak yang diduga digunakan dalam aksi pencurian lainnya,” imbuhnya. Iptu Suharto menyatakan bahwa penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut akan dilakukan. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Unit PP

Never

130,207 次观看 • 1 年前

Seorang pria di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), hampir menjadi korban penipuan saat menggunakan layanan prostitusi melalui aplikasi MiChat. Hal itu terungkap setelah Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra sedang melakukan patroli rutin di depan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari pada Selasa (31/3/2026), sekitar pukul 01.30 Wita. Saat itu, petugas tak sengaja mendapati tiga pria mencurigakan, masing-masing berinisial KR (27), BS (26), dan DR (36) di sekitar Lorong Pelindung, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kendari. Saat digeledah, petugas kemudian mendapati dua dari tiga pria tersebut, yakni KR dan DR membawa senjata tajam berupa badik dan parang yang diselipkan di pakaian mereka. “Dari hasil pemeriksaan, ditemukan dua bilah senjata tajam yang dikuasai oleh dua orang pria,” ujar Komandan Tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita. Boy mengatakan, ketiga pria itu mengaku sedang menunggu seorang wanita yang berada di salah satu penginapan di lorong tersebut. Tim kemudian bergerak menuju lokasi yang dimaksud dan menemukan wanita berinisial RKP (18) di dalam kamar bersama seorang pria. Kepada polisi, ketiganya kemudian mengaku menawarkan RKP untuk membuka jasa prostitusi melalui aplikasi MiChat dengan tarif Rp1 juta. Ia lalu diminta mengambil uang tersebut tanpa memberi pelayanan ke pelanggan. Boy mengungkapkan aksi tersebut telah dilakukan berulang kali. Namun, RKP sama sekali tak pernah menikmati uang tersebut lantaran hasil penipuan diambil seluruhnya oleh ketiga pria itu. “Pengakuannya, uang dari hasil tersebut tidak dinikmati oleh yang bersangkutan, melainkan diambil oleh para pria tersebut,” tambahnya. Ketiga pria, RKP, serta salah seorang pelanggan yang diciduk saat itu kemudian diamankan ke Mapolresta Kendari guna menjalani penyelidikan lebih lanjut.
2:59

Sensitive content

Seorang pria di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), hampir menjadi korban penipuan saat menggunakan layanan prostitusi melalui aplikasi MiChat. Hal itu terungkap setelah Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra sedang melakukan patroli rutin di depan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari pada Selasa (31/3/2026), sekitar pukul 01.30 Wita. Saat itu, petugas tak sengaja mendapati tiga pria mencurigakan, masing-masing berinisial KR (27), BS (26), dan DR (36) di sekitar Lorong Pelindung, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kendari. Saat digeledah, petugas kemudian mendapati dua dari tiga pria tersebut, yakni KR dan DR membawa senjata tajam berupa badik dan parang yang diselipkan di pakaian mereka. “Dari hasil pemeriksaan, ditemukan dua bilah senjata tajam yang dikuasai oleh dua orang pria,” ujar Komandan Tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita. Boy mengatakan, ketiga pria itu mengaku sedang menunggu seorang wanita yang berada di salah satu penginapan di lorong tersebut. Tim kemudian bergerak menuju lokasi yang dimaksud dan menemukan wanita berinisial RKP (18) di dalam kamar bersama seorang pria. Kepada polisi, ketiganya kemudian mengaku menawarkan RKP untuk membuka jasa prostitusi melalui aplikasi MiChat dengan tarif Rp1 juta. Ia lalu diminta mengambil uang tersebut tanpa memberi pelayanan ke pelanggan. Boy mengungkapkan aksi tersebut telah dilakukan berulang kali. Namun, RKP sama sekali tak pernah menikmati uang tersebut lantaran hasil penipuan diambil seluruhnya oleh ketiga pria itu. “Pengakuannya, uang dari hasil tersebut tidak dinikmati oleh yang bersangkutan, melainkan diambil oleh para pria tersebut,” tambahnya. Ketiga pria, RKP, serta salah seorang pelanggan yang diciduk saat itu kemudian diamankan ke Mapolresta Kendari guna menjalani penyelidikan lebih lanjut.

125Japstyle 🇮🇩

186,337 次观看 • 2 个月前

Bapak B4ngzat‼️😭 Tidak ada kata yang cukup hina untuk menggambarkan perbuatanmu. Seorang ayah seharusnya menjadi benteng perlindungan, namun kamu justru menjadi predator yang menghancurkan masa depan darah dagingmu sendiri.😭 Kamu bukan hanya mengkhianati kepercayaan anakmu, tapi kamu telah membuang kemanusiaanmu.🤬 Hukum mungkin akan mengurungmu, tapi kutukan masyarakat dan rasa bersalah akan mengejarmu selamanya. Semoga hukuman maksimal segera menjeratmu tanpa celah! Untuk adik kecil yang sangat kuat, kamu tidak sendirian. Keberanianmu bersuara adalah cahaya di tengah kegelapan ini. Kamu tidak bersalah, dan apa yang terjadi bukan karena kelalaianmu. Kami semua ada di belakangmu, mendukungmu untuk sembuh dan bangkit kembali. Pelangi akan hadir setelah badai hebat ini berlalu. Teruslah berjuang, keadilan sedang dalam perjalanan untukmu. Aksi b3j4t terduga pelaku (ayah kandung) diduga mulai dilakukan sejak pertengahan Januari 2025. Korban yang baru berusia 10 tahun diduga mengalami pencabulan secara berulang kali disertai dengan tindakan kekerasan fisik. Aksi terakhir dilaporkan terjadi pada Mei 2026. Pihak keluarga yang didampingi oleh Team Hotman 911 resmi melaporkan kasus ini ke Mapolda Lampung pada Rabu, 13 Mei 2026 (No. LP: LP/B/358/V/2026/SPKT/POLDA LAMPUNG). Korban mengalami trauma psikis yang sangat berat dan kasusnya kini tengah ditangani secara intensif oleh aparat penegak hukum.
4:00

Sensitive content

Bapak B4ngzat‼️😭 Tidak ada kata yang cukup hina untuk menggambarkan perbuatanmu. Seorang ayah seharusnya menjadi benteng perlindungan, namun kamu justru menjadi predator yang menghancurkan masa depan darah dagingmu sendiri.😭 Kamu bukan hanya mengkhianati kepercayaan anakmu, tapi kamu telah membuang kemanusiaanmu.🤬 Hukum mungkin akan mengurungmu, tapi kutukan masyarakat dan rasa bersalah akan mengejarmu selamanya. Semoga hukuman maksimal segera menjeratmu tanpa celah! Untuk adik kecil yang sangat kuat, kamu tidak sendirian. Keberanianmu bersuara adalah cahaya di tengah kegelapan ini. Kamu tidak bersalah, dan apa yang terjadi bukan karena kelalaianmu. Kami semua ada di belakangmu, mendukungmu untuk sembuh dan bangkit kembali. Pelangi akan hadir setelah badai hebat ini berlalu. Teruslah berjuang, keadilan sedang dalam perjalanan untukmu. Aksi b3j4t terduga pelaku (ayah kandung) diduga mulai dilakukan sejak pertengahan Januari 2025. Korban yang baru berusia 10 tahun diduga mengalami pencabulan secara berulang kali disertai dengan tindakan kekerasan fisik. Aksi terakhir dilaporkan terjadi pada Mei 2026. Pihak keluarga yang didampingi oleh Team Hotman 911 resmi melaporkan kasus ini ke Mapolda Lampung pada Rabu, 13 Mei 2026 (No. LP: LP/B/358/V/2026/SPKT/POLDA LAMPUNG). Korban mengalami trauma psikis yang sangat berat dan kasusnya kini tengah ditangani secara intensif oleh aparat penegak hukum.

Hope

84,237 次观看 • 3 个月前

Ormas kembali beraksi!! lahan parkir di RSUD TANGSEL Ingin memakai palang Otomasi ( barrier gate ) tapi pihak Ormas tidak setuju - Suasana di RSU Pamulang, Kota Tangsel, memanas. Ketegangan terjadi antara PT Bangsawan Cyberindo Indonesia (BCI) dan Ormas terkait pengelolaan lahan parkir rumah sakit yang selama ini dijalankan secara swadaya. Konflik ini muncul ke permukaan pada Rabu (21/5/2025), saat PT BCI -yang mengklaim telah memenangkan lelang resmi dari RSU Tangsel- berupaya mengambil alih operasional parkir dengan memasang sistem palang otomatis (barrier gate). Namun, langkah tersebut langsung ditentang oleh pihak ormas yang merasa tidak pernah diajak bicara. "Kami sudah lama kelola parkir di sini. Warga sekitar juga ikut terlibat, hasilnya kembali ke masyarakat. Tapi tiba-tiba datang sistem baru tanpa pemberitahuan apa pun," ujar Subi, perwakilan Pemuda Pancasila. Adu argumen tak terhindarkan. Ketegangan nyaris berubah jadi bentrokan. PT BCI menegaskan mereka memiliki dasar hukum yang sah untuk mengelola lahan tersebut. "Kami menang lelang senilai Rp 250 juta untuk tiga tahun. Dokumen lengkap, semua sesuai prosedur. Tapi kami belum bisa jalankan operasional karena masih diadang, ujar salah satu perwakilan PT BCI yang enggan disebut namanya. Lahan yang disengketakan itu cukup luas, sekitar 2.782 meter persegi, dengan kapasitas ratusan kendaraan. Selama ini, tarif parkir dipatok Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Sebelum ada pengelolaan resmi, area parkir dikelola oleh kelompok masyarakat dan ormas, yang juga bertugas menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan RS. Hingga berita ini ditayangkan, pihak RSU Tangsel belum memberikan pernyataan meskipun telah dihubungi. Sumber: InfoTangselPride

Kathie Wang

169,434 次观看 • 1 年前

Media sosial dibuat haru biru oleh video yang menayangkan seorang remaja diarak oleh warga lantaran diduga ketahuan mencuri pisang. Video viral itu memperlihat remaja pria bertelanjang dada memanggul tandan pisang sambil berjalan disebut menuju balai desa. Informasi di media sosial menyebutkan peristiwa itu terjadi di Dukuh Pangonan, Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. Kejadian ini viral di media sosial pada Senin (17/2) dan mengundang keprihatinan banyak pihak. Belakangan diketahui remaja tersebut berinisial AAP (17) yang masih duduk di bangku SMA. Menurut Kapolsek Tlogowungu, Iptu Munjahid, AAP merupakan anak piatu. Ibunya meninggal tujuh tahun lalu. Munjahid mengatakan, ayah AAP telah lama pergi meninggalkan rumah tanpa kabar dan tidak pernah kembali. AAP terpaksa bertahan hidup dan menghidupi adiknya seorang diri. Ia tinggal bersama kakeknya yang bekerja sebagai buruh pencari rumput untuk pakan kambing. “Dia masih mengurus adiknya yang masih sekolah. Kasihan, kondisinya sangat memprihatinkan,” ujar Iptu Munjahid dilansir Patinews, Selasa (18/2). Ia menyebut, AAP diarak oleh warga setelah dilaporkan oleh pemilik kebun, S (50), warga Desa Gunungsari. Namun, setelah melihat kondisi AAP yang sebatang kara, Kapolsek Tlogowungu menyarankan agar kasus ini tidak diproses lebih lanjut. Akhirnya, AAP yang ditemani kakeknya membuat surat pernyataan dan berjanji mengganti kerugian sebesar Rp250 ribu kepada pemilik kebun. Peristiwa ini pun berakhir damai, meski meninggalkan luka sosial bagi sang remaja yang hanya berusaha bertahan demi adiknya.

Info Jateng

316,498 次观看 • 1 年前

Cinta Laura dalam sesi TEDxUPH ungkap jika saat ini dengan kemajuan teknologi, justru rasa "bosan" yang dulu ada di diri manusia kian tergerus, "Kalau ada satu hal yang ingin aku bawa kembali ke hidup kita, itu bukan productivity hack, bukan morning routine yang baru, tapi rasa "bosan". Teknologi telah menghapus rasa bosan dari hidup kita. dan aku rasa kita tidak sepenuhnya memahami apa yang telah hilang dari diri kita. Coba pikirkan kapan terakhir kali kamu duduk dalam diam dan benar-benar tidak melakukan apa-apa. Aku pikir, banyak dari kita yang kesulitan untuk mengingatnya.Neurosains modern juga mendukung hal ini. Saat otak tidak terus-menerus dibanjiri informasi baru ia masuk ke kondisi yang berkaitan dengan kreatifitas, memori dan kemampuan menghubungkan berbagai ide. Namun saat ini kita menjadi begitu tidak nyaman dengan ketenangan hingga kita keliru menganggap stimulasi sebagai produktifitas dan distraksi adalah istirahat Mungkin itu alasannya kita tahu begitu banyak tentang hidup orang lain, tetapi justru kesulitan untuk mendengar pikiran kita sendiri. Oleh karena itu sekarang aku selalu menanyakan tiga hal pada diriku sebelum mengambil keputusan besar Apa yang akan tetap aku kejar kalau tidak ada seorang pun yang melihat? Apa yang rela aku jalani, meski aku harus buruk dalam hal itu untuk waktu yang sangat lama? Karena yang terbaik, pasti membutuhkan waktu yang lama. Dan terakhir, siapa lagi yang akan ikut merasakan manfaatnya kalau aku menjadi versi terbaik dari diriku. Ini adalah pertanyaan yang mengubah segalanya. Karena ketika tujuanmu hanya tentang dirimu sendiri pada akhirnya semuanya akan terasa hampa. Ego membuat kita terpisah, tujuan mengubungkan kita"

folkative

33,495 次观看 • 1 个月前