Загрузка видео...

Не удалось загрузить видео

На главную

Don Dasco in action. Mendamaikan ‘ribut-ribut’ Purbaya dan Perry imbas rupiah yang tembus Rp18 ribu. Purbaya bilang pelemahan rupiah sudah dirasakan pedagang tempe tahu dan ibu rumah tangga. Harga naik karena kedelai masih impor. Kalau sampai Dasco yang turun tangan Sabtu gini, biasanya pemerintah mulai sadar bahaya. Apalagi, si...

266,779 просмотров • 2 месяцев назад •via X (Twitter)

Комментарии: 0

Нет доступных комментариев

Здесь появятся комментарии из оригинального поста

Похожие видео

Konpres Gub BI, Pimpinan DPR, Menkeu dan Mensetneg. Overall, pernyataan resmi mrk sangat defensif dan normatif Mari bahas satu per satu.. 1. Pembukaan Pimpinan DPR (Prof. H. Sufmi Dasco Ahmad ) Pokok pernyataan: DPR mengundang BI dan Menkeu untuk “evaluasi perkembangan ekonomi” dan “koordinasi fiskal–moneter” demi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Disebut ada “beberapa kesepakatan” yang akan dijelaskan masing‑masing pihak. 1.1. DPR tampil sebagai fasilitator, bukan pengawas. Ucapannya menekankan “koordinasi” dan “sinergi” tetapi tidak sekalipun menyebut fungsi pengawasan, check and balance, atau mandat konstitusional DPR terhadap pemerintah dan BI. Dengan konteks kritik publik bahwa DPR sering lebih jadi “humas presiden/pemerintah” daripada pengawas, ini mengaatakan citra DPR sebagai bagian dari eksekutif, bukan lembaga kontrol. 1.2. “Evaluasi” tanpa metrik dan tanpa pengakuan masalah. Dasco menyebut “evaluasi perkembangan ekonomi” tetapi tidak ada satu angka pun: kurs rupiah di level berapa, volatilitas apa, tekanan apa di pasar, atau indikator kerentanan (CAD, debt service, dsb). Ini membuat istilah “evaluasi” tampak kosmetik, bukan proses kebijakan berbasis data. 1.3. “Beberapa kesepakatan” tidak dijelaskan oleh DPR, langsung menyerahkan panggung ke BI dan Menkeu. DPR tidak mengklaim posisi politiknya, seolah hanya meminjam otoritas teknokrat untuk menenangkan pasar, bukan menyatakan sikap mewakili rakyat. 1.4. Tidak ada rujukan pada dampak sosial. Dari DPR, tidak terdengar satu kalipun menyebut pekerja, UMKM, buruh, atau rumah tangga rentan. Fokusnya teknokratis, koordinasi lembaga. Ini membuka narasi bahwa DPR lebih sibuk mengamankan persepsi pasar daripada melindungi konstituen. 1.5. Pimpinan DPR tampak lebih nyaman menjadi moderator konferensi pers pemerintah ketimbang menjalankan fungsi pengawasan dan menyuarakan keresahan warga yang paling terdampak pelemahan rupiah. 2. Pernyataan Gubernur BI Pokok pernyataan: Koordinasi fiskal moneter “sangat-sangat erat”, difokuskan menjaga stabilitas ekonomi dan pertumbuhan. Dua langkah utama: 1). Meningkatkan daya tarik/imbal hasil agar capital inflow kembali masuk, setelah sebelumnya ada outflow akibat kenaikan bunga luar negeri. 2). Menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan lewat penempatan kas pemerintah di BI dengan remunerasi (bunga) yang ditingkatkan. Mengulang keyakinan bahwa fundamental ekonomi Indonesia “bagus”. 2.1. Koordinasi “erat” vs hasil di lapangan. Klaim “koordinasi sangat-sangat erat” tetapi realitas rupiah melemah cukup dalam dan memicu keresahan pedagang, impor naik, dan tekanan harga. Jika koordinasi sudah “erat”, kenapa responsnya terkesan terlambat dan reaktif? 2.2. Strategi high interest trap. - Fokus pada menaikkan daya tarik imbal hasil untuk menarik portfolio inflow berarti bergantung pada hot money jangka pendek dan instrumen portofolio (saham, SBN). Itu rentan sudden stop. - kebijakan ini bisa menekan sektor riil melalui suku bunga yang lebih tinggi, memukul kredit produktif, dan dalam jangka menengah justru mengerem pertumbuhan yang mereka klaim ingin dijaga. 2.3. Likuiditas lewat kas pemerintah di BI - Menjaga kas pemerintah tetap di BI dengan bunga lebih tinggi artinya Pemerintah mendapat insentif finansial untuk menahan belanja (karena kas mengendap diberi bunga). - Ini bisa kontra‑siklis terhadap ekonomi di saat ekonomi butuh stimulus fiskal (belanja infrastruktur, bantuan sosial, dsb), APBN justru “betah parkir” di BI demi bunga, bukan mengalir ke rakyat. - Pemerintah diinsentifkan menyimpan uang di bank sentral, bukan mengucurkannya ke dapur rumah tangga dan pelaku usaha 2.4. “Fundamental bagus” tanpa transparansi indikator. Klaim “fundamental ekonomi kita bagus” tanpa menyebut indikator sprt pertumbuhan PDB, defisit, current account, posisi cadangan devisa, atau debt ratio membuat pernyataan ini terdengar sloganis, bukan diagnosis. Setiap krisis di masa lalu juga diawali dengan mantra “fundamental kita kuat”. 2.5. Tidak menyentuh akar struktur eksternal. - BI menyebut kenaikan suku bunga luar negeri sebagai penyebab outflow, tetapi tidak menjelaskan bagaimana strategi diversifikasi sumber devisa, pengurangan ketergantungan impor pangan/energi, atau reform struktural lainnya. - Terlalu fokus pada manajemen portofolio jangka pendek, bukan memperkuat struktur neraca pembayaran dan basis industri. 3. Pernyataan Menteri Keuangan Pokok pernyataan: Menyebut RAPBN/pertemuan APBN menunjukkan fundamental dan fiskal “amat baik”. Fokus ke depan memastikan kebijakan fiskal berjalan dengan baik agar pertumbuhan makin cepat dan memperkuat koordinasi dengan bank sentral. Sinergi fiskal–moneter diharapkan mengembalikan kepercayaan pasar dan memperbaiki nilai tukar rupiah. Contoh mikro, pedagang tahu/tempe tergerus margin karena bahan baku impor dengan kebijakan yang lebih baik, rupiah stabil dan beban hidup tidak naik signifikan. 3.1. “Fiskal amat baik” vs kenyataan beban hidup. - Klaim bahwa fiskal “amat baik” akan terlihat sinis bagi publik yang menghadapi harga kebutuhan pokok dan biaya hidup yang membengkak. - Menkeu bicara sehatnya spreadsheet APBN, tapi mengabaikan “defisit kesejahteraan” di rumah tangga. 3.2. Ketergantungan impor diakui, solusi struktural tidak jelas. - Menkeu mengakui tahu/tempe terganggu karena bahan baku impor. Ini sebenarnya pengakuan kelemahan struktur pangan, ketergantungan kedelai impor. - Tapi solusi yang ditawarkan hanya “menstabilkan rupiah”, bukan reform ketahanan pangan (diversifikasi sumber kedelai lokal, kontrak jangka panjang, dsb). Ini solusi kurs sentris, bukan reform sektor riil. 3.3. Mantra “kebijakan menyatu = kurs membaik”. - Ada asumsi linear, begitu fiskal moneter sinkron, kurs otomatis menguat dan masalah selesai. Padahal, ekspektasi pasar ditentukan juga oleh kredibilitas politik, risiko stability, dan konsistensi jangka panjang. Narasi ini oversimplified dan tidak menyentuh faktor governance, korupsi, dan kualitas belanja. - Contoh persoalan mikro yang diberikan digunakan sebagai token empati. Menyebut penjual tahu/tempe dan ibu rumah tangga tanpa menyajikan kebijakan konkret (bansos adaptif harga, subsidi targeted, skema lindung nilai bahan baku impor) cenderung menjadi “storytelling” kosong. Empati suku bunga menjadikan rakyat kecil sekadar “ilustrasi pers” bukan subjek kebijakan. 3.3. Tidak ada komitmen transparansi dan timeline. - Tidak ada target. Kapan rupiah distabilkan di kisaran berapa, bagaimana batas toleransi depresiasi, atau timeline eksekusi kebijakan yang disepakati dengan BI? - Pernyataan ini lebih mirip “press release moral” daripada rencana kerja yang bisa diukur dan dipertanggungjawabkan. 4. Pernyataan Metsetneg Pokok pernyataan: Mengucapkan terima kasih ke pimpinan DPR yang memfasilitasi. Menekankan pentingnya koordinasi yang erat antara pemangku kepentingan ekonomi demi menjaga moneter dan fiskal di posisi yang kita harapkan. Mengatakan fundamental ekonomi cukup kuat, tapi pemerintah harus mendorong pertumbuhan sektor riil: pangan, energi, perikanan, industrialisasi dan hilirisasi. Mengajak tetap optimis, berharap nilai tukar segera kembali ke level yang diharapkan. 4.1 Koordinasi sebagai “sinyal”, bukan substansi. - Pemerintah memuja momen ini sebagai “gambaran sinyal koordinasi”. Itu jelas framing komunikasi, bukan substansi kebijakan. - Pemerintah lebih fokus pada mengirim sinyal ke pasar dan media daripada menyajikan detail program. 4.2. Daftar sektor (pangan, energi, perikanan, hilirisasi) sangat generik. - Hampir tidak ada yang baru. Itu daftar jargon program pemerintah beberapa tahun terakhir. Disebut sebagai “shopping list” sektor tanpa penjelasan bagaimana pelemahan rupiah mengubah prioritas, desain insentif, atau realokasi anggaran di sektor tersebut. 4.3. Optimisme tanpa mitigasi risiko. - Ajakan tetap optimis tidak diikuti penjelasan scenario planning. Kalau rupiah melemah lebih dalam, cadangan devisa turun, atau terjadi capital flight, apa opsi kebijakan yang sudah disiapkan? Narasi tunggal “optimis” rawan dilihat sebagai denial atas potensi krisis. 4.4 Ketiadaan dimensi politik dan tata kelola. - Tidak ada pembahasan soal bagaimana politik anggaran, lobi sektor, atau governance akan diperbaiki untuk mengakselerasi program pangan, energi dsb. - Krisis kurs tidak hanya soal teknis ekonomi, tetapi juga soal trust terhadap pemerintahan dan elite politik yang justru tidak disentuh.

King Purwa

11,807 просмотров • 2 месяцев назад

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyakinkan Presiden Prabowo Subianto bahwa pemerintah tidak perlu takut terhadap guncangan geopolitik yang mengancam ekonomi Indonesia. Hal ini disampaikan Purbaya dalam Sidang Paripurna Kabinet, Menurut Purbaya, ada pihak-pihak yang mengatakan bahwa Indonesia akan hancur jika harga minyak mulai menyentuh ke atas US$ 100 per barel. Banyak yang bilang ekonomi Indonesia akan hancur morat-marit enggak jelas gitu. Padahal pengalaman kita selama ini enggak demikian. Ini gambar Coincident Economic Index yang biru adalah indeks yang menggambarkan keadaan ekonomi sekarang. Yang hijau harga minyak brent Pada 2007-2008, harga minyak brent naik ke level yang tinggi, hingga di atas US$ 220 per barel secara rerata per bulan. Namun, saat itu, ekonomi Indonesia baik2 saja. Ini karena kebijakan fiskal dan moneter saat itu pas. Alhasil, kita masih bisa tumbuh 4,6%. Kondisi yang sama terjadi pada 2011. Saat itu, harga minyak melonjak hingga US$110-US$120 per barel. Sekali lagi, indeks tersebut menunjukkan ekonomi Indonesia masih bagus. "Yang jadi catatan ya ke depan untuk kita adalah kita harus adjust dengan kebijakan atau dengan harga minyak global, tapi kita mesti ceritakan ke masyarakat kita bahwa kita pasti berhasil mengendalikan itu karena pengalaman selama ini kita berhasil.," ujarnya. "Jadi kita enggak usah takut Pak. Jadi yang analis-analis yang di TikTok, di YouTube yang bilang kita hancur, itu sama sekali enggak pernah ngelihat data Pak

TheNdons ☘️

20,892 просмотров • 5 месяцев назад

Dapat dari WAG nie.. PRESENTASI MENKEU PURBAYA DI KOMISI XI DPR 📌Krisis Dijadikan Sebagai Guru Menteri Keuangan yang baru dilantik memaparkan bahwa setiap krisis memberi pelajaran berharga. Ia menyoroti tiga periode penting: Krisis 1997–1998: Bank Indonesia menaikkan suku bunga hingga 60%, sementara pertumbuhan uang primer justru 100%. Kebijakan kontradiktif ini memperparah kehancuran ekonomi. Krisis global 2008–2009: Pemerintah melakukan ekspansi fiskal dan penurunan suku bunga, berhasil menjaga ekonomi tetap tumbuh. Pandemi COVID-19 (2020–2021): Awalnya kebijakan moneter menekan likuiditas sehingga ekonomi tersendat. Intervensi kemudian dilakukan dengan mengembalikan dana pemerintah dari BI ke sistem perbankan dan mempercepat stimulus fiskal. Menurut Menkeu, pengalaman ini menunjukkan pentingnya membaca pertumbuhan base money, bukan hanya tingkat bunga, untuk menjaga stabilitas ekonomi. 📌Kondisi Ekonomi Terkini Menkeu menilai perlambatan ekonomi sepanjang 2023–2024 bukan semata akibat tekanan global. Ia menyebut ada kesalahan domestik : - Pemerintah menahan belanja APBN dan menyimpan dana terlalu besar di Bank Indonesia. - BI menyerap likuiditas secara agresif hingga pertumbuhan uang primer jatuh ke nol. Dampaknya, sektor riil kesulitan, konsumsi melemah, dan gejolak sosial meningkat. "Kita membiayai pelemahan ekonomi kita sendiri," tegasnya. 📌Strategi Perbaikan Ekonomi Menkeu menekankan bahwa langkah cepat diperlukan untuk membalikkan keadaan. Strateginya dibagi dalam beberapa tahap: 1. Quick Wins Percepatan Belanja APBN: mempercepat penyaluran anggaran agar ekonomi tidak stagnan. Pengembalian Dana Pemerintah ke Sistem Perbankan: sebagian besar dana mengendap di BI akan dialirkan ke bank umum untuk mendukung pembiayaan sektor riil. Pengendalian Base Money: menjaga agar pertumbuhan uang primer tidak jatuh ke level nol sehingga sistem keuangan tetap cair. 2. Koordinasi Moneter dan Fiskal Memastikan kebijakan moneter tidak bertentangan dengan fiskal. Mengurangi penyerapan likuiditas berlebihan oleh BI. Menyeimbangkan kebutuhan menjaga stabilitas rupiah dengan menjaga pertumbuhan domestik. 3. Pemberdayaan Sektor Swasta Memberi ruang bagi pelaku usaha untuk kembali menjadi motor ekonomi. Menciptakan iklim usaha yang kondusif dengan likuiditas cukup dan biaya pembiayaan terkendali. 4. Monitoring Penyerapan Anggaran Menggelar konferensi pers rutin bulanan dengan pejabat terkait untuk melaporkan capaian penyerapan anggaran. Mengirim tim teknis ke kementerian/lembaga yang mengalami keterlambatan dalam perencanaan maupun pelaksanaan program. 5. Dorongan Investasi Membentuk tim khusus untuk mengurai hambatan investasi (bottleneck). Mengacu pada pengalaman masa lalu yang berhasil menyelesaikan ratusan kasus investasi senilai ratusan triliun rupiah. Menjalin koordinasi lintas kementerian jika diperlukan. 📌Harapan dan Target Pertumbuhan Menkeu menargetkan pertumbuhan ekonomi dapat kembali menembus kisaran 6%, setara dengan capaian era Presiden SBY. Ia menyebut kombinasi fiskal yang ekspansif dan moneter yang mendukung akan menjadi kunci. "Dua mesin, fiskal dan moneter, harus hidup bersamaan. Jika hanya satu yang bekerja, ekonomi akan pincang," ujarnya. Ia juga meminta dukungan DPR agar strategi ini dapat dieksekusi cepat dan konsisten. 🚧KL, 10.09.25

King Purwa

69,234 просмотров • 11 месяцев назад

Pray for tapteng🥀 Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah, khususnya di Kecamatan Tukka dan Badiri, saya turut prihatin yang mendalam atas musibah banjir yang kembali melanda pemukiman kita. Kita semua tahu dan melihat sendiri bahwa tanggul yang jebol menjadi pemicu utama air masuk dan merendam rumah-rumah warga. Untuk masyarakat sekalian, mari kita tetap berdoa atas ujian yang diberikan Tuhan ini. Sebab, jika kita mulai bicara soal bagaimana kinerja pemerintah dalam menanggulangi banjir agar tanggul tidak jebol lagi, mereka dan para pendukungnya pasti akan kompak menjawab, "salahkan alam" atau bahkan menyebut ini "karena dosa". Biarlah mereka berkata demikian. Mungkin karena bukan mereka yang merasakan langsung sedih, lelah, dan sakitnya saat air kotor masuk ke dalam rumah. Kepada warga, jika hujan sudah mulai turun, alangkah baiknya kita segera bersiap menghadapi segala kemungkinan. Jangan menunggu air membesar baru mengungsi. Lebih baik mengamankan diri ke tempat yang lebih aman sejak awal. Selain itu, ada baiknya beberapa perwakilan warga ikut memantau kondisi tanggul buatan Pemkab saat hujan turun. Jika kondisinya sudah mengkhawatirkan, segera imbau warga lain. Kita tahu sendiri, pemerintah biasanya baru datang saat banjir sudah merendam, bukan turun langsung untuk memberikan imbauan antisipasi. Tidak usah mempertanyakan lagi bagaimana kinerja pemerintah, biarlah seperti itu. Kita semua tahu apa yang sudah mereka kerjakan atau lebih tepatnya, yang gagal mereka kerjakan. Tanggul seperti apa yang dibuat? Penanggulangan bencana macam apa yang disiapkan? Jika kita protes, akan banyak orang yang mendadak buta fakta dan membela dengan dalih "semua karena faktor alam". Padahal, jika benar-benar bekerja, hasilnya pasti kelihatan secara nyata, bukan malah menyalahkan alam. Apa hasil kerja mereka sampai detik ini? Jawablah di dalam hati masing-masing. Jika kita mengkritik Pemkab, orang-orang bodoh akan selalu berdalih soal alam. Lalu bagaimana dengan Jaminan Hidup (Jadup), dana stimulan, dan hunian tetap? Apakah itu semua juga urusan alam? Jelas tidak, tapi kenapa prosesnya sangat lambat? Cukuplah semua omong kosong ini. Mari kita sadar mulai detik ini. Jujur, saya adalah salah satu orang yang memilih Pemkab yang sekarang. Namun melihat kondisi lapangan dan hasil kerja yang berantakan seperti ini, saya tidak akan mau menjadi buta untuk membela mereka. Semoga kita semua selalu dilindungi oleh Tuhan dari marabahaya. Ingat, ini sudah memasuki musim penghujan. Siapkan dan simpan barang-barang berharga dengan baik di tempat yang aman. Jadi, jika banjir kembali datang, kita bisa langsung menyelamatkan diri dengan cepat. Jangan berharap pada pemerintah itu semua omong kosong. Berdoalah kepada Tuhan, karena jika kita menuntut pemerintah, kita sudah tahu jawaban klise mereka: "ALAM". Tapi jika ditanya soal kinerja nyata, mereka tidak akan pernah bisa menjawabnya. Semoga Tuhan melindungi kalian semua di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Sumatera Adil & Federal

11,385 просмотров • 1 месяц назад

𝗗𝗨𝗔 𝗠𝗜𝗡𝗚𝗚𝗨 𝗕𝗘𝗥𝗦𝗔𝗠𝗔, 𝗞𝗘 𝗠𝗔𝗡𝗔 𝗞𝗜𝗧𝗔? Kita dah bersama nak masuk 2 minggu. Macam-macam dah jadi. Saya nak ambik masa 8 minit untuk beri panduan kepada ahli BERSAMA dan mereka yang menyokong - ke mana kita dalam tempoh sebulan dari sekarang. Bab Pertama: Situational Assessment - apa status sekarang dan menjawab pelbagai soalan? 1) Keahlian - kita telah melepasi 20,000 ahli seperti yang dijangka. Saya akan beri kemaskini dari semasa ke semasa 2) Apa ideologi BERSAMA - kita ingin rintis Malaysia yang lebih berdaya maju untuk orang biasa, melawan kelas-kelas berkepentingan. Selama ini, parti politik bertukar ganti tetapi tak ramai yang berani melawan kelas-kelas berkepentingan. Akhirnya, sistem tetap sama. Kalau dulu, rakyat biasa kerja penat untuk hidup lebih baik kerana peluang Insya-Allah ada. Sekarang, rakyat biasa kerja penat hanya untuk dapat peluang, itu pun tak tentu berjaya. 3) Macam mana BERSAMA nak capai cita-cita ini - 12 Agenda BERSAMA bertujuan membina infrastruktur dasar yang mengubah sistem, bukan sekadar meneruskan apa yang ada dengan sedikit penambahbaikan. Perubahan undang-undang, program-program dan pendekatan akan dibentangkan kepada rakyat, lengkap dengan analisa kos-manfaat (cost benefit analysis), analisa pembiayaan dan cara-cara melaksanakan. 4) BERSAMA akan jadi seperti Pejuang, Muda, PSM - menang kalah itu ketentuan Allah. BERSAMA tidak meletakkan kuasa dalam masa terdekat sebagai sasaran. Saya dan Nik buat keputusan lepaskan segala-galanya supaya ada satu platform politik yang sesuai untuk golongan rakyat biasa yang berfokus kepada masa depan. Insya-Allah, kalau kita ikhlas, Allah akan bantu. 5) Saya bayar RM8.5 juta untuk beli BERSAMA - Itu fitnah yang disebarkan oleh cyber trooper kerajaan, turut dijaja oleh Menteri Komunikasi. Jangan bimbang, kita serahkan kepada Allah. Ada lah balasan kepada mereka satu hari nanti. Mr Tan, pengasas BERSAMA menangis masa serahkan parti ini kepada kami. Dia hanya minta jaga BERSAMA baik-baik dan supaya ia boleh bela rakyat biasa lebih baik dari yang dia mampu buat sebelum ini. Bab Kedua: Apa panduan ke medan persaingan untuk sebulan seterusnya? 1) Tumpu kepada perkenalkan BERSAMA dan 12 Agenda kepada seberapa ramai orang. Terima kasih rakyat biasa yang telah mewarnai platform media sosial dengan warna kuning dan Kancil sejak 2 minggu lalu. Terus create content, terus jadi creative. Buat content yang menarik minat anak-anak muda dan pengundi atas pagar. 2) Semak penerangan saya dan Nik mengenai BERSAMA. Bila ada serangan, kami akan jawab. Bila ada isu, kami akan bersuara. Kami akan sentiasa buat penerangan. Hadam dan faham apa yang kami sampaikan, gunakan hujah-hujah itu untuk menjawab di media sosial. 3) Sentiasa komen dengan pautan supaya orang tahu di mana nak jadi ahli BERSAMA. Bila tweet, buat content, komen, menjawab di media sosial atau forward di WhatsApp Telegram, sentiasa ada link 4) Jaga adab dan tata tertib, buang perkara toksik, tumpu kepada yang positif. Jangan taksub dengan saya atau Nik. Saya tak hensem dan gemuk, buang masa taksub dengan saya. Saya tak hebat pun, cuma saya sedikit lebih berani dari ahli politik yang lain. Bila ada ceplos kutuk macam-macam, ikut suka dia. Sekadar kita berikan fakta, terangkan. Dia nak meroyan ikut suka dia, sebab kalau dia meroyan sambil memfitnah, dia dibayar wang di dunia dan dibayar dosa di akhirat. Yakin dengan Allah. Kita tumpu perkara-perkara positif, pasal masa depan negara, pasal anak muda, pasal kesusahan rakyat. Bab Ketiga: Apa milestone penting yang akan berlaku dalam bulan Jun? 1) Insya-Allah, HQ BERSAMA akan siap menjelang akhir Jun. Sekarang tengah renovate, akan ada dewan 400 orang, ruang mesyuarat dan lain-lain. Bila siap, kita lancar jentera pilihanraya di sini. 2) Merchandise baru akan dilancarkan. Tumpuan kepada merchandise yang lebih menarik, mesej yang lebih segar dan ada 2-3 merchandise yang tidak pernah dibuat orang. 3) Kita akan sediakan recruitment kit untuk bantu ahli rekrut ahli baru. Macam MLM sikit la. Kita akan ada referral code, ahli-ahli yang cemerlang rekrut ahli baru kita akan makan BERSAMA dan Insya-Allah Nik yang akan bayar ha3. 4) Saya dan Nik akan turun ke negeri-negeri memperkenalkan BERSAMA dan menghuraikan 12 Agenda BERSAMA. Kalau ada profesor madya dari UUM yang awal-awal hentam, ada baiknya dia ikuti jelajah ini supaya dia boleh bandingkan ketelitian kami membangunkan setiap dasar, banding pula dengan manifesto-manifesto parti lain. Barulah adil dan layak dipanggil profesor madya. 5) App Kancil akan siap menjelang akhir Jun. BERSAMA akan menguruskan ahli dan membina jentera di kerusi parlimen menggunakan app. Dari app ini, kita akan rapatkan kerjasama dan muhibbah ahli-ahli mengikut kerusi parlimen. Kempen PRU di kerusi-kerusi parlimen juga akan bermula. Bab Keempat: Saya nak jadi calon dan JK Penaja 1) Semua ada peluang jadi calon. Permohonan menjadi calon akan dibuka dalam masa terdekat. Kena lalui sedikit proses memperkenalkan diri, bercakap depan skrin. Semua ada peluang yang sama. Tidak perlu kenal saya atau Nik untuk berpeluang jadi calon. Ada JK Calon yang akan tapis dan nilai satu-satu. Saya bukan dalam JK itu, saya dok sibuk jadi jeneral perang di bawah kalau sibuk layan permohonan jadi calon, terburai kita. 2) BERSAMA tidak ada JK Penaja baik di peringkat kerusi parlimen atau negeri. Kita akan terus bina jentera di peringkat kerusi parlimen dari kalangan ahli dan sukarelawan, pengurusan dibuat melalui app Kancil. Kita tidak perlukan JK Penaja di peringkat parlimen atau negeri kerana semua urusan keahlian dibuat melalui dan selepas ini pengurusan kempen pilihanraya dibuat melalui app Kancil. Kita nak mula dari scratch. Kita tak nak bawa budaya dari mana-mana parti lain. Sebab itu kita skip budaya JK penaja untuk mengelakkan lobi melobi untuk jadi JK penaja. Sekali lagi, saya, Nik dan semua yang dibelakang tabir BERSAMA mengucapkan terima kasih kepada semua rakyat Malaysia yang telah bersama setakat ini. Perjalanan kita jauh lagi, tapi kita dah buat langkah pertama. Kancil baru dilahirkan dan baru belajar berdiri, sekarang kita latih kancil ini untuk pandai berlari anak.

Rafizi Ramli

54,488 просмотров • 3 месяцев назад

PAK ADIT DITANYA SOAL FASILITAS RENOVASI GBLA DAN TRAINING GROUND Pak adit: "Gini, jadi satu yang mesti diluruskan, kami itu tidak mengerjakan sendiri, kita tuh pakai kontraktor. Kontraktornya juga berdasarkan hasil tender. Jadi itu ada beberapa kontraktor datang ke sana, visit, segala macam, tender, akhirnya kita memilih si X inilah, yang kita belum bisa bilang siapa. Nah, besok dari jadwal pengerjaannya itu seharusnya di tanggal 12-an, 14-an tuh sudah selesai pengerjaannya. Tinggal nunggu si rumputnya itu tumbuh merata menyeluruh ke seluruh stadion. Sehingga, qadarullah-nya alhamdulillah blessing kita mundur ke 31. Jadi kita ada waktu sekitar dua minggu untuk nungguin sampai bener-bener rumputnya tuh nyaman lah gitu. Nah, progresnya alhamdulillah on track. Terakhir juga dua hari yang lalu saya cek ke Raffi, semuanya oke. Ya mudah-mudahan lah sebelum tanggal 31 udah siap untuk..." Wartawan: "Kalau fasilitas lain kan kemarin kan sempat ramai terkait fasilitas Persib kayak tempat gym, training ground, nah itu gimana progresnya?" Pak adit: Gini, fasilitas itu bukan sesuatu yang semalam jadi. Itu harus dipikirkan dengan matang dan di-plan untuk long term. Kalau teman-teman atau Bobotoh ingat, 2024 aja kita masih latihannya nomaden. 2025 kita sudah punya latihan yang dedicated, sudah punya locker room yang bagus. Jadi ini bukan sesuatu yang sekali gebrak, selesai. Nggak bisa, karena pasti akan menyentuh ke aspek yang lain gitu ya. Nah, fasilitas apa, kita lagi ngelakuin beberapa hal, nanti lihat aja pasti akan ada progres, ada sesuatu yang baru segala macam. Tapi kita kan nggak mau ramai gitu ya. Terus sebagian juga tentang Kampung Persib segala macam juga masih progres, ada administrasi yang mesti kita beresin, ada hal-hal yang sifatnya apa ya, surat-menyurat, perizinan, dan segala macam yang kita mesti beresin gitu. Tapi pelan-pelan manajemen juga lagi mengarah ke sana dan ini bukan one night show gitu yang 'besok kudu aya, kudu beres', nggak. Ini pelan-pelan gitu. Dan GBLA itu kan 30 tahun. Kita punya banyak waktu untuk pelan-pelan ngebenahin supaya ini jadi long-term project gitu, bukan yang kita cuma bikin biar Bobotoh happy, terus besoknya nggak keurus lagi lah." 🎥Republik bobotoh

Vamos.persib

16,414 просмотров • 21 дней назад

𝗠𝗨𝗛𝗔𝗦𝗔𝗕𝗔𝗛 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗣𝗘𝗥𝗜𝗦𝗧𝗜𝗪𝗔 𝗜𝗡𝗗𝗢𝗡𝗘𝗦𝗜𝗔 Seluruh dunia tertumpu kepada perkembangan di Indonesia, apatah lagi kita di Malaysia yang serumpun dengan saudara-saudara di Indonesia. Reaksi rakyat Malaysia rata-ratanya baik dan juga disambut baik oleh netizen Indonesia. Banyak kandungan yang saling mendoakan. Sudah tentu ada satu dua kerat yang ingin mempolitikkan semuanya. Ini salah satu contoh - yang mendoakan supaya perkara yang sama berlaku di Malaysia dengan memberi konotasi agar kerajaan bertukar. Ada yang menambah lebih baik tentera mengambil alih. Tidak guna kita berhujah dengan dua tiga kerat begini, tetapi kita juga wajar bermuhasabah tentang apa yang berlaku di Indonesia, terutamanya orang-orang politik seperti saya, pimpinan kerajaan dan pembuat dasar. Kesimpulan awal yang diterima umum ialah kejadian tunjuk perasaan dicetuskan oleh kemarahan rakyat akibat tekanan kos sara hidup yang tinggi dan ledakan berlaku melihatkan kemewahan hidup ahli-ahli politik. Sebelum kita buat kesimpulan rambang, kita wajar semak prestasi ekonomi Indonesia selama dua dekad. Sebenarnya, secara makroekonomi, pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 2004 hingga 2024 adalah setara dengan Malaysia, kalau tidak lebih baik. Semua petunjuk ekonomi menunjukkan pencapaian ekonomi yang baik. Secara purata, ekonomi Indonesia tumbuh lebih baik sedikit dari Malaysia dalam tempoh ini. Hanya ada beberapa tahun yang pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak setanding dengan Malaysia, itu pun kerana pertumbuhan Malaysia dalam tahun 2010 dan 2022 melonjak selepas menguncup, sedangkan Indonesia tidak mengalami kemelesetan dalam 2009 seperti Malaysia; dan penguncupan akibat COVID adalah lebih sederhana berbanding Malaysia. Begitu juga petunjuk lain seperti kadar inflasi. Kadar inflasi Indonesia lebih kurang seperti Malaysia. Bagi tahun 2024, inflasi Indonesia 2.9% berbanding Malaysia 1.8%. Kadar pengangguran Indonesia adalah 3.3% berbanding Malaysia 3.8% bagi tahun 2024. Malah, kedudukan kewangan kerajaan Indonesia adalah jauh lebih stabil, dengan kadar hutang kerajaan sekitar 40% dari saiz ekonomi, berbanding 65-66% bagi Malaysia. Jadi bagaimana ekonomi Indonesia, yang pada pengamatan biasa ahli ekonomi berada dalam keadaan memberangsangkan, menghasilkan rasa tidak puas hati yang begitu tinggi di kalangan rakyatnya? Ini adalah muhasabah yang ahli politik dan pembuat dasar Malaysia perlu ingat. Angka-angka makro itu penting. Ekonomi mesti berkembang pesat, inflasi dikekang supaya tidak menghakis kuasa beli, rakyat mesti ada pekerjaan. Tetapi angka makro tidak memberi gambaran keseluruhan, sekiranya laba dari perkembangan ekonomi itu tidak sampai kepada rakyat dengan cepat. Apa pertalian di antara angka makro dengan kedudukan sosio ekonomi rakyat, yang selalu disebut sebagai ekonomi mikro? Pertumbuhan ekonomi di peringkat makro perlu diterjemahkan kepada kenaikan gaji yang setimpal kepada rakyat. Angka ekonomi lapisan kedua yang sama penting ialah pelaporan gaji rakyat. Kadar inflasi di peringkat makro mesti dibandingkan dengan beban kos sara hidup bulanan isi rumah. Angka ekonomi lapisan kedua yang sama penting ialah statistik pendapatan boleh belanja bersih (net disposable income) yang mengukur lebihan gaji setelah ditolak perbelanjaan utama. Inflasi yang kekal perlahan adalah baik, tetapi harga tinggi yang kekal ditakuk lama, kalau gaji tidak naik dengan lebih cepat, akan tetap menekan rakyat. Begitu juga dengan kadar pengangguran. Kadar pengangguran yang rendah tidak bermakna rakyat melakukan kerja yang setimpal dengan kelayakan, atau mendapat gaji yang setimpal. Sekali lagi, laporan gaji rakyat adalah angka ekonomi lapisan kedua yang penting untuk memahami perkara-perkara ini. Dari sini, kita boleh tahu sama ada pertumbuhan ekonomi diterjemahkan kepada kenaikan gaji dan kerja sepadan yang setara kepada rakyat. Sudah tentu realitinya lebih mencabar. Pertumbuhan ekonomi, seperti yang berlaku di Indonesia, tidak semestinya diterjemahkan menjadi laba kepada rakyat dengan segera. Sebab itu setiap kenaikan cukai atau kos, walaupun ia berkadar dengan kenaikan kos pengeluaran yang perlu ditanggung, ditentang oleh rakyat. Di sinilah pentingnya dasar dan program ekonomi yang mengubah struktur ekonomi, agar pertumbuhan bukan sahaja lebih mampan, laba ekonomi juga dapat dirasai pada kadar yang berpatutan oleh rakyat. Bentuk-bentuk dasar yang penting ini termasuklah reformasi pasaran kerja berkaitan pergantungan kepada pekerja asing, program sokongan kenaikan gaji dan peningkatan kemahiran untuk pekerjaan bernilai tinggi. Selain itu, negara memerlukan tambah baik segera kepada sistem perlindungan sosial dan agihan bantuan yang lebih cekap. Tetapi muhasabah paling besar dari insiden di Indonesia adalah kepada ahli politik dan golongan elit. Jika rakyat melihat ahli politik, yang dari segi pendidikan atau kemahiran tidaklah banyak berbeza dari mereka, tiba-tiba boleh hidup mewah hasil dari kedudukan mereka, maka rakyat akan rasa mual dan marah. Begitu juga kepada tokoh-tokoh yang dilihat sebagai rapat dengan pemerintah atau pun dianggap kroni mereka yang berkuasa. Jika kemahiran dan usaha mereka tidak seberapa tetapi dilihat kaya serta merta dan mewah melampaui batas, rakyat akan benci dan golongan elit pemerintah juga akan terpalit. Jadi jangan marah saya jika saya terus bersuara memberi peringatan mengenai beberapa perkara yang berlaku kebelakangan ini, kerana rakyat kita pun sentiasa memerhati golongan elit di kalangan ahli-ahli politik, keluarga dan rakan-rakan mereka.

Rafizi Ramli

26,788 просмотров • 11 месяцев назад

HANYA SUARA YANG KITA PUNYA ☝🏻 Jangan pernah anggap enteng suara. Karena lewat suara, kita bisa didengarkan dan kita bisa memaksa penguasa untuk menuruti apa kehendak rakyatnya. Jangan mau suara kita hanya dihargai 5 tahun sekali, dibilik suara doang atau pada saat pilkada. Jangan mau suara kita hanya dianggap berharga 100 atau 200 ribu atau dapat jilbab pada saat kampanye. Biasanya modusnya itu kan bagi-bagi kaos partai atau bagi-bagi jilbab bagi yang perempuan. Jangan mau kita hanya dikerdilkan sebatas fans yang bisa berbaris seperti itik. Hati-hati sebentar lagi pemilu, suara kita akan diperebutkan dengan berbagai macam cara. Mari ingat pengalaman yang dulu. Untuk apa mati-matian membela satu atau dua ketika akhirnya berkumpul juga. Buat apa musuh-musuhan sampai seolah-olah dunia akan berhenti, kalau yang kalah dengan yang menang akan bergabung atas nama demi bangsa. Jadi ngga usah, ngga usah terlalu baper atau terlalu mati-matian membela tokoh idola. Karena sekali lagi, hitung-hitungan mereka terkadang bukan kita hitung-hitungan untung rugi pak. Untung rugi kalkulasi politik aja, karenanya jangan mau dimanfaatkan hanya suara di 5 tahun sekali, tetapi gunakan suara terutama itu di hari-hari ini. Ketika ancaman kita untuk bersuara, mungkin saja akan dibatasi lewat rancangan undang-undang hukum pidana, dimana semua bisa kena. Terlalu berharga suara kita dan saya selalu bilang, cuma itu yang kita punya. Negara punya yang lain, negara punya kuasa, negara punya tentara, negara punya uang, kita punya apa? Kita punya suara dan yang harus kita waspadai adalah ketika kita terlalu takut dan berusaha mengecilkan suara kita, padahal yang kita butuhkan justru teriakan-teriakan. Jadi ya menjadi pemimpin, menjadi presiden itu bagus, niat mulia. Tetapi perhatikan suara-suara orang yang juga tidak punya kuasa, tetapi yang kalau berkumpul bisa berdaya. Jadi mari, mari rapatkan barisan, mari rapatkan barisan. Dan jangan mau ditipu tipu! Jangan mau dipergunakan hanya suaranya, tetapi ketika kita menuntut hak-hak kita yang paling dasar, sedasar kebebasan berekspresi dan berbicara itu kita tidak didengarkan. Tetapi kakak mau menegaskan ini adik-adik... Pergerakan jangan hanya sebatas kerumunan, pergerakan terutama gerak mahasiswa, jangan hanya sebatas kumpul-kumpul berkerumun. Ya demonstrasi perlu dan harus terus dilakukan kalau memang strateginya seperti itu. Anak muda hari-hari ini adalah anak muda yang seharusnya pintar memilih dan memilah informasi mana yang sampah. Banyak sampah sekarang di dunia maya dan mana yang fakta, mana yang berita, mana yang opini, dan hati-hati mana yang propaganda. Dan kalau sudah yakin, sampaikan itu dengan lantang, jangan mau ditakut-takuti! Polisi suruh urus dulu tuh Ferdy sambo. Sepanjang kita tahu apa yang kita lakukan benar, kita tidak merugikan orang lain, jangan mau ditakut-takuti dengan pasal. Kita juga bisa belajar pasal, kita juga tahu apa hak kita sebagai warga negara, kalau tidak tahu ya cari tahu. Jadi jangan mau gampang ditakut-takuti dengan cara itu, kita bisa berdaya dan kita bisa memberdayakan orang lain. Dan harusnya itu ultimate goals kita dalam hidup, bukan hanya memperbaiki kualitas hidup kita sendiri, tetapi bagaimana kita bisa memperbaiki kualitas hidup orang lain. Dan itu bisa dilakukan tanpa jabatan formal, tanpa jadi presiden, tanpa jadi menteri, tanpa jadi anggota DPR, tanpa perlu pangkat yang tinggi. Kita bisa melakukan itu dalam tindakan kecil seharian sekalipun, karena kuncinya sebetulnya peduli dan bersatu. Kutipan yang selalu saya tunjukkan ke setiap mahasiswa ketika Bung Hatta bilang seperti ini, "Peduli dan bersatu itu adalah kunci, karena kalau tidak, Indonesia hanya seperti seuntaian gambar di peta". #TolakPartaiPendukungRUUKesehatan #TolakUUKesehatan

Eva Sri Diana Chaniago

26,063 просмотров • 3 лет назад

Hai teman-teman Wolfpack💙🐺 Maaf baru hadir dan menyapa kalian, lelah yaa, capek kan pasti? Kalau kalian mau memutuskan rest, ga papa istirahat ajaa dulu.. berhenti dari fangirling bukan berarti kamu jahat, cuma memang kesehatan mental diri sendiri lebih baik, Aku disini hadir sebagai support system untuk Harry, aku ingin ada disemua fase perjalanan kariernya. Manusia jelas pernah melakukan kesalahan, tapi aku rasa Harry bukan seseorang yang bisa disalahkan dalam kondisi ini, dia selalu mengusahakan yang terbaik untuk menyenangkan kita, dari dulu, dia selalu ada bersama kita, dari repost meme yang lucu-lucu, reply setiap project yang dilakukan oleh fans nya dengan bangga, mengajak fans untuk terus perduli dengan sekitar kita, dan masih banyak lagi. Aku disini hanya sebagai fans, yang mendukung semua hal yang dia lakukan, aku tidak akan mengurusi hal-hal diluar itu, kehidupan pribadinya dll. Karena Harry juga sama seperti kita, dia manusia juga, dan kesempurnaan itu hanya milik Tuhan, tetapi manusia akan belajar dari kesalahan. Manusia pasti pernah melakukan kesalahan, tapi dari kesalahan kita bisa tumbuh dan berkembang, dari kesalahan kita bisa belajar menerima bahwa kadang dunia ini jahat ke kita, tapi dari jahatnya dunia kita bisa jauh lebih kuat. Kalian bisa merasa kecewa, kalian berhak merasa kesal, marah, tapi satu pesan aku, beliau hanya manusia, sama seperti kita, itu aja, Dan soal yang aku tekankan, aku disini hanya untuk Harry Vaughan, untuk mendukung setiap project, setiap event, atau apapun yang dia lakukan layaknya fans, jadi mungkin aku bukan seseorang yg bisa kalian jadikan tempat untuk membenarkan opini, aku disini hanya fans sama seperti kalian, Komunitas Wolfpack aku bentuk untuk memberikan ruang nyaman kepada kalian untuk menunjukan rasa sayang dan cinta kalian kepada Harry, ini bukan sekedar komunitas, ini adalah rumah. Kalau kalian lelah, capek, ga papa main keluar rumah, tapi nanti kalau hatinya sudah lebih baik, rindu rumah, rumah ini akan selalu terbuka untuk kalian, Dan Wolfpack yang masih bertahan, kalian hebattt!! Kita jalan sama - sama yaa💙🐺

tata

28,466 просмотров • 10 месяцев назад

𝟮𝟬𝟮𝟲 𝗧𝗔𝗛𝗨𝗡 𝗚𝗔𝗪𝗔𝗧 𝗣𝗢𝗟𝗜𝗧𝗜𝗞 2026 adalah antara tahun paling penting dalam kalender politik bagi penggal ini. Kesan dari perkembangan politik dalam tahun 2026 ini bukan sahaja memberi kesan langsung kepada keputusan PRU-16 yang boleh diadakan dalam tempoh setahun dari sekarang, ia juga memberi kesan kepada ekonomi negara. Pertumbuhan ekonomi yang konsisten dan pengukuhan mata wang ringgit di antara tahun 2024 ke 2025 dipengaruhi oleh kestabilan politik yang membolehkan pelabur dan perniagaan meramalkan dasar-dasar kerajaan, di samping faktor luar seperti mata wang dollar AS yang melemah. Premium dari kestabilan politik ini yang turut menyumbang mempengaruhi pelaburan dibuat. Sebahagian besar dari premium kestabilan politik ini telah pun diterjemahkan kepada suasana ekonomi makro yang lebih baik di antara tahun 2024 ke 2025. Kalau pun kestabilan politik kekal dalam tahun 2026, itu pun belum tentu mempunyai kesan premium kepada ekonomi negara kerana kestabilan politik itu telah menjadi baseline baru. Sebaliknya, jika keadaan politik lebih sukar diramalkan, risiko ketidaktentuan politik akan diterjemahkan kepada risiko ekonomi yang boleh mempengaruhi pertumbuhan ekonomi negara dalam tahun 2026. Apatah lagi pertumbuhan ekonomi dalam tahun 2026 memang diunjurkan lebih perlahan berbanding 2024 dan 2025. Kebelakangan ini, tanda-tanda ke arah ketidaktentuan politik telah nampak. Ada perkembangan-perkembangan besar dalam ketiga-tiga gabungan politik utama, dari PH, BN hinggalah kepada PN. Keputusan-keputusan politik yang dibuat dalam tahun ini akan mempunyai pengaruh besar yang mencorakkan keputusan siri pilihanraya seterusnya, bermula dengan PRN Melaka (perlu diadakan selewat-lewatnya Februari 2027), PRN Sarawak (selewat-lewatnya April 2027), PRN Johor (selewat-lewatnya June 2027) dan PRU16 (selewat-lewatnya Februari 2028). Sebagai rakyat, kita perlu memberi lebih perhatian menelaah setiap perkembangan politik ini dengan lebih mendalam bermula 2026, supaya kita membuat keputusan yang tepat dengan kehendak kita dalam tahun 2027 ke atas. Tonton podcast YBM Episod #30 hari Jumaat, 9 Januari 2026 jam 9 malam. Saya akan kupas mengenai perkembangan politik terkini di dalam PH, BN dan PN untuk dipertimbangkan penonton.

Rafizi Ramli

33,501 просмотров • 7 месяцев назад

NANYAIN PEMAIN BARU BAKAL ADALAH POKOKNYA, SAMA KALO JUARA PIALA PRESIDEN NAGA NGAK AKAN KONVOI Wartawan: "Pemain baru berarti ada dong pas di launching itu?" Pak adit: "Kayak lebih seru sebelum launching ya..." wartawan: "Berapa pemain baru lagi kira-kira, eh?" Pak adit: "Ada lah pokoknya lah..." Wartawan: "Kiper atau...? Pak adit: "Ada lah pokoknya pemain lah." wartawan: "Lokal atau asing?" wartawan : "Ada lah, coba lah, ada lah. Ditunggu aja lah pokoknya. Dalam waktu dekat lah ini, Kang Adi lagi nyiapin." pak Adit: "Nah, good question. Gini, kalau konvoi itu kan kebanyakan organik. Kita juga kadang enggak bisa melarang, ya karena Bobotoh kan organik aja gitu, ya. Tapi kalau di kacamata manajemen, kami melihat kita teh belum mulai season. Liga ini belum dimulai, jadi kayaknya lebih baik energi dan fokusnya kita pakai untuk persiapan musim baru. Kalau pun nanti kita mau konvoi, Insya Allah nanti kita konvoi bareng-bareng lagi lah di akhir musim gitu, jangan... jangan sekarang lah. Biarkan pemain juga fokus dulu ke pertandingan yang sebenarnya. Kita punya pertandingan yang sangat penting di tanggal 31 ini pertandingan sebenarnya. Kita enggak mau karena ada euforia tertentu akhirnya mengurangi fokus pemain, dan kami berharap Bobotoh juga punya pemahaman yang sama. Mangga kalau mau diselebrasi, dirayakan pada... kami tidak usah ngelarang. Tapi kalau di kacamata manajemen kami rasa, jika kami ditakdirkan juara gitu ya... kami sih fokusnya lebih ke mempersiapkan untuk tanggal 31 aja. Kita tidak akan ber-euforia segala macam lah, kita fokusnya 31 (ACL Two) gitu, itu penting banget. Mari kita berdoa bersama supaya euforianya kita bisa lakukan di akhir musim. 🎥Republik bobotoh

Vamos.persib

43,260 просмотров • 21 дней назад

𝗜𝗡𝗜 𝗠𝗨𝗦𝗜𝗠 𝗧𝗨𝗡𝗧𝗨𝗧 𝗟𝗘𝗧𝗔𝗞 𝗝𝗔𝗪𝗔𝗧𝗔𝗡 Kita akan terus dihiburkan dengan siri sketsa politik terbaru yang bertajuk “Sila Letak Jawatan”. Ketua Pemuda Umno, Dr Akmal Salleh minta Nga Kor Ming dari DAP letak jawatan dulu, baru dia letak jawatan. Dato’ Seri Anwar minta menteri-menteri dan lantikan politik dari UMNO letak jawatan kalau menyerang Kerajaan Persekutuan semasa berkempen di PRN Negeri Sembilan. Kemudian dijawab Dato’ Seri Mohamad Hassan; kalau PM suruh dia letak jawatan, maka dia akan letak. Dato’ Seri Zahid Hamidi, Timbalan Perdana Menteri, jawab terbuka kepada Perdana Menteri - tak payah suruh letak jawatan, pecat saja. Budaya letak jawatan adalah sesuatu yang sangat asing dalam budaya politik Malaysia. Lazim ahli politik kita, kalau boleh bawa jawatan menteri itu masuk kubur, dia bawa sekali. Kalau boleh, dengan meja dan kerusi dari pejabat menteri dia bawa sekali. Itu budaya kita. Orang kita yang jadi pengundi pun suka budaya macam tu, kalau kita letak jawatan menteri tiba-tiba ada je yang jawab “prinsip saja tidak cukup, perlu kuasa”. Saya ingin bercakap dari pengalaman. Saya dan Nik Nazmi adalah hanya beberapa kerat manusia dalam sejarah negara yang pernah meletakkan jawatan secara sukarela. Bagi saya, apabila kita mengangkat sumpah menjadi menteri, kita bersumpah melakukan yang sebaik mungkin melaksanakan amanah. Matlamatnya ialah untuk berkhidmat, agar buah fikiran dan usaha kita membantu rakyat dan negara. Itu prinsip dan hala tuju kita. Maka keputusan kekal atau tidak dalam jawatan itu mesti merujuk kepada prinsip dan hala tuju itu. Kita hanya boleh melaksanakan amanah kita dengan sebaik mungkin kalau ada kepercayaan dari Perdana Menteri kerana beliau yang mengawal kerajaan. Kepercayaan itu diterjemahkan menjadi dukungan jabatan-jabatan utama untuk menzahirkan buah fikiran dan usaha kita mengemudi kementerian. Tanpa kepercayaan dan keyakinan itu, apa saja buah fikiran dan usaha kita akan menemui jalan sukar untuk dilaksanakan kerana tidak akan didukung oleh kerajaan; yang menunggu isyarat dan menerima arahan Perdana Menteri. Sebab itu saya letak jawatan. Beri ruang kepada orang lain yang ada kepercayaan dan keyakinan dari Perdana Menteri kerana itu memastikan apa yang dirancang oleh kementerian dapat dilaksanakan dengan baik. Bagi saya, polemik letak jawatan menteri yang berlegar sekarang sepatutnya perlu kembali kepada soal prinsip yang paling utama: apa yang rakyat dapat bila kita ada menteri-menteri dan kerajaan yang sudah jelas saling tidak lagi ada keyakinan dan kepercayaan? Di pihak UMNO/BN dan PAS/PN, mereka berharap agar mereka boleh tebuk atap dan mengambil alih Kerajaan Persekutuan. Tumpuan bukan selesai masalah rakyat tetapi untuk isi jawatan. Di pihak PH, kalau pun UMNO kekal menyokong Dato’ Seri Anwar sebagai Perdana Menteri, kita ada sebuah kerajaan yang penuh kepura-puraan. Di depan memuji, di belakang mencemuh. Malah saya ingat sepanjang saya berada dalam Jemaah Menteri, antara menteri-menteri yang paling mesra dan paling banyak memuji Perdana Menteri adalah menteri-menteri UMNO ini lah. Yang dari PKR tidak pernah memanggil Perdana Menteri dengan panggilan Sir. Hanya menteri UMNO yang beriya-iya panggil Dato’ Seri Anwar “Yes sir, you are right sir, you are great sir”. Dato’ Seri Anwar dan PH sudah tentu akan cuba sedaya upaya mengekalkan kerajaan yang ada ini, tetapi musibah ini berlaku kerana beliau juga yang memberi ruang sepenuhnya dan menjemput UMNO, sehingga ada 8 orang menteri. Akhirnya, saya tak rasa mana-mana menteri yang ada akan kembali kepada makna angkat sumpah mereka semasa menerima jawatan: iaitu prinsip untuk menjalankan amanah sebaik mungkin kerana fokus ialah tikam menikam dan sepak terajang politik. Tapi rakyat pun tak boleh mengeluh sangat kerana ini budaya yang kita rai selama ini. Ini budaya politik dan budaya kuasa yang dipertahankan selama ini. Demi kuasa, ciumlah dan kahwinlah dengan sesiapa, asal puas nafsu. Demi kuasa, boleh bawa pacar terbaru masuk rumah, tak balik rumah pun tak apa, asal tak lafaz talak lagi. Yang berputih mata adalah anak-anak. Belanja sekolah entah ke mana, makan minum tak terurus. Tapi ibu bapa tahu, asalkan sekali sekala beli mainan terbaru untuk anak-anak, mereka akan lupa. Jadi tak payah layan sangatlah sketsa politik ulangan ini.

Rafizi Ramli

48,816 просмотров • 1 месяц назад

𝗞𝗔𝗡𝗖𝗜𝗟 𝗕𝗘𝗥𝗞𝗨𝗡𝗝𝗨𝗡𝗚 𝗞𝗘 𝗣𝗔𝗡𝗧𝗔𝗜 𝗧𝗜𝗠𝗨𝗥 - 𝗞𝗘𝗟𝗔𝗡𝗧𝗔𝗡, 𝗧𝗘𝗥𝗘𝗡𝗚𝗚𝗔𝗡𝗨 𝗗𝗔𝗡 𝗣𝗔𝗛𝗔𝗡𝗚 Selepas Johor, Melaka, Negeri Sembilan dan Perak, Jelajah Kancil akan berkunjung ke Pantai Timur untuk bertemu ahli dan rakyat biasa yang mahu tahu mengenai BERSAMA. Saya sebenarnya takut sikit bila ke Pantai Timur sebab selera politik pengundi yang berbeza. Pun begitu, sambutan kepada BERSAMA, bila dilihat kepada keahlian, majoriti datang dari pengundi Melayu. 60% ahli BERSAMA adalah pengundi Melayu. Saya dan Nik Nazmi berasal dari Pantai Timur juga, jadi kalau kita nak kata pengundi Pantai Timur tidak suka politik yang progresif pun tidak betul juga. Saya minta maaf kerana program untuk Terengganu digabungkan dengan Kelantan di Kota Bharu bagi kawasan utara Terengganu (terutamanya bagi Setiu, Besut ke atas) dan digabungkan dengan Pahang di Kuantan bagi kawasan selatan (dari Kuala Terengganu, Dungun dan Kemaman). Untuk membantu kami sediakan dewan yang memadai - kalau ramai kita tambah kerusi, kalau sikit kita buat ala kedai kopi - saya mohon ahli BERSAMA dan penduduk sekitar yang ingin hadir supaya mendaftar di laman Atau imbas kod QR untuk mengesahkan kehadiran. Sama-sama kita BERSAMA di: 📍 Kelantan 📅 20 Jun 2026 (Sabtu), 8 malam PCB Beach Resort, Jalan Pantai Cahaya Bulan, 15350, Kota Bharu 📍 Pahang 📅 21 Jun 2026 (Ahad), 8 malam BCIC Lodge, Kompleks Dagangan Mahkota,Jalan Sultan Ahmad Shah, Bandar Indera Mahkota, 25200, Kuantan BERSAMA ini masih di peringkat benih. Kita nak tanam benih ini di Kelantan, Terengganu dan Pahang. Pokok yang baru di peringkat benih, tapi kalau baka lebih baik dan dijaga dengan lebih rapi, Insya-Allah benih itu akan tumbuh jadi pokok yang lebih segar dan lagi cepat dari pokok-pokok yang ditanam lebih awal.

Rafizi Ramli

15,006 просмотров • 2 месяцев назад

Pernah punya pasien mantan pejabat Ngamuk di UGD krn merasa ribet dgn aturan BPJS Gaya masih sok orang besar, selalu merendahkan orang lain.. Maunya pakai BPJS tapi nda mau ikut aturan BPJS Namanya juga Sistem, ngga kenal mantan pejabat Kalau data nda lengkap, ya sistem tidak akan bisa dibuka, pilihannya bayar pribadi atau harus melengkapi Karena bicaranya sombong & merasa paling benar, kesal juga saya… Akhirnya saya bilang.. “ Maaf ya Pak…terpaksa saya harus katakan….Inilah fakta keruwetan yg selama ini di alami rakyat & kami nakes, akibat sistem kesehatan yg tidak Pro Rakyat …coba waktu Bapak menjabat dulu, kekuasaan Bapak dipakai untuk membuat aturan yg baik, kan hari ini Bapak tidak akan mengalami hal tidak menyenangkan ini, jadi tolong sabar saja menjalaninya seperti kami selama ini “ Saya berharap dgn cerita ini, para Pejabat & Bapak-Ibu dewan di gedung Rakyat ingat bahwa jabatan tidak akan abadi…kebijakan yg Bapak-Ibu buat saat ini, nanti akan berefek pada Bapak-Ibu juga keluarga. Saat ini mungkin Bapak-Ibu masih diatas Kelak jika turun lagi ke Rakyat, belum tentu nasib Bapak-Ibu akan selamanya diatas Roda akan terus berputar Dan setiap kita akan menuai dari apa yg telah kita perbuat Kebaikan yg kita lakukan, kebaikan yg akan kita tuai Juga sebaliknya, keburukan yg kita lakukan, keburukan pula yg akan kita tuai Jadi bijaklah dalam bersikap.. Gunakan hati nurani dalam membuat kebijakan Nasib Bangsa & Negara saat ini ditangan Bapak-Ibu sekalian Ratusan tahun kita di jajah, Banyak darah pejuang yg tumpah demi memperjuangkan kemerdekaan Jangan sampai krn kebijakan yg salah.. Hilang sudah kedaulatan negara Hancur masa depan bangsa Hancur Indonesia Raya Terjajah lagi rakyat Indonesia Tolong demi Ketahanan Nasional Tolak RUU Kesehatan Omnibuslaw yg patut dicurigai, dibuat bukan krn kepentingan Rakyat #TolakRUUKesehatanOmnibuslaw #tolakkapitalisasikesehatan Rakyat & Nakes Bersatu, Pasti Bisa ✊🏻✊🏻 Mohon Doa & Dukungan Saudara kami semua, dukung perjuangan ini Demi masa depan kita, anak - cucu dan masa depan Indonesia Demi rakyat Indonesia, kami penerus Boedi Oetomo akan hadir putihkan Jakarta, mengobati kebijakan yg sakit Kami terpaksa kembali turun ke jalan 5 Juni 2023, 5 OP bersatu melawan arogansi kekuasaan..demi Rakyat ✊🏻 Panjang Umur Perjuangan ✊🏻

Eva Sri Diana Chaniago

136,122 просмотров • 3 лет назад

𝗞𝗘𝗣𝗨𝗧𝗨𝗦𝗔𝗡 𝗞𝗘𝗦 𝟭𝗠𝗗𝗕 𝗗𝗔𝗧𝗢’ 𝗦𝗘𝗥𝗜 𝗡𝗔𝗝𝗜𝗕 𝗧𝗨𝗡 𝗥𝗔𝗭𝗔𝗞 Sebentar tadi, Hakim Mahkamah Persekutuan, YA Dato’ Collin Lawrence Sequerah telah selesai membaca penghakiman beliau, dalam kes Dato’ Seri Najib Tun Razak bersabit 4 tuduhan salah guna kuasa dan 21 tuduhan pengubahan wang haram berjumlah RM2.3 billion. Bagi mereka yang kurang arif mengenai kes ini, ia bersabit sejumlah wang yang masuk ke akaun peribadi Dato’ Seri Najib yang pada awalnya dikatakan satu derma keluarga diraja Saudi kepada beliau, tetapi akhirnya dibuktikan wang itu adalah dana 1MDB. Hakim YA Dato’ Collin Sequerah memutuskan bahawa pihak pendakwa telah berjaya membuktikan kes dan mendapati Dato’ Seri Najib bersalah dalam kesemua tuduhan itu. Setakat ini, mahkamah belum menjatuhkan hukuman terhadap Dato’ Seri Najib. Telefon saya berbunyi setiap beberapa minit kerana pihak media mahu mendapatkan komen saya. Saya fikir lebih baik saya sampaikan reaksi awal saya di sini. Kes 1MDB sebenarnya berlarutan 15 tahun, dari tahun 2010 apabila keraguan mengenai pelaburan 1MDB di dalam Petrosaudi mula-mula ditimbulkan, hinggalah ke hari ini. Ia melibatkan banyak pihak dan satu penceritaan yang panjang selama 15 tahun. Sudah tentu setiap dari kita ada pandangan masing-masing. Mereka yang mengikuti bukti-bukti yang telah ditunjukkan kepada umum, baik semasa isu ini dibawa di luar mahkamah sehinggalah bukti-bukti dikemukakan di mahkamah, sudah tentu bersetuju dengan keputusan hakim pada hari ini. Mereka yang tidak bersetuju, atas sebab-sebab mereka sendiri, akan terus tidak bersetuju. Itu hak kita masing-masing sebagai seorang rakyat. Yang penting, kes 1MDB ini telah melalui proses yang penuh, dari mahkamah rakyat sebelum Dato’ Seri Najib didakwa, hinggalah ke mahkamah undang-undang. Perbicaraan ini juga mengambil masa yang panjang, bermula dari tahun 2019 lagi. Selepas ini, akan ada proses rayuan ke Mahkamah Rayuan hinggalah ke Mahkamah Persekutuan. Proses mahkamah ini akan mengambil masa beberapa tahun lagi. Sudah tentu pandangan kita itu adalah hak kita, tetapi pandangan kita wajar disandarkan kepada tanggungjawab kita juga. Tanggungjawab sebagai rakyat, dalam menilai perkembangan kes ini sama ada bersetuju atau tidak, perlulah di dalam garis undang-undang. Jadi sebaiknya kita teliti hujah penuh penghakiman YA Dato’ Collin Sequerah apabila ia dikeluarkan. Elakkan apa-apa tuduhan yang tidak berasaskan atau merujuk kepada hujah penghakiman itu kerana ia boleh melanggar undang-undang dan menghina mahkamah. Tanggungjawab sebagai seorang insan, dalam kita menilai kes ini, wajarlah kita menghadam keseluruhan maklumat. Gunakan akal, kewarasan dan hati nurani kita. Setelah melalui proses ini, sebagai seorang manusia yang telah menggunakan hak kita secara bertanggungjawab, maka damailah kita dengan apa-apa kesimpulan yang kita buat secara peribadi. Hak untuk terus membela Dato’ Seri Najib, oleh mana-mana pihak, asalkan berlandaskan undang-undang, itu hak mereka. Hak pihak yang lain untuk bersetuju dengan perkembangan kes ini setakat ini, kita juga wajar hormati. Tidak ada sesiapa yang boleh cuba memaksa pihak yang lain untuk mengikuti pandangan mereka. Kerana kes 1MDB ini tidak boleh dipadamkan sampai bila-bila, dan apa pun pengakhirannya tidak akan mendamaikan pihak-pihak yang bertembung. Kes 1MDB memang satu kes yang divisive. Kes yang memecah belahkan rakyat Malaysia. Kes yang mengejutkan. Kes yang penuh emosi. Jadi terpulanglah kepada setiap dari kita untuk mencari ketenangan, agar akhirnya generasi akan datang boleh mendapat iktibar dari episod 1MDB yang panjang ini. Saya pasti setiap dari kita yang mengikuti kes ini ingat di mana, pukul berapa, kita tengah buat apa, setiap kali ada perkembangan besar kes 1MDB sejak 2010. Saya ingat masa dan ketikanya saya dijatuhkan hukuman penjara 18 bulan bersabit kes 1MDB seawal November 2016. Saya ingat apabila rayuan saya ditolak dalam bulan Ogos 2017 dan terpaksa menerima hakikat kemungkinan besar saya akan ke penjara. Saya ingat perbincangan dengan isteri supaya beliau berhenti kerja, agar masa berbaki beberapa bulan yang ada, isteri dan anak saya ikut saya berkempen ke seluruh negara kerana itu mungkin bulan-bulan terakhir yang saya ada bersama mereka. Saya ingat apabila papan tanda elektronik di London memaparkan berita saya dijatuhkan hukuman penjara kerana mendedahkan laporan audit 1MDB. Di antara tahun 2013 hingga 2022, saya menulis 123 artikel dan pendedahan mengenai 1MDB. Semuanya masih ada di blog saya dan boleh dibaca di Jadi saya faham yang semua pihak ada emosi masing-masing. Damailah kita dengan emosi itu. Yang penting jangan sesekali kita benarkan perkara yang sama berulang di masa hadapan. Dan jika kita perlu terus menegur, walau rimas macam mana pun, kita wajib terus bersuara kerana cukuplah ada satu 1MDB dalam sejarah kita.

Rafizi Ramli

200,550 просмотров • 8 месяцев назад

ada pernyataan yang menarik banget dari seorang pengacara spesialis hukum, park joongkwang yang juga dikenal sebagai penggemar sejarah, speakup terkait kontroversi hayoung. "tanggung jawab leluhur yang melakukan tindakan pro-jepang dan penilaian terhadap keturunannya tentu saja harus dipisahkan. korea juga melarang hukuman berdasarkan keturunan melalui konstitusi. tetapi orang yang sedang menjadi masalah sekarang adalah hayoung. di korea masih banyak keturunan orang-orang yang pro-jepang. mereka masih ada dan akan terus ada. kita sebenarnya tahu siapa orang orang itu, tetapi kita tidak mempermasalahkan semuanya. kenapa? karena mereka menunjukkan sikap yang tepat. setidaknya mereka tahu bagaimana merasa malu atas hal itu. dan melakukan sesuatu terhadap mereka sekarang sama sekali tidak akan membantu perkembangan masyarakat. karena itulah kita membiarkannya begitu saja. kita bisa memberikan banyak contoh. tentu saja ada konglomerat yang memiliki sejarah pro-jepang. salah satu contoh yang paling terkenal adalah doosan. perusahaan itu bermula dari sebuah perusahaan yang tidak diragukan lagi memiliki sejarah pro-jepang, kemudian berkembang menjadi konglomerat. tetapi bukan berarti sekarang kita akan menjadikan doosan sebagai perusahaan milik negara. itu tidak boleh dilakukan. perusahaan yang paling terkenal lainnya tentu hyundai motor, tetapi bagaimana dengan sk hynix? apakah semuanya harus dikembalikan kepada negara? saya bisa memahami keinginan untuk menyita harta tersebut. tetapi daripada menyita dan menjualnya, kita memilih untuk membiarkannya tetap ada dan memilih jalan yang memungkinkan masyarakat kita berkembang lebih jauh. bukan karena kita menyukai mereka. negara saat itu sudah menjadi reruntuhan akibat perang. masyarakat harus segera mencari nafkah dan belajar agar bisa menghasilkan bahkan satu dolar lebih banyak. dalam kondisi yang begitu mendesak, masyarakat memilih jalan tersebut. masyarakat sebenarnya tahu, tetapi memilih untuk memaafkan dan membiarkannya karena percaya bahwa kekayaan tersebut pada akhirnya akan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi korea selatan. namun, ketika seseorang tidak memahami hal itu lalu keluar dan membicarakannya dengan bangga, tentu menjadi masalah. karena itu, sebenarnya hayoung sebagai seorang selebritas hanya perlu menunjukkan sikap yang tepat. bukan berarti tidak ada contoh sebelumnya. ada banyak kasus serupa. kalau dia mengikuti contoh-contoh yang sudah ada, sebenarnya situasi ini sama sekali tidak perlu menjadi masalah. banyak selebritas juga memiliki leluhur yang pro-jepang. misalnya kang dong-won, dan lee jiah juga pernah menjadi sorotan serta meminta maaf. apa perbedaannya? mereka merasa malu terhadap hal tersebut. lee jiah dan kang dongwon menunjukkan contoh yang sangat baik tentang bagaimana seorang selebritas dengan leluhur pro-jepang seharusnya bersikap. mereka bisa menjadi teladan. sedangkan dalam kasus hayoung, dia tidak menunjukkan sikap seperti itu, sehingga akhirnya menjadi masalah. ada unsur ‘gweisimjoe’, rasa kesal masyarakat karena sikapnya dianggap tidak pantas dalam kontroversi ini. apalagi ini terjadi menjelang gwangbokjeol (hari pembebasan korea) sudah banyak orang yang meminta maaf karena leluhurnya. jadi sekali lagi, ini adalah masalah sikap. saya ingin menegaskan bahwa hayoung bukan dihujat karena kesalahan leluhurnya. dia dihujat karena sikapnya sendiri. dan ketika kita membicarakan persoalan pro-jepang, menurut saya pesan yang ingin kita tegaskan kali ini adalah: ‘kami tidak akan menyita hartamu, tetapi jangan membanggakannya. kami tidak mengambil uangmu dari masyarakat, tetapi itu juga bukan berarti kami memberikan kehormatan kepadamu.’ saya rasa itulah sesuatu yang kembali kita tegaskan melalui kontroversi ini."

덕질일기 | buzzer 👻

28,760 просмотров • 9 дней назад

Jika umat Islam terus dijejali kata-kata "kiamat sebentar lagi" atau "ini akhir zaman", maka tak akan ada ilmuwan-ilmuwan muslim yang hebat yang akan memimpin ilmu pengetahuan di masa depan. Umat Islam tak akan mau tahu bagaimana kehidupan manusia di masa depan yang mungkin masih ribuan tahun bahkan jutaan tahun lagi. Umat Islam tak akan mau berpikir tentang nasib Islam sendiri di masa depan. Bagaimana cara ibadah jika manusia tak lagi hidup di bumi? Salat menghadap ke mana, puasa hitungan waktunya bagaimana, haji harus pergi ke mana? Semua pertanyaan itu semacam "dimatikan" di pendidikan Islam dengan ucapan "kiamat sebentar lagi". Beres. Andai manusia hidup di Mars, hitungan 1 tahun di sana adalah 687 hari. Puasanya gimana coba? Setahun puasa 30 hari atau jadi 60 hari? Tapi diskusi hal-hal seperti itu tak akan kita temukan di dalam forum pendidikan Islam. Yang kita temukan dalam kajian Islam masih seputar hal-hal remeh yang itu harusnya sudah masuk dalam hukum kesepakatan antar-manusia, bukan hukum agama. Coba perhatikan kajian-kajian Islam yang seperti ini: - hukum perempuan mencari ilmu dan bekerja di luar rumah - hukum istri ambil uang di saku suami tanpa izin - hukum menjelekkan kantor eks-tempat kerja - hukum membuka aib pasangan - hukum mencukur bulu kemaluan - hukum melakukan hubungan seks dengan gaya ini dan itu... - dll. Bayangkan, hal-hal seperti itu dibahas dalam konteks agama di media-media publik. Islam itu mengajarkan akhlak baik. Akhlak baik itu sesuai apa yang sufah kita sepakati. Masak urusan menjelekkan kantor lama saja harus ditanyakan apakah itu baik atau tidak menurut Islam? Kapan umat Islam memikir kehidupan di masa depan jika merasa harus mengembalikan peradaban seperti 14 abad yang lalu? Di saat umat manusia di luar sana berpikir tentang bagaimana cara bisa hidup di luar bumi, kita umat Islam masih ada yang ingin kembali berjual beli memakai dinar dan dirham. Ya Allah ya Tuhanku... Sampai abad 20 kemarin, bolehlah kita ngotot beragama dengan memahami dalil secara tekstual. Namun di abad 21 ini, zaman sudah benar-benar berubah. Sampai tahun 1980-an lalu mungkin kita masih bisa gagah menyuarakan hukum negara bisa dikembalikan seperti hukum di abad ke-7, namun sekarang, Anda masih mau mengajak orang lain menerapkan hukum potong tangan? Semua kitab-kitab ulama besar yang sekarang dijadikan sandaran umat Islam, ditulis sudah berabad-abad yang lalu. Para ulama besar itu menulis teori dan menafsirkan Quran Hadis dengan didasarkan logika manusia saat itu. Sudah saatnya umat Islam sekarang menafsirkan kembali ajaran Islam untyk #islammasadepan

Hasyim Muhammad

35,947 просмотров • 2 лет назад

Andai saya Jokowi... (menjawab video Pandji Pragiwaksono, silakan membaca atau mendengarkan suratnya saya membacakan) Mas Pandji yang terhormat, izinkan saya merespon video Mas Pandji yang ditujukan ke saya. Saya dengar Mas Pandji di Pilpres kali ini, tak mendukung Pak Anies seperti halnya di Pilgub DKI 2017 lalu. Mas Pandji beralasan bahwa Pak Anies seharusnya melanjutkan dulu perubahan yang Pak Anies lakukan di Jakarta. Mas Pandji, alasan itulah yang mendasari saya merasa harus ikut cawe-cawe dalam pilpres kali ini. Menurut Mas Pandji, apa yang dibangun Pak Anies di Jakarta selama 5 tahun bisa sia-sia jika dilanjutkan gubernur lain yang tidak satu visi karena pondasi yang dibuat selama 5 tahun belumlah cukup kuat. Begitu juga di posisi Presiden, perlu Mas Pandji sadari, bahwa membangun pondasi selama 10 tahun itu belum cukup kuat karena negara ini sangat besar. Sejak 2014, saya sudah memulai sebuah perubahan besar. Perubahan besar yang saya mulai ini, menurut saya, harus terus berlanjut. Pembangunan pondasinya saja belum benar-benar selesai, akan besar sekali kerugian negara ini jika pondasi itu dibongkar kembali. Jika di pemerintahan selanjutnya, arah pembangunan harus diubah lagi, maka pembangunan tidak akan sampai ke tujuan karena kita harus sibuk membuat pondasi lagi. Kita pastinya tidak mau itu terjadi. Kita tidak ingin setiap kali pergantian pemerintahan, isu yang diangkat adalah perubahan. Kondisi yang terus berubah pasti tidak kondusif bagi dunia usaha. Sebagai bangsa, kita masih terus berproses agar suatu saat nanti, pergantian kepemimpinan nasional tidak lagi mengubah arah pembangunan bangsa ini ke depan. Arah pembangunan akan tetap pada jalurnya siapapun presidennya. Bayangkan, pembangunan sekelas IKN pun bisa terancam tak dilanjutkan hanya karena ada pihak yang tidak suka dengan saya. Pembangunan IKN, jalan tol, jalur kereta api, atau pembangunan yang lain, semua itu bukan tentang saya. Itu kepentingan bangsa yang jauh lebih besar dari sekadar nama pribadi saya. Saya rela nama saya dihapus dan tidak disebut sebagai pencetus pada program-program pembangunan itu asalkan semua program itu tetap dilanjutkan. Jadi, ini bukan tentang saya, ini untuk kepentingan bangsa ke depan. Pembangunan ini harus tetap jalan. Ini bukan tentang saya, apalagi tentang keluarga saya. Ini tentang Indonesia yang sudah menentukan arah pembangunannya, dan saya tidak ingin kita berbelok dan memulai dari nol lagi. Betapa mahalnya pengorbanan kita yang terbuang jika kita mulai dari nol lagi. Siapa yang dirugikan? Rakyat Indonesia. Kalau saya pribadi, apapun yang terjadi di pemerintahan selanjutnya, insya Allah saya dan keluarga masih bisa hidup layak. Jadi, ini bukan tentang kehidupan saya. Ini tentang kerugian negara ini jika pembangunan ini tidak dilanjutkan. Untuk bangsa ini, saya rela kalau hanya dituduh: - Jokowi memanipulasi konstitusi. - Jokowi membangun politik dinasti. - Jokowi otoriter. - Jokowi perusak demokrasi. - Gibran anak haram konstitusi. Silakan saja menuduh saya dan keluarga. Perlu Mas Pandji ketahui bahwa dari orang tua saya, saya pribadi, hingga anak-anak saya, sudah terbiasa mendapatkan tudingan yang jauh lebih buruk dari itu. Tujuan saya melakukan cawe-cawe ini hanya satu, yaitu Indonesia yang lebih baik di masa depan. Tidak masalah saya dituduh melanggar etika, yang penting saya dan keluarga saya tidak melanggar hukum dan bisa melihat Indonesia menjadi lebih baik. Tidak masalah saya dituduh melanggar etika, karena tuduhan itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan besarnya manfaat yang akan kita raih untuk negara ini. Mas Pandji, sekarang coba kita ingat ucapan Bung Karno, "Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri." Nah, Mas Pandji sekarang tahu, kan, bagaimana beratnya perjuangan saya menghadapi semua tudingan itu? -lanjut👇-

Hasyim Muhammad

372,050 просмотров • 2 лет назад