Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

36,850 Aufrufe • vor 2 Jahren •via X (Twitter)

10 Kommentare

Profilbild von Katjang Goering
Katjang Goeringvor 2 Jahren

Sanusi bagi alasan Kedah Agro tak menyumbang apa2 kat hasil kerajaan Kedah. Walaun pun angguk2 tanda setuju.. Tetapi haritu Silverstone tutup operasi di Malaysia lepas beberapa tahun catat kerugian, walaun meloncat terjerit2 salahkan kerajaan Selangor.

Profilbild von Its._.Hak
Its._.Hakvor 2 Jahren

Pastu dia bagi tau 400k punya keta murah boleh beli dua.. Haa mantap MB kedah mantappp sanjungan lagi.. Aku rasa dia karok malam2 tu dia cari duit untuk bayar gaji lah kot haaa husnuzon lagi hahahah

Profilbild von Pawang S00D🔗
Pawang S00D🔗vor 2 Jahren

Berlagak jugak pak lebai pas ni kekadang. Boleh beli 2.

Profilbild von Kelon Mas
Kelon Masvor 2 Jahren

Tak ada sekelumit rasa besalah betul ye menyusahkan hidup keluarga pekerja. Sial betul macam yahudi perangai.

Profilbild von Pawang S00D🔗
Pawang S00D🔗vor 2 Jahren

Pemimpin pas ni kebanyakan, kebanyakan nya mmg jenis pentingkan diri sendiri. Masa nak mengundi nanti baru acah² terpaling rakyat

Profilbild von Kilal
Kilalvor 2 Jahren

MB ni nak kuasa ja tapi taknak pikul tanggungjawab.. Tergamak dia kata kat kakitangan anak syarikat MBI macam tu.. Letak je la jawatan pengerusi MBI kalau tak reti buat kerja.

Profilbild von Jantzen
Jantzenvor 2 Jahren

Sanusi mana ada dosa...hati² dgn kenyataan yg boleh menyinggung hati Walaun's...

Profilbild von Pawang S00D🔗
Pawang S00D🔗vor 2 Jahren

Mohon ampun 😰

Profilbild von Jin
Jinvor 2 Jahren

MB kami sempoiiiiiii.....

Profilbild von sc
scvor 2 Jahren

mana boleh guna wang rakyat untuk bayar gaji, nak bayar car maintenance pun susah.. kasihan kat mb semboi..

Ähnliche Videos

▶️ RUTINKAN AMALAN INI SEBELUM TIDUR, JIKA DOSAMU INGIN DIAMPUNI 📡 Simak kajian selengkapnya: Pernahkah kita merasa hari ini penuh salah dan dosa, lalu ingin tidur dengan hati yang lebih tenang? Jangan lewatkan amalan ringan ini, singkat tapi pahalanya luar biasa. Bacanya sebentar, manfaatnya sangat besar. Rasulullah ﷺ mengajarkan sebuah dzikir ketika seseorang hendak menuju tempat tidurnya. Ia mengucapkan istighfar yang mengandung pengakuan tauhid dan taubat kepada Allah yang Maha Mengurus seluruh makhluk-Nya. Siapa yang membacanya sebelum tidur, maka Allah ﷻ akan mengampuni dosa-dosanya, meskipun sebanyak buih di lautan, sebanyak daun-daun di pepohonan, sebanyak butiran pasir, dan sebanyak hari-hari dunia. Rasulullah ﷺ bersabda dalam sebuah hadits: "Barang siapa membaca sebanyak tiga kali ketika hendak tidur: Astaghfirullaahal-'Azhiim, Alladzii Laa Ilaaha Illaa Huwalhayyul-Qayyuum, wa Atuubu llaiih (aku memohon ampunan Allah yang Maha agung, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Dia yang Maha hidup kekal abadi dan terus menerus mengurus makhluk-Nya. Dan aku bertaubat kepada-Nya), maka Allah mengampuni dosa-dosanya meskipun dosa-dosanya itu sebanyak buih di lautan," (HR Tirmidzi: 3397) Allah ﷻ berfirman: وَمَنْ يَّعْمَلْ سُوْۤءًا اَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهٗ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللّٰهَ يَجِدِ اللّٰهَ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا Siapa yang berbuat kejahatan atau menganiaya dirinya, kemudian memohon ampunan kepada Allah, niscaya akan mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS An-Nisā' [4]: 110) Jangan remehkan amalan kecil sebelum tidur. Bisa jadi itu sebab Allah ﷻ menghapus dosa-dosa kita dan menutup hari dengan ampunan-Nya. Semoga Allah ﷻ memberi kita taufik untuk mengamalkannya setiap malam. __ ♻️ Silahkan disebarluaskan 🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin #khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah

Khalid Basalamah Official

26,112 Aufrufe • vor 8 Monaten

Tauhid harus ditanamkan kepada anak semenjak dini, agar ketika dia baligh dia sudah memahami tujuan dia hidup di dunia ini, yaitu untuk mentauhidkan Allah. Allah berfirman: وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” (QS. Az-Zariyat : 56). Seorang anak harus memahami bahayanya pentingnya tauhid, dan bahayanya kesyirikan. Kalau seandainya kita menanamkan sedari kecil rasa kejujuran kepada anak, maka tauhid jauh lebih penting dari itu, kalau kita ajarkan kepada anak tidak boleh berdusta, maka syirik jauh lebih berbahaya daripada kebohongan. Allah berfirman: إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang sangat besar”. (QS. An -Nisa : 48). Serta diantara nasehat seorang yang sangat sholeh, Lukman, Allah abadikan nasehat indah yang dia berikan kepada anaknya. Diantara nasehat Lukman kepada anaknya adalah tentang tauhid dan selalu menjauhi syirik dengan sejauh-jauhnya. Allah berfirman : وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ “Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”.” (QS. Lukman: 13). Adapun, contoh urutan pembelajaran tauhid seorang anak, ajarkan dulu kepada anak siapa Allah, Allah adalah sang pencipta, hanya Allah pemberi rizki, Allah yang mengatur alam semesta. Ajarkan asma wa sifat, Allah adalah zat paling sempurna, paling baik, Allah maha pemaaf, Allah marah kalau kita berbuat dosa, dan semisalnya. Ajarkan tauhid uluhiyyah, kita hanya boleh minta sama Allah, jangan minta kepada sesuatu yang tidak bisa melakukan apapun, dan semisalnya. Sumber: Bimbingan Islam

Txt dari Foto Dakwah 🇵🇸

56,229 Aufrufe • vor 2 Jahren

gak ada yang paling benci ketika dua orang Muslim menikah kecuali SETAN. bener ya, framing itu jahat banget baru sepotong video orang langsung percaya kalau itu nunjukkin 'sifat aslinya'. bayangin seromantis ini disebut patriarki, terus mulai nyebarin narasi-narasi menyedihkan dari pengalaman orang yang hidupnya menyedihkan untuk mendukung argumen tersebut. Kadam Sidik alias Husain Basyaiban dalam beberapa podcast bilang kalau abuya atau bapaknya mengajarkan sejak kecil untuk bersih-bersih rumah, jadi di rumahnya yang bersih-bersih laki-laki, jadi mana patriarkinya? cerita juga kalau di rumah yg masak umi, ketika umi sudah lama masaknya, abuya suruh anak-anaknya nemenin ke dapur supaya moodnya bagus, seromantis ini mana seremnya? menikah itu dengan consent, semuanya ridho, bisa-bisanya dibilang manipulasi, besaran mahar dipermasalahkan, permintaan supaya "dirajakan" dianggap negatif, mungkin bacaannya sekadar raja namrud atau firaun ya. "siapa wanita tidak beruntung itu?" - wanita yang tidak senang atas kebahagiaan orang lain. - wanita yang punya trauma lalu menjadikan traumanya standar menilai, berkomentar jahat ke wanita lain yang sedang bahagia - wanita yang tidak diberi kelapangan oleh Allah untuk mendoakan kebahagiaan orang lain. jangan karena kamu pernah berada dalam hubungan yang ceritanya sama, lalu menganggap akhir ceritanya sama jangan menilai keputusan hidup orang lain dengan kegagalan hidup yang kalian rasakan. menurutku setiap pemilihan kata, setiap tindakan gak akan bisa berubah dengan cepat, maka pertimbangannya: kita harus liat seberapa konsisten, seberapa dalam kita mengenal karakter orang yang akan kita nikahi. semoga Allah berkahi pernikahan kalian, Allah ampuni dosa-dosa kalian atas jahatnya komentar orang lain. semoga dengan pernikahan ini kalian bisa melanjutkan peradaban yang baik, memiliki keturunan yang sholeh dan sholehah, aamiin. semangat terus affiliate-nya Kadam Sidik

ʙɪɴ

71,588 Aufrufe • vor 1 Monat

Tahun ini, selain telah berdiri selama 19 tahun, Aksi Kamisan juga menyentuh pelaksanaannya yang ke-900 kali pada Kamis (5/2/2026). Bukan sebuah kebanggaan. Angka yang terus bertambah ini justru menjadi pengingat bahwa impunitas dan kejahatan HAM yang dilakukan negara masih terus berlanjut. Pergantian rezim dari satu pemimpin ke pemimpin lainnya hanya menjadi estafet kekuasaan yang tidak pernah benar-benar menghadirkan keadilan. Pelanggaran HAM berat masa lalu tetap tidak terselesaikan, sementara berbagai bentuk kekerasan dan pelanggaran baru terus bermunculan. Beberapa terduga pelakunya bahkan menduduki jabatan-jabatan strategis di pemerintahan dan menikmati duit rakyat. Pada Aksi Kamisan yang berlangsung hari ini, juga turut hadir dengan menggelar lapak baca. Beberapa buku khususnya yang terbaru "Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di Kampung Kami", juga disediakan untuk dibaca secara gratis. Para tahanan politik, seperti Delpedro, Muzzafar, Syahdan, dan Khariq juga menyampaikan refleksinya pada hari ini, yang besok akan melaksanakan sidang putusannya. Ini menjadi salah satu bentuk perlawanan yang juga ditakuti oleh negara, yakni saat warganya memiliki kesadaran untuk belajar, membaca, membagikan ilmu secara gratis, yang kemudian melahirkan pemikiran-pemikiran kritis dari warganya. Payung-payung hitam yang berada di sebrang Istana Negara ini tidak akan pernah berhenti berdiri, selama negara belum mengakui dan mempertanggungjawabkan dosa-dosanya. Kami menolak lupa dan menuntut pengusutan secara tuntas kepada para pelaku! 📷 Laras CK, Salsabila Putri, Khoirunnisa NF/Konde.co #AksiKamisan #Kamisanke900 #PembangunanUntukSiapa

konde.co

27,182 Aufrufe • vor 6 Monaten

Ada yang bilang, kekuasaan merusak. Tapi lebih benar bila dikatakan: kekuasaan membuka siapa kita sebenarnya. Dulu, kita mengenalnya sebagai lelaki sederhana dari Solo. Gaya bicaranya pelan, sering terlihat kikuk, tapi memikat. Ia membangun citra sebagai pemimpin yang lahir dari rakyat, berbicara seperti rakyat, dan berpihak pada rakyat. Tapi hari lalu, lelaki itu duduk di puncak kekuasaan, dan kita seperti mendengar dua suara darinya: satu yang dulu menyapa dengan gaya santun dari Balai Kota, dan satu lagi yang kini membentak dari Istana. Apa yang menjadikan seorang Jokowi berubah demikian drastis? Atau, barangkali, ia tidak berubah sama sekali—kita saja yang dulu belum cukup mengenalnya. Nilai-nilai tak turun dari langit. Ia dibentuk oleh pengalaman, lingkungan, dan lebih dulu lagi: keluarga. Rumah adalah ruang paling sunyi tempat seseorang belajar apa arti kebenaran, apa makna kejujuran, dan bagaimana bersikap terhadap kekuasaan. Jika seorang anak tumbuh dalam rumah yang memperlakukan kebohongan sebagai cara bertahan hidup, maka besar kemungkinan ia akan menjadikan dusta sebagai alat, bukan aib. – “The subconscious mind is formed by observing others, especially during childhood. Most people don’t realize they’re just replaying a program installed by their family.” Konon, masa kecil Jokowi dekat dengan lingkungan ideologis yang tidak bertumpu pada iman sebagai fondasi nilai. Narasi ini memang tidak pernah dikonfirmasi dengan jujur, tapi juga tidak pernah dibantah dengan tegas. Bukan berarti setiap orang yang tumbuh di sekitar ideologi kiri niscaya kehilangan moral, tidak. Tapi jika dalam rumah itu nilai-nilai agama hanya menjadi tempelan sosial—bukan keyakinan batin—maka “dosa” tak punya tempat dalam logika hidup. Dalam logika itu, yang benar bukan yang jujur, melainkan yang berhasil. Dan kita tahu, Jokowi berhasil. Tapi dengan ongkos mahal: hilangnya kepercayaan publik. Ia pernah berjanji tak akan mengangkat anak dan menantunya dalam politik. Hari ini, satu jadi wakil presiden, satu lagi menuju kursi gubernur. Ia pernah bilang tak akan ikut cawe-cawe soal pilpres. Tapi kita tahu betapa kuat bayangannya dalam setiap putusan Mahkamah Konstitusi, KPU, bahkan dalam framing media. Berbohong bukan lagi kegagalan moral. Tapi metode kekuasaan. Tapi kenapa? Barangkali karena sejak awal ia tidak pernah menganggap kebohongan sebagai bentuk pengkhianatan. Barangkali sejak kecil, dalam rumahnya, kebenaran adalah apa yang berguna. Agama? Mungkin hadir sebagai formalitas. Nilai? Mungkin tak lebih dari strategi. Maka ia pun tumbuh menjadi manusia politik tanpa beban akhlak. Berjanji tanpa niat menepati. Berucap tanpa takut dilangitkan. Kita menyaksikan seorang pemimpin yang tidak hanya ingkar, tapi tak merasa bersalah. Seolah ia tak tahu bahwa kata adalah amanah. Dan barangkali ia memang tak pernah diajari begitu. Dalam dunia di mana iman adalah fondasi moral, berbohong adalah dosa. Dalam dunia tanpa itu, bohong hanyalah taktik. Kita tidak dilahirkan dengan akhlak. Kita menyerapnya. Dan apa yang diserap Jokowi—entah dari rumah, entah dari sejarah—telah membentuknya menjadi sosok yang kini kita kenal: presiden yang tak pernah benar-benar jujur. Dan seperti kata seseorang yang sudah lama berhenti berharap: kita bukan sedang menyaksikan seorang pemimpin yang jatuh, tapi seseorang yang akhirnya memperlihatkan wajah aslinya. Copas pak Ali Syarief - アリ・シャリーフ

Ommi de Queen👑

10,814 Aufrufe • vor 1 Jahr

ROMANTISME JOGJA ITU PALSU, DI BALIK STATUS ISTIMEWA, ADA BISNIS SAMPAH 3 TRILIUN! Kalian yang hobi romantisasi Jogja, jalan-jalan di Malioboro sambil ngopi pernah mikir gak wak, ke mana larinya jutaan ton sampah kota ini selama 30 tahun terakhir wak? Jawabannya wak, DITUMPUK DAN DIJADIKAN BUMPER PROYEK! SEJARAH KELAM PIYUNGAN & KORBAN TAPAK Sejak TPST Piyungan jebol dan resmi ditutup, warga Sitimulyo Bantul udah kenyang jadi TEMPAT PEMBUANGAN DOSA EKOLOGIS kota wak. Sumur tercemar lindi, bau busuk menyengat tiap hari, dan komunitas pemulung lokal diabaikan. Tapi anehnya, tiap kali Piyungan krisis, solusi yang muncul bukan pemberdayaan hulu, melainkan NARASI INVESTASI FANTASTIS! Dari wacana Paneltech, KPBU, sampai janji desentralisasi lurah... SEMUA MANGKRAK wak! EGO SEKTORAL & LEMPAR BATU SEMBUNYI TANGAN WAK Kenapa krisis sampah Jogja gak pernah selesai? Karena rantai tanggung jawabnya sengaja dibuat ABU-ABU! Pemkot Jogja, Pemkab Sleman, Pemkab Bantul, Pemda DIY, sampai pemegang otoritas tanah Kasultanan saling pimpong tanggung jawab wak. Sistemnya sengaja dibikin membusuk supaya publik PASRAH waktu ada Mega-Proyek bernilai triliunan masuk! MASUKNYA DANANTARA (3 TRILIUN): SOLUSI ATAU BANCAAN BARU WAK? Sekarang masuk BPI Danantara bawa dana Rp 3 Triliun. Janjinya keren kali wak, Sampah jadi Listrik PLN, abu FABA diolah pengusaha lokal, teknologi canggih Waste-to-Energy. Tapi mari kita pakaikan REALITY CHECK nya wak. 1. KORBAN LIFESTYLE FAKE Warga & wisatawan Jogja sok ramah lingkungan, tapi budaya pilah sampah hulu NOL BESAR. Semua diserahkan ke mesin 3 Triliun. 2. GIGA-PROJECT TRAP Bisnis pengolahan sampah berteknologi tinggi itu butuh PASOKAN SAMPAH KONTINU. Artinya, sistem malah BUTUH SAMPAH BANYAK biar mesinnya gak rugi! 3. MONOPOLI OLIGARKI Siapa pengusaha lokal yang dapet jatah kelola FABA & Pembangkit Listriknya? Jangan-jangan cuma muter di lingkaran elite itu-itu lagi wak! Kesimpulannya wak Sampah di Jogja itu bukan cuma masalah ekologis, tapi industri RAGE-BAIT ANGGARAN wak, yang dipelihara dari masa ke masa. Tanpa transparansi tanah & jatah proyek, dana Danantara 3 Triliun cuma bakal jadi PIYUNGAN JILID II versi digital & berdasi. Gimana pandangan kalian wak? Kasih dulu argumentasi pedasmu di 👇

Sumatera Adil & Federal

43,446 Aufrufe • vor 1 Monat