Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

/DREAMIES LEATHER OUTFIT IS BACK!!! Kok ada grup yg isinya visual semua😵‍💫😫🫶

26,220 views • 5 months ago •via X (Twitter)

0 Comments

No comments available

Comments from the original post will appear here

Related Videos

Ini teruntuk cewe-cewe di luar sana, soalnya kalian ini nih pemegang kuncinya. Tanpa kalian, ga bakal bisa anak-anak lahir ke dunia. Gue mau terjemahin hasil riset soal fatherlessness di Amerika. Anak-anak dari rumah tanpa ayah di Amerika Serikat itu ada sekitar 18,4 juta. Dari semua anak-anak tunawisma, 90% ga punya ayah. Dari semua remaja-remaja pembunuh, 75% ga punya ayah. Dari semua anak-anak DO, 71% ga punya ayah. Dari semua anak-anak yang dipenjara, 70% ga punya ayah. Dari semua kasuh bunuh diri di bawah umur, 63% ga punya ayah. Dari semua pemerkosa, 60% ga punya ayah. If a man's greatest gift to his children is to love their mother, a woman's greatest gift to his children would be to love the right man. Kurang-kurangin ngasih anak ke laki yang ga jelas juntrungannya, PLIS. Yang ngancem-ngancem elu kalo ga diewe, yang rajin browsing open BO, yang setiap kecamatan cemcemannya ada tiga. Yang kayak begitu u sepongin. 😩 Gue ngerti sebagai perempuan kita juga berhak buat gatel. Ngerti. Gue juga dulu aktif kok di dunia entotainment. Tapi, mbok ya, it wouldn't kill to be a little selective. Sudah saatnya laki-laki blingsatan di luar sana itu dihindarin, anggap mereka ini wabah. Biar seumur hidupnya cuma bisa ngewe kalo bayar. Kaga bisa punya keturunan karena kaga ada yang mau ngasih. Sekali lagi, DEMI ANAK MASA DEPAN ELO. Lo mau tetek lo lagi bengkak perih-perihnya lagi netein anak eh mata lo malah berair nangisin lakik lo yang serahim ama dakjal? Sudah banyak beredar cerita-cerita di luar sana, wahai Nurlela. Serem. 😖 Jadi bisa kan, ya? Ngasih anak ke cowo yang pantes aja. Tengkyuuuuuu.

Bu Ustajah Anti Saru 🛸👽

634,992 views • 3 years ago

DAY 3 ARDALYN INNER CIRCLE🌸 Dalam 3 hari ini aku mencoba untuk share semua pengalamanku pelan2, step by step analisis dengan style ardalyn Mulai dari teknikal, cara baca makro data dan interpretasinya dan cara menghubungkannya untuk dapat analisa keseluruhan Dan tidak lupa kontrol emosi di market Salah satunya : BUY WHEN PEOPLE FEAR FEAR WHEN PEOPLE GREED BUY LOW SELL HIGH BUY BLOOD SELL PARTY Diskusi 2 arah sehingga bisa saling bertukar informasi dan pengalaman Sekali lagi perlu diingatkan Ardalyn Inner Circle Bukan tempat untuk yg punya mindset kaya instant, jika berharap bisa cuan terus dan porto bisa naik berkali lipat dalam beberapa waktu disini “BUKAN TEMPATNYA” karena tidak ada jaminan bahwa kalian bisa cuan, tidak ada yang pasti di market. Sebelum kalian terjun ke market pastikan sudah membaca edukasi mengenai Pondasi Financial yang pernah aku share di postingan sebelumnya. Jika belum stabil jangan pernah sentuh market apalagi terjun ke CRYPTO, STAY AWAY!, karena mental dan psikologis kalian akan jauh berbeda. Karena chat di DM banyak yang numpuk belum aku balas, maka siapa yg serius ingin join aku kasi kesempatan untuk DM ulang untuk melihat keseriusan kalian Karena komunitas ini tidak mencari “quantity” tapi mencari “quality” Aku hanya pilih dan kirim invitation buat yg benar2 serius saja Sisa 60 seat untuk batch terakir dan akan tutup pendaftaran setelah penuh capacitynya Sekali lagi buat yg sudah daftar tapi masih tahap validasi tolong bersabar untuk mendapatkan role untuk bisa masuk ke inner circle, butuh waktu 2x24 jam dari sekarang untuk selesai, mohon menunggu🙏 SEE U INSIDE🫶

Ardalyn

23,016 views • 1 year ago

izin min, hari minggu kmrin 12 Januari 2025 di Pantai Goa Cemara, Bantul. Aku baru liburan sekeluarga, posisi kita baru mainan pasir agak jauh dari tepi pantai. Bapak saya ngeh kalau ada 4 laki-laki seumuran bapak2 udah mantau 1 keluarga chindo (mungkin, dari pengamatan saya) dengan orang tua, dan 4/5 anak nya.. 4 bapak2 itu udah mantau dari semak2 kejauhan. terus deketin anak2 cewe nya yang baru misah sama ortunya. kita 1 keluarga was-was banget, takutnya kalau ada kronologi yang tidak mengenakkan. kita bener2 ngawasin, metenteng sambil liatin bapak2 nya. bapak2 nya tengok kanan kiri terus, sesekali ngajak ngobrol salah satu anak cewe nya tapi ga di respon sama dia. seriingg banget tengok kanan kiri dulu. terus lewat bbrp menit anak2 cewe nya balek ke ortu nya. ehh bapak-bapak 2 nyusul ke sana juga, salaman sama ortunya. dan ini dari pengamatan saya bapak2nya pengen ngajak kenalan/foto anak2nya, tapi ditolak sama bapaknya anak2. kita sekeluarga udah lega kalau bapaknya paham. setelah itu bapak2 nya kearah kanan keluarga cindo itu, buat foto2 (atau mungkin diam2 memfoto). terus 2 bapak2 yang lain nyusul kesana juga (kita sekeluarga makin takut kok kaya dikepung). maki kami awasi dan petentengilah. akhirnya 4 bapak2 nya balek lagi. dan ternyata mereka dari rombongan bis gatau dari mana min. buat temen2 semua hati2 yaa, setidaknya kalau baru ditempat liburan yg biasa2 saja pakaian jangan terlalu terbuka, jangan pisah dari orang tua apalagi kalau remaja, kalau ada orang yang sdh sus, apalagi dari jauh, dah mending pergi aja dr tempat tersebut. kami takut bener2 takut, kmrin udah siap buat neriak i bapak2 nya tapi Alhamdulillah tidak ada kejadian yang tidak mengenakkan. SEKALI LAGI TEMAN-TEMAN HATI2 YA! fyi saya warga asli bantul min (Juwitaahdy)

Merapi Uncover

65,853 views • 1 year ago

Aku mau spill gimana Jimin in real life versi aku yang baru pertama ketemu. Disclaimer, ini semoga apa yang berusaha aku omongin, bisa tersampaikan dengan baik ya. Karena pada dasarnya, tidak ada kata yang 100% bisa menggambarkan Jimin seperti apa aslinya. But i'll try my best! 🥲🩶 . Jimin itu putih. Bukan paling putih. Tapi dia satu-satunya member yang kulit putihnya tuh terang—sampe cenderung punya warna pink. Kulitnya terang banget. Banget. Mukanya kecil tapi bibirnya penuh banget, dan lagi, WARNANYA JUGA PINKKKK. Seriously rambut dia beneran tebel juga gais, banyak banget rambutnya dia😭❤️. FYI, dia nggak pendek, tapi karena temen-temennya pada tinggi, jadinya dia keliatan imuyyy🫶 . Tapi badannya tu yang sekel isinya otot semua ngerti gasi? Bukan gede yang banyak otot/bidang, tapi PENUH. Btw 🍑 nya beneran bulet sempurna dengan pinggangnya dia yang ramping itu😀🙏. Intinya glow nya gak cuma di muka. Sekulit kulit kayak gelas. Bening. Tapi pink... gimana tuh? Dan ini sih yang bikin gila, pas dia perform..dia bisa jadi sepowerful itu sampe terkesan menggoda brutally, tapi di detik selanjutnya dia jadi sangat sangat sangaaattt soft.. Aku beruntung nemuin Kak Jimin dengan dua versi yang dia rangkul bersamaan. Ini perbandingannya cukup jelas btw. Kalau dia lagi perform tuh beneran tergantung lagu, cuman tiap kali lagi ment... dia selalu jadi guru gemas yang ngajarin dan ngajakin kita semua nyanyi. Vibesnya kayak yang, "ayo anak-anak nyanyi yaaa semuanya yaaa!" He is so cute. Cute paraaahh. ++ Jimin ini member yang memastikan semua section dia kunjungi sampe ujung extend stage. Dia baik sekali. Dia beneran sibuk kesana kemari karena tau banyak spot yang harus dia samperin selain standby di mainstage. Pergerakan Jimin tuh cepet bgt guys, kayak peri yang terbang di atas stage💕 Dan kalau ditanya, "ganteng atau cantik?" KU BINGUNGGGG. Literally kayak rubah. Gumiho. Dia cantik nya juga cantik banget kalo lagi diem. Tapi kalo dia lagi dance, lagi gerak, YA ALLAAAHH GANTENG BGT DIA. GANTENG YG MANIS YA ALLAAHHH. DAGU DIA PERFECT BGT. KAYAK PAHATAN SEMPURNA. I'm so thankful karena Jimin sering bangett mampir ke aku. Nyamperin. Ngajak kita have fun. Ya Allah.. mau ketemu Jimin lagi. Aku beneran susah bgt move on dari Guru Cantik ini. See you soon ya sayang! Ku nabung lg abis ini💕

nemi. is seeing jikook again

123,735 views • 1 month ago

Over the past few weeks, I’ve been looking for different ways to access Seedance 2.0. Then TopviewAI told me that their platform supports Seedance 2.0 — and it can also seamlessly combine multiple clips together. I used the prompt below to create this video, and the result is absolutely amazing! Use 🩵Image 1 as the first frame, referencing the character design, outfit color palette, and overall visual style of 🩵Image 1. The girl is performing a high-speed downhill skateboard ride on a winding suburban mountain road. The shot uses a Steadicam follow perspective, with an intense sense of speed throughout. The powerful wind generated by the fast ride makes her hair and clothing whip violently in the air. At the beginning, the girl pushes off with one foot to gain speed, then lowers her body to reduce wind resistance and continues accelerating. The scene features heavy motion blur to emphasize the extreme speed of the skateboard. While riding, she repeatedly shifts her center of gravity downward and leans left and right through multiple turns on the road. As she carves into the corners, the arm on the inside of the turn lowers as if lightly trying to touch the ground. On straight sections, she bends forward, keeps her knees low, and places both hands behind her back to minimize drag. In the distance, fireworks are going off above a seaside town, while a passenger airplane flies across the sky. The overall visual style should be ultra-realistic, with highly lifelike image quality and realistic photographic cinematography. No background music, only environmental sound design.

underwood

11,308 views • 3 months ago

Seedance V2 15-second vertical emergency street incident, realistic cinematic documentary style, 9:16. Reference binding: @ Image1 is the main subject and must remain the same adult young woman throughout the full video. Preserve her exact face, long straight dark-brown hair with center part, fair skin, soft oval face, defined eyeliner, glossy pale pink lips, multiple silver ear studs, and yellow one-shoulder knit top with a silver oval brooch. Do not age-shift her. Do not change hairstyle, outfit, or identity. Scene: daytime in Brooklyn, New York, neighborhood sidewalk outside a corner deli or small storefront, brick wall, brownstone-like street character, parked cars along the curb, lived-in local block energy, sudden public danger, raw neighborhood realism. Core action: a large black bull with thick curved horns has @ Image1 pinned against the brick wall on the sidewalk. She is terrified, gripping both horns with both hands, struggling constantly to stop the bull from pressing into her. The bull pushes forward with believable force and jerks its head aggressively. Nearby locals gather fast, shouting, backing away, and trying to help. One man inches in from the side. Another person yells to call 911. Audio: realistic Brooklyn street ambience, passing cars, distant siren, footsteps, neighborhood voices, frightened screams, bull snorting, urgent English crowd shouting, no music, no narration. The woman cries: “Help! Please help!” Bystanders shout: “Call 911!” “Yo, back up!” “Somebody help her!” Shot timeline: 0.0-3.5s: medium-wide handheld shot from across the sidewalk. The bull has @ Image1 pinned to the wall outside the storefront. She grips both horns, face locked in panic, yelling for help. Nearby pedestrians stop abruptly. 3.5-7.0s: tight side-angle shot. The bull surges forward and tosses its head. She braces and struggles, elbows shaking, shoes dragging against the pavement as she fights to keep the horns away. 7.0-11.0s: wider vertical shot reveals more of the Brooklyn block. People gather near parked cars and the storefront, some filming, some retreating. One bystander steps in but pulls back when the bull snaps toward him. 11.0-15.0s: shaky close handheld climax. Her grip slips for a moment, then clamps down again. The bull snorts and presses harder. Two bystanders wave from the side to distract it while others scream for emergency help. End on unresolved danger. Camera: vertical bystander-phone footage, handheld, reactive reframing, slight panic zoom and imperfect centering, no impossible moves, no slow motion. Visual rules: realistic anatomy, realistic bull movement, realistic neighborhood crowd behavior, authentic Brooklyn street mood, no comedy, no fantasy, no gore, no blood spray, no severe visible injury, no subtitles, no text overlay, no watermark, no duplicated people.

Emily

84,306 views • 3 months ago

Household chores created using a movement sheet as reference to animate the entire scene using ChatGPT Image 2.0 and Seedance 2.0 on Yapper GPT Image 2 Prompt; [VISUAL STYLE] Monochrome grayscale composition featuring a highly detailed 3D-rendered female character. Designed like a professional instructional guide with a technical, diagram-inspired layout. Clean white background, soft studio lighting, and strong contrast to highlight posture, actions, and object interaction. [GRID LAYOUT] Structured 4×4 panel grid (16 frames total), evenly spaced with thin black divider lines. Each panel is identical in size and clearly numbered from 1 to 16, showing a continuous sequence of household activities. [CHARACTER] Use the provided reference image for the face and overall likeness. Same facial features, skin tone, and proportions Natural makeup, soft expression Consistent identity across all 16 panels Realistic proportions and clean hairstyle (loose or tied back) [WARDROBE] Modern, modest casual outfit: Fitted crop top (not revealing, clean neckline, practical for movement) High-waisted straight or slightly wide-leg jeans (full length, neat fit) Optional minimal sneakers or barefoot indoor styling Fabric should react naturally to movement (subtle folds and tension) [SCENE APPROACH] Minimal, clean environment per panel — only essential props related to the chore. No clutter, no complex backgrounds — focus stays on the subject and action. [PANEL STRUCTURE – EACH FRAME] Top-left: Step number + task title (e.g., “Step 4 – Vacuum Floor”) Center: Full-body pose performing the chore Bottom-left: 3–4 concise instruction lines Overlay: Motion arrows and directional guides showing action flow [CHORE SEQUENCE EXAMPLES] Make the Bed Tidy Up Room Dust Surfaces Vacuum Floor Sweep Floor Mop Floor Do Laundry Hang Clothes Fold Clothes Clean Kitchen Counter Wash Dishes Take Out Trash Water Plants Clean Bathroom Organize Shelves Final Room Reset [MOTION INDICATORS] Curved arrows → fluid actions (wiping, folding) Straight arrows → directional movement Circular arrows → repetitive motions (scrubbing, mopping) [RENDER QUALITY] High-detail sculpted 3D style with smooth grayscale shading, soft shadows, and clean linework. Polished, concept-art level finish with clarity in every pose and object interaction. [RESTRICTIONS] No color, no unnecessary background detail, no extra characters, no revealing clothing, no clutter — only the subject, props, and instructional elements.

Johnn

72,200 views • 2 months ago