Sensitive content

This media may contain sensitive content.

Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

emut permen dulu.. lanjut main sama yang punya permen.. croot.. aahh.. crot.. aahh..💦💦 #bokepindonesian #BokepOnline #bokepasia

65,810 görüntüleme • 7 ay önce •via X (Twitter)

0 Yorum

Yorum bulunmuyor

Orijinal gönderinin yorumları burada görünecek

Benzer Videolar

HOAKS PASAR PRAMUKA, NGELAWAK ATAU HANYA BIKIN RUSUH? Dunia politik kita ini memang nggak pernah kehabisan drama, ya! Baru-baru ini, senior PDIP Andi Widjajanto dengan tegas membantah pernyataan kadernya sendiri, si Beathor Suryadi, yang ngomong kalau ijazah Pak Jokowi itu dicetak di kawasan Pasar Pramuka. Ya Tuhan, Pasar Pramuka? Itu kan tempat orang nyari alat tulis sama printilan murah, bukan bikin ijazah presiden! Jadi gini, si Beathor ini kayaknya kelewat kreatif bikin cerita. Dia ngeluarin narasi yang bikin orang-orang pada ngakak sekaligus geleng-geleng kepala. Eh, tapi yang bikin tambah lucu, ada aja tuh dua orang yang ikut-ikutan nyebarin hoaks ini tanpa mikir panjang. Ibaratnya, mereka ini kayak penutup botol yang ikut-ikutan nyanyi tanpa tahu lagunya. Beathor bilang A, mereka langsung teriak A plus-plus, padahal nggak ada buktinya sama sekali! Coba bayangin, kalau beneran ijazah presiden bisa dicetak di Pasar Pramuka, mungkin sekarang kita semua udah pada punya gelar profesor dari kios sebelah toko fotokopi. “Eh, Mas, bikin ijazah S3 dong, yang kilat, sekalian laminating!” Hahaha, kebayang nggak sih? Tapi serius, nyebarin hoaks gini kan nggak lucu. Apalagi ini soal ijazah orang nomor satu di negeri ini, bukan main-main. Nah, buat dua penyebar hoaks tambahan ini, kayaknya mereka perlu diajak ngopi sambil dikasih wejangan: “Bro, lain kali cek dulu dong sebelum share. Jangan asal ngegas kayak motor balap, tapi otaknya lupa diisi bensin!” Soalnya, kalau cuma ikut-ikutan nyebarin kabar bohong, nanti malah jadi penutup cerita yang cuma bikin orang ketawa doang, tanpa substansi. Pendukung Pak Jokowi mungkin udah pada siap-siap laporin si Beathor sama duo penyebar hoaks ini, lho. Makanya, mending tobat dari sekarang, deh. Daripada nanti malu sendiri pas ketahuan bohongnya. Intinya, hoaks itu kayak api: kecil aja udah bisa bikin rusuh, apalagi kalau ditiup-tiupin. Jadi, buat Beathor dan duo penyebar hoaks, mending fokus bikin konten yang bener ketimbang bikin cerita fiksi yang nggak laku di pasar. Yuk, kita semua main cantik aja, pakai fakta, bukan drama Pasar Pramuka!

𝘁𝗵𝗲 𝗹𝗮𝘀𝘁 𝗱𝗼𝗱𝗼‏‎ ‏‎🆇

11,074 görüntüleme • 1 yıl önce

JUDUL BESAR 900 Miliar Dollar Hilang Ini fakta atau angka propaganda? Gak main-main loh, 16 ribu T, sebodoh itu kah para ekonom dan pemimpin bangsa Indonesia dari dulu? Angka kebocoran ekspor ratusan miliar dolar emang bikin merinding. Sprt halnya Jokowi bilang 11 ribu triliun, ato Prabowo bilang kebocoran negara 2000 T dari 2014 tanpa bisa dibuktikan, ya hanya ilusi. Ini jg sama jgn tepuk tangan dulu. Perlu tanya, dihitung pakai rumus dan metodologinya apa? Horizon waktunya dari kapan? Ato ini Jokowi Jilid II? Under‑invoicing tidak sama dgn Under counting tidak sama juga juga dengan Transfer Pricing Di pidato dan penjelasan publik di video ini, 3 istilah teknis ini digiling, dicampur jadi satu paket yaitu MALING. Pdhl, cara deteksi, cara penindakan, dan solusi kebijakannya beda. Kalo istilahnya saja kabur, kebijakannya gampang nyasar. PT Danantara Sumberdaya Indonesia (SDI) dijual sebagai obat tuntas mis invoicing. Faktanya, tanpa: - data hulu–hilir yang terintegrasi, - DJP dan Bea Cukai yang kuat, - dan pengawasan independen, badan baru bisa berubah jadi ‘single gate, satu pintu’ yg rawan DISUSUPI KEPENTINGAN. Indonesia boleh punya formula harga nasional. Bangga donk. Tapi ingat, komoditas itu tetap main di pasar global. Kalo harga nasional terlalu jauh dari harga dunia, yg terjadi bisa: – ekspor lari lewat jalan tikus, – investasi ogah masuk, – ato beban dikasih ke BUMN dan rakyat Jangan menerima aja omongan Presiden Prabowo Subianto mentah-mentah tanpa dikritisi. DPR RI harus bertanya penjelasan detail kpd pemerintah tentang isu baru ini. Supaya aturan pun jelas untuk antisipasi ke depan! Iya gak Bang Prof. H. Sufmi Dasco Ahmad? :)

King Purwa

12,237 görüntüleme • 3 ay önce

"Halah, cuma karakter 2D fiksi ini, bebas lah mau diapain juga." "Saya tidak pernah dengar suaranya, apalagi beli bantalnya, gesek-gesek [kelamin] saya sambil nonton, saya ga pernah, JADI STOP HIPOKRIT!" Kalimat-kalimat di atas jujur bikin darahku mendidih. Sebagai orang yang hidup di dua dunia sekaligus, yaitu sebagai VTuber dan juga seorang sutradara, opini kayak gitu enggak cuma salah kaprah secara logika, tapi juga nyenggol ranah personal aku. Aku tahu gimana rasanya berdarah-darah bangun persona di balik avatar. Berapa jam yang abis buat persiapan, seberapa terkurasnya energi tiap kali live, dan seberapa nyatanya ikatan yang kebentuk sama penonton. Avatar itu bukan tembok pembatas antara fiksi dan realita. Justru sebaliknya, itu jembatannya. Makanya, pembelaan Dera itu bener-bener enggak masuk akal. Buat yang ketinggalan info, kemarin Dera ini bikin tier list VTuber Indonesia. Masalahnya, ini bukan tier list soal kualitas konten atau skill streaming. Kategorinya beneran seksual secara terang-terangan, bahkan Dera memperlakukan avatar & art vtubernya dengan tidak pantas. Pas komunitas VTuber protes, dia malah bikin live stream "klarifikasi" yang sama sekali gak bikin suasana adem, isinya malah makin ngaco. Di stream itu, argumen dia intinya bilang kalau ini kan cuma karakter 2 dimensi, dia enggak pernah ngelakuin hal aneh-aneh pas nonton mereka, dan malah nuduh netizen yang nonton VTuber tuh sebenernya gooner semua, dan dia yang benar. Dilanjut dengan instagram story dengan isi serupa, video terlampir. Pertama, yang Dera lakukan itu namanya logical fallacy tu quoque, atau dalam bahasa yang lebih membumi: "kamu juga begitu." Argumen "kalian juga gooner" tidak membuat tindakannya jadi benar. Lagipula, banyak sekali vtuber dan viewers yang kontennya jauh dari hal-hal seksual sekarang. Sebagian besar konten VTuber yang beredar sekarang, apalagi di skena vtuber Indonesia, isinya tuh main game bareng penonton, belajar bahasa asing sambil ngasbun, masak-masakan, atau sekadar ngobrol santai tentang hari yang berat. Ada VTuber yang jadiin channel-nya tempat belajar sejarah. Ada yang fokus ke komedi murni. Bahkan ada para v-doctor, baik dokter biasa, dokter gigi, dan dokter hewan, bahas soal kesehatan. Kebanyakan bahkan enggak pernah sekalipun nyentuh topik dewasa, karena memang bukan itu yang ingin mereka bangun. Penonton dateng bukan karena libido. Mereka dateng karena butuh temen ngobrol jam dua pagi, karena pengen ketawa setelah hari yang melelahkan, atau karena ada kreator yang bikin mereka merasa diterima tanpa harus jadi siapa-siapa dulu. Menyamaratakan semua itu sebagai "gooner" bukan cuma salah secara faktual, itu juga penghinaan terhadap jutaan orang yang menemukan sesuatu yang genuine di skena ini. Kedua, soal "cuma 2D." Sebagai sutradara, waktu aku nulis naskah, karakter di atas kertas itu emang fiksi murni. Aku bebas mau matiin karakternya, mau disiksa, atau mau diapain aja, karena mereka enggak punya perasaan, enggak punya jadwal, dan enggak punya penonton yang nungguin tiap minggu. VTuber itu beda. Avatar 2D itu lebih mirip kostum panggung daripada karakter fiksi. Di baliknya ada talent nyata, manusia beneran yang membangun reputasi bertahun-tahun, menanggung konsekuensi psikologis dan finansial kalau nama baiknya rusak, serta punya relasi parasosial yang nyata sama audiensnya. Bedanya sama karakter anime biasa jelas banget. Naruto enggak punya jadwal live streaming. Rem dari Re:Zero enggak bakal bales komentar lu pas lagi mabar. Tapi VTuber itu interaktif dan nyata. Ketika kamu bikin konten seksual tanpa consent atau izin pake identitas mereka, yang kena dampaknya bukan cuma piksel di layar, tapi manusia di baliknya. Ini Namanya Pembunuhan Karakter Orang yang baru pertama kali denger nama si VTuber lewat tier list mesum itu bakal langsung punya persepsi buruk. Mereka bakal inget si VTuber dari cap seksualnya, bukan dari karya, skill, atau konten aslinya. Ini beneran pembunuhan karakter secara harfiah. Lebih parahnya lagi, hal ini memicu normalisasi pelecehan. Penonton yang ngerasa konten begitu "lucu" atau "biasa aja" bakal bawa kebiasaan itu ke mana-mana. Mereka bakal nge-chat mesum di kolom komentar streamer lain, bikin jokes enggak pantes di forum, dan ngerasa itu hal yang wajar Normalisasi itu enggak dateng tiba-tiba kayak meteor; dia menjalar pelan-pelan akibat pembiaran dan kebiasaan. Klaim dia yang bilang "cuma mau membuka mata penonton" juga kocak sih. Mau buka mata soal apa? Sisi gelap parasosial di dunia VTuber? Bahasan itu sih udah sering didiskusiin sama orang-orang dengan cara yang jauh lebih berkelas dan elegan. Membuat tier list seksual cuma ragebait murahan yang dibungkus dengan pembenaran biar kelihatan lebih baik dari orang yang dia hina. Komunitas terbentuk dari apa yang kita normalisasi bersama. Setiap hal yang kita tertawakan, setiap konten yang kita biarkan lewat tanpa reaksi, setiap kreator yang kita pilih untuk didukung atau tidak, itu semua adalah suara. Dan suara-suara kecil itu, kalau cukup banyak yang searah, bisa membentuk seperti apa industri ini di masa depan.
0:58

Sensitive content

"Halah, cuma karakter 2D fiksi ini, bebas lah mau diapain juga." "Saya tidak pernah dengar suaranya, apalagi beli bantalnya, gesek-gesek [kelamin] saya sambil nonton, saya ga pernah, JADI STOP HIPOKRIT!" Kalimat-kalimat di atas jujur bikin darahku mendidih. Sebagai orang yang hidup di dua dunia sekaligus, yaitu sebagai VTuber dan juga seorang sutradara, opini kayak gitu enggak cuma salah kaprah secara logika, tapi juga nyenggol ranah personal aku. Aku tahu gimana rasanya berdarah-darah bangun persona di balik avatar. Berapa jam yang abis buat persiapan, seberapa terkurasnya energi tiap kali live, dan seberapa nyatanya ikatan yang kebentuk sama penonton. Avatar itu bukan tembok pembatas antara fiksi dan realita. Justru sebaliknya, itu jembatannya. Makanya, pembelaan Dera itu bener-bener enggak masuk akal. Buat yang ketinggalan info, kemarin Dera ini bikin tier list VTuber Indonesia. Masalahnya, ini bukan tier list soal kualitas konten atau skill streaming. Kategorinya beneran seksual secara terang-terangan, bahkan Dera memperlakukan avatar & art vtubernya dengan tidak pantas. Pas komunitas VTuber protes, dia malah bikin live stream "klarifikasi" yang sama sekali gak bikin suasana adem, isinya malah makin ngaco. Di stream itu, argumen dia intinya bilang kalau ini kan cuma karakter 2 dimensi, dia enggak pernah ngelakuin hal aneh-aneh pas nonton mereka, dan malah nuduh netizen yang nonton VTuber tuh sebenernya gooner semua, dan dia yang benar. Dilanjut dengan instagram story dengan isi serupa, video terlampir. Pertama, yang Dera lakukan itu namanya logical fallacy tu quoque, atau dalam bahasa yang lebih membumi: "kamu juga begitu." Argumen "kalian juga gooner" tidak membuat tindakannya jadi benar. Lagipula, banyak sekali vtuber dan viewers yang kontennya jauh dari hal-hal seksual sekarang. Sebagian besar konten VTuber yang beredar sekarang, apalagi di skena vtuber Indonesia, isinya tuh main game bareng penonton, belajar bahasa asing sambil ngasbun, masak-masakan, atau sekadar ngobrol santai tentang hari yang berat. Ada VTuber yang jadiin channel-nya tempat belajar sejarah. Ada yang fokus ke komedi murni. Bahkan ada para v-doctor, baik dokter biasa, dokter gigi, dan dokter hewan, bahas soal kesehatan. Kebanyakan bahkan enggak pernah sekalipun nyentuh topik dewasa, karena memang bukan itu yang ingin mereka bangun. Penonton dateng bukan karena libido. Mereka dateng karena butuh temen ngobrol jam dua pagi, karena pengen ketawa setelah hari yang melelahkan, atau karena ada kreator yang bikin mereka merasa diterima tanpa harus jadi siapa-siapa dulu. Menyamaratakan semua itu sebagai "gooner" bukan cuma salah secara faktual, itu juga penghinaan terhadap jutaan orang yang menemukan sesuatu yang genuine di skena ini. Kedua, soal "cuma 2D." Sebagai sutradara, waktu aku nulis naskah, karakter di atas kertas itu emang fiksi murni. Aku bebas mau matiin karakternya, mau disiksa, atau mau diapain aja, karena mereka enggak punya perasaan, enggak punya jadwal, dan enggak punya penonton yang nungguin tiap minggu. VTuber itu beda. Avatar 2D itu lebih mirip kostum panggung daripada karakter fiksi. Di baliknya ada talent nyata, manusia beneran yang membangun reputasi bertahun-tahun, menanggung konsekuensi psikologis dan finansial kalau nama baiknya rusak, serta punya relasi parasosial yang nyata sama audiensnya. Bedanya sama karakter anime biasa jelas banget. Naruto enggak punya jadwal live streaming. Rem dari Re:Zero enggak bakal bales komentar lu pas lagi mabar. Tapi VTuber itu interaktif dan nyata. Ketika kamu bikin konten seksual tanpa consent atau izin pake identitas mereka, yang kena dampaknya bukan cuma piksel di layar, tapi manusia di baliknya. Ini Namanya Pembunuhan Karakter Orang yang baru pertama kali denger nama si VTuber lewat tier list mesum itu bakal langsung punya persepsi buruk. Mereka bakal inget si VTuber dari cap seksualnya, bukan dari karya, skill, atau konten aslinya. Ini beneran pembunuhan karakter secara harfiah. Lebih parahnya lagi, hal ini memicu normalisasi pelecehan. Penonton yang ngerasa konten begitu "lucu" atau "biasa aja" bakal bawa kebiasaan itu ke mana-mana. Mereka bakal nge-chat mesum di kolom komentar streamer lain, bikin jokes enggak pantes di forum, dan ngerasa itu hal yang wajar Normalisasi itu enggak dateng tiba-tiba kayak meteor; dia menjalar pelan-pelan akibat pembiaran dan kebiasaan. Klaim dia yang bilang "cuma mau membuka mata penonton" juga kocak sih. Mau buka mata soal apa? Sisi gelap parasosial di dunia VTuber? Bahasan itu sih udah sering didiskusiin sama orang-orang dengan cara yang jauh lebih berkelas dan elegan. Membuat tier list seksual cuma ragebait murahan yang dibungkus dengan pembenaran biar kelihatan lebih baik dari orang yang dia hina. Komunitas terbentuk dari apa yang kita normalisasi bersama. Setiap hal yang kita tertawakan, setiap konten yang kita biarkan lewat tanpa reaksi, setiap kreator yang kita pilih untuk didukung atau tidak, itu semua adalah suara. Dan suara-suara kecil itu, kalau cukup banyak yang searah, bisa membentuk seperti apa industri ini di masa depan.

Kalanara Mahardika 🎬

319,783 görüntüleme • 3 ay önce

DIDUGA PREMAN ANCAM WARGA DENGAN GOLOK👀‼ Masyarakat Gunung Sindur, Kabupaten Bogor dihebohkan adanya dugaan pengancaman oleh salah satu pihak yang membawa senjata tajam. Dalam rekaman video, terlihat seorang pria tengah memegang golok sambil mengancam warga di perumahan Cluster Madani, Kompleks Griya Cendikia. Peristiwa itu terjadi, pada Minggu (13/10/2024). "Ini golok, ini jajal gua dulu. Mau main pasukan sama gua," kata seorang pria yang tengah menggenggam golok di tangannya sambil mengancam warga sekitar. Sementara, salah seorang warga perumahan Cluster Madani, Irna mengaku bahwa awalnya warga memasang spanduk penolakan pembangunan pabrik. Spanduk itu didirikan di dalam perumahan yang menghadap ke pabrik. Irna mengungkapkan, setelah spanduk itu tidak lama dipasang, datang seorang tidak dikenal menggunakan mobil Honda Jazz berwarna merah dengan plat nomor F 1672 TO meringsek masuk ke dalam perumahan yang dikawal dengan dua motor. Menurut Irna, saat warga menanyakan mengapa spanduk itu dihancurkan, seorang pria yang tengah memegang golok justru melakukan pengancaman terhadap warga sekitar. Irna menyebut, warga Cluster Madani dilarang untuk memasang spanduk penolakan terkait pembangunan pabrik, yang lokasinya percis berdampingan dengan perumahan. Lebih lanjut, Irna yang merupakan warga sekitar bersama warga lainnya sangat menyesalkan peristiwa pengancaman itu. Dirinya bersama warga lainnya berencana melaporkan peristiwa ke ke aparat Kepolisian. Humas Polri Via IG: wargajakarta #elshintaviral

Radio Elshinta

659,953 görüntüleme • 1 yıl önce

#STELLA memilih #YE_ON sebagai 킹멤 (kingmem), member yang paling bikin gemas sampai kesal atau kewalahan DEDE KENA ROASTING😭😭 👤 : Hana dul set !!! 🩵 : Waaah! Hah? Yeon? Yeon? Itu Yeon! 🧁 : Yeon, Nawaaa (keluar) 👤 : Loh, tapi sepertinya dia malah paling senang dipilih, ya? Senyum-senyum tuh. Ini apa sih? Penasaran banget. Dia pernah menari laguku. Hah? Tunggu, itu kan lagu kami? Hei, hak cipta, dong! 🩵 : Yah, hip-hop banget, hip-hop! Wah~ 🧁 : Biar aku jelaskan. Kenapa Yeon jadi king member pilihanku. Waktu menjawab pertanyaan ini, sebenarnya ada sesuatu yang bikin aku agak sedih sama Yeon. Waktu itu aku juga sudah bilang ke dia. 😊 : Kenapa? 🧁 : Aku bilang, "Belakangan ini rasanya kamu sudah nggak mendekatiku lagi. Rasanya kamu juga jadi jarang mengajakku ngobrol." Tapi Yeon bilang, "Bukan kok. Aku memperlakukan semua unnie sama. Tapi menurut perasaanku, akhir-akhir ini dia memang agak ngga mendekatiku. 🫛 : Terus aku juga mau bilang satu hal. Jujur saja, Yeon itu suasana hatinya gampang berubah. 🧁 : Ah~ benar. 🌻 : Tapi kalau ke aku sih nggak begitu. Soalnya aku kan unnie favorit Yeon. 🫛 : Eh, bukan cuma ke kamu! 🧁 : Hei, ini waktuku ngomong. Kamu diam dulu! 🫛 : Bukan! 🌻 : Ayo lanjut ngomong. 🧁 : Makanya aku jadi agak sedih. 😊 : maksudku... bukan begitu. Mulai sekarang aku akan berusaha. Oke? Supaya unnie nggak merasa sedih lagi. 🌻 : Oh,bakal berusaha! 👤 : Jadi memang ada sedikit sifat yang tergantung suasana hati, ya. 🫛 : Dia cuma datang kalau lagi mood bagus. Terus mulai manja, "Unnie~" gitu. 🧁 : Memang biasanya dia sering banget bermanja-manja. Datang ke aku, terus nggelitik aku juga. 👤 : Oh, jadi kadang dia juga suka usil gitu? Kayak mengganggu orang? 🧁 : Iya, betul. Memang begitu. 👤 : Wah, ternyata ya. Dari luar kelihatannya sama sekali bukan tipe yang seperti itu, tapi ternyata dia punya pesona yang bertolak belakang. 🎀 : Pesona yang bertolak belakang! Duh, dibungkus jadi terdengar bagus banget. 🩵 : "pesona yang bertolak belakang." Hah? Kok bisa dibawa ke arah situ? Hahahaha 반전 매력 banjeon maeryeok "pesona yang tak terduga" atau sisi diri yang berlawanan dengan kesan pertama sehingga terasa menarik #Hearts2Hearts #하츠투하츠 #H2H

mel🍀

23,800 görüntüleme • 1 ay önce

Masha Allah Tabarakallah ✨😭😭 lagi-lagi tidak lupa mengucap syukur Alhamdulillah benar adanya ucapan itu adalah doa, dulu tiap ditanya "kenapa sih mau ambil job peternakan sapi, resikonya banyak paling kecil aja mungkin kaki kamu keinjek sapi" aku selalu jawab "iya gapapa aku pengen belajar mengoperasikan alat berat" dan Masha Allah terwujudddd😭😭😭😭😭😭😭😭 seperti yang dikutip dari buku sang alkemis, yang isinya : "ketika kamu benar-benar menginginkan sesuatu, seluruh alam semesta akan bekerja sama untuk membantumu mencapainya." 😭😭😭😭 jadi dihari jumat yang santui si bapak dateng terus bilang " roda noreruno? (kamu bisa naik loader ga?) aku jawab ngga, trrus muka dia kusut nah aku sibocah yg selalu memanfaatkan peluang yang ada langsung buru2 nyamber " eh tapi kalo kamu ajarain pasti aku bisa " terus dia bilang : yaudah aku ajarin, : kapan? : hari ini, kalo kerjaanmu beres gassslahhh kita belajar, wallahi dredeggg poll rek. aku sama sekali dalam hidup ini belum pernah mengendarai mobil sendiri. paling banter main mario cart di round one ( sejenis timezone ) teruussss gak cuma itu, track belajarnya anti maenstream, APA ITU BELAJAR DILAPANGAN LUAS langsung praktek di medan jalan yang kaco😭 jalan sempit, udah gitu naik turun mundur dikit joglangan (mini jurang) wess pokok e josss tapi Alhamdulillah aku bisa sekali coba 😭 itu sambil ngangkat pasir si sapi, pp 5x (kalo gasalah) udah mantep banget di renshu (latihan) hari kedua 4x pp masih didampingi bapak, yang terakhir aku jalan sendiri 😭😭 bayangin, mundur bawa loader. 2 hari itu aku merasa jadi manusia super keren😭😭😭 Masha Allah Tabarakallah next aku mau minta ajarin forklift, bego, pokok semua kendaraan berat yang dia punya Bismillah ✨ itulah gaess kenapa kalo ditanya worth it gak sih kerja di jepang? TENTU WORTH IT, bukan cuma perihal gaji. tapi ilmu, pengalaman dan banyak hal baik lain yg bisa kita coba bayangin jika aku gk memberanikan diri mencoba pergi ke jepang, dalam kesempatan apa seorang ibu tunggal sepeeti aku yang lulusan SMK bisa berkesempatan mengendarai loader ? jadiii gak ada salahnya mencoba, btw jangan di zoom ye muke saya😭 gembel banget kalo lagi kerja 😭 wassalam

🐢💨

32,254 görüntüleme • 4 ay önce

#SOTUS10thYearConcertD2 #คริสสิงโต #KristPerawat #SingtoPrachaya 🐢: aku setres banget, soalnya Sotus udah berlalu lama banget, udah 6-7 tahun setelah konser terakhir, dan konsernya juga gabungan dari banyak orang. aku gatau apa orang2 yang lain masih "into" sama sotus atau ngga, karena kita hampir nggak ketemu. aku pengen ada orang yg mau diajak diskusi tentang semua yang aku pikirin/konsepin sejak show awal-show terakhir. ini udah bagus atau belum? aku sama sekali ga punya temen untuk diskusi. biasanya aku selalu cerita sama P'Sing, tp P'Sing selalu manut sama aku, dia selalu bilang iya bisa, dia selalu support aku secara maksimal, tp aku butuh orang untuk berargumen, butuh org yg kasih tau yg mana yg harus diperbaiki, yg mana yg masih kurang.. sebelum aku ketemu sama semua orang di ruang latihan, aku overthinking banget. contohnya pas aku ngonsepin lagu Tasty & Let's Go buat P'#OffJumpol, aku gatau dia itu sepengen apa bawain lagu itu. aku tuh sayang banget sama mereka, aku takut apa yg aku konsepin itu terlalu berat buat mereka. awalnya aku stress banget tp setelah aku ketemu sama mereka semua rasanya satu gembok aku terbuka, aku paham banget sama staff2 yg mikirin show sampe mendalam banget, bener2 nyari hal kecil untuk detail2nya, nambahin ini, nambahin itu. atau misal lagu yg mereka nyanyiin tanpa aku, waktu aku ngonsepin aku jg panik, aku overthink apa mereka mau joget ga ya? #GunSmile oke gak yaa? bikin aku tiap selesai latihan, sampe di rumah aku selalu telfon P'Sing. selama 2 minggu ini aku selalu telfon P'Sing tiap malem. aku selalu nanya "mereka beneran OK gaksih? atau cm sungkan sm aku aja?" tp ternyata mereka smua OK dan membuat aku lega dan kekhawatiranku bisa hilang. aku mau makasih ke P'Sing bgt krn selama 2 minggu ini P selalu angkat telfonku tiap malem. kita ngobrol makin banyak banget... apalagi setelah ketemu sama mereka semua, melihat mereka semua sangat baik dan mereka terlihat saling kangen satu sama lain. itulah hal yg aku harapkan selama ini. aku mau makasih jg ke P'Sing karna selalu ada disamping aku, dulu aku ga berani telfon dia, tp skrg kita ngobrol banyak banget. makasih ya P' udah mau tahan sama aku, P' bantu aku banyak banget. 🦁: walaupun kadang kamu telfon aku cuma diem aja? 🐢: tapi P adalah pendengar yg baik... apapun yg aku bilang P pasti jawab "iya.. paham.. paham kok" 🦁: aku blg "bentar ya kit aku mau mandi.." dijawab "gausah dimatiin, gausah dimatiin " 🐢: biasanya PSing mandi, aku jg mandi biar nanti bisa main game bareng trus jadi panjang. intinya aku mau makasih sama konser ini yg bikin kita jadi semakin dekat. kita emg udh kenal 10 tahun, tp kedepannya kita akan saling belajar dr satu samalin terus menerus. masih banyak yg harus kita hadapi kedepannya.. jadi.. makasih yaa

inn

49,036 görüntüleme • 5 gün önce