正在加载视频...

视频加载失败

✈️ First Exercise Flight Dassault Rafale digelar oleh Skadron Udara 12 di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Rabu (4/2/2026). Rafale yang tiba di Pekanbaru awal 2026 ini menjadi bagian dari penguatan keamanan dan pertahanan udara Indonesia 🇮🇩 📹 IG dennydepres #infoPKU

13,309 次观看 • 5 个月前 •via X (Twitter)

0 条评论

暂无评论

原始帖子的评论将显示在这里

相关视频

"Selamat Datang Rafale: TNI AU Siap Menerimamu Untuk Mengawal Angkasa Nusantara" Kementerian Pertahanan Republik Indonesia telah menandatangani kontrak tahap ketiga pengadaan jet tempur Rafale pada 8 Januari 2024 dengan pihak Dassault Aviation sebanyak 18 unit pesawat. Sebelumnya pada bulan September 2022 telah dipesan sebanyak 6 unit dan pada bulan Agustus 2023 sejumlah 18 unit, berarti total 42 pesawat jet tempur Rafale yang sudah dipesan untuk memperkuat TNI Angkatan Udara dimana pesawat pertama akan tiba di Indonesia pada awal Tahun 2026 nanti. Terkait rencana ini, maka Sumber Daya Manusia TNI AU baik dari penerbang maupun teknisi perawatan sudah disiapkan untuk menerima pesawat tempur Rafale yang dipastikan akan meningkatkan kekuatan dan kesiapan TNI Angkatan Udara sekaligus loncatan teknologi Alutsista TNI AU yang akan menjadikan TNI AU sebagai Angkatan Udara modern yang disegani di kawasan. Rafale ini termasuk dalam kategori pesawat jet tempur multi fungsi yang mampu melakukan berbagai jenis misi mulai dari keunggulan udara dan pertahanan udara, serta dukungan serangan udara jarak dekat, serangan udara strategis, pengintaian udara, dan serangan anti-kapal. Kelebihan Rafale lainnya adalah kompatibilitasnya dengan berbagai macam persenjataan seperti rudal udara-ke-udara jarak jauh "Beyond Visual Range" (BVR) METEOR dan MICA. Berbagai jenis persenjataan lain juga bisa dipasang pada pesawat tempur Rafale seperti rudal stand-off jarak jauh SCALP, rudal anti-kapal AM39 EXOCET, bom berpemandu laser, bom klasik tanpa pemandu dan meriam internal NEXTER 30M791 30 mm yang mampu memuntahkan 2500 peluru/menit. Kehadiran pesawat Rafale nantinya akan menggantikan armada BAe Hawk 100/200 yang sudah usia pakai cukup lama. Kehadiran pesawat tempur Rafale ini sangat ditunggu TNI Angkatan Udara sebagai Upaya modernisasi alutsista yang ada dan juga memperkuat kesiapan TNI Angkatan Udara dalam mengawal kedaulatan NKRI di Udara dan untuk mendukung stabilitas keamanan wilayah di kawasan.

TNI Angkatan Udara

176,191 次观看 • 2 年前

🌏 "Kasau Jajal Kecanggihan Pesawat Tempur Rafale" Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., berkesempatan menjajal kecanggihan pesawat tempur Rafale didampingi penerbang tempur Prancis. Penerbangan familiarization flight ini berlangsung dari Robinson Air Force Base, Saint-Dizier, Prancis, pada Selasa (15/7/2025). Selama penerbangan, Kasau mengikuti berbagai manuver udara dan memperoleh gambaran langsung mengenai performa pesawat tempur generasi 4.5 tersebut. Kegiatan ini terlaksana atas undangan Kepala Staf Angkatan Udara dan Antariksa Prancis, General Jérôme Bellanger, sebagai bagian dari upaya mempererat kerja sama pertahanan antara kedua angkatan udara. Pesawat tempur Rafale direncanakan akan memperkuat TNI Angkatan Udara. Kehadirannya menjadi bagian dari program modernisasi Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) untuk meningkatkan daya tangkal serta kesiapan tempur TNI AU. Langkah ini sejalan dengan tekad Kasau untuk mewujudkan TNI AU yang Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis (AMPUH), serta siap menghadapi tantangan pertahanan udara nasional di masa depan. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Asintel Kasau Marsda TNI M. Untung Suropati, Aspers Kasau Marsda TNI Yostariza, S.E., serta Koorsmin Kasau Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga L. "TNI Angkatan Udara - Jauh di Langit Dekat di Hati" DISPENAU@2025 #tniau #swabhuwanapaksa #jauhdilangitdekatdihati #airmentv #airmenradio #tniauampuh #ampuh #kasau #marsekaltnitonnyharjono #marsekaltonnyharjono #tonnyharjono

TNI Angkatan Udara

14,256 次观看 • 1 年前

buat yang sering lewat daerah Pondok Cabe, pasti udah gak asing dengan tempat ini. Bandar Udara Pondok Cabe adalah sebuah bandar udara militer milik Pelita Air Service yang terletak di Tangerang Selatan, Banten, dengan luas 170 hektare, panjang landasan pacu 1.986 m dan lebar 45 m. Bandara ini sudah ada sejak Perang Dunia II dan sudah memiliki posisi penting bagi pasukan sekutu dalam menahan laju invasi Jepang di Indonesia. Jet tempur taktis sekutu seperti Hawker Hurricane milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris (Royal Air Force/RAF), Vickers Vildebeest, dan bomber torpedo Fairey Albacore ditempatkan di sini dalam jumlah besar di bawah Skuadron 36 dan Skuadron 100 RAF. Pasukan sekutu yang datang ke Jawa pada 1942 menyiapkan rencana pertahanan udara. Dalam rencana tersebut disiapkan sejumlah lapangan terbang di bagian barat Jawa yakni Pondok Tjabe (Pondok Cabe), Tjisaoek (Cisauk), Andir (kini Lanud Husein Sastranegara) di Bandung, dan Tasikmalaya. Masing-masing diberi 32 pesawat tempur. Pondok Tjabe dan Tjisaoek dinilai cocok untuk tempat perlindungan karena tersamar oleh kerimbunan sekitar. Ketika Jepang pada akhirnya menyerah, Bandara Pondok Cabe jatuh kembali ke tangan Belanda hingga Agresi Militer Sekutu berakhir pada 1950. Kemudian bandara-bandara di Indonesia dinasionalisasi oleh TNI AU, termasuk Bandara Pondok Cabe yang akhirnya membentuk segitiga emas bersama Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Budiarto Curug. Saat ini, Bandara Pondok Cabe dikenal sebagai homebase dari maskapai Pelita Air Service yang merupakan anak perusahaan PT Pertamina yang juga menjadi pengelola bandara tersebut. Selain itu, Bandara Pondok Cabe juga menjadi pangkalan udara untuk Puspenerbal (Pusat Penerbangan Angkatan Laut), Puspenerbad (Pusat Penerbangan Angkatan Darat) serta Ditpolairud (Direktorat Polisi Air dan Udara). sc: inews

lib - ☕️🥐🍦💸🍉

14,246 次观看 • 15 天前

Pasukan pendudukan Isral dilaporkan telah meningkatkan kampanye penyemprotan bahan kimia berbahaya melalui udara yang menargetkan lahan pertanian serta kawasan penggembalaan di sepanjang Jalur Gaza Lebanon Selatan hingga wilayah Quneitra di Suriah Selatan Aksi sistematis ini telah menimbulkan kerusakan ekologis dan ekonomi yang luas bagi masyarakat agraris di wilayahwilayah tersebut pada awal tahun 2026 ini Dilansir dari Quds News Network Selasa 24 Februari 2026 di wilayah Quneitra Suriah Selatan operasi penyemprotan yang terjadi sepanjang Januari 2026 telah menghantam lebih dari 65 kilometer lahan pertanian di area perbatasan. Serangan udara tersebut mengakibatkan hancurnya sekitar 350 hektare lahan penggembalaan. Cairan itu merusak ratusan hektare tanaman musim dingin serta mematikan puluhan perkebunan zaitun yang menjadi tumpuan ekonomi warga setempat. Kondisi ini memperparah krisis pangan di wilayah yang sudah lama terdampak konflik tersebut. Situasi serupa juga dilaporkan terjadi di Lebanon Selatan di mana penggunaan zat glifosat dalam kadar yang sangat tinggi telah menyebabkan tanah kehilangan kesuburannya secara permanen. Penggunaan herbisida ini tidak hanya merusak tanaman yang sedang tumbuh tetapi juga mengancam masa depan pertanian di wilayah tersebut karena tanah menjadi mandul. Sementara itu para petani di Jalur Gaza kembali menghadapi kenyataan pahit dari pola serangan herbisida yang telah berlangsung sejak tahun 2014 yang hingga kini telah menyisakan ribuan dunam lahan yang rusak dan tidak dapat diolah. Dampak dari penggunaan bahan kimia yang komposisinya sebagian besar masih misterius ini kini mulai merambah ke sektor kesehatan

Cak Khum

17,189 次观看 • 4 个月前

TEL AVIV ( - Seorang ayah dari prajurit aktif 'Israel' yang tengah dikerahkan dalam operasi militer di Lebanon Selatan, menggambarkan pertempuran di wilayah tersebut telah berubah menjadi medan perburuan tentara oleh pesawat tanpa awak bunuh diri milik Hizbullah. Berdasarkan laporan Otoritas Penyiaran 'Israel' (Kan) pada Rabu (3/6/2026), situasi ini memicu kecemasan akut di lanskap internal militer menyusul rilis harian mengenai jatuhnya korban jiwa dan luka di pihak 'Israel'. Dalam surat terbuka yang dilayangkan kepada Kepala Staf Angkatan Bersenjata 'Israel', Eyal Zamir, orang tua prajurit yang dirahasiakan identitasnya tersebut menegaskan bahwa para tentara kini menghadapi ancaman konstan yang membuat mereka hanya bisa bergantung pada keberuntungan untuk bertahan hidup. Ia menilai operasi di Lebanon Selatan saat ini bukan lagi sebuah pertempuran militer konvensional, melainkan menyerupai arena latihan tembak di mana anaknya bisa kehilangan nyawa secara sia-sia. Kehadiran drone peledak di udara memicu kepanikan psikologis yang hebat. Penggunaan drone oleh Hizbullah, khususnya yang terintegrasi dengan teknologi kendali kabel serat optik, kian menjadi momok bagi sistem pertahanan udara 'Israel'. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebelumnya secara terbuka mengakui bahwa teknologi baru ini merupakan ancaman utama karena karakteristiknya yang sangat sulit dideteksi oleh radar konvensional. Baca berita selengkapnya di Follow us : @arrahmahdotid @arrahmah_id 🔗Telegram : | 🔗Twitter: 🔗 WhatsApp Channel: 🔗 Tiktok : 🔗 Youtube : Raih amal shalih, sebarkan!

ARRAHMAH.ID

30,559 次观看 • 1 个月前

TEROR BOM DI BAWAH GEREJA!!! Mau di bantah silahkan saja, tapi bukti tidak perna berbohong. Jika maling mengaku maling maka penjara akan penuh Ranjau Bom Dilakukan Oleh Aparat Militer Indonesia Terhadap Gereja Sion Jaindapa Dan Jemaat Di Intan Jaya, TPNPB: Prabowo Subianto Juga Harus Bertanggung Jawab Atas Serangan Bom Terhadap Gereja Katolik Di Intan Jaya Yang Mengakibatkan 4 Orang Korban Pada Hari Minggu Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Selasa, 2 Juni 2026 Silahkan Ikuti Laporan Dibawa Ini.! Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan dari PIS TPNPB dari pusat Kota Sugapa, Kabupaten Intan Jaya bahwa aparat militer Indonesia telah melakukan operasi militer lanjutan terhadap Gereja-gereja, rumah-rumah dan pemukiman warga sipil sejak Januari-Juni 2026. Dalam operasi tersebut aparat militer Indonesia telah melakukan serangan bom menggunakan pesawat nirawak pada 17 Mei 2026 tepatnya pada hari Minggu yang mengakibatkan 4 orang warga sipil menjadi korban hingga krisis, sementara aparat Kampung Donggoa, Luter Nabelau meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di Timika, korban yang meninggal dunia karena mengalami luka berat dibagian alat vital hingga hampir putus akibat ledakan bom di halaman Gereja Katolik Santo Paulus Nabuni di Kampung Mbamogo. Selain operasi udara menggunakan pesawat nirawak, aparat militer Indonesia juga melakukan operasi darat dari kampung ke kampung sambil memasang ranjau bom terhadap sebuah bangunan Gereja di Kampung Jaindapa, Distrik Hitadipa perbatasan Distrik Sugapa. Bom tersebut telah didapat sejak 2 Juni 2026 dalam keadaan aktif. Bom tersebut berada tepatnya dipasang dibawa pintu masuk bangunan Gereja Sion lalu pen (pin) pengaman bom telah diikat dengan tali, ketika seorang pendeta, gembala atau warga jemaat menyentuh tali tersebut maka pin pengamanan akan terlepas hingga mengakibatkan ledakan dan terjadinya jatuhnya korban jiwa akibat ledakan bom tersebut. PIS TPNPB juga melaporkan bahwa pendoropan aparat militer Indonesia sejak awal Januari-Juni 2026 berskala besar di Intan Jaya dan operasi udara menggunakan helikopter militer terus di tingkatkan dari kampung ke kampung. Oleh sebab itu, kami mengimbau kepada seluruh warga sipil di seluruh wilayah Intan Jaya agar berhati-hati ketika memasuki kampung dan rumah. Source 📽: papua_tempo_doeloe

Sumatera Adil & Federal

11,399 次观看 • 1 个月前

K0rb4n masih dalam masa perawatan Seorang mahasiswi yang tengah bersiap menyelesaikan skripsinya menjadi K0rb4n p3ng4n14y44n di lingkungan kampus UIN Suska Riau, Kota Pekanbaru, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Peristiwa tersebut berawal dari informasi masyarakat yang masuk melalui call center 110 Polresta Pekanbaru terkait adanya dugaan tindak k3k3r4s4n di salah satu fakultas. Menindaklanjuti laporan itu, personel kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi. Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, menjelaskan bahwa kejadian terjadi di lantai dua Fakultas Hukum dan Syariah. “Begitu menerima laporan melalui layanan 110, personel segera merespons dan mendatangi TKP. Bersama pihak keamanan kampus dan mahasiswa, pelaku berhasil diamankan,” ujarnya. Korban diketahui bernama Faradhila Ayu Pramesi (23), yang mengalami lvk4 pada bagian kepala dan lengan akibat p3ng4n14y44n yang diduga dilakukan oleh t3rs4ngk4 berinisial R (21). Antara K0rb4n dan p3l4kv diketahui saling mengenal sebelumnya. Saat ini t3rs4ngk4 telah diamankan di Polsek Bina Widya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara dengan metode scientific crime investigation guna mengumpulkan alat bukti secara profesional. Sementara itu, K0rb4n langsung mendapatkan pertolongan pertama di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Saat ini k0rb4n masih dalam penanganan medis dan direncanakan akan dirujuk ke RSUD Arifin Achmad untuk perawatan lanjutan. Dalam perkara ini, penyidik menerapkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Pasal 469 dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun p3nj4r4. Motif kejadian masih didalami oleh penyidik. Kabid Humas juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang cepat melaporkan kejadian melalui layanan 110. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan call center 110 apabila melihat atau mengalami tindak pidana. Informasi sekecil apa pun sangat membantu kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tutupnya.

Never

24,545 次观看 • 4 个月前