Video yükleniyor...
Video Yüklenemedi
Ga sebanding, tapi sama: Rafael Struick dipanggil Timnas Indonesia tanpa harus berkarir di klub dan Liga Indonesia. Boaz Solossa dulu juga debut di Timnas Senior sebelum berkarir di klub yang bermain di Liga Indonesia. Kesimpulannya: Liga Indonesia dari dulu ga berguna!
444,637 görüntüleme • 2 yıl önce •via X (Twitter)
10 Yorum

Sama, tapi beda level:, Boaz dipanggil ke timnas karena main bagus di PON, bocah amatir 18 tahun yg belum ngecap match profesional tapi udah dipanggil timnas dan berhasil sukses. Kekurangan pemain dari timur itu cuma satu, gak mau pisah sama rekan seperjuangan.

Naturalisasi adalah jalan ninja Erick Thohir untuk menutupi kebobrokan liga Indonesia....

Boaz pernah dikira pemain dari Brasil 🤣 itu pas timnas lawan siapa ya lupa

Boaz = fenomena Jaman semono ketika literasi susah dan ane salah satu yg tau, ditengah pesimisme temen2 Ane bilang timnas sekarang akan menjanjikan ada anak muda yg hebat namanya Boaz Dan hasilnya meledack Lawan Malaysia paling keren,kalau ga sengaja di tebas kita pasti juara

talenta terbaik yang pernah dimiliki Indonesia, 2 kali patah kaki demi timnas Indonesia. andai aja 2007 tidak patah kaki ketika uji coba, mungkin sejarah Indonesia lolos 16 besar piala asia sudah terukir waktu itu

Membayangkan seadainya prime Boaz dilatih STY 🥵

(((Liga Indonesia dari dulu ga berguna!))) Sy suka kesimpulan ini mbah.

kapan era keemasan papua kembali lagi bersama persipura

Boaz tandem El Loco di era prime mereka plus mid dan Defender Timnas Indonesia sekarang, jangankan Asia, kita boleh bermimpi untuk tampil di piala dunia 😘

100% boaz t. e. solossa! 4x juara liga, 3x top skor, punya gelar magister, keponakan gubernur. apa lagi yang dicari?

