Video yükleniyor...
Video Yüklenemedi
Gimana menurut kalian?
401,436 görüntüleme • 3 yıl önce •via X (Twitter)
10 Yorum

Pembuat alat konversi air menjadi bahan bakar hidrogen, asal Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon Aryanto Misel diundang ke Italia. Tujuan Aryanto Misel ke Italia adalah peningkatan kerja sama dalam adopsi teknologi alat konversi yang diberi nama Nikuba. Tak tanggung-tanggung, Aryanto Misel telah menjalin kerja sama dengan para perusahaan Italia yang menjadi rekanan Ducati dan Ferrari. Selama 8 hari di Italia, Aryanto banyak bertemu dengan sejumlah teknisi otomotif Negeri Pizza dan bertukar pikiran mengenai pengembangan alat yang sudah ia buat. [📸 : Radar Cirebon Tv]

pak aryanto dah cocok bgt jd warga italy, naturalisasi aja deh pak sekalian

Bangga ada putra bangsa berkarya di hargai negara asing...tp miris pemerintah sendiri gak peduli....

Sehat-sehat ya Pak.. Jaga diri.. Di Wakanda, kalo ada yg bikin inovasi suka tiba-tiba ngilang.. Pembuat TV dari tabung TV bekas ditangkap, bikin varietas beras baru ditangkap juga.. Ya Allah... Aneh2 wae negara teh

Halaah, banyak yg komen kalau di sini inovasi ga dianggap. Padahal banyak inovator layu sblm berkembang karena kelakuan warga indon sendiri yg suka membabibuta menyerang, hingga mematikan karya-karya mereka dgn alih2 atas nama “sains yang benar”…

Hati2 aja,dulu dieropa juga ada yg bikin mobil berbahan bakar air,ujung2nya malah diracun sama pihak perusahan bahan bakar minyak,karena dianggap saingan yg sangat berat kalo ide itu diteruskan

Air diubah jadi hydrogen memerlukan listrik, dimana listrik yg diperlukan lebih mahal drpd bensin. Yah, sama saja lah.

Katanya tidak sesuai standart BRIN bang ??

Boleh bangga, tapi jangan lupa daratan jangan pula cuman dikadalin bule. Sudah mindset bule memperbudak bangsa kulit berwarna dg berbagai.macam cara. Kalo gak begitu sudah lama kita merdeka, gak kan dijajah siapapun ...

menunjukkan bahwa Indonesia (sekarang) atau apalah sebutan yg dulu-dulu, memang hebat. kemudian karakter yg terbuka apa adanya, menjadikan seolah kalah. artikel ini menunjukkan hal demikian, pihak luar akan lebih agresif dalam mengembangkan, semoga hak paten penemuan ada di +62.
