Gimana pendapat kalian ges?
262,898 次观看 • 2 年前 •via X (Twitter)
11 条评论

Ketua MUI Cholil Nafis mengkritik jamuan dan sambutan yang dibuat masyarakat dan takmir masjid terhadap 44 biksu thudong di Masjid Baiturrohmah, Bengkal, Temanggung, Minggu (19/5). Biksu itu mampir istirahat dalam perjalanan menuju Candi Borobudur. Video kedatangan 44 biksu di Masjid Baiturrohmah itu viral di media sosial. Ada beberapa netizen yang menyoroti para biksu yang diduga beribadah di dalam masjid. Cholil mengatakan, hal tersebut kebablasan. Sebab, masjid fungsinya untuk ibadah bukan untuk keperluan lainnya. Ada ruangan lain yang dapat dijadikan lokasi penyambutan tamu non muslim. "Ini kebablasan. Kalau mau terima tamu non muslim jangan di rumah ibadah. Kan masih ada ruangan pertemuan lain yang lebih tepat. Rumah masjid itu hanya utk ibadah umat muslim bukan untuk lainnya," kata Cholil dalam akun Instagram resminya, Jumat (24/5). (Cholil telah mengizinkan kumparan untuk mengutip unggahan tersebut). Menurut Cholil, masih ada cara lain yang dapat digunakan dalam hal menjaga toleransi terhadap agama lain. Salah satunya dengan memberikan mereka ruang untuk beribadah. Cholil dalam unggahannya lalu memberikan contoh bentuk toleransi agama. Berikut penjelasannya: "Setiap umat Islam harus menjalankan toleransi dengan memberikan kesempatan kepada umat agama lain yang sedang merayakan ritual ibadah dan perayaan hari besar mereka. Bentuk toleransi beragama adalah: a. Dalam hal akidah, memberikan kebebasan kepada umat agama lain untuk melaksanakan ibadah hari raya sesuai keyakinannya dan tidak menghalangi pelaksanaannya. b. Dalam hal muamalah, bekerja sama secara harmonis serta bekerja sama dalam hal urusan sosial bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara..." Terakhir dalam unggahannya, Cholil mengingatkan bahwa toleransi tidak boleh masuk dalam ranah akidah dan syariat agama lain. ^ "Batasan toleransi beragama tidak masuk ke dalam ranah akidah dan syariat agama lain karena berpotensi terjadi penistaan dan penghinaan agama..Bismillah," tutupnya. (Kumparan)

Baca Alquran yuk

Ini udah berlebihan. Toleransi itu saling menghormati, saling tidak mengganggu, bukan saling ikut campur, atau saling mencapur adukan. Ada ruangan sekretariat, ada ruangan khusus untuk para tamu di masjid2 besar. Harusnya diterima disitu aja. Jd ga mengganggu sholatnya muslimin

Kata nya toleransi tpi hal seperti ini saja di permasahkan merasa agama diri sendiri paling suci, kalian azdan bukan di tempat nya, mereka saja tidak mempermasalah ko ada agama lain numpang berteduh malah koar2

Pendapat saya= ini kurang tepat dan sangat berlebihan... Kalau niatnya memulyakan tamu yg berbeda keyakinan Kan bisa di pendopo kelurahan atau di lapangan di kasih tenda Itu malah lebih leluasa...

Pendapat ? Ini namanya Tololransi. Jangan ditiru yah. Kecuali klo emang ga punya otak

Dl kl tdk salah dl Nabi Muhammad mengundang yg beragama kristen untuk berdoa di Masjid, Pope juga berdoa di Masjid bersejarah di Istanbul. And so on. Intinya sy ikut yg masuk nalar aja deh. Sy percaya Tuhan saya MAHA BESAR, MAHA BAIK. Simple as that.

Mereka benar-benar, memiliki kasih. Sesama pemeluk kebenaran koq, dilarang bersilaturahmi, terutama ketika saudara sesama manusia datang dari jauh, salut... Tidak pandang, negara, suku, agama, karena mengasihi memang tulus, bukan ada maksud tertentu

Kurang tepat... Masjid itu tempat beribadahnya umat muslim.. Sebaiknya tamu biksu itu di Terima di tempat lain saja.. Di kantor kelurahan atau dimna gitu.. Toleransi itu ada batasanya..

biasa aja, lagian itu juga di serambi masjid yang biasanya 'KOSONG' kalo sholat wajib. Paling diisi pas jumatan atau hari raya aja🗿

Itulah keharmonisan antar sesama manusia
相关视频
Sensitive content
Gimana pendapat kalian?
sosmed keras
298,585 次观看 • 2 年前
