Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

📍 Gresik Dua pria terlibat perkelahian dgn menggunakan s4jam di pinggir jalan dan menjadi tontonan warga Peristiwa tersebut terjadi di dekat gapura selamat datang Kabupaten Gresik dan sempat menyebabkan kemacetan di Jalan Raya Bunder, Kecamatan Kebomas. kedua orang yang terlibat perkelahian diduga merupakan polisi cepek yang kerap beroperasi di...

38,495 views • 1 year ago •via X (Twitter)

0 Comments

No comments available

Comments from the original post will appear here

Related Videos

🚨 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi Dekat Jogja City Mall, Lalu Lintas Macet Parah SLEMAN – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas dilaporkan terjadi di Jalan Magelang, tepatnya di sekitar kawasan Jogja City Mall (JCM) pada Jumat, 28 November 2025, pagi hari. Kejadian tersebut langsung menarik perhatian warga dan pengguna jalan, menyebabkan kemacetan parah di sekitar lokasi. Menurut keterangan saksi mata, insiden terjadi sekitar pukul 07.35 WIB. Video dan foto dari lokasi menunjukkan adanya penanganan korban dan petugas yang sudah berada di tempat kejadian. Situasi di Lokasi Kejadian Dari pantauan langsung di lokasi, tampak beberapa orang tergeletak di jalan raya dan segera mendapat penanganan oleh petugas. Sejumlah warga juga terlihat mengerumuni area tersebut. • Respons Cepat: Ambulans dan tim medis segera tiba di lokasi untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban. • Pengamanan: Petugas kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Sleman juga sudah mengamankan lokasi dan mulai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). • Dampak Lalu Lintas: Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di Jalan Magelang menuju Kota Yogyakarta dilaporkan mengalami kemacetan yang cukup panjang, karena sebagian badan jalan digunakan untuk proses evakuasi dan penanganan. Kronologi Masih Dalam Penyelidikan Hingga berita ini diturunkan, kronologi pasti penyebab kecelakaan masih belum dapat dipastikan. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai detail insiden tersebut. ( grislda_ )

Merapi Uncover

15,672 views • 10 months ago

Gara-Gara Menghindari Petasan Yang di Lempar ke Jalan, Tragedi Tabrakan Maut di Kembaran Tak Bisa Dihindarkan, Satu Meninggal Satu Kritis Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi pada Minggu pagi (8/3/2026) di Jalan Raya Pliken, tepatnya di selatan Lapangan Kembaran, Kecamatan Kembaran. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia di tempat, sementara satu lainnya dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Peristiwa nahas itu melibatkan dua pengendara motor. Korban pertama adalah seorang perempuan yang mengendarai sepeda motor, sementara korban lainnya adalah seorang pria yang dikenal sebagai penjual tempe keliling bernama Warsono, warga RT 5 RW 7, Desa Pliken. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan diduga terjadi saat kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan. Insiden bermula ketika sekelompok anak-anak yang sedang bermain petasan di pinggir jalan diduga menyebabkan salah satu pengendara terkejut dan kehilangan kendali. Dari keterangan sejumlah saksi di lokasi, pengendara tersebut dikabarkan mencoba menghindari letusan petasan yang diarahkan atau dilempar ke arah jalan oleh anak-anak yang sedang bermain. Manuver mendadak itu diduga menyebabkan benturan keras dengan sepeda motor yang dikendarai oleh Pak Warsono dari arah berlawanan. Benturan keras tak terhindarkan, membuat salah satu k0rban terpental ke aspal dan yang satu terhenti ditempat. Akibat kejadian tersebut, pengendara laki-laki dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat cedera parah di bagian kepala. Sementara itu, pengendara yang lain mengalami luka-luka serius dan segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan intensif. Kondisinya dilaporkan kritis. Peristiwa ini menyita perhatian warga sekitar yang langsung berkerumun di lokasi kejadian. Kemacetan sempat terjadi akibat banyaknya warga yang ingin menyaksikan proses evakuasi korban dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh petugas kepolisian. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bagi para orang tua akan bahaya bermain petasan di area publik, terutama di dekat jalan raya. Aksi anak-anak yang kerap bermain petasan sambil berlarian atau bahkan melemparkannya ke arah pengguna jalan sangat membahayakan keselamatan, baik bagi diri mereka sendiri maupun bagi pengendara yang melintas. Diharapkan para orang tua lebih meningkatkan pengawasan dan memberikan pemahaman kepada anak-anak agar tidak bermain petasan di sembarang tempat, khususnya di pinggir jalan, demi mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

CREEPY ROOM

157,942 views • 7 months ago

[Breaking News] Adu Argumen Warga dan Pengamen di Perempatan Jalan Godean KM 14, Diduga Akibat Suara Musik Mengganggu SLEMAN — Keresahan warga terkait aktivitas pengamen di fasilitas umum kembali terjadi. Sebuah perselisihan adu argumen antara warga setempat dan pengamen pecah di area perempatan Jalan Godean KM 14 pada Jumat (14/8/2026) sore, sekitar pukul 16.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun dan rekaman video di lokasi kejadian, adu mulut tersebut dipicu oleh ketidaknyamanan warga terhadap pengamen yang menggunakan alat pengeras suara (sound system/speaker portable) saat beraksi di sekitar persimpangan jalan tersebut. Sudah Sering Diperingatkan Menurut penuturan warga sekitar, imbauan dan teguran agar para pengamen tidak beraktivitas menggunakan speaker keras di lokasi tersebut sudah berulang kali disampaikan. Selain mengganggu kenyamanan dan istirahat warga sekitar, volume suara pengeras suara yang keras dianggap berpotensi memecah konsentrasi para pengguna jalan yang melintas di perempatan tersebut. Namun, teguran demi teguran tersebut dinilai tidak diindahkan. Pengamen bersangkutan justru menunjukkan sikap menantang saat dihadapi oleh warga yang mencoba menegur secara langsung pada Jumat sore. “Sudah sering diperingatkan untuk tidak mengamen di situ karena suaranya sangat mengganggu, tapi tetap saja nekat dan terkesan menantang saat ditegur,” ungkap salah satu warga di lokasi. Kejadian adu argumen yang sempat menarik perhatian para pengguna jalan ini diharapkan mendapat perhatian serius dari pihak berwenang, seperti Satpol PP maupun aparat kepolisian setempat, guna melakukan penertiban secara berkala di area Jalan Godean. Langkah tegas dari petugas dinilai penting untuk mengembalikan kenyamanan warga sekitar serta menjaga ketertiban lalu lintas di persimpangan jalan tersebut. #merapiuncover #jogja #yogyakarta #merapinews

Merapi Uncover

33,274 views • 1 month ago

[BREAKING NEWS] Kecelakaan ‘Adu Banteng’ di Jalan Veteran Yogyakarta, Satu Korban Alami Luka Serius di Kepala YOGYAKARTA – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit sepeda motor terjadi di ruas Jalan Veteran, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, tepatnya di depan Ross In pada Rabu malam (13/11/2024). Insiden yang dikenal dengan istilah “adu banteng” ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.28 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari saksi mata di lokasi kejadian, kecelakaan ini melibatkan seorang pengendara pria paruh baya (bapak-bapak) dan seorang pengendara perempuan. Keduanya melaju dari arah yang berlawanan sebelum akhirnya terlibat benturan keras di tengah jalan. Akibat kecelakaan tersebut, kondisi kedua korban dilaporkan kontras. Korban bapak-bapak mengalami luka cukup parah berupa pendarahan di bagian kepala dan sempat tergeletak di aspal. Sementara itu, lawannya, seorang pengendara perempuan, dilaporkan mengalami luka-luka ringan dan syok akibat kejadian tersebut. Warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas segera memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian untuk mengamankan arus lalu lintas yang sempat tersendat. Hingga berita ini diturunkan, unit ambulans sudah tiba di lokasi untuk memberikan penanganan medis darurat kepada para korban. Korban pria yang mengalami pendarahan kepala segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Belum diketahui secara pasti kronologi maupun penyebab utama dari kecelakaan ini. Pihak kepolisian diharapkan segera melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab insiden. Pengguna jalan dihimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut, mengingat kondisi jalan yang cukup ramai pada jam-jam malam. Laporan: Kontributor Warga

Merapi Uncover

11,069 views • 4 months ago

Kecelakaan di Jalan Gejayan Pagi Ini, Seorang Ibu tertabrak Saat Menyeberang SLEMAN, [20/11] – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Gejayan, tepatnya di depan toko roti Swiss House, pada Kamis pagi sekitar pukul 05.55 WIB. Peristiwa ini melibatkan seorang ibu yang sedang menyeberang jalan dan sepeda motor yang melaju dari arah selatan. Berdasarkan rekaman video dan kesaksian warga di lokasi, korban yang merupakan seorang ibu, terlihat tergeletak di tengah jalan setelah diduga tertabrak oleh pengendara motor. Beberapa orang, termasuk petugas kepolisian berseragam, langsung berada di lokasi untuk memberikan pertolongan dan menangani situasi. Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, ibu tersebut hendak menyeberang jalan. Tiba-tiba, sebuah sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan menabraknya. “Saya dengar ibunya mau nyebrang, terus ada motor dari selatan kencang banget, dan akhirnya menabrak ibu itu,” ujar salah satu warga yang berada di lokasi. Dalam video tersebut, korban terlihat mengenakan helm dan terbaring di aspal. Petugas kepolisian tampak berkoordinasi dengan warga sekitar untuk mengamankan lokasi dan memberikan pertolongan pertama. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai identitas korban, tingkat luka yang dialami, maupun detail kronologi lengkap serta status pengendara motor yang terlibat. Kasus ini saat ini sedang dalam penanganan unit Laka Lantas kepolisian setempat. Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk selalu berhati-hati dan mematuhi batas kecepatan, terutama di jam-jam sibuk, untuk menghindari kecelakaan.

Merapi Uncover

42,907 views • 10 months ago

Gegeran Remaja di Giwangan diduga habis Bukber Motor Ditinggal Kabur Hindari Warga YOGYAKARTA – Suasana malam di sekitar perempatan Giwangan, sekitar pukul 20:36 WIB. Insiden keributan yang melibatkan sekelompok remaja terjadi di jalan menuju arah barat dari perempatan tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan diduga bermula setelah kelompok remaja tersebut selesai melaksanakan acara buka puasa bersama (bukber). Belum diketahui pasti pemicu awal gegeran tersebut, namun situasi cepat memanas dan mengundang perhatian warga sekitar. “Tadi kejadiannya cepat mas, sekitar jam setengah sembilan lewat. Ada rombongan remaja, sepertinya habis bukber. Tiba-tiba ramai (ribut) di jalan ke barat,” ujar salah seorang saksi mata di lokasi kejadian. Keributan tersebut tak pelak memancing kemarahan warga setempat yang merasa terganggu dengan aksi para remaja tersebut. Sejumlah warga kemudian berusaha membubarkan dan mengejar kelompok remaja tersebut. Melihat kepungan warga, kelompok remaja itu kocar-kacir menyelamatkan diri. Dalam kepanikan, sebagian remaja nekat meninggalkan sepeda motor mereka begitu saja di pinggir jalan untuk menghindari kejaran warga. “Warga pada keluar, ngejar anak-anak itu. Mereka lari ketakutan, motornya ditinggal di jalan,” imbuh saksi. Akibat kejadian ini, lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat. Petugas kepolisian dari polsek setempat yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk mengamankan situasi dan menenangkan warga. Beberapa unit sepeda motor yang ditinggalkan para remaja kini diamankan oleh petugas sebagai barang bukti. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi kelompok remaja yang terlibat serta mengetahui penyebab pasti keributan tersebut. Kejadian ini menambah daftar panjang insiden keributan melibatkan remaja di Yogyakarta, terutama saat momentum bulan Ramadan.

Merapi Uncover

22,302 views • 6 months ago

[Breaking News] Fenomena Unik: Panen Ikan Dadakan di Perempatan Demak Ijo Yogyakarta Usai Hujan Deras YOGYAKARTA, [10 -4-2026 ] – Suasana tak biasa mewarnai perempatan Demak Ijo, Ring Road Barat Yogyakarta, sore ini sekitar pukul 17:01 WIB. Usai diguyur hujan deras yang melanda wilayah Sleman dan sekitarnya, ruas jalan tersebut tergenang air akibat luapan dari saluran irigasi atau kolam di dekat lokasi. Hal menarik terjadi di tengah genangan air setinggi mata kaki tersebut. Warga yang melintas di area perempatan Demak Ijo secara tak terduga menemukan banyak ikan yang terdampar di jalanan yang banjir. Ikan-ikan ini diduga berasal dari kolam budidaya warga atau aliran irigasi yang meluap mengikuti arus air yang menggenangi jalan. Sontak, fenomena ini menarik perhatian para pengendara motor yang melintas. Sejumlah pengendara dan warga sekitar bahkan terlihat berhenti dan turun dari kendaraannya untuk menangkap ikan-ikan yang berenang bebas di jalan raya tersebut. Beberapa warga tampak kegirangan berhasil menangkap ikan berukuran cukup besar dengan tangan kosong. Kejadian ini sempat menyebabkan sedikit kemacetan di area perempatan Demak Ijo karena banyaknya pengendara yang memperlambat laju kendaraannya atau berhenti untuk menyaksikan kejadian unik ini. Meski demikian, suasana terlihat ramai dan warga tampak antusias memanfaatkan momen langka tersebut untuk "memanen" ikan dadakan di tengah kota. Kondisi jalan yang licin akibat sisa-sisa air dan keramaian di lokasi kejadian membuat pengendara yang melintas diimbau untuk berhati-hati. Pihak kepolisian belum terlihat di lokasi untuk mengatur lalu lintas, namun warga tampak cukup kooperatif dalam menangkap ikan tanpa mengganggu jalannya kendaraan secara drastis. Fenomena unik ini menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet Yogyakarta sore ini. ( )

Merapi Uncover

51,000 views • 6 months ago

Peristiwa tragis kembali terjadi di kawasan Jembatan Cangar yang berada di perbatasan Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto. Seorang pria ditemukan meninggal dunia di bawah jembatan tersebut pada Kamis pagi (23/4/2026), diduga setelah terjatuh dari ketinggian. Insiden ini menambah daftar kejadian serupa yang sebelumnya juga pernah terjadi di lokasi yang sama sekitar satu bulan lalu, sehingga memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban sempat terlihat berdiri di sisi kiri jembatan yang berada di jalur provinsi penghubung Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto. Dalam sebuah video yang beredar, dua pengendara sepeda motor perempuan sempat menegur pria tersebut yang mengenakan jaket putih dan tampak berdiri dengan tatapan kosong. “Mas, ngapain?” terdengar salah satu pengendara dalam rekaman tersebut. (Lihat di rekaman video ke 2) Setelah kedua pengendara itu melanjutkan perjalanan dan kondisi jalan kembali sepi, korban diduga terjatuh ke bawah jembatan. Tubuhnya kemudian ditemukan di aliran sungai dengan kedalaman lebih dari 15 meter. Kapolsek Bumiaji, AKP Anton Hendri Subagijo, membenarkan adanya laporan tersebut. Pihak kepolisian menerima informasi terkait penemuan pria di bawah Jembatan Cangar sekitar pukul 10.00 WIB. “Polsek menerima laporan sekitar pukul 10.00 WIB terkait adanya pria yang terjatuh di bawah Jembatan Cangar,” ujarnya saat dikonfirmasi. Hasil penyelidikan awal mengungkap identitas korban berinisial DPW (24), warga Candipuro, Kabupaten Lumajang. Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sepeda motor serta sandal yang diduga milik korban di tepi jembatan. Petugas gabungan kemudian mengevakuasi korban dan membawanya ke RS Hasta Brata Kota Batu untuk penanganan lebih lanjut. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti dari kejadian tersebut. “Kami masih mendalami motif kejadian ini,” tambah Anton. Peristiwa ini kembali menyoroti Jembatan Cangar sebagai lokasi yang beberapa kali dikaitkan dengan insiden serupa. Sebelumnya, pada 31 Maret 2026, seorang pria asal Mojokerto juga dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kejadian di tempat yang sama. ㅤ

CREEPY ROOM

167,369 views • 5 months ago

Cek Fakta | Kronologi Bentrokan di Menteng Berawal dari Cekcok di Warung Nasi Uduk Jakarta Pusat – Polisi mengungkap kronologi sementara bentrokan yang terjadi di Jalan Tambak I, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula ketika sekelompok orang datang untuk membeli sarapan di sebuah warung nasi uduk. Diduga terjadi cekcok setelah pelayanan tidak berjalan baik atau para pengendara tidak terima ditegur karena menggeber sepeda motor di sekitar lokasi. Kelompok tersebut kemudian meninggalkan lokasi, lalu kembali bersama sejumlah rekannya. Setibanya di lokasi, mereka diduga melakukan perusakan terhadap gerobak pedagang nasi uduk. Aksi perusakan tersebut memicu reaksi warga sekitar. Bentrokan kemudian meluas setelah warga melakukan aksi balasan terhadap kelompok tersebut hingga terjadi kerusuhan di kawasan Jalan Tambak. Polisi menegaskan, kronologi tersebut masih bersifat sementara dan penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti, peran masing-masing pihak, serta identitas kelompok yang terlibat. Keterangan pedagang nasi uduk, Rusdi, juga menyebut keributan bermula saat seorang pelanggan menegur pengendara motor yang menggeber kendaraannya di dekat warung. Teguran itu diduga memicu emosi hingga kelompok tersebut kembali membawa rekan-rekannya dan bentrokan pun terjadi. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat penegak hukum. HUMAS PMJ @polres_jakpus @divisihumaspolri Polri Presisi @infojakpus jakarta Infokomando Berita Jakarta #JakartaPusat #Menteng #BentrokanMenteng #PolriPresisi #InfoJakarta

Khatulistiwa Indonesia

108,909 views • 2 months ago