Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

Gusti Putri & Tuah

388,713 Aufrufe • vor 2 Monaten •via X (Twitter)

3 Kommentare

Profilbild von matty_rysen
matty_rysenvor 2 Monaten

percintaan antara lelaki melayu dan wanita jawa

Profilbild von Mattnika |CMS open|
Mattnika |CMS open|vor 2 Monaten

Me and baddie

Profilbild von mikeywazowski
mikeywazowskivor 2 Monaten

@Sizzliech

Ähnliche Videos

Sakmeniko Keraton Surakarta Gadah kaleh Raja malih Internal Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat mengukuhkan KGPH Mangkubumi sebagai Pakoe Buwono (PB) XIV. Keraton Solo diambang punya raja kembar setelah sebelumnya KGPAA Purbaya putra terkecil PB XIII telah mendeklarasikan diri penerus PB XIV pada tanggal 5 November. Dimana hasil rapat internal dipimpin Maha Menteri atau patih, Kanjeng Gusti Panembahan Tedjowulan menggelar di Sasana Handrawina, Kamis (13/11). Rapat internal keluarga tersebut dihadiri keluarga PB XII dan PB XIII, yakni KGPHPA Tedjowulan, GPH Suryo Wicaksono, GRAy Koes Moertiyah (Gusti Moeng), GRAy Koes Indriya, KGPH Puger, KGPH Hangabehi (Mangkubumi) hingga Wayah Dalem, Sentana Dalem sepuh. Sementara itu, keluarga pendukung KGPAA Purbaya jadi PB XIV tidak hadir mengikuti rapat internal tersebut. Putra PB XII GPH Suryo Wicaksono mengatakan pihaknya salah satu pihak yang menghadiri undangan patih. Rapat dimulai dengan pembacaan surat Kementerian Kebudayaan tanggal 10 November 2025 dan Kemendagri tanggal 21 April 2017 oleh Gusti Wandansari, di depan para sentono dan putri wayah PB XII dan satu putra PB XIII. “Pada rapat internal ini pelantikan putranya tertua PB XIII yaitu Gusti Mangkubumi sebagai pangeran patih atau raja,” ujar GPH Suryo. Ia mengatakan pada penobatan PB XIV yang disaksikan para sentono, kerabat PB XII dan para sesepuh keraton terjadi geger. Dimana putri sulung PB XIII Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Timoer Rumbai Kusuma Dewayani mendatangi lokasi acara, dengan menyebut acara ini bertentangan komunikasi yang sebelumnya dilakukan. “Penobatan Gusti Mangkubumi sebagai PB XIV terjadi geger. GKR Rumbai mendatangi lokasi acara, menyebut acara ini bertentangan komunikasi yang sebelumnya dilakukan,” kata dia. “Saya mengundurkan diri (walkout) karena terjadi perdebatan antara Gusti Rumbai dan Gusti Moeng terkait penobatan Gusti Mangkubumi sebagai PB XIV,” kata dia (IM). Selengkapnya ikuti dan baca:

Info Jateng

84,984 Aufrufe • vor 11 Monaten